PROPOSAL
PRAKTEK KERJA INDUSTRI
BENGKEL MOBIL MAJU MAPAN (5758)
Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional
Tahun Pelajaran 2023/2024
Disusun oleh :
Nama : WASKITO RAMADHAN Kelas : XI TKR 1
NIS : 0074296000 Semester : Genap
YAYASAN PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DINAMIKA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DINAMIKA KOTABUMI Jl. Yos Sudarso No.14 Madukoro – Prokimal, Kotabumi Utara –.
Lampung Utara【34552】 Tp.【0724】3290440
LEMBAR PENGESAHAN DARI BENGKEL Laporan Praktek Kerja Industri yang Disusun oleh :
Nama : Waskito Ramadhan NIS : 0074296000
Program Studi Keahlian : Teknik Kendaraan Ringan Otomotif Keahlian : Teknik Kendaraan Ringan Otomotif Dengan Judul :
PROPOSAL PRAKTEK KERJA INDUSTRI
BENGKEL MOBIL MAJU MAPAN (5758)
Telah disahkan pada : Hari : Senin
Tanggal : 15 Januari 202
Mengetahui/Mengesyahkan:
Pimpinan/Direktur Bengkel Pembimbing Perusahaan/instansi
HARIYADI FELIX SRY EDDY HASPRIADI
LEMBAR PENGESAHAN SEKOLAH Laporan Praktek Kerja Industri yang Disusun oleh : Nama : Waskito Ramadhan
NIS : 0074296000
Program Studi Keahlian : Teknik Kendaraan Ringan Otomotif Keahlian : Teknik Kendaraan Ringan Otomotif Dengan Judul :
PROPOSAL PRAKTEK KERJA INDUSTRI
BENGKEL MOBIL MAJU MAPAN (5758) Telah disahkan pada :
Hari : Senin
Tanggal :15 Januari 2024
Mengetahui/Mengesyahkan:
Guru Mapel B. Indonesia Kepala Progam Kejuruan,
BUDI KARYANI, S.Pd GUNTUR DIAN PURNOMO, S.Pd
Mengetahui : Kepala Sekolah Dinamika
M. FARID KURNIAWAN, S.Pd, M.Sc
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas petunjuk, rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan laporan pelaksanaan prakerin tanpa ada halangan apapun sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Laporan ini disusun berdasarkan pengalaman dan ilmu yang saya peroleh selama melaksanakan praktek kerja industri (Prakerin).
Laporan Prakerin yang telah saya susun ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas dari sekolah salah satunnya sidang prakerin yang mana sebagai salah satu syarat untuk mengukitu Ujian Sekolah dan sebagai pertanggung jawaban atas kegiatan prakerin di dunia usaha dan dunia industri (DU/DI).
Dengan ini saya menyadari bahwa laporan ini tidak akan tersusun dengan baik tanpa adanya bantuan dari pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, pada kesempatan ini tidak lupa juga saya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam rangkaian kegiatan prakerin maupun dalam penyusunan laporan ini.
Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada : 1. Yang Terhormat Bapak Hariyadi selaku Pimpinan Bengkel Mobil Maju
Mapan(5758)
2. Yang terhormat Bapak M. Farid Kurniawan, S.Pd, M.Sc, selaku Kepala Sekolah SMK Dinamika Kotabumi.
3. Yang terhormat Ibu Mihati Lativa, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Hubungan Industri SMK Dinamika Kotabumi.
4. Yang terhormat Bapak Felix Sry Eddy Haspriadi, selaku Pembimbing Prakerin di SMK Dinamika.
5. Yang Terhormat Bapak/Ibu Guru, seluruh staf dan karyawan SMK Dinamika Kotabumi yang mana telah mendorong saya, baik dari segi motivasi maupun semangat sehingga laporan ini dapat diselesaikan dengan baik dan lancar.
6. Orang tua tercinta yang mana telah membantu kami dalam segi moril maupun material selama dalam penyusunan laporan ini.
7. Semua pihak yang telah ikut serta memberikan bantuan dan dorongan dalam proses penyelesaian laporan Praktek Kerja Industri (Prakerini).
Saya menyadari sepenuhnya bahwa dalam pembuatan Laporan Prakerin ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan demi kesempurnaan laporan ini di masa yang akan datang.
Akhir kata, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penyusunan laporan ini terdapat banyak kekurangan, mudah- mudahan laporan ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan umumnya bagi para pembaca.
Semoga bantuan dan bimbingan yang telah diberikan kepada penulis menjadi amal baik yang akan di balas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda. Aamiin.
Kotabumi, 15 Januari 2024 Penyusun,
Waskito Ramadhan
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN ... i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... v
DAFTAR GAMBAR ... vi
BAB I PENDAHULUAN ... A. Latar Belakang Penyusunan Laporan Prakerin ... 1
B. Tujuan Praktek Kerja Industri ... 2
C. Tujuan Penyusunan Laporan Praktek Kerja Industri ... 3
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ... A. Sejarah Singkat Perusahaan ... 4
B. Visi dan Misi Perusahaan ... 5
C. Struktur Organisasi Perusahaan ... 6
D. Profil Perusahaan ... 7
E. Bidang Usaha/Jasa ... 8
F. Lay Out Perusahaan ... 9
BAB III PELAKSANAAN PRAKERIN ... 10
A. Mesin Yang Digunakan ... 12
B. Peralatan Pendukung ... 13
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN... 16
A.Kesimpulan ... 17
B. Saran-Saran ... 18
DAFTAR PUSTAKA ... 19 LAMPIRAN-LAMPIRAN ...
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Penyusunan Laporan Prakerin
Adapun latar belakang dari penyusunan laporan ini adalah sebagai pertanggung jawaban kami yang telah melaksanakan prakerin terhitung mulai tanggal 15 Januari s/d 27 April 2024 terhadap pihak sekolah, sebagai salah satu pertimbangan untuk penilaian prakerin di kelas sebelas ini.
Laporan ini sekaligus dapat dijadikan sebagai pedoman bagi penulis di masa yang akan datang dan menuangkan segala pengalaman yang di dapat selama melaksanakan prakerin yang di laksanakan di Bengkel Mobil Maju Mapan (5758).
Seiring dengan meningkatnya kemajuan teknologi maka industri dapat menjadi wadah untuk mencari perkembangan pengetahuan yang biasa di pelajari di sekolah dimana kami sebagai siswa-siswi SMK bisa mempraktekan di lapangan kerja secara langsung.
Perkembangan dan kemajuan teknologi sepeda motor roda dua atau roda tiga yang akhir-akhir ini yang terus melaju dengan cepat, maka siswa SMK Progam Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif harus dapat menyikapi dan mengikuti pertumbuhan dan kemajuan mobil di tanah air tercinta Indonesia.
B. Tujuan Prakerin
1. Menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas dan memiliki keahlian profesional dengan tingkat pengetahuan dan keterampilan kerja sesuai dengan tuntutan lapangan kerja;
2. Dapat mengetahui perbedaan antara lingkungan Dunia Usaha/ Industri dengan lingkungan Sekolah
3. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas Memberikan pengalaman dan penghargaan terhadap siswa akan pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan
4. Mampu untuk mengamalkan ilmu yang telah di dapat selama di bangku sekolah
5. Memperoleh dasar jurusan.pengalaman bekerja langsung di tempat kerja sesuai kompetensi
6. Menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian profesional, dengan keterampilan, pengetahuan, serta etos kerja yang sesuai dengan tuntutan zaman.
7. Mengasah keterampilan yang di berikan sekolah menengah kejuruan (SMK).
8. Menambah keterampilan, pengetahuan, gagasan – gagasan seputar dunia usaha serta industri yang professional dan handal.
9. Membentuk pola pikir siswa -siswi agar terkonstruktif baik serta ngalaman dalam dunia Industri maupun dunia kerja.
10. Menjalin kerja sama yang baik antara sekolah dan perusahaan terkait,
C. Tujuan Penyusunan Laporan Prakerin
1. Melaporkan hasil kegiatan Prakerin (Praktek Kerja Industri) selama dua bulan setara dengan lima ratus jam di industri untuk memenuhi nilai prakerin.
2. Untuk melatih kemampuan diri dalam memahami, menyimpulkan dan mengembangkan pengetahuan yang didapat di dunia industri saat prakerin dalam bentuk laporan tertulis.
3. Untuk memperoleh pengalaman menyusun laporan sesuai dengan ketentuan.
4. Mempersiapkan tamatan yang memiliki keahlian professional yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja
5. Membekali peserta dengan pengalaman kerja yang sebenarnya persiapan guna penyesuanain diri dari Dunia Kerja/Industri dan masyarakat.
6. Memantapkan keterampilan peserta yang di peroleh dari latihan/praktik di sekolah.
7. Memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagian dari proses pendidikan.
8. Memperoleh umpan balik dari Dunia Kerja dan Industri untuk memantapkan dan mengembangkan program pendidikan 9. Memperkokoh hubungan keterkaitan dan kesepadatan (link
and match) antar SMK dengan Dunia Kerja dan Industi.
10. Untuk memenuhi salah satu syarat mengikuti UNBK.
11. Bukti nyata bahwa telah melaksanakan prakerin.
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
A. Sejarah Singkat Bengkel Mobil Maju Mapan (5758)
Bengkel Bintang Motor 4 didirikan oleh Bapak Haryadi pada tanggal 02 Februari 2023 yang berlokasi di dusun sawojajar kotabumi utara. Bengkel Mobil Maju Mapan (5758) didirikan dengan latar belakang melihat peluang besar karena pertumbuhan dan perkembangan mobil yang ada di provinsi Lampung terus meningkat.
Berlatang belakang dengan kemampuan yang dimiliki Bapak Haryadi dan bermodalkan sejumlah uang yang dimiliki serta dorongan dan dukungan dari kelurga yang begitu besar, maka Bapak Haryadi membulatkan tekat untuk memulai usaha bengkel mobil.
Disamping servis mobil, Bengkel mobil maju mapan (5758) semakin hari semakin banyak terus pelanggannya, atas kerja keras dan ketekunan yang terus dijaga di Bengkel mobil maju mapan (5758) untuk menjalankan usahanya pendiri bengkel ini selalu ramah menghadapi pelanggan dan jangan lupa mutu kerja dan pelayanan pelanggan jadi priritas utama, itulah yang menjadikan Bengkel mobil maju mapan (5758) tetap eksis sampai hari ini.
B. Visi dan Misi 1. Visi
“Menjadi Bengkel yang terbaik di Prokimal dengan dukungan manajemen dan sumber daya manusia yang profesional serta memberikan nilai tambah kepada mekanik dan masyarakat”.
2. Misi
“Misi Bengkel mobil maju mapan (5758) adalah memberikan pelayanan servis yang memuaskan bagi semua pengguna mobil dan menjadikan sebuah bengkel dengan berbagai macam peralatan modern yang dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen”.
D. Struktur Organisani
Kepala bengkel Haryadi
E. Profil Perusahaan
1. Nama Bengkel : Bengkel Mobil Maju Mapan (5758)
2. Berdiri : Tanggal 02 Februari 2023 3. Alamat : Sawojajar kotabumi utara 4. Nama Pimpinan Bengkel : Haryadi
5. Nama Kepala Bengkel : Haryadi 6. Jumlah Karyawan&Teknisi : 4 Orang
7. Bidang Usaha : Jasa service mobil 8. Nomor Telepon : 085269888814
9. Jam Kerja : 8 jam
F. Bidang Usaha/Jasa
Bidang usaha Bengkel Mobil Maju Mapan (5758) adalah Jasa servis mobil.
G. Lay Out Perusahaan
DENAH BENGKEL MOBIL MAJU MAPAN (5758) Mekanik 2
Hasyim Mekanik 1
Jerry
BAB III
PELAKSANAAN PRAKERIN
A. Mesin Yang Digunakan 1. Kompresor Angin
2. Obeng
B. Peralatan Pendukung
NO NAMA
PERALATAN FUNGSI DAN KEGUNAAN 1. Tang Cucut Bentuknya mirip ikan cucut: moncong
pipih, panjang, dan berbentuk gergaji.
Tang ini dikenal sebagai “tang cucut”.
Berfungsi sebagai penjepit kawat atau kabel.
2. Tang Kombinasi Digunakan untuk beberapa keperluan memegang benda kerja, memotong dan memunti
3. Tang kakatua Digunakan untuk menjepit atau mencabut paku
4. Tang pemegang Digunakan untuk memegang benda kerja dengan mulut tang yang lebar
dan poros yang dapat digeser atau dirubah.
5. Tang potong biasa
Digunakan hanya untuk memotong kawat, tembaga, seng, dan lain-lain.
6. Tang pembulat Biasanya digunakan untuk membuat mata itik.
7. Tang sudut Fungsinya untuk menjepit kawat dan kabel yang sulit dijangkau, seperti di kolong meja
8. Tang multifungsi Mirip dengan tang kombinasi, ada rahang sebagai pemotong dan penjepit. Yang membedakan, tang ini memiliki kelengkapan fungsi lain.
9. Kunci Busi Digunakan untuk membuka busi sepeda motor dan mobil
10. Palu karet Berfungsi untuk memukul benda dari bahan lunak atau keras tanpa merusak komponen yang dipukul.
11. Palu plastic Berfungsi untuk memukul benda dari bahan lunak atau keras tanpa merusak komponen yang dipukul
14
12. Palu Tembaga Berfungsi untuk memukul benda dari bahan logam yang keras tanpa merusak komponen yang dipukul.
13. Palu Besi Berfungsi untuk memukul benda dari bahan logam yang keras dibantu dengan alat perantara.
14. Ragum Merupakan peralatan cekam yang paling sering digunakan pada proses pengefraisan.
15. Jangka sorong Alat Ukur yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus milimeter.
16. Gergaji Coping Saw
Digunakan untuk memotong bentuk-bentuk rumit pada bagian yang sempit pada tripleks dan papan.
17. Gergaji handsaw Berfungsi mengikis serat kayu. Gergaji kayu ini dirancang untuk memotong kayu dengan jalur urat searah
18. Gergaji Crosscut saw
Digunakan untuk memotong kayu secara melintang. Gergaji ini mempunyai gigi penyeimbang yang lebih kecil.
19. Gergaji Backsaw Dipakai untuk membuat potongan diagonal, seperti membuat sambungan bingkai foto atau lemari.
20. Gergaji Keyhole saw
Didesain khusus untuk memotong di bagianbagian yang sempit.
21. Gergaji Hacksaw Digunakan untuk memotong logam yang dapat dipakai memotong plastik atau pipa keras.
22. Pahat Digunakan untuk memotong bahan-bahan tertentu.
23. Mistar Berbentuk Rol (mistar gulung)
Mistar berbentuk rol merupakan alat ukur besaran panjang yang bisa digulung, biasanya mistar jenis ini terbuat dari logam yang dibentuk tipis dan di isi skala.
15
24. Penggaris Penggaris adalah sebuah alat pengukur dan alat bantu gambar untuk menggambar garis lurus
16
25. Kikir gepeng (plat)
Fungsinya membuat rata dan menyiku antara bidang satu dengan bidang lainnya.
26. Kikir Segitiga Fungsinya untuk meratakan dan menghaluskan bidang berbentuk sudut 60 atau lebih besar.
27. Kikir segi empat (square)
Fungsinya untuk meratakan dan menghaluskan bidang berbentuk sudut 60 atau lebih besar.
28. Kikir pisau (knife) Fungsinya untuk meratakan dan menghaluskan bidang berbentuk sudut 60 atau lebih kecil.
29. Kikir blok Fungsinya membuat rata, sejajar dan menyiku antara bidang satu dengan bidang lainnya.
30. Kikir setengah bulat (half arund)
Fungsinya untuk menghaluskan,meratakan dan membuat bidang cekung
31. Kikir silang (crossing)
Bentuk bulatnya pada ujungnya makin mengecil.Fungsinya untuk menghaluskan dan menambah diameter bidang bulat.
32. Mistar baja Digunakan untuk memeriksa rata dan tidaknya suatu benda.
33. Obeng - Digunakan untuk membuka sekrup beralur min ( - )
34. Obeng + Untuk membuka sekrup beraluran posotif (+) 35. Obeng Offset Digunakan untuk memutar sekrup karena
bentuk kedua ujung obeng ini bengkok 36. Obeng Spiral Cara kerjanya dengan menekan obeng pada
sekrup, maka obeng spiral akan berputar, pen penggerak dapat diatur menurut arah putaran yang dikehendaki.
37. Mesin Bor Radial Digunakan untuk pengeboran benda-benda kerja yang besar dan berat.
17
38. Mesin Bor Koordinat
Digunakan untuk membuat/membesarkan lubang dengan jarak titik pusat dan diameter lobang antara masing-masingnya memiliki ukuran dan ketelitian yang tinggi.
39. Mesin Bor Tangan (pistol)
Digunakan untuk melubangi kayu, tembokmaupun pelat logam, dan digunakan untuk membuat lubang juga bisa digunakan untuk mengencangkan baut maupun melepas baut karena dilengkapi 2 putaran yaitu kanan dan kiri.
40. Solder dengan pengatur suhu (Solder Station)
Type ini mempunyai pengatur suhu dan bisa dipilih suhunya sesuai kebutuhan. Biasanya type solder ini, ada ket. ESD Safe sehingga aman digunakan untuk solder perangkat IC.
41. Hot Blowwer Hot Blowwer akan mengeluarkan semburan udara panas untuk mencairkan timah. Ada type Hot Blowwer Analog dan Digital.
42. Infra Red Blowwer
Mirip dengan hot blowwer biasa hanya saja semburannya bukan berupa udara panas tetapi berupa sinar infra merah
43. Penyedot Timah / Attractor /
Desoldering Bulb
Dalam kegiatan patri mematri sering diperlukan penyedot timah / Attractor misalnya pencabutan komponen yang harus diganti, kadang hasil penyolderan kita tidak sesuai dengan yang diharapkan, Bisa jadi terbalik memasang kutub komponen atau terjadi hubungan singkat antar dua jalur yang tidak seharusnya.Untuk mengatasi hal ini kita memerlukan Penyedot Timah.
44. Obeng Ketok Digunakan untuk membuka atau mengencangkan baut dan mur yang memiliki kekencangan pengerasan yang tinggi
45. AVO Meter Digunakan untuk mengukur kuat arus listrik, mengukur tegangan listrik, dan mengukur hambatan listrik
18
46. Kunci T
8, , 10, 12, dan 14
Digunakan untuk membuka baut-baut yang yang susah terlepas atau baut yang sulit di jangkau
47. Tes Pen Dipergunakan untuk melihat adanya sumber tegangan. Tes pen akan menyala bila ada sunber arus dan tidak menyala bila tidak ada sumber arus.
48. Reaner Dipergunakan untuk membesarkan lubang sesuai dengan ukuran yang diperukan.
49. Pinset Dipergunakan untuk menjepit suatu benda yang kecil, atau untuk menjepit kaki komponen yang akan disoleder agar panasnya berkurang.
50. Ragun “Catok” Diguanakn untuk menjepit atau memegang benda yang akan dikerjakan, agar mudah untuk mengerjakannya.
51. Garis Penyiku Dipergunakan untuk mungkur benda dalam keadaan siku-siku(90°)
52. Gunting Plat Digunakan untuk munggunting atau memotong plat atau seng dan aluminium.
53. Bor Digunakan untuk pembuatan suatu lubang, alur, atau untuk penghalusan dan pembesaran suatu lubang dengan sangat efisien.
54. Bor Center Digunakan untuk pahat lubang 55. Bor Spiral dua
Alur
Alat ini berpiral dengan saluran pendingin
56. Dongkrak Salah satu alat yang digunakan untuk mengangkat suatu benda dan digunakan secara hidrolis
57. Obeng Kembang (Obeng pipih)
Digunakan untuk melepas sekrup kepala kembang.
19
58. Obeng Standar Digunakan untuk melepas atau mengganti pengikat (fastener) seperti sekrup pengetap sendiri dan baut baut kotak, Seperti juga halnya mencungkil cetakan.
59. Kunci Momen (Torque Wrench)
Pada kendaraan, baut dan mur harus dikencangkan sesuai dengan kebutuhan, karena apabila ikatannya tidak kuat maka ikatan akan lepas dan menimbulkan kecelakaan.
60. Kunci Pipa Digunakan untuk melapas dan memasang pipa dengan sambungan ulir atau memgang benda silindris lainnya, konstruksinya hampir sama dengan kunci inggris, mempunyai rahang diam dan rahang geser serta ulir penyetel.
61. Kunci
Heksagonal dan Kunci Bintang
Berfungsi untuk membuka dan melepas baut/sekrup dengan bentuk kepala heksagonal atau berbentuk bintang.
62. Kunci busi Digunakan untuk melepas dan memasang busi yang umumnya dipasang pada posisi sulit dijangkau oleh Kunci Pas ataupunKunci Ring.
63. Kunci Roda Digunakan untuk melepas dan mengganti mur roda pada kendaraan bermotor.
64. Kunci Inggris / Kunci yang dapat di steel
Digunakan untuk melepas atau mengencangkan mur atau baut dimana ukuran kunci pas dan ring tidak ada yang sesuai, tetapi kunci ini tidak ditujukan untuk beban berat.
20 BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
Setiap mobil yang dioperasikan, pada akhirnya akan mengalami suatu keadaan dimana bagian-bagian dari mobil tersebut (mesin, transmisi, rangka, dsb) mengalami kelelahan dan keausan sehingga mengurangi kinerjanya, diantaranya: tenaga mesin menurun, akselerasi lambat, bahan bakar boros, dan kemungkinan kerusakan berlanjut/merembet terhadap kerusakan komponen yanglainnya.
Apabila kondisi tersebut tidak ditanggulangi melalui perawatan berkala kendaraan, maka kondisi tersebut akan meningkat ke arah kerusakan komponen yang bertambah parah dan membutuhkan dana yang cukup besar untuk mengembalikan mobil pada kondisi semula.
B. Saran-saran
1. Saran untuk sekolah
Selama pelaksanaan praktek kerja industri banyak sekali kendala yang dihadapi oleh siswa-siswi, baik dalam persiapan, penyaluran, dan dalam pelaksanaan dan evaluasinya.
Pada kesempatan ini saya ingin memberikan evaluasi kepada pihak sekolah dan juga untuk Wakasek bidang Hubin semoga bisa di tindak lanjuti, yaitu :
a. Sebaiknya sebelum pelaksanaan praktek kerja industri pihak sekolah mengkoordinasikan dan menyiapkan tempat untuk siswa-siswi praktek kerja industri sesuai dengan Jurusan.
b. Mensosialisasikan atau pembekalan kepada siswa-siswi lebih mendalam sesuai dengan Perusahaan yang akan ditempati sebelum pelaksanaan praktek kerja industri dengan tujuan agar siswa-siswi lebih siap dengan hasil yang optimal.
c. Dalam proses penyerahan siswa-siswi ke perusahaan, sebaiknya pihak sekolah mengantarkan dan mendampingi siswa-siswi oleh guru pembimbing.
d. Dalam proses monitoring sebaiknya dilaksanakan sesering mungkin, sebab kadang terjadi hal-hal yang membingungkan baik dari siswa-siswi ke pihak perusahaan ataupun sebaliknya.
e. Setelah selesai proses pelaksanaan praktek kerja industri, sebaiknya pihak sekolah memfasilitasi perpisahan dengan pihak industri. agar tetap terjalin kepercayaan dan kekeluargaan antara kedua belah pihak.
2. Saran untuk Perusahaan.
Selama pelaksanaan praktek kerja industri banyak sekali kendala yang dihadapi oleh siswa-siswi, baik dalam persiapan, dan pelaksanaan. Pada kesempatan ini juga saya ingin memberikan evaluasi untuk pihak perusahaan supaya siwa-siswi dapat ditangani secara maksimal dalam pelaksanaan praktek kerja industri, kami sampaikan saran untuk pihak perusahaan dan semoga bisa di tindak lanjuti, yaitu:
a. Sebaiknya pembimbing perusahaan dapat membimbing dan mengarahkan dengan terperinci dan sabar apa yang dapat siswasiswi kerjakan.
b. Memberikan motivasi dan dorongan yang terus menerus agar siswa-siswi peserta prakerin dapat mengerjakan tugasnya sesuai dengan target.
c. Mengevaluasi pekerjaan yang dilaksanakan siswa-siswi agar dapat diketahui kelemahan dan kekurangan oleh siswa-siswi, untuk perbaikan dikemudian hari.
DAFTAR PUSTAKA
1. Nugraha, Setya. Tune Up Sepeda Motor
2. http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/Beni%20Setya
%20Nu graha,%20S.Pd.%20T.,%20M.Pd/Modul%20Teknologi
%20Sepeda%2 0Motor%20%28OTO225-05%29-%20Tune%20Up.pdf Di download pada tanggal 27 April 2015 2014.
3. Tune Up Engine Sepeda Motor 4 Tak. http://otojava.blogspot.com 4. 2014/01/tune-up-engine-sepeda-motor-4-tak.html
LAMPIRAN-LAMPIRAN