• Tidak ada hasil yang ditemukan

Recurrent Aphthous Stomatitis: Insights and Treatment Approaches

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Recurrent Aphthous Stomatitis: Insights and Treatment Approaches"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

()()()()

DAFTAR PUSTAKA

Al-Qur'an dan terjemahan Kemenag Tahun 2019

Anita Agustina. (2021) ‘Perspektif Hadis Nabi Saw Mengenai Kebersihan Lingkungan’, Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin, 1(2), pp. 96–104.

Abduh, M. (2017) Larangan Menggunakan Barang Haram sebagai Obat vol.8(1) p.21-25

Ahamed, Moyin, Punathil, Patil, & Dan, K. (2015). Evaluation of The Oral Health Knowledge, Attitude and Behavior of The Preclinical and Clinical Dental Students. Journal of International Oral Health Vol. 7 (6): 65-70.

Ali, S. (2015). Pengobatan Alternatif dalam Perspektif Hukum Islam. Al-’Adalah, XII(4).

Alrafaa, A., Aldhulaan, S., & Fathi, W. (2016). Awareness of Risk Factors of Recurrent Aphthous Stomatitis among Dental Students in Qassim Province, Saudi Arabia. Saudi Arabia: Int J Curr Res. ;8(12):43709-14.

Akintoye SO, Greenberg MS. Recurrent Aphthous Stomatitis. Dent Clin North Am 2014; 58(2): 281-97.

Ayu Galih Permata Dewi , Erna Herawati , Indah Suasani Wahyuni (2017) . Penilaian Faktor Predisposisi Recurrent Aphthous Stomatitis dengan menggunakan Kessler Psychological Distress Scale, Food Recall, dan Food Frequency Questionnaire p. 168-172

(2)

Amtha, R., Marcia, M. and Aninda, A, I. (2017) ‘Plester Sariawan Efektif dalam Mempercepat Penyembuhan Stomatitis Aftosa Rekuren dan Ulkus Traumatikus’, Majalah Kedokteran Gigi Indonesia, p. 69-75.

Amelia thantawi, Khairiati, Mela Meri Nova, Sri Marlisa, Abu Bakar(2014).

Stomatitis aftosa rekuren (SAR) Minor multiple Pre Menstruasi (Laporan Kasus) p. 57-62

Apriasari, M. L. and Tuti, H. (2010) ‘Stomatitis Aftosa Rekuren oleh karena Anemia’, Journal of Dentomaxillofacial Science, 9(1), p. 39.

Basuni, Cholil and Putri, D. K. T. (2014) ‘Gambaran Indeks Kebersihan Mulut Berdasarkan Tingkat Pendidikan Masyarakat di Desa Guntung Ujung Kabupaten Banjar’, Dentino Jurnal Kedokteran Gigi, II(1), pp. 18–23.

Budiarti Rahaju. (2013) Kesehatan Gigi pada Masyarakat Muslim. Bandung : Pustaka Aura Semesata P 4-18

Boras VV, Savage NW. Recurrent Aphthous Ulcerative Disease: Presentation and Management. Australian Dental Journal 2007; 52(1): 10-5.

Departemen Agama RI. (2013). Kurikulum Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Jakarta: Balitbang Depag. 1 (1) p.45-55

Danny Kusuma Aerosta, Rico Januar Sitorus, Rostika Flora. (2020) Kejadian Sariawan Pada Perokok Aktif dan Pasif Berbasis Data Ifls 5, vol.8 (2) pp.50-7

(3)

Eman Supriatna. (2019) Islam dan Ilmu Pengetahuan: Jurnal Soshum Insentif 2(1) p.22-27

Eni, M., Kusumadewi, S., & Sari, K. (2018). Gambaran Perilaku Berdasarkan Sosiodemografi, Pengetahuan, Persepsi terkait Oral Hygiene pada Mahasiswa Kesehatan dan Non Kesehatan Universitas Udayana. Odonto Dental Journal. 5(1):18-27.

Hamsar, Adriana; Nuraskin, Rosma, Manta (2014) Efektifitas Menyikat Gigi Menggunakan Siwak Dalam Menurunkan Indeks Plak Pada Siswa MTs Swasta Alwasliyah Desa Lama Kecamatan Pancar Batu Deli Serdang. p.36-39

Herniati, E. (2011). Pengobatan dengan Psikoterapi menurut Ustad Danu. Dakwah, XI(1), 99–116. Retrieved from http://ejournal.uin- suka.ac.id/dakwah/jurnaldakwah/article/view/398

Husin, F. A. (2014) ‘Islam Dan Kesehatan’, Islamuna: Jurnal Studi Islam, Islamuna Volume 1 Nomor 2 1(2). 201-207

Badrudin.M. (2020) Hukum Berobat Dalam Pandangan Islam. p.4-14

Irene Belenguer-Guallar., Soriano, Y. and Lozano, A. (2014) ‘Treatment of Recurrent Aphthous Stomatitis : A Literature Review’, J Clin Exp Dent, 6(2), pp. 168–174.

Jauhari, I. (2011) ‘Kesehatan dalam Pandangan Hukum Islam’, Kanun : Jurnal Ilmu Hukum, 13(3), pp. 33–58.

Junhar, M. G. and Suling, P, L. (2015) ‘Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Bitung’, 3, pp. 1–8.

(4)

Junaidi, M (2018) Urgensi Ilmu Menurut Konsep Islam, At – Tarbawi Media Pendidikan, Sosial, dan Kesehatan, vol. 10, no. 2, pp. 51 – 59.

Kumar A, Ananthakrishnan V, Goturu J. Stress in Academia Manifested as Aphthous Ulcers. Int J of Basic and Applied Medical Sciences 2014; 4(1):

273-7

Khairunnisa, I. (2021) ‘Isolasi Minyak Atsiri dan Senyawa Metabolit Sekunder dari Tanaman Qust al-Hindi (Saussurea Lappa) serta Karakterisasinya’.

Kosim, M. (2008) Guru dalam Prespektif Islam. vol. 3 (1) p. 46-54

Khairul Anam. (2016) Pendidikan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat Dalam Presfektif Islam:Jurnal Sagacious,vol. 3 (1) pp.67-78

Kozlak TS, Walsh SJ, Lalla RV. Reduced Dietary Intake of vitamin B12 and Folate in Patients with Recurrent Aphthous Stomatitis. J Oral Pathol Med 2010;

39(5): 420-3.

KKI. (2015). Konsil Kedokteran Indonesia. Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 40 Tahun 2015 tentang Standar Kompetensi Dokter Gigi Indonesia. Jakarta. 2015.

Lailiyah, S. (2018). Pentingnya Membangun Pendidikan Sains yang Relevan dengan Ajaran Islam . SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains, 4(2), 178-187.

Matute RA, Alonso ER. Recurrent Aphthous Stomatitis in rheumatology.

(5)

Rheumatol clinica 2011;7(5):323-8.

Melati, M. C. (2019) ‘Kesehatan Gigi Dan Mulut Dalam Perspektif Islam’, ARSA (Actual Research Science Academic), 4(1), pp. 13–23. Available at:

http://edukasional.com/index.php/ARSA/article/view/104.

Meutia Puspita Sari. (2017) Fenomena Penggunaan Media Sosial Instagaram Sebagai Komunikasi Pembelajaran Agama Islam Oleh Mahasiswa Fisip Universitas Riau. vol.4 (2) pp.1-13

Mersil, S., Maharani, K., & Andjani, A. (2021). Gambaran Pengetahuan tentang Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) pada Mahasiswa Program Profesi FKG UPDM(B) Angkatan 2020. Mderj, 1(1), 36–48.

Mutakin, A. (2017). Teori Maqashid Al Syari’ah dan Hubungannya dengan Metode Istinbath Hukum. Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 19(3), 547–570.

Musolli. (2018). Maqasid Syariah: Kajian Teoritis dan Aplikatif Pada Isu-Isu Kontemporer. At-Turas: Jurnal Studi Keislaman, 5(1), 60–81.

https://doi.org/10.33650/at-turas.v5i1.324

Nurhayati. (2016). Kesehatan dan Perobatan dalam Tradisi Islam: Kajian Kitab Shahih Al-Bukhari. Ahkam, XVI, 223–228

Shirazi, U., .F, N., & M., Y. (2013). DMF-T Index Among Dental Undergraduates Of Lahore Medical And Dental College In Different Professional Years Of Dentistry. Pakistan Oral & Dental Journal 33 ( 1): 156.

Suryati, A., Nurmila, N., & Rahman, C. (2019). Konsep Ilmu Dalam Al-Qur’an:

Studi Tafsir Surat Al-Mujadilah Ayat 11 Dan Surat Shaad Ayat 29. Al

(6)

Tadabbur Jurnal Ilmu Alquran Dan Tafsir, 04(02), 217–227.

Preeti, L. et al. (2011) ‘Recurrent Aphthous Stomatitis.’, J oral Maxillotae, 15(3), p. 252.- 256

Rahmatia Djou, Tenny Setiani. (2019) Oral Manifestation Related to Drug Abuse : A Systematic Review 22(2):44-51

Ratih Larasati. (2016) Pengaruh Stres Pada Kesehatan Jaringan Periodontal: Jurnal Skala Husada Volume 13 (1) pp.81-89

Ramadhan Syahmedi Siregar. (2015) Kebiasaan (`Adah) Dalam Perspektif Hukum Islam, vol. 1, no. 2, pp.257-270

Ridwan, I. M. (2017) ‘Sehat Di Kalangan Mahasiswa Menurut Islam’, Infografis Hidup, 4(1), pp. 23–24.

Riskesdas (2018) Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI. Available at: http://www.depkes.go.id/ diakses pada 09 agustus 2021 pukul 22.27.

Sankari SL, Masthan KMK, Babu NA, Priyadharsini C. Recurrent Aphthous Stomatitis: A review. Biomed & Pharmacology J 2013; 6(1): 33-9.

Safely, N. M., Nur’aeny and W, H. (1AD) ‘Profil Lesi Stomatitis Aftosa Rekuren pada Pasien di Instalasi Ilmu Penyakit Mulut RSGM Unpad periode 2014- 2015’, Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students, 2, p. 110.

Sarifandi, S. (2014) ‘Ilmu Pengetahuan dalam Perspektif Hadis Nabi’, Jurnal

(7)

Ushulludin, XXI(I).

Saw, M. (2017) ‘Al- Qur’an dan Ilmu Pengetahuan’, Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 17(3), p. 70.

Sayid Qutub. (2011) ‘Sumber-Sumber Ilmu Pengetahuan dalam Al-Quran dan Hadist’, Humaniora, 2(9), pp. 1339–1350.

Slebioda Z, Szponar E, Kowalska A. Etiopathogenesis of Recurrent Aphthous Stomatitis and the role of Immunologic Aspects: Literature review. Arch Immunol Ther 2014; 62: 205-15.

Sukardi, M. (22 Desember 2019) " Ustadz Dhanu Ingatkan Jangan Berbuat Jelek ke Orangtua, Ini Risikonya" dikutip dari okezone.com : https://muslim.okezone.com/read/2019/12/22/614/2144891/ustadz-

dhanu-ingatkan-jangan-berbuat-jelek-ke-orangtua-ini-risikonya pada Jum'at, 4 April 2022

Sulistiani, A., Hernawati and P, M. (2017) ‘Prevalensi dan Distribusi Penderita Stomatitis Aftosa Rekuren ( SAR ) di Klinik Penyakit Mulut RSGM FKG Universitas Jember pada Tahun 2014’, e-Jurnal Pustaka Kesehatan, 5(1), pp. 169–176. Available at: https://jurnal.unej.ac.id/

Suryani, L. and Astuti, Y. (2016) ‘Uji Kadar Hambatan Minimal Ekstrak Batang Siwak (Salvadora persica) terhadap Staphylococcus aureus secara In Vitro’, Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 7(1), pp. 7–

12. Available at: http://journal.umy.ac.id/

Tarakji, B. (2015) ‘Guideline for the Diagnosis and Treatment of Recurrent Aphthous Stomatitis for Dental Practitioners’, J of Int Oral Health, 7(5),

(8)

pp. 74–80.

Umar Latif, (2014) Al-Qur'an sebagai sumber rahmat dan obat penawar (Syifa') bagi manusia p.77-80

Widyastutik, O. and Permadi, A. (2017) ‘Faktor Yang Berhubungan Dengan Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) pada Mahasiswa di Pontianak’, Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa, 4(3), p. 218-224.

Witadiana, H. S., Nur’aeny, N. and Wahyuni, I. S. (2020) ‘Tingkat Pengetahuan dan Sumber Informasi Mengenai Lesi Ulserasi Mulut pada Siswa Sekolah Dasar’, Padjajaran Journal 0f Dental Researcher and Student, 4(1), pp.

27–35.

Wowor, Y. P., H, M. and Supit, A. (2019) ‘Hubungan Stres dengan Stomatitis Aftosa Rekuren pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Universitas Sam Ratulang’, e-Gigi, 7(2), pp. 71–75.

Zulkifli Haji Mod Yusoff. (2011) Tafsir Ayat Ahkam: uraian Hukum-Hakam dalam Al-Qur'an. p.139-140

Referensi

Dokumen terkait