• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL UJIKOMPETENSI TRI PUTRI RAMADHAN (1)

N/A
N/A
Imam Muammar

Academic year: 2025

Membagikan "PROPOSAL UJIKOMPETENSI TRI PUTRI RAMADHAN (1)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL UJI KOMPETENSI MAKANAN & KULINER

“kreasi ubi Cilembu khas Bogor Brulee Ubi

NAMA : Kheyzha Syaqiera Alya Pramadi NIS\NISN :

KELAS : XII DKV

JURUSAN : DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

SMK MEKANIK CIBINONG

Jl. Raya Pemda, Sukahati Kec. Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16913

E-mail : [email protected]

Website : www.smkmekanikcbn.sch.id

(2)

KATA PENGANTAR

Bismillahhirrahmanirrahim

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-Nya, kami dapat menyusun proposal ini dengan baik. Proposal ini disusun sebagai upaya untuk memperkenalkan dan menjelaskan rencana kegiatan yang kami ajukan, dengan harapan dapat memperoleh dukungan dan perhatian dari pihak yang berkepentingan.

Dalam kesempatan ini, kami mengajukan [Kreasi Kuliner Ubi Cilembu Bogor Meningkatkan Image Makanan Tradisional] yang bertemakan[Makanan dan kuliner].

Proposal ini berisi gambaran lengkap mengenai latar belakang, tujuan, manfaat, serta rencana pelaksanaan kegiatan yang direncanakan. Kami berharap, melalui proposal ini, pihak yang membaca dapat memahami urgensi dan pentingnya kegiatan ini, serta memberikan dukungan yang diperlukan.

Kami menyadari bahwa proposal ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, segala saran dan masukan yang konstruktif sangat kami harapkan demi perbaikan dan kesuksesan kegiatan ini. Atas perhatian dan dukungannya, kami ucapkan terima kasih.

Cibinong,…….

Kheyzha Syaqiera Alya. P

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...II DAFTAR ISI... III INFORMASI PENULIS...IV LEMBAR PENGESAHAN...V

BAB I... 6

PENDAHULUAN...6

A.Latar Belakang... 6

B .Penegasan Istilah...2

1.Makan & kuliner...2

2.konservasi...2

3.Edukasi...2

4. Ekosistem...2

C.Batasan Masalah... 3

D.Tujuan Penelitian... 3

BAB II...4

PEMBAHASAN...4

A.Strategi pemerintah...4

B.Kuliner...4

C.Kajian Tentang Ilmu kuliner...4

D.Pemberdayaan Masyarakat... 4

BAB III...5

METODE... 5

(4)

A.Jenis penelitian...5

B.Lokasi penelitian...5

C.Sumber data(observasi,dokumentasi)...5

1.Observasi... 5

2.Dokumentasi... 5

BAB IV... 6

PENUTUP...6

A.Hasil penelitian... 6

B.Manfaat penelitian...6

DAFTAR PUSTAKA...7

INFORMASI PENULIS

(5)

KHEYZHA SYAQIERA ALYA PRAMADI XII DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

BOGOR , 29 JAUNUARI 2007

LEMBAR PENGESAHAN

(6)

UJI KOMPETENSI

“Kreasi Ubi Cilembu Khas Bogor Brulee Ubi

Disusun oleh:

(KHEYZHA SYAQIERA ALYA PRAMADI)

Menyetujui,

KEPALA SEKOLAH

Haslih, S.T

PENGUJI I

Iskandar Muda, S,Kom

PENGUJI II

M. Raihan Firdaus, S.Kom

PENGUJI III

Asep Harhar muharam

PENGUJI IV

Saifullah, S.T

BAB I PENDAHULUAN

(7)

A.Latar Belakang

Ubi cilembu lebih istimewa daripada umbi biasanya karena ubi ini bila dipanggang akan mengeluarkan sejenis cairan lengket gula madu yang manis rasanya. Karena itu, ubi cilembu disebut juga dengan ubi si madu. Bila ubi pada umumnya juga manis, rasa manis ubi cilembu ini lebih manis dan lengket dengan gula madu. Rasa manis ini membuat tenaga ekstra bagi orang yang mengonsumsinya

Ubi ini tidak cocok untuk digoreng, karena kandungan gulanya yang tinggi membuat ubi ini sangat mudah “gosong”, dan juga tidak cocok untuk direbus, karena aroma dari “madu”-nya akan berkurang, bahkan hilang. Ubi ini juga lebih lembek dari ubi jenis lainnya.

Selain rasa yang sangat manis, warna daging ubi juga cukup menarik di mana kulit dan daging ubi berwarna krem kemerahan di waktu mentah dan berwarna kuning bila dimasak dan bentuk ubi panjang berurat. Bentuknya panjang dan kulitnya tak mulus karena ada urat- urat panjang yang menonjol. Ketika dipanggang, dibakar, atau dioven, dari kulitnya yang berwarna gading akan muncul lelehan-lelahan seperti madu.

B .Penegasan Istilah 1.Makan & kuliner

Ubi Cilembu adalah sejenis ubi jalar (Ipomoea batatas) yang berasal dari Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Ubi ini dikenal memiliki cita rasa manis khas seperti madu, terutama setelah dipanggang. Keunikan rasa manis tersebut muncul akibat kandungan gula alami yang tinggi dan reaksi karamelisasi saat proses pemanggangan.

Meskipun kini banyak daerah membudidayakan varietas serupa, istilah “ubi Cilembu” secara asli merujuk pada ubi jalar yang ditanam di wilayah Cilembu dan sekitarnya yang memiliki kondisi tanah serta iklim tertentu yang berkontribusi terhadap rasa khasnya.

2.konservasi

Istilah "konservasi" dalam Konteks Kuliner dan Makanan merujuk pada upaya makanan khas dan kuliner menarik, terutama makanan tradisional, dengan menyediakan ubi cilembu yang khas jawa barat yang Memiliki seperti madu yang manis Kegiatan Konservasi

(8)

ini Meliputi tentang kuliner tradisional di era modern, dengan adanya Progam ini untuk tetap mengharumkan makanan tradisional.

3.Edukasi

"Edukasi" dalam konteks makanan khas tradisional meingkatkan image yaitu proses pembuatan makanan yang dilakukan untuk meningkatkan pecinta makanan kuliner, mengenai pentingnya menjaga kelestarian makanan tradisional agar tidak hilang dari waktu ke waktu, karna di jaman modern ini banyak yang kurang menyukai Umbi- umbian Salah Satunya yaitu Ubi Cilembu sehinga akan membuat kreasi yang menarik dan effortles dengan ubi cilembu yang di blend dengan Susu umtuk menjadikan pemanis agar menarik di kalangan zaman sekarang.

4. Ekosistem

"Ekosistem" merujuk pada meningkatkan image makanan tradisional, baik secara modern dari waktu ke waktu dan mengikuti jaman, di kreasikan dengan lebih mudah agar menarik dan lebih mudah menyajikanya makanan tersebut. Fokus dalam meningkatkan image .

C.Batasan Masalah

1.Fokus pembahasan hanya pada Ubi Cilembu sebagai bahan utama dalam kuliner, bukan pada jenis ubi lainnya.

2.Penelitian terbatas pada olahan kuliner berbahan dasar Ubi Cilembu yang berkembang di daerah Sumedang dan sekitarnya.

3.Aspek yang dikaji meliputi jenis olahan, teknik pengolahan, nilai gizi, dan potensi ekonomi dari produk kuliner berbahan Ubi Cilembu.

Makanan cepat saji dan tren kuliner modern semakin mendominasi pilihan makanan masyarakat. Ubi cilembu , yang merupakan makanan tradisional, sering kali terabaikan dan tidak mendapatkan perhatian yang cukup.

3. Edukasi tentang Nilai Gizi

(9)

Banyak orang yang belum menyadari nilai gizi yang terkandung dalam ubi cilembu. Edukasi yang kurang mengenai manfaat kesehatan dari bahan-bahan yang digunakan dalam lotek dapat mengurangi minat masyarakat untuk mengonsumsinya.

D.Tujuan Penelitian

1 .Mendokumentasikan Resep dan Variasi Ubi Cilembu

Tujuan pertama dari penelitian ini adalah untuk mendokumentasikan berbagai resep dan variasi Ubi Cilembu yang ada di kuliner tradisional Bogor, termasuk bahan-bahan yang digunakan dan cara penyajiannya.

2. Memberikan Rekomendasi untuk Promosi dan Pemasaran

Berdasarkan hasil penelitian, tujuan selanjutnya adalah memberikan rekomendasi untuk strategi promosi dan pemasaran Ubi Cilembu, agar dapat meningkatkan popularitasnya di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

BAB II PEMBAHASAN

A.Strategi pemerintah

Ubi cilembu adalah salah satu kuliner tradisional Indonesia yang memiliki nilai budaya dan gizi yang tinggi. Sebagai Umbi-Umbian yang memiliki serat tinggi ,Ubi Cilembu memiliki potensi untuk dikembangkan tidak hanya sebagai makanan lokal, tetapi juga sebagai komoditas yang dapat berkontribusi pada sektor ekonomi, pariwisata, serta

(10)

promosi gaya hidup sehat. Oleh karena itu, strategi pemerintah dalam pengembangan Ubi Cilembu dengan cara mengkreasikan makanan tradisional di era modern.

B.Kuliner

Kuliner tradisional Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dilestarikan dan dikembangkan. Oleh karena itu, kami mendorong pentingnya mendokumentasikan resep-resep kuliner lokal dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Hal ini juga dapat dilakukan melalui pelatihan bagi generasi muda agar mereka dapat menjaga dan mengembangkan resep-resep tradisional tersebut, baik untuk pasar domestik maupun internasional.

C.Kajian Tentang Ilmu kuliner

Ilmu kuliner adalah disiplin yang mempelajari seni dan ilmu dalam memasak, penyajian, dan pengelolaan makanan. Ilmu ini mencakup berbagai aspek, mulai dari teknik memasak, pemilihan bahan baku, hingga presentasi makanan. Ilmu kuliner tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga mempertimbangkan faktor budaya, kesehatan, dan keberlanjutan.

D.Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan masyarakat berkuliner adalah proses yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat dalam bidang kuliner, sehingga mereka dapat memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial. Pemberdayaan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari produksi makanan, pemasaran, hingga pengelolaan usaha kuliner.

BAB III METODE

A.Jenis penelitian

Penelitian kualitatif dalam kuliner bertujuan untuk menggali pemahaman mendalam tentang pengalaman, persepsi, dan nilai-nilai yang terkait dengan makanan dan budaya kuliner. Metode yang digunakan dapat mencakup wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus pada menyajiakndengan cara yang berbeda dan observasi partisipatif.

(11)

B.Lokasi penelitian

Cibinong Bogor Jawa Barat

C.Sumber data(observasi,dokumentasi)

Sumber data dalam proposal penelitian ini berfokus pada mengkaji Ubi Cilembu mencakup data primer dan data sekunder. Penggunaan kedua jenis sumber data ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang komprehensif dan mendalam mengenai Ubi Cilembu sebagai makanan tradisional. Bertujuan juga untuk mengkreasikan makanan tradisional di era modern dengan di sajikan dengan cara berbeda dari sebelumnya.

1.Observasi

Observasi kuliner adalah metode yang digunakan untuk memahami dan menganalisis berbagai aspek yang berkaitan dengan makanan, mulai dari proses pembuatan hingga penyajian dan interaksi sosial yang terjadi di sekitarnya. Dalam penelitian ini, fokus utama adalah pada ubi cilembu, sebuah makanan tradisional Indonesia yang kaya akan rasa dan nilai budaya. Melalui observasi yang mendalam, kami bertujuan untuk menggali keunikan ubi cilembu dan memahami peranannya dalam kehidupan masyarakat.

2.Dokumentasi

Dokumentasi kuliner adalah proses pengumpulan, penyimpanan, dan penyajian informasi terkait dengan makanan, termasuk resep, teknik memasak, bahan baku, serta cara penyajian yang akan di bedakan dari sebelumnya. Dalam konteks penelitian ini, dokumentasi kuliner bertujuan untuk mendokumentasikan dan melestarikan warisan kuliner, khususnya yang berkaitan dengan makanan tradisional seperti ubi cilembu

BAB IV PENUTUP

A.Hasil penelitian

Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya makanan tradisional dalam konteks sosial, budaya, dan ekonomi.

(12)

program yang mendukung pelestarian makanan tradisional, seperti pelatihan memasak, festival kuliner, dan promosi produk lokal.

B.Manfaat penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengnyajikan dan mendokumentasikan makanan tradisional, serta memberikan kontribusi positif, dari proposal ini juga mengambil ilmu tentang kuliner dan kreasikan makanan tradisional yang berbeda seperti ubi cilembu yang di blend dengan susu uht dan di tourch membantu agar para konsumsi dapat menikmati hal baru dengan hidangan Ubi Cilembu tradisional berbasis modern.

DAFTAR PUSTAKA

Latar belakang

https://id.wikipedia.org/wiki/Ubi_cilembu#

Penegasan Istilah

https://chatgpt.com/c/67fd101c-18b4-8009-ac84-c54418eac015

(13)

Batasan Masalah & Tujuan Penelitian

https://chatgpt.com/

Strategi Pemerintah , Kuliner , Kajian Tentang ilmu kuliner https://chatgpt.com/

Jenis Penelitian

https://www.blackbox.ai/

Referensi

Dokumen terkait