Rapat / Sidang Sidang SENAT AKADEMIK No: 14/RSSA/18092015 Hari / Tanggal Jumat/ 23 Oktober 2015 Waktu Pukul 14.00 – 16.00
Tempat Gedung Balai Pertemuan Ilmiah ITB Jalan Dipati Ukur No. 4 Bandung
Peserta Anggota SA = 20 orang (dari 34 orang) Ex-officio = 8 orang (dari 19 orang)
Tidak Hadir = 25 orang (termasuk 10 orang ijin tidak hadir) Catatan: Daftar hadir ada pada lampiran
Agenda Sidang 1. Pengesahan Agenda Sidang
2. Pengesahan Risalah Sidang 02 Oktober 2015 3. Laporan Pimpinan Senat Akademik
4. Laporan Komisi III: Kenaikan jabatan ke LK: Dr. Dea Indriani Astuti (SITH) dan Kenaikan pangkat dalam jabatan yang sama: Dr. Maelita Ramdaniu (SITH) 5. Lain-lain
Catatan Sidang
1. PENGESAHAN AGENDA SIDANG
Diusulkan untuk ditambahkan ke dalam agenda sidang:
Komisi III:
Kenaikan jabatan ke LK: Dr. Dea Indriani Astuti (SITH), Dr. Achmad Munir (STEI), Dr.Eng Sandro Mihradi (FTMD), Dr. Hendrawan (STEI).
Kenaikan pangkat dalam jabatan yang sama LK: Dr. Maelita Ramdani (SITH), Dr. Yedi Purwanto (FSRD).
Laporan Panitia Adhoc Penyusunan peraturan Penghargaan Guru Besar Emeritus
Keputusan:
Penambahan agenda sidang disetujui untuk dilaksanakan, sehingga susunan Agenda Sidang menjadi sebagai berikut:
1. Pengesahan Agenda Sidang
2. Pengesahan Risalah Sidang 02 Oktober 2015 3. Laporan Pimpinan Senat Akademik
4. Laporan Komisi III:
Kenaikan jabatan ke LK: Dr. Dea Indriani Astuti (SITH), Dr. Achmad Munir (STEI), Dr.Eng Sandro Mihradi (FTMD), Dr. Hendrawan (STEI).
Kenaikan pangkat dalam jabatan yang sama LK: Dr. Maelita Ramdani (SITH), Dr. Yedi Purwanto (FSRD).
5. Laporan Panitia Adhoc Penyusunan Peraturan Penghargaan Guru Besar Emeritus.
6. Lain-lain
2. PENGESAHAN RISALAH SIDANG 02 OKTOBER 2015 Ringkasan Risalah Sidang:
1. Pengesahan Agenda Sidang:
Keputusan: Agenda Sidang disetujui untuk dilaksanakan 2. Pengesahan Risalah Sidang 18 September 2015
Keputusan: Risalah Sidang 18 September 2015 disetujui untuk disahkan 3. Laporan pimpinan SA ITB:
1) MWA akan mengadakan rapat pada tanggal 3 Oktober 2015, dengan agenda sebagai berikut:
Laporan Rektorat: progress penyusunan Academic Plan dan Renstra ITB
Pembahasan Prodi Sarjana Ekonomika Pembangunan
Pemilihan Anggota Kehormatan MWA Tambahan
Pengesahan SK MWA tentang Keanggotaan SA, Pengelolaan Kekayaan ITB, dan Struktur Organisasi Pola Hubungan 3 Organ Utama ITB.
(Ketua SA berhalangan hadir karena harus menjadi penguji ujian terbuka doktor prodi TL, akan diwakili oleh Sekretaris SA) 2) Kunjungan Ketua SA ITB ke Senat Akademik UGM:
58 Peraturan turunan dari Statuta
Anggaran Rumah Tangga (ART)
Usul pembentukan Forum Senat PTB-BH
3) SK Rektor No. 533e/2015 tertanggal 01 Juni 2015: Tim Persiapan Percepatan Program Profesi Insinyur.
4) SK SA dalam proses:
Penyelenggaraan Program Profesi Insinyur (K-1)
5) Rapat BKSA tanggal 25 September 2015 telah memutuskan: Usulan pembukaan program studi Magister Teknik Metalurgi dapat diterima, dengan catatan bahwa dalam waktu 3 tahun ke depan harus mampu meraih nilai akreditasi A dari BAN PT.
6) Jadwal Sidang SA berikut (16 Oktober 2015) berhimpitan dengan jadwal Wisuda Ketiga ITB (16 & 17 Oktober 2015), sehingga harus ditunda satu minggu menjadi tanggal 23 Oktober 2015.
4. Informasi dari SPM – ITB (Prof. Dr. Ichsan Setya Putra)
Paparan disampaikan dengan judul: “Informasi Penjaminan Mutu Pendidikan ITB”.
5. Informasi dari BAN PT (Ir. Dwiwahyu Sasongko, M.Sc., Ph.D.) Paparan disampaikan dengan judul: “Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi di Indonesia”.
6. Lain-lain.
Keputusan: Risalah sidang pleno 02 Oktober 2015 disetujui dan disahkan.
3. LAPORAN PIMPINAN SENAT AKADEMIK 1. Hasil Rapat MWA tanggal 3 Oktober 2015:
Laporan Rektorat tentang Progress Penyusunan Academic Plan dan Renstra ITB 2016-2020:
→ Masukan dari MWA untuk penyempurnaan struktur penyajian laporan
Pembahasan Program Studi Sarjana Ekonomika Pembangunan:
- ITB memerlukan ekonomi yang bisa meningkatkan teknologi menjadi lebih efisien.
- Disarankan dibuka prodi Ekonomika yang murni dan bernaung di SBM, bukan Ekonomika Pembangunan sebagai linier extension dari prodi magister Studi Pembangunan di bawah SAPPK.
- Disarankan untuk studi banding ke MIT.
- SDM dan infrastruktur prodi baru perlu disiapkan dengan baik - Akan dibentuk forum diskusi antara MWA, Rektorat, dan SA untuk
memutuskan hal ini.
Pemilihan Anggota Kehormatan tambahan:
Diundur ke rapat MWA selanjutnya, untuk menjaring lebih luas calon-calon potensial.
Pengesahan Peraturan MWA No. 002/2015 tentang Pengelolaan Kekayaan ITB.
Pengesahan Peraturan MWA No. 003/2015 tentang Keanggotaan Senat Akademik ITB.
Pengesahan Peraturan MWA No. 004/ 2015 tentang Struktur dan Bentuk Hubungan Organ ITB.
Rencana Rapat MWA berikutnya: Sabtu, tanggal 31 Oktober 2015.
2. Acara ITB Alumni HOMECOMING 2015:
Hari Sabtu dan Minggu tanggal 7 dan 8 November 2015.
3. Progres penyusunan Peraturan Senat Akademik turunan dari PP No. 66 Tahun 2013 tentang Statuta ITB:
Dari 9 Peraturan yang harus disusun, 3 peraturan telah diselesaikan, 4 peraturan dalam proses, dan 2 Peraturan belum dilaksanakan
penyusunannya (Tabel terlampir)
4. Peraturan MWA No. 004 Tahun 2015 tentang Struktur dan Bentuk Hubungan Antar Organ ITB
Diskusi:
Widyo Nugroho:
Apresiasi kepada MWA dan Panitia Adhoc (melibatkan MWA, SA dan Rektorat) yang telah berhasil menyusun peraturan No. 004/2015.
Peraturan MWA No 004/2015 agar diimplementasikan secara konsisten:
Pembukaan prodi seharusnya tidak melibatkan MWA.
Roos Akbar:
Laporan progress Academic Plan dan Renstra dari Rektorat langsung ke MWA, sementara SA harus memberikan pertimbangan? Dalam Renstra ITB:
Ekonomika Pembangunan belum tercantum. Studi Pertahanan apakah akan ditutup? Rencana Pembentukan 6 prodi lintas disiplin apakah benar?
Indratmo Sukarno:
Bagaimana rencana ITB dengan prodi yang kurang peminat, seperti Prodi PIAS di FTSL?
Hari Muhammad:
Perlu dipertimbangkan bantuan ahli hukum dalam penyusunan dokumen legal. Lembaga Layanan Hukum ITB bisa berperan?
Catatan:
Dalam Peraturan MWA No. 004/2015, Tabel 3 dan Hal 7: kata yang berupa verb dan noun masih tercampur aduk, perlu direvisi.
4. LAPORAN KOMISI III:
Pengantar disampaikan oleh Ketua Komisi III (Materi presentasi terlampir)
Permohonan persetujuan Pleno SA ITB atas Usulan Kenaikan Jabatan ke LK:
1) Nama: Dr. Dea Indriani Astuti (SITH) Angka Kredit: 725,55
Keputusan: Disetujui untuk diusulkan ke LK 2) Nama: Dr. Achmad Munir (STEI)
Angka Kredit: 1006,37
Keputusan: Disetujui untuk diusulkan ke LK 3) Nama: Dr.Eng. Sandro Mihradi (FTMD)
Angka Kredit: 596,94
Keputusan: Disetujui untuk diusulkan ke LK 4) Nama: Dr. Ir. Hendrawan (STEI)
Angka Kredit: 817,13
Keputusan: Disetujui untuk diusulkan ke LK
Laporan Kenaikan Pangkat dalam jabatan yang sama (LK) 1) Nama: Dr. Maelita Ramdani Muis (SITH)
Angka Kredit: 1231,91
Keputusan: Disetujui untuk dinaikkan pangkatnya ke IVb 2) Nama: Dr. Yedi purwanto, M.Ag (FSRD)
Angka Kredit: 673
Keputusan: Disetujui untuk dinaikkan pangkatnya ke Ivb Saran untuk para Dekan F/S:
Dosen-dosen yang prestasi dan potensi akademiknya tinggi agar diberikan kesempatan untuk terus berkembang, tidak dibebani dengan tugas-tugas administrasi yang akan membawa implikasi negatif terhadap kinerjanya.
Dosen-dosen yang prestasi dan kinerja akademiknya belum optimal agar diberikan dorongan untuk mengejar ketertinggalannya dalam jenjang karier akademik.
Diskusi:
Zaki Suud:
Perlu evaluasi keterlibatan dosen dalam aktivitas struktural dan pengabdian masyarakat.
Salman:
Assignment dosen agar dikomunikasikan dengan SA.
Johnner:
Posisi struktural bisa diberikan kepada tenaga profesional.
WRSO:
Daftar dosen yang tidak produktif akan segera di-release.
5. LAPORAN PANITIA ADHOC PENYUSUNAN PERATURAN PENGHARGAAN GURU BESAR EMERITUS
Presentasi disampaikan oleh Prof.Dr. Prajatni Soewondo (Materi presentasi terlampir)
Diskusi:
Zaki Suud:
Peraturan yang telah dirumuskan sdh baik. Perlu penajaman kriteria, agar tidak perlu diperdebatkan
Richard Mengko:
Penghargaan Vs Tuntutan dari pihak ITB. Sebaiknya jangan digunakan istilah Cuma-Cuma. GBE perlu dikaitkan dengan pengembangan kegiatan penelitian.
Furqon:
Perlu ditetapkan masa transisi, batas usia, hak dan kewajiban GBE. GBE perlu ada kontribusinya bagi ITB.
Indratmo:
Tugas GBE terutama adalah penulisan buku ajar. Di TU DELF, GBE masih menerima gaji penuh, tetapi beban kerjanya dikurangi 50%. Tidak perlu
ditulis bahwa GBE ITB jumlahnya kecil. Sdh lama tidak ada penghargaan DR HC dari ITB. Perlu dibuat daftar lengkap penerima DR HC dari ITB dan tahunnya.
6. LAIN-LAIN
Simulasi rencana penambahan anggota SA sebagai implikasi dari Peraturan MWA No. 003/2015 tentang Keanggotaan Senat Akademik ITB harus didasarkan pada data resmi tentang jumlah dosen tetap ITB yang diperoleh dari WRSO. Pembahasan akan dilanjutkan dalam rapat BKSA berikutnya Sidang ditutup pk 16.00
Jadwal Sidang Pleno Berikut: 06 November 2015 Bandung, 23 Oktober 2015
Senat Akademik ITB Menyetujui
Sekretaris, Ketua Sidang,
(Iwan Sudradjat) (Indratmo Sukarno)
11/4/2015
1
SIDANG PLENO 14 SENAT AKADEMIK
Institut Teknologi Bandung
23 Oktober 2015
AGENDA SIDANG PLENO
23 Oktober 2015
SENAT AKADEMIK - Institut Teknologi Bandung 1
AGENDA SIDANG 23 Oktober 2015
SENAT AKADEMIK - Institut Teknologi Bandung 2
1. Pengesahan Agenda Sidang
2. Pengesahan Risalah Sidang 02 Oktober 2015 3. Laporan Pimpinan Senat Akademik
4. Rencana Penambahan Anggota Tetap SA sesuai Peraturan MWA No. 003/2015 tentang Keanggotaan SA ITB
5. Laporan Komisi III :
Kenaikan jabatan ke LK: Dr. Dea Indriani Astuti (SITH), Dr. Achmad Munir (STEI), Dr.Eng Sandro Mihradi (FTMD), Dr. Hendrawan (STEI)
Kenaikan pangkat dalam jabatan yang sama LK:
Dr. Maelita Ramdani (SITH), Dr. Yedi Purwanto (FSRD)
AGENDA SIDANG 23 Oktober 2015
SENAT AKADEMIK - Institut Teknologi Bandung 3
6. Laporan panitia adhoc Penyusunan Peraturan Penghargaan GBE
7. Lain-lain
PENGESAHAN RISALAH SIDANG PLENO
02 Oktober 2015
SENAT AKADEMIK - Institut Teknologi Bandung 4
LAPORAN PIMPINAN SENAT AKADEMIK
SENAT AKADEMIK - Institut Teknologi Bandung 5
11/4/2015
2
LAPORAN PIMPINAN SENAT AKADEMIK
1. Hasil Rapat MWA tanggal 3 Oktober 2015:
Laporan Rektorat tentang Progress Penyusunan Academic Plan dan Renstra ITB 2016-2020:
→ Masukan dari MWA untuk penyempurnaan struktur penyajian laporan
Pembahasan Program Studi Sarjana Ekonomika Pembangunan:
- ITB memerlukan ekonomi yang bisa meningkatkan teknologi menjadi lebih efisien.
- Disarankan dibuka prodi Ekonomika yang murni dan bernaung di SBM, bukan Ekonomika Pembangunan sebagai linier extension dari prodi magister Studi Pembangunan di bawah SAPPK.
- Disarankan untuk studi banding ke MIT.
- SDM dan infrastruktur prodi baru perlu disiapkan dengan baik - Akan dibentuk forum diskusi antara MWA, Rektorat, dan SA untuk
memutuskan hal ini.
SENAT AKADEMIK - Institut Teknologi Bandung 6
LAPORAN PIMPINAN SENAT AKADEMIK
1. Hasil Rapat MWA tanggal 3 Oktober 2015 (lanjutan):
Pemilihan Anggota Kehormatan tambahan
Diundur ke rapat MWA selanjutnya, untuk menjaring lebih luas calon-calon potensial.
Pengesahan Perubahan Peraturan MWA No. 005/2004 tentang Keanggotaan Senat Akademik.
Peraturan MWA No. 003/2015 tentang Keanggotaan SA ITB disetujui untuk disahkan.
Pengesahan Perubahan Peraturan MWA tentang Struktur dan Bentuk Hubungan Organ ITB.
Peraturan MWA No. 003/2015 tentang Struktur dan Bentuk Hubungan Antar Organ ITB disetujui untuk disahkan.
SENAT AKADEMIK - Institut Teknologi Bandung 7
LAPORAN PIMPINAN SENAT AKADEMIK
1. Hasil Rapat MWA tanggal 3 Oktober 2015 (lanjutan):
Rencana Rapat MWA berikutnya: Sabtu, tanggal 31 Oktober 2015.
2. Acara ITB Alumni HOMECOMING 2015:
Hari Sabtu dan Minggu tanggal 7 dan 8 November 2015.
3. Progres penyusunan Peraturan Senat Akademik turunan dari PP No. 66 Tahun 2013 tentang Statuta ITB:
Dari 9 Peraturan yang harus disusun, 3 peraturan telah diselesaikan, 4 peraturan dalam proses, dan 2 Peraturan belum dilaksanakan penyusunannya.
4. Peraturan MWA No. 004 Tahun 2015 tentang Struktur dan Bentuk Hubungan Antar Organ ITB
SENAT AKADEMIK - Institut Teknologi Bandung 8
LAPORAN PIMPINAN SENAT AKADEMIK
Laporan Kesekretariatan :
Surat/SK masuk dan keluar (02 Oktober – 22 Oktober 2015)
Surat Masuk : 9 Surat Keluar : 1 SK Masuk : 4 SK Keluar : -
SENAT AKADEMIK - Institut Teknologi Bandung 9
RENCANA
SIDANG PLENO BERIKUTNYA Jumat, 6 November 2015
pk. 14.00 – 16.00
SENAT AKADEMIK - Institut Teknologi Bandung 10
PERATURAN SENAT AKADEMIK TURUNAN DARI STATUTA ITB
No Statuta Peraturan Senat Akademik Turunan
Status Peraturan Senat Akademik Saat Ini
Komisi Pasal Ayat SA
1 10 3 Penyelenggaraan pendidikan vokasi dan pendidikan profesi
Dalam Proses
Telah Disusun Draft SK tentang:
Penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Insinyur
K – I
2 11 3 Pengembangan dan peninjauan kurikulum, tahun akademik serta syarat kelulusan dari suatu program studi
Belum Dilaksanakan K – I
3 14 4 Jenis, bentuk, serta norma pemberian dan pencabutan gelar dan ijazah
Belum Dilaksanakan K – I, K – III 4 15 3 Gelar kehormatan dan penghargaan,
serta tata cara pemberian dan pencabutan gelar kehormatan dan penghargaan
Dalam Proses
Telah Dibentuk Panitia Adhoc Penyusunan Peraturan
Penghargaan Guru Besar Emeritus
K – III
5 16 5 Kebijakan penelitian Selesai
Keputusan SA No: 12/SK/K01- SA/OT/2015 tentang Norma dan Kebijakan Penelitian ITB
K – IV
6 30 b Kebijakan akademik Dalam Proses
Keputusan SA No. 11/SK/I1- SA/OT/2015 tentang Kebijakan Akademik Pembukaan dan Penutupan Program Studi di ITB
Telah Dibentuk Panitia Adhoc penyusunan Kebijakan Akademik Pengembangan Ilmu Sosial dan Humaniora di ITB
K – I
7 32 4 Alat kelengkapan Senat Akademik, hak suara dan tata cara pengambilan keputusan melalui pemungutan suara
Selesai
Peraturan SA No: 09/SK/I1- SA/OT/2015 tentang Alat
Kelengkapan Senat Akademik, Tata Cara Persidangan, Hak Suara dan Pengambilan Keputusan
K – II
8 34 5 Pemilihan, pengangkatan,
pemberhentian, dan penggantian Ketua dan Sekretaris
Dalam Proses
Keputusan SA No. 17/SK/ I1.- SA/OT/2015 tentang Pedoman Pemilihan Pimpinan Senat Akademik ITB Pergantian Antar Waktu Periode 2014-2019.
K – II
9 34 6 Tata cara persidangan dan pengambilan keputusan Senat Akademik dalam menjalankan tugas dan fungsinya
Selesai
Peraturan SA No: 09/SK/I1- SA/OT/2015 tentang Alat
Kelengkapan Senat Akademik, Tata Cara Persidangan, Hak Suara dan Pengambilan Keputusan
K – II
11/4/2015
1
Laporan Komisi 3
Pleno Senat Akademik 23 Oktober 2015
Agenda
• Laporan usulan kenaikan pangkat dan jabatan
• Laporan Tim Adhoc Guru Besar Emeritus
Agenda 1
Laporan usulan kenaikan pangkat dan jabatan Kanaikan jabatan ke Lektor Kepala
1) Dr. Dea Indriani Astuti (SITH) 2) Dr. Achmad Munir (STEI) 3) Dr.Eng. Sandro Mihradi (FTMD) 4) Dr. Ir. Hendrawan (STEI)
Kenaikan golongan pada jabatan yang sama 1) Dr. Meilita Ramadhani Moeis (SITH) 2) Dr. Yedi Purwanto, M.Ag. (FSRD)
Dr. Dea Indriani Astuti
• NIP: 197004301996022001
• Unit: SITH
• KK:
• Bidang Keahlian:
• TMT
–Pangkat: IIIc (1-10-2004) –Jabatan: L (1-08-2004)
• Usulan –Pangkat: IIId –Jabatan: LK
• AK: 725,55
Catatan
1) Dalam rentang waktu 11 tahun sejak TMT, riset dan karya ilmiah masih perlu peningkatan.
2) Komisi III meminta Dekan SITH untuk mendorong yang bersangkutan agar lebih aktif dalam riset dan publikasi
3) Usulan telah disetujui oleh Komisi III
Dr. Achmad Munir
• NIP: 19710930 200812 1 002
• Unit: STEI
• TMT
–Pangkat: IIIc (1-12-2008) –Jabatan: L (1-08-2011)
• Usulan –Pangkat: IIId –Jabatan: LK
• AK: 1006,37
11/4/2015
2
Catatan
1) Capaian dalam riset dan publikasi sangat luar biasa.
2) Dosen berprestasi STEI
3) Walaupun baru usulan LK, AK yang dicapai melebihi 1.000 dan sumbangan terbesar berasal dari penelitian.
4) Tidak memenuhi syarat loncat ke GB karena persentase AK pendidikan dan pengajaran belum memenuhi syarat (minimal 25%) 5) Komisi III meminta Dekan STEI agar yang
bersangkutan tidak diberi tugas administratif yang menurunkan kegiatan riset.
6) Usulan telah disetujui oleh Komisi III
• NIP: 19770714 200801 1 012
• Unit: FTMD
• TMT
–Pangkat: IIIc (1-03-2009) –Jabatan: L (1-03-2010)
• Usulan –Pangkat: IIId –Jabatan: tetap LK
• AK: 596,94
Dr.Eng. Sandro Mihradi
1) Capaian dalam riset dan publikasi sangat baik untuk dosen yang masih relatif muda.
2) Komisi III meminta Dekan FTMD agar yang bersangkutan tetap didirong tetap produktif dalam riset.
3) Usulan telah disetujui oleh Komisi III
Catatan
• NIP: 19600705 198702 1 002
• Unit: STEI
• TMT
–Pangkat: IIId (1-04-2003) –Jabatan: L (1-11-2001)
• Usulan –Pangkat: IVa –Jabatan: LK
• AK: 817,13
Dr. Ir. Hendrawan
1) Usulan kenaikan jabatan ke LK cukup terlambat (usia 55 tahun).
2) Awal setelah menyelesaikan pendidikan doktor sangat tidak produktif dalam kegiatan riset.
3) Rekam riset baru muncul di tahun belakangan
4) Komisi III meminta Dekan STEI agar yang bersangkutan didirong tetap produktif dalam riset.
5) Usulan telah disetujui oleh Komisi III
Catatan Dr. Maelita Ramdani Muis
• NIP: 19530601 198303 2 002
• Unit: SITH
• KK:
• Bidang Keahlian:
• TMT
–Pangkat: IVa (1-10-2001) –Jabatan: LK (1-07-2001)
• Usulan –Pangkat: IVb –Jabatan: tetap LK
• AK: 1231,91
11/4/2015
3
Catatan
1) Belum memiliki makalah jurnal internasional sebagai penulis pertama sehingga belum memenuhi syarat untuk kenaikan ke jabatan GB 2) Dalam rentang waktu 16 tahun sejak TMT, riset
dan karya ilmiah masih kurang 3) Komisi III meminta Dekan SITH untuk
mendorong yang bersangkutan agar lebih aktif dalam riset dan publikasi
4) Usulan telah disetujui oleh Komisi III
• NIP: 196501211992031004
• Unit: FSRD
• TMT
–Pangkat: IVa (1-10-2011) –Jabatan: LK (1-05-2011)
• Usulan –Pangkat: IVb –Jabatan: tetap LK
• AK: 673
DR. YEDI PURWANTO, M.Ag.
1) Kurang dalam kegiatan riset dan publikasi.
2) Cukup banyak jurnal nasional bidang keagamaan yang terakreditasi. Yang bersangkutan seyogyanya dapat memublikasikan karya di situ.
3) Komisi III meminta Dekan FSRD agar yang bersangkutan didirong lebih produktif dalam riset.
4) Usulan telah disetujui oleh Komisi III
Catatan
11/4/2015
1 Laporan Hasil Pembahasan
Tim Adhoc & Komisi 3 tentang Penyusunan Peraturan Penghargaan
GBE-ITB
Peraturan Yang terkait dengan GBE (1)
• Keputusan Rektor ITB No: 053/SK/K01/OT/2005 Tata Cara Pemberian Penghargaan GBE ITB
• Keputusan SA ITB No: 36/SK/K01-SA/2005;
Amandemen Pertama Lampiran Surat SK SA No:
21/SK/K01-SA/2003 Tentang Kriteria dan Persyaratan Pengangkatan Dosen LB dengan status GB dan GBE
• Keputusan SA ITB No: 10/SK/K01-SA/2007; Kriteria dan Persyaratan Pemberian Penghargaan Istimewa Sebagai Guru Besar Emeritus
Peraturan Yang terkait dengan GBE (2)
• Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No: 27 Tahun 2005 ; Tentang Persyaratan dan Tata Cara Perpanjangan Batas Usia Pensiun GB dan Pengangkatan GBE
• Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No: 38 Tahun 2006 ; Tentang Persyaratan dan Tata Cara Perpanjangan Batas Usia Pensiun GB dan Pengangkatan GBE
• Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No: 9 Tahun 2008 ; Tentang Perpanjangan Batas Usia Pensiun PNS yang menduduki jabatan GB/Profesor dan Pengangkatan GBE
AGENDA : - LATAR BELAKANG
- PERLUKAH GURU BESAR EMERITUS
LATAR BELAKANG SK SA-ITB
No. 10/SK/K01-SA/2007 :
• Keberlanjutan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat
• Manfaat terutama dari pengalaman, kebijaksanaan dan kemampuan pengayoman mereka
• Kebutuhan untuk senantiasa menjaga bahkan meningkatkan kinerja akademik
LATAR BELAKANG SK SA-ITB
No. 10/SK/K01-SA/2007 :
• Bentuk tradisi: berfungsi sebagai acuan dan teladan bagi kegiatan keilmuan dan bagi para akademisi
• Oleh karena itulah dipandang perlu diberikan Penghargaan istimewa sbg GBE kepada GB ITB yg telah pensiun yg
diusulkan dari komunitas akademiknya, yg akan memberikan pula nilai tambah dalam aspek citra dan kewibawaan institusi
11/4/2015
2
Kriteria san Persyaratan (SK SA)
Umum
• Guru Besar Emeritus (GBE) merupakan penghargaan istimewa dari ITB yang diberikan secara selektif kepada pensiunan guru besar ITB yang dinilai memiliki integritas, prestasi keilmuan yang tinggi, kepemimpinan yang menonjol sebagai panutan, serta menunjukkan jasa yang luar biasa dalam bidang sains, teknologi, seni, atau ilmu sosial kemanusiaan
Kegiatan akademik
• Sebagai sosok yang sangat terhormat dan bermartabat, Guru Besar Emeritus senantiasa menjadi panutan bagi masyaakat akademik dalam menjalankan etika profesi, norma, dan kaidah ilm,ilmiah
Kriteria
• Ketika menjadi guru besar yang bersangkutan menunjukkan integritas, prestasi keilmuan yang tinggi, kepemimpinan yang menonjol sehingga menjadi panutan, telah menunjukan jasa yang luar biasa dalam bidang sains, teknologi, seni, ilmu sosial, atau ilmu kemanusiaan
• Yang bersangkutan dinilai dari aspek
pengalaman, kearifan, keilmuan, keteladanan, dan kepakaran, mampu untuk ikut serta membina dan mengembangkan kehidupan akademik yang bermartabat, dan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu dan masyarakat ilmiah
4. Persyaratan
4.1 Diusulkan oleh KK yang terkait dengan bidang ilmunya kepada Dekan Fakultas/Sekolah serta mempertimbangkan
b) Yang bersangkutan menyatakan kesediaannya c) Sehat jasmani dan rohani
d) Mempunyai jejak yang sangat baik dalam kepemimpinan, pengalaman, kearifan, keilmuan, keteladanan, dan kepakarannya
e) Mempunyai perilaku dan integaritas terpuji dalam kehidupan masyarakat akademik 4.2 Memperoleh pengakuan berupa rekomendasi tertulis dari sedikitnya dua orang Guru Besar di luar fakultas/sekolah yang bersangkutan
4.3 Mendapat persetujuan dari senat fakultas/sekolah
Beberapa pandangan Tim Adhoc
Penghargaan (definisi)
• Pemberian secara cuma-cuma tanpa ada kewajiban untuk melakukan sesuatu kepada pemberi penghargaan.
• Penerima adalah sedikit orang yang
menunjukkan prestasi luar biasa yang sangat sulit dicapai oleh orang kebanyakan.
Karena Guru Besar Emeritus adalah penghargaan (penghargaan lain adalah Doktor Honoris Causa), maka:
a. Diberika secara cuma-cuma oleh institut atas pensiunan guru besar yang menunjukkan capaian luar biasa
b. Institut tidak berhak menuntut apa pun kepada penerima GBE
c. Jumlah penerima penghargaan GBE harusnya sangat sedikit
d. Bidang yang ditunjukkan dengan prestasi luar biasa adalah akademik: pendidikan/pengajaran dan penelitian
11/4/2015
3
• Pertanyaan 1): Jika ada guru besar yang menunjukkan prestasi luar biasa selain bidang akademik (misal jasa pengembangan institusi, jasa membangun kerja sama) apakah dapat diusulkan juga mendapat penghargaan GBE?
Tidak, tetapi diberikan pengharagaan bentuk lain. Pertimbangannya: Guru Besar adalah jabatan akademik, maka prestasi akademiklah yang menjadi tolak ukur pemberian
penghargaan GBE
• Pertanyaan 2): Apa yang diperoleh ITB setelah memberikan penghragaan GBE?
ITB tidak boleh menuntut apa-apa. Tidak boleh terjadi pemberi penghargaan menuntut sesuatu kepada orang yang mendapat penghargaan. Seperti halnya ITB tidak pernah menuntut apa pun kepada orang yang diberi penghargaan Doktor Honoris Causa atau penghargaan lainnya.
• Pertanyaan 3): Apakah tidak sayang jika GBE ITB justru bermanfaat bagi PT lain dan mengembangkan PT lain? ITB harus bangga, karena ada purnabakti yang mampu berkontribusi membangun instutusi
• lain. ITB tidak boleh hanya melihat kemanfaatan bagi diri sendiri. ITB juga perlu melihat
kemanfaatan bagi Indonesia secara keseluruhan.
Kalau ada GBE ITB yang membangun PT atau institusi lain maka itu adalah kontribusi besar ITB dalam membangun Indonesia.
• Pertanyaan 4): Apakah GBE mendapat gaji dari ITB? Tidak. Pemberian penghragaan tidak berimplikasi pada pemberian gaji. Namun, sangat baik jika saat pemberian penghargaan ITB juga memberikan sejumlah dana atau jaminan asuransi atau lainnya
• Pertanyaan 5) Apakah penghargaan GBE bisa diberikan kepada LK yang purna bakti?
Misalnya LK tersebut menunjukkan capaian yang sangat luar biasa di bidang akademik (misal Top 5 dosen ITB) namun karena sejumlah persyaratan non akademik menyebabkan ybs tidak berhasil mencapai jabatan GB sampai memasuki masa penisiun?
(?????). Ini sangat bergantung pada ITB karena pemberian pengharagaan GBE adalah hak prerogatif ITB.
Masih perlu kesepakatan
Apkah kriteria capaian luar biasa?
• Mendapat pengakuan dari masyarakat internasional atas kontribusi dalam bidang pendidikan/pengajaran atau penelitian (sitasi, produk/inovasi yang diakui secara internasional, anggota utama dalam tim kepakaran internasional, editor board jurnal internasional bereputasi, mendapat penghargaan internasional bergengsi dalam bidangnya, dll)
• Menulis buku yang menjadi rujukan di sejumlah PT internasional atau dipakai secara luas di dalam negeri
• Melahirkan inovasi baru di bidang pendidikan/
pengajaran yang digunakan di sejumlah PT nasional atau internasional
Tata cara Pengusulan
• Diusulkan secara perorangan, sejumlah orang, institusi, atau organisasi profesi
• Diusulkan ke Senat Akademik
• Senat Akademik melakukan penilaian secara periodik (misal 2 x dalam setahun) dengan membentuk Tim Adhoc
• Senat Akademik meminta pandangan dari sejumlah pakar dari dalam ITB, luar ITB dan luar negeri.
• SA mengeluarkan rekomendasi kepada Rektor untuk membuat surat keputusan penetapan.
11/4/2015
4
Hasil Diskusi 7 Oktober 2015 (1)
• Difinisi :
GBE adalah sebuah penghargaan istimewa yang diberikan pada seseorang GB yang telah mengakhiri masa jabatannya karena pensiun, serta dinilai secara akademik berjasa bagi ITB
• Batasan :
Bila berjasa diluar akademik, maka diharapkan diberikan penghargaan lain, sesuai dengan SK Rektor no. 23/2005 ttg bentuk penghargaan
Hasil Diskusi 7 Oktober 2015 (2)
• Hak :
- Seseorang yang mendapat GBE berhak menggunakan fasilitas institusi ITB - Mendapat tunjangan dari institusi ?
• Kewajiban : ???
Hasil Diskusi 7 Oktober 2015 (3)
• Tatacara pemberian penghargaan GBE PTN-BH sbb :
- Seorang calon GBE dapat diusulkan oleh KK dan/atau siapa saja dari lingkungan ITB ke SA, setelah melalui persetujuan KK, Fakultas/Sekolah terkait.
- Selanjutnya akan dibentuk tim Ad Hoc oleh SA yang akan mengevaluasi dan menilai calon GBE sesuai dengan persyaratan dan norma berlaku.
DAFTAR SURAT/SK KELUAR/MASUK SEKRETARIAT SENAT AKADEMIK Periode 2 – 22 Oktober 2015
a) SURAT MASUK
Tanggal Tgl. Surat Asal Perihal Ket
5-10-2015 30-9-2015 WRURK Anggaran Pengadaan Sound System Ruang
Sidang BPI Ka
6-10-2015 17-9-2015 Dir Exk
Kps Jtng Perubahan alamat kampus ITB Jatinangor Ka 6-10-2015 5-10-2015 WRSO Edaran Seleksi Penerimaan Pegawai Tetap ITB
Non PNS berasal dari Pegawai Kontrak Ka 9-10-2015 7-10-2015 WRSO Permohonan persetujuan SA kenaikan jabatan :
a.n. Dr. Masayu Leylia Khodra Ka 15-10-2015 8-10-2015 Dir SP Dokumen pengadaan dan instalasi Sound System
di BPI Temb
15-10-2015 15-10-2015 PT Matrix
Primatama Pemberitahuan pengaspalan jalan/halaman BPI Ka 15-10-2015 15-10-2015 SPM
Undangan menjadi pembicara ceramah umum : memandu transpormasi budaya mengajar di ITB menuju LCE &OBE tanggal 29-10-2015 di Albar
Ka 20-10-2015 12-10-2015 MWA Undangan Sidang MWA 31-10-2015 Ka 21-10-2015 21-10-2015 FGB Hasil penilaian usulan kenaikan jabatan a.n. :
Ir. Puji Lestari, Ph.D Ka
b) SURAT KELUAR
Tanggal Nomor Perihal Ditujukan
21-10-2015 268/2015 Permohonan pemasangan genset untuk Ruang Sidang
Gedung BPI WRSO
c) SK MASUK
Tanggal Tgl. SK Asal Tentang Ket
6-10-2015 3-10-2015 MWA Peraturan MWA tentang Pengelolaan Kekayaan
ITB Temb
6-10-2015 3-10-2015 MWA Peraturan MWA tentang Keanggotaan SA-ITB Temb 6-10-2015 3-10-2015 MWA Peraturan MWA tentang Struktur dan Bentuk
Hubungan Antar Organ ITB Temb
19-10-2015 15-10-2015 Rektor Penempatan Dosen pada Kelompok
Keilmuan/Keahlian (KK) FTSL Temb
d) SK SENAT AKADEMIK
Tanggal Nomor Tentang
- - -