• Tidak ada hasil yang ditemukan

Purchase from www.A-PDF.com to remove the watermark

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Purchase from www.A-PDF.com to remove the watermark"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V PENUTUP

5.1KESIMPULAN

Berdasarkan hasil studi kasus dan pembahasan tentang perkembangan wicara dan bahasa pada anak toddler sebelum dan sesudah dilakukan stimulasi di PAUD Cendekia Kota Malang, dapat diambil kesimpulan:

a. Subjek 1 (Anak A)

Dalam hasil pretest menggunakan lembar checklist KPSP yang sudah dimodifikasi perkembangan wicara dan bahasa anak A sebelum diberikan stimulasi perkembangan wicara dan bahasa anak A adalah kategori kurang (28%). Setelah diberikan stimulasi (post test) hasil perkembangan wicara dan bahasa yang didapatkan adalah anak A masuk dalam kategori baik (86%).

b. Subjek 2 (Anak F)

Dalam hasil pretest menggunakan lembar checklist KPSP yang sudah dimodifikasi perkembangan wicara dan bahasa anak F sebelum diberikan stimulasi perkembangan wicara dan bahasa adalah kategori kurang (42%). Namun setelah diberikan stimulasi (post test) hasil yang didapatkan perkembangan wicara dan bahasa pada anak F adalah kategori baik (86%).

Sehingga gambaran perkembangan wicara dan bahasa pada anak toddler sebelum dan sesudah diberikan stimulasi di PAUD Cendekia Kota Malang terdapat perubahan. Hasil observasi menggunakan lembar checklist KPSP yang sudah dimodifikasi menunjukkan bahwa adanya kemajuan perkembangan wicara dan bahasa dari kedua responden. Di dalam A-PDF OFFICE TO PDF DEMO: Purchase from www.A-PDF.com to remove the watermark

(2)

perkembangan wicara dan bahasa sebelum diberikan stimulasi perkembangan wicara anak dalam kategori kurang. Namun sesudah diberikan stimulasi, perkembangan wicara dan bahasa anak masuk dalam kategori baik. Sehingga pemberian stimulasi dengan memperhatikan prinsip- prinsip dengan benar sangat membantu perkembangan anak khususnya wicara dan bahasa anak berkembang menjadi optimal.

5.2SARAN

5.2.1. Bagi Ibu Subjek 1

Diharapkan ibu dapat melakukan stimulasi wicara dan bahasa pada anak setiap harinya, memberikan batasan dan mendamping anak saat bermain ponsel jika perlu berikan hal-hal yang bermanfaat antara lain dengan mengajak anak jalan-jalan dan mengajari anak mengenal benda sekitar.

5.2.2. Bagi Ibu Subjek 2

Diharapkan ibu dapat melakukan stimulasi wicara dan bahasa pada anak setiap harinya, memberikan batasan dan mendampingi anak saat menonton televisi jika perlu ajak anak untuk bercerita apa yang ia tonton, contohnya dengan memberikan pujian atau reward saat anak dapat bercerita apa yang ditontonnya.

5.2.3. Bagi Pendidik PAUD Cendekia Kota Malang

Bagi pendidik PAUD diharapkan mampu atau memberikan dan meningkatkan pengetahuan kepada keluarga dalam memberian stimulasi wicara dan bahasa pada anak usia 1-3 tahun (toddler) yang sesuai melalui kegiatan konseling bersama orangtua maupun lewat penyuluhan.

5.2.4. Bagi Peneliti Selanjutnya

(3)

Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi tambahan dan masukan tentang perkembangan wicara dan bahasa pada anak toddler sebelum dan sesudah diberikan stimulasi. Saran untuk peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian tentang hubungan pola asuh orangtua dengan perkembangan wicara dan bahasa anak.

Referensi

Dokumen terkait

The results indicate that the variable of Age and Life Cycle Characteristics (X1), Job Characteristics and Income (X2), Lifestyle Characteristics (X3), and Personality

Nayeem Arefin BSc in Electrical and Electronic Engineering Vice Chancellor's Honour List CGPA: 3.92 Spring 2019 Semester Vice Chancellor's Honour List CGPA: 3.91 Summer 2019 Semester