• Tidak ada hasil yang ditemukan

RANCANG BANGUN CETAKAN PERMANEN PULLEY ALUMINIUM V-BELT A1 (PROSES PEMBUATAN) - POLSRI REPOSITORY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "RANCANG BANGUN CETAKAN PERMANEN PULLEY ALUMINIUM V-BELT A1 (PROSES PEMBUATAN) - POLSRI REPOSITORY"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

38

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya dalam proses pembuatan rancang bangun cetakan pulley aluminium , penulis menarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Hal-hal yang perlu diperhatikan diperhatikan untuk membuat cetakan pulley, yaitu : a. Pemilihan bahan cetakan

b. Desain cetakan

c. Waktu yang dibutuhkan dalam setiap proses pengerjaan

2. Dari desain rancangan yang dibuat dapat diketahui bahwa cetakan ini terdapat tiga rongga cetakan:

Pada bagian atas cetakan:

a. Memiliki diameter∅125 mm dan ketinggian 65 mm;

b. Rongga petama∅80 mm dengan kedalam 20 mm;

c. Rongga kedua 45 mm kedalaman 20 mm;

d. Rongga ketiga 14∅ kedalaman 25 mm menembus permukaan cetakan.

3. Material yang digunakan untuk membuat Cetakan Pulley Aluminium yaitu Besi tuang yang telah di proses menjadi baja ST 37. karena Besi tuang jenis ini memiliki sifat mampu tempa yang sangat baik, serta ketahanan terhadap beban kejut dan tahan untuk waktu yang cukup lama, memiliki ketahanan panas yang cukup dan sesuai dengan keperluan.

4. Proses pengerjaan cetakan ini, seluruhnya dilakukan dengan proses permesinan bubut (turning), yang dalam proses pengerjaannya membutuhkan waktu 305,8 menit atau setara dengan 5,0967 jam.

5.2 Saran

Sebagai penutup dari laporan ini, penulis memberikan saran kepada pembaca dan pengguna alat cetak ini. Adapun sarannya adalah sebagai berikut :

(2)

39

1. Pahami dan ketahui terlebih dahulu alat dan mekanisme pengerjaan alat permesinan yang dibutuhkan dalam proses produksi.

2. Untuk merencanakan suatu produk cetakan, ketahui terlebih dahulu spesifikasi dan faktor lainnya dalam pembuatan produk tersebut.

3. Utamakanlah Kesehatan, Keselamatan Kerja (K3) dalam setiap pengerjaan terhadap menusia, tempat kerja dan alat yang digunakan.

4. Gunakanlah peralatan kerja sesuai dengan prosedur yang ada dan tepat pada penggunaannya.

5. Setelah pemakaian, bersihkan alat yang telah digunakan serta biarkan cetakan mendingin dalam suhu ruangan atau lingkungan agar terhindar dari kerusakan yang tidak diinginkan.

6. Jangan menyerah dan jangan takut gagal saat menemukan kendala baik dalam perhitungan, perencanaan maupun pengujian.

Referensi

Dokumen terkait

Maksud dan tujuan penulisan Laporan Akhir ini adalah untuk memenuhi persyaratan kelulusan Semester VI Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Sriwijaya.. Adapun laporan yang

5.1 Kesimpulan Dari uraian penjelasan dan pembahasan keseluruhan materi di bab-bab sebelumnya, dapat diambil kesimpulan bahwa dalam Rancang Bangun Constant Current Charger untuk

Berdasarkan penjelasan dari kesuluran bab-bab sebelumnya maka penulis dapat mengambil kesimpulan dari pembuatan aplikasi media pembelajaran interaktif “RANCANG BANGUN

7 Pada bab ini terdapat beberapa teori dasar yang meliputi bahan dan komponen yang digunakan dalam rancang bangun mesin gergaji pembelah kayu dengan pisau circular yang berbentuk meja,

Metode Konsultasi Dalam metode ini informasi atau data yang didapat dengan melakukan bimbingan dengan dosen dan semua pihak yang memahami tugas rancang bangun alat ini 1.5

Kesimpulan Berdasarkan penjelasan dari bab-bab sebelumnya mengenai penelitian yang telah dilakukan oleh penulis terkait dengan rancang bangun sistem informasi inventaris barang pada

i RANCANG BANGUN ALAT ANGKAT PORTABLE SISTEM HIDROLIK Proses Pembuatan Disusun untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan Diploma III pada jurusan Teknik Mesin

i RANCANG BANGUN SIMPLE TOOL PEMBUATAN LOUVER DENGAN TENAGA DONGKRAK HIDROLIK PROSES PEMBUATAN LAPORAN AKHIR Diajukan untuk Memenuhi Syarat Menyelesaikan Pendidikan