Pemindahan Tanah Mekanis
PEMBERSIHAN LAHAN
Hari Wahyudi, S.T., M.Eng
(land clearing)
PENGANTAR
• Pembersihan Lahan (Land Clearing) adalah proses pembersihan atau pembukaan lahan sebelum dapat digunakan untuk berbagai aktivitas. Mulai dari bangun rumah, infrastruktur, sampai ke persiapan lahan untuk perkebunan dan pertambangan. Jadi, bisa dikatakan proses ini sangat penting dalam pembangunan mulai dari skala kecil sampai besar yang mana akan berpengaruh pada hasil akhir. Land clearing juga masuk dalam kategori pekerjaan tanah.
• Secara umum, proses pekerjaan pembersihan lahan (land clearing) pada proyek – proyek konstruksi dilakukan dengan memperhatikan lahan dan peralatan yang tersedia.
• Hal yang umum dilakukan dalam pekerjaan pembersihan lahan, adalah : underbrushing, felling/cutting, pilling, dan burning.
KEGIATAN LAND CLEARING
• UNDERBRUSHING adalah sebuah kegiatan yang menjurus pada pembabatan pepohonan yang berdiameter maksimum 30 cm dengan tujuan untuk mempermudah pelaksanaan.
• FELLING/CUTTING adalah kegiatan yang dilakukan untuk menebang poho yang mempunyai diameter > 30 cm.
• PILLING merupakan kegiatan pengumpulan kayu-kayu yang kemudian dikumpulkan menjadi tumpukan-tumpukan kayu pada jarak tertentu, perlu diperhatikan adanya jalur tumpukan yang sesuai dengan arah angin.
• BURNING adalah pembakaran kayu-kayu yang telah ditumbangkan dan cukup kering, dengan tidak melalaikan kayu-kayu yang dapat dimanfaatkan
METODE LAND CLEARING
• Dalam menentukan metode land clearing yang paling tepat tergantung banyak faktor seperti volume/spesifikasi proyek dan waktu yang tersedia.
• Penumbangan dan penebasan merupakan kegiatan dikerjakan secara bersamaan, untuk kegiatan ini dikenal dengan beberapa metode, berikut diantaranya :
a. Metode perimeter b. Metode out crop c. Metode contour d. Metode zigzag
e. Metode penumpugan f. Metode pembakaran g. Metode harrowing