• Tidak ada hasil yang ditemukan

PUBLIK - Artikel Universitas Bandar Lampung [UBL]

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "PUBLIK - Artikel Universitas Bandar Lampung [UBL]"

Copied!
81
0
0

Teks penuh

Dampak Pembinaan Aparatur Daerah terhadap Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung. Bagaimana dampak pembinaan aparatur kecamatan terhadap pelayanan publik di kantor kecamatan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung.

Tabel  1:  Nama  Pegawai  Yang  Mengikuti  Pengembangan  di  Kantor                     Kecamatan  Teluk  Tetung  Selatan  Bandar  Lampung  Dalam                      Pelayanan Publik
Tabel 1: Nama Pegawai Yang Mengikuti Pengembangan di Kantor Kecamatan Teluk Tetung Selatan Bandar Lampung Dalam Pelayanan Publik

Tujuan dan Kegunaan Penelitian .1 Tujuan Penelitian

  • Kegunaan Penelitian
  • Pengembangan
  • Pengembangan pegawai
  • Tujuan Pengembangan
  • Teknik Pengembangan

Peralatan yang efisien dan efektif adalah peralatan yang dapat memanfaatkan dana, sumber daya, sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang ada dengan hasil yang optimal. Aparatur transparan adalah aparatur yang tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan penduduk dan adanya keterbukaan dalam perumusan kebijakan. proses pengambilan keputusan dan penggunaan dana yang terkumpul dari masyarakat.

Pengertian Aparatur Kecamatan

Aparatur Kecamatan

Bentuk dan Susunan Kecamatan

Tugas, Wewenang dan Kewajiban

Pengertian Pelayanan Publik .1 Pelayanan Publik

Kualitas Pelayanan Publik

Pelayanan yang baik adalah kemampuan seseorang dalam memberikan pelayanan yang dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat dengan standar yang telah ditentukan. Kepastian hukum berarti adanya peraturan perundang-undangan yang menjamin terselenggaranya pelayanan publik sesuai dengan kebutuhan dan rasa keadilan masyarakat. Transparansi berarti setiap penerima layanan dapat dengan mudah mengakses dan memperoleh informasi tentang layanan yang diinginkan.

Partisipasi bertujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik dengan memperhatikan aspirasi, kebutuhan dan harapan masyarakat. Akuntabilitas artinya proses penyelenggaraan pelayanan publik harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kepentingan umum berarti bahwa kepentingan pribadi atau kelompok tidak dapat didahulukan dalam penyediaan pelayanan publik.

Hak yang sama berarti pemberian pelayanan publik tidak diskriminatif dalam arti tidak membeda-bedakan suku, ras, agama, golongan dan status ekonomi. Kualitas pelayanan erat kaitannya dengan pelayanan yang sistematis dan menyeluruh yang lebih dikenal dengan konsep service excellence. Untuk mengetahui kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat terdapat indikator yang mengukur kepuasan konsumen yang terletak pada lima dimensi kualitas pelayanan berdasarkan apa yang dikatakan konsumen.

Pelayanan Sepenuh Hati

Responsiveness yaitu kemampuan untuk secara cepat dan tepat membantu dan memberikan pelayanan serta tanggap terhadap keinginan masyarakat. Antusiasme dan perhatian yang kita bawa untuk melayani dengan sepenuh hati akan membedakan cara kita memandang diri sendiri dan bekerja, serta cara kita bersikap dan melayani masyarakat.

Kerangka Pemikiran

Hipotesis

Metode Penelitian

Variabel Penelitian dan Oprasional Variabel 1. Variabel Penelitian

Oprasional Variabel

Variabel Pengukurannya

Yang dimaksud dengan pembangunan dan pelayanan publik adalah upaya pemerintah untuk mewujudkan aparatur negara yang bersatu padu, bermental baik, berwibawa, bersih dan berkualitas dalam pelayanan publik. Untuk menjelaskan secara operasional variabel-variabel yang terdapat dalam penelitian, perlu adanya definisi atau pengertian dalam pengertian operasional variabel-variabel tersebut. A). Pembangunan aparatur adalah usaha dan kegiatan sadar untuk menghasilkan aparatur negara yang bermental baik, berwibawa, kuat, berdaya guna, berhasil guna, bersih, berkualitas dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur negara.

Pelayanan publik adalah pemberian pelayanan (melayani) kebutuhan orang lain yang mempunyai kepentingan tertentu dalam organisasi sesuai dengan tata tertib dan tata cara utama yang telah ditentukan. Data primer yaitu data yang diperoleh dengan cara menggali dari sumber aslinya, ada responden langsung melalui penyampaian pertanyaan data (kuesioner) dan wawancara dengan responden. Data sekunder, yaitu data yang digunakan untuk mendukung data primer, yaitu melalui studi kepustakaan yang meliputi literatur buku dan bahan.

Teknik Pengumpulan Data

Populasi

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Kecamatan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung tahun 2015 yang berjumlah 19 pegawai, dan penelitian ini disebut survei populasi.

Uji Validitas dan Realibilitas Instrumen

  • Uji Validitas
  • Uji Reliabilitas

Alat ukur yang valid dapat menjalankan fungsi ukurnya dengan tepat, juga memiliki ketelitian yang tinggi. Validitas faktor diukur ketika butir-butir disusun menggunakan lebih dari satu faktor (ada kesamaan antara satu faktor dengan faktor lainnya). Mengukur validitas faktor ini dengan cara mengkorelasikan skor faktor (jumlah item dalam satu faktor) dengan skor faktor total (total factor).

Validitas item ditunjukkan dengan korelasi atau dukungan terhadap total item (skor total), perhitungan dilakukan dengan mengkorelasikan skor item dengan skor total item. Menggunakan lebih dari satu faktor berarti menguji validitas item dengan mengkorelasikan skor item dengan skor faktor, kemudian dilanjutkan dengan mengkorelasikan skor item dengan skor total faktor (jumlah dari beberapa faktor). Dari hasil perhitungan korelasi diperoleh koefisien korelasi yang mengukur tingkat validitas artikel dan menentukan apakah artikel layak digunakan atau tidak.

Reliabilitas mengacu pada pemahaman bahwa instrumen yang digunakan dalam penelitian untuk memperoleh informasi yang digunakan dapat dipercaya sebagai alat pengumpulan data dan mampu mengungkap informasi yang sebenarnya di lapangan. Hal ini dapat berupa pengukuran dari alat ukur yang sama (test with retest) akan memberikan hasil yang sama, atau untuk pengukuran yang lebih subyektif, atau dua juri memberikan skor yang sama. Dalam penelitian, reliabilitas adalah sejauh mana pengukuran suatu tes tetap konsisten setelah dilakukan berulang kali pada subjek dan dalam kondisi yang sama.

Metode Analisis Data .1 Analisis Kualitatif

Analisis berdasarkan metodologi statistik, mencapai koefisien korelasi antara variabel independen dan variabel dependen. Alat analisis yang akan digunakan untuk menentukan kedua gejala tersebut adalah dengan menggunakan rumus koefisien korelasi.

Gambaran Umum Kecamatan Teluk Betung Selatan

  • Sejarah Singkat Berdirinya Kecamatan Teluk Betung Selatan
  • Sarana dan Prasarana

Saat itu termasuk dalam kotamadya Tanjung-Karang Teluk Betung, kepresidenan Lampung sudah memiliki 2 kecamatan yaitu. 1965 tanggal 10 September 1965 tentang perubahan status kotamadya menjadi kotamadya Tanjung Karang-Teluk Betung meliputi 4 (empat) kecamatan. Kecamatan Tanjung Karang Tengah, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kecamatan Teluk Betung Selatan.

Telukbetung Utara, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kecamatan Kedaton (Pemekaran), Kecamatan Sukarame (Pemekaran), Kecamatan Panjang (Pemekaran). Kecamatan Teluk Betung Utara dengan luas sekitar 10,2 km membentang dari selatan ke barat. Untuk lebih jelasnya penulis menyajikan tabel nama kota dan jumlah penduduk saat ini di Kecamatan Teluk Betung Selatan sebagai berikut: Tabel 3.

Sarana dan prasarana di Kecamatan Teluk Betung Selatan dapat dilihat pada tabel. Struktur organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antara setiap bagian dan kedudukan yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai suatu organisasi yang secara jelas menggambarkan pemisahan kegiatan kerja antara satu dengan yang lain dan bagaimana hubungan antara kegiatan dan fungsi tersebut. terbatas. Dalam struktur organisasi yang baik, hubungan wewenang harus dijelaskan, siapa melapor kepada siapa, sehingga terjadi satu pertanggungjawaban atas apa yang dikerjakan.

Tabel 4. Sarana Perekonomian, Pariwisata dan Jasa
Tabel 4. Sarana Perekonomian, Pariwisata dan Jasa

Analisis Data Penelitian

  • Hasil Jawaban Responden Tentang Analisa Hubungan Pengembangan Aparatur Kecamatan Terhadap Pelayanan Publik
  • Hasil Jawaban Responden Tentang Pelayanan Publik

Berdasarkan hasil tabel 15 terlihat bahwa dari 19 responden yang menyatakan mengalami perpindahan pekerjaan sebanyak 8 orang (42,14%) dalam kategori baik, yang menjawab kurang sebanyak 7 orang (36,82%). dalam kategori cukup baik, dan yang tidak menjawab sebanyak 4 orang (21,04) dalam kategori buruk. Berdasarkan hasil tabel 16 dapat diketahui bahwa dari 19 responden yang menyatakan penyebab perpindahan pekerjaan sebanyak 9 orang (47,37%) dalam kategori baik yang menjawab kurang dari 9 orang (47,37%) dalam kategori cukup. . kategori baik, dan yang menjawab tidak sebanyak 1 orang (5,26%) pada kategori buruk. Dapat disimpulkan bahwa sebanyak 9 responden (47,37%) tahu dan 9 orang (47,37) cukup tahu tentang penyebab perpindahan pekerjaan (mutasi), sehingga dapat dikategorikan cukup baik.

Berdasarkan hasil tabel 20 terlihat dari 19 responden yang menyatakan responden transparan dalam memberikan pelayanan sebanyak 8 orang (42,14%) dalam kategori baik yang menjawab kurang dari 10 orang (52,6%). ) pada kategori cukup baik, dan yang menjawab tidak sebanyak 1 orang (5,26%) pada kategori tidak baik. Berdasarkan hasil tabel 21 terlihat dari 19 responden yang menyatakan bereaksi keras dalam pemberian pelayanan sebanyak 8 orang (47,14%) dalam kategori baik, yang menjawab kurang sebanyak 11 orang (57,86). %) dalam kategori cukup baik, dan yang tidak menjawab sebanyak 0 orang (0%) dalam kategori buruk. Berdasarkan hasil tabel 22 terlihat bahwa dari 19 responden yang menyatakan cukup dalam memberikan pelayanan sebanyak 7 orang (36,88%) dalam kategori baik, yang menjawab kurang dari 9 orang (47,34%). dalam kategori cukup baik, dan yang menjawab tidak ada 3 orang (15,78%) dalam kategori buruk.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa sebanyak 9 responden (47,34%) benar dalam memberikan pelayanan sehingga dapat dikategorikan cukup baik. Berdasarkan hasil Tabel 25 terlihat bahwa dari 19 responden yang menyatakan tanggung jawabnya baik dalam memberikan pelayanan, sebanyak 8 orang (42,14%) termasuk dalam kategori baik, dan sebanyak 7 orang menjawab kurang (36,82). %) dalam kategori cukup baik, dan yang menjawab tidak sebanyak 4 orang (21,04%) dalam kategori buruk. Berdasarkan hasil Tabel 26 dapat diketahui bahwa dari 19 responden yang menyatakan mendapat teguran dari manajemen saat memberikan pelayanan, sebanyak 7 orang (36,88%) berada pada kategori baik, dan sebanyak 9 orang (36,88%). orang menjawab lebih sedikit. (47,34%) dalam kategori cukup baik, dan yang menjawab tidak sebanyak 3 orang (15,78%) dalam kategori buruk.

Tabel 9 : Hasil Jawaban Responden tentang Pegawai yang Pernah Mengikuti                   Pendidikan dan Pelatihan
Tabel 9 : Hasil Jawaban Responden tentang Pegawai yang Pernah Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan

Analisis Data Kuantitatif

Berdasarkan hasil tabel 28 terlihat bahwa dari 19 responden yang menyatakan menyalahgunakan wewenang dalam memberikan pelayanan, 6 orang menjawab tidak (31,62%) dalam kategori baik, yang menjawab kurang dari 10 orang (52,6%). . %) dalam kategori cukup baik, dan yang menjawab ya sebanyak 3 orang (15,78%) dalam kategori buruk. Dapat disimpulkan bahwa sebanyak 10 responden (52,6%) tidak pernah menyalahgunakan wewenang dalam memberikan pelayanan, sehingga dapat dikategorikan cukup baik. Hal ini menunjukkan bahwa dampak pembangunan aparatur kecamatan memiliki hubungan yang signifikan dengan pelayanan publik pada taraf signifikan 5%.

Analisa Tingkat Hubungan

Analisis Pengaruh

Berdasarkan hasil perhitungan di atas, pembangunan berdampak pada pelayanan publik sebesar 47,8% dan sisanya sebesar 52,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak teruji.

Analisis Hipotesis

Jadi 47,8% dapat dikategorikan sedang karena tidak ada mutasi/mutasi, pendidikan dan pelatihan masih belum optimal. Artinya nilai thitung > tabel (3,95 > 1,729), maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti hipotesis terbukti bahwa pembangunan aparatur kecamatan mempunyai hubungan yang positif dengan pelayanan publik di Kota Teluk. Betung Selatan. Kelurahan Bandarlampung. Sesuai dengan hasil penelitian variabel pembangunan aparatur kecamatan dengan menggunakan teori pembangunan sumber daya manusia notoatmodjo maka teori pelayanan publik yang dikemukakan oleh Surjadi.

Dengan dimensi pendidikan dan pelatihan pembangunan masyarakat, promosi, mutasi atau transfer dan dimensi kepastian hukum pelayanan publik, transparansi, akuntabilitas, keadilan, efektivitas dan efisiensi, tanggung jawab, akuntabilitas dan impunitas otoritas yang didukung oleh teori ini. studi sesuai dengan hipotesis yang disajikan.

Kesimpulan

Saran

Untuk melakukan kegiatan penelitian di Kantor Kecamatan Teluk Betung Selatan Kota Bandar Lampung yang dilaksanakan pada bulan September sampai dengan Desember 2016 dengan judul “Pengaruh Pembinaan Aparatur Daerah Terhadap Pelayanan Publik Pada Kantor Kecamatan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung”.

Tabel Jawaban Responden Mengenai Pelayanan Publik di Kecamatan Teluk  Betung Selatan Bandar Lampung (Variabel Y)
Tabel Jawaban Responden Mengenai Pelayanan Publik di Kecamatan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung (Variabel Y)

PEMERINTAH KOTA BANI}AR LAMPUNG

KECAI}TATAN TELT}KBETI}NG SELATAN

BANDARLAMPUIT{G

NIDN

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bandar Lampung menjelaskan hal tersebut.

LPPDI

BERITA ACARA SEMINAR HASIL PENELITIAN DOSEN UNIVERSITAS BANDAR LAMPUNG

NIDN 3. Fakultas

Tempat 6. Judul

Moraen/ruo ,ar,'rr; *v){tu

Gambar

Tabel  1:  Nama  Pegawai  Yang  Mengikuti  Pengembangan  di  Kantor                     Kecamatan  Teluk  Tetung  Selatan  Bandar  Lampung  Dalam                      Pelayanan Publik
Tabel 4. Sarana Perekonomian, Pariwisata dan Jasa
Tabel 6. Sarana Pendidikan dan Jumlah Sekolah
Gambar I. Struktur Organisasi
+7

Referensi

Dokumen terkait

The study also recommended that the current women empowerment policy be reviewed to reflect the actual situation and that government should also establish a

Mechanisms to establish a business in the Online Single Submission system OSSFor a limited liability company PT The first step to be able to apply for a business license through the OSS