• Tidak ada hasil yang ditemukan

Regulasi Readiness Asesmen Nasional

N/A
N/A
Eka Novita Sari

Academic year: 2025

Membagikan " Regulasi Readiness Asesmen Nasional"

Copied!
57
0
0

Teks penuh

(1)

ASSESMENT NASIONAL

Malang, 18 Agustus 2021

zain

(2)

REGULASI READINESS ASSESMENT

NASIOAL

(3)

REGULASI READINESS ASSESMEN NASIOAL

AN : 1.AKM (LIT,NUM) 2.SK

3.SLB

Murid: 1,2,3 Kasek,Gr : 3

Pelaks.AN SD : 27-30 Oktober

2021 -UU SISDIKNAS-

20/2003 -PP : SNP - SE Mendikbud

4 /2020

Murid

Sekolah(KS,Gr,TKp)OT

Pembelajaran Sumber Bljr

Sarana : Online- Daring/Semi

Pelks AN : kebijakan Daring/PTMT SOP

PROKES

(4)

READINESS=KESIAPAN

• Keseluruhan kondisi seseorang atau individu untuk menanggapi dan

mempraktekkan suatu kegiatan yang sikap tersebut memuat mental,

ketrampilandan sikap yang harus dimiliki dan dipersiapkan selama

melakukan kegiatan tertentu.

(5)

FAKTOR2 KESIAPAN MENGHADAPI UJIAN (Slameto, 2010:113)

• Kondisi Fisik

• Mental

• Emosional

• Kebutuhan

• Pengetahuan

(6)

Asesmen Nasional perlu diletakkan dalam kerangka keseluruhan sistem evaluasi pendidikan sesuai dengan UU Sisdiknas (Pasal 57,

58, 59)

“Evaluasi dilakukan dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional sebagai bentuk akuntabilitas

penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan”

(Pasal 57, ayat 1)

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam

masa darurat penyebaran corona virus disease (Covid-19).

(7)

Anatomi Kebijakan Evaluasi dan Penilaian

Pemerintah dan Pemerintah Daerah melakukan evaluasi terhadap pengelola, satuan, jalur,

jenjang dan jenis pendidikan (UU Sisdiknas, Pasal 59, ayat 1)

Peranan Pemerintah yang seperti ini sejuah ini belum

terjadi, atau belum ada.

Pasal 59 ayat 1

Bisa menjadi Dasar Pelaksanaan Asesmen Nasional

Pandangan BSNP tentang Asesmen Nasional

(8)

MERDEKA BELAJAR

“Pengganti”

UN Hasil PISA, dll

AKM

Conceptual & Factual

ISSUES

(9)

ASESMENT NASIONAL (AN)

(10)

ASESMEN NASIONAL 2021 - AKM

Pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah

MUTU DIUKUR DENGAN 3 INSTRUMEN

ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) Mengukur literasi membaca dan numerasi SURVEI KARAKTER (SK)

Mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai sbg hasil belajar non kognitif SURVEI LINGKUNGAN BELAJAR (SLB)

Mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran

(11)

MENGAPA LITERASI DAN NUMERASI

Literasi membaca dan numerasi adalah DUA KOMPETENSI MINIMUM bagi siswa untuk belajar sepanjang hayat & dapat berkontribusi kepada masyarakat

Menurut studi nasional & internasinal, tingkat literasi siswa Indonesia masih rendah

MENGAPA SURVEI KARAKTER

Pendidikan bertujuan mengembangkan potensi siswa secara utuh

Asesmen nasional mendorong mengembangkan sikap, values, dan perilaku yang mencerminkan Pancasila

(12)

PROFIL & KELEBIHAN AKM

Tidak dilakukan berdasarkan mata pelajaran atau penguasaan materi kurikulum

Tidak membedakan peminatan

Siswa mendapat soal yang mengukur kompetensi yang sama

Keunikan konteks beragam materi kurikulum lintas mapel dan peminatan (ragam stimulus)

Penguasaan terhadap 2 kompetensi (literasi dan numerasi)

Dilakukan agar sesuai dengan standar internasional spt PISA

AKM dilaksanakan secara adaptif

Tidak ada kisi-kisi

Keberhasilan AKM tidak melalui proses drilling soal-soal

(13)

Memperbaiki budaya belajar (diharapkan)

Tidak ada dikotomi antara mapel UN dan mapel non UN

Tidak ada mapel utama dan mapel pelengkap

Tidak ada percepatan materi/bimbingan intensif

Meningkatkan proses pembelajaran

(14)

PESERT A

MURID/WARGA BELAJAR

Untuk persekolahan, pesertanya siswa kelas 5,8, dan 11 (dipilih secara acak)

Untuk pendidikan kesetaraan, pesertanya siswa kelas 6, 9 , 12 (yang memerluan)

Setiap peserta mengerjakan AKM, SK, dan SLB GURU DAN KEPALA SATUAN

Semua guru dan KS mengerjakan SLB secara mandiri

(15)

PELAKSANA

Menggunakan daring

AN

Jadwal yang ditentukan dan diawasi

Guru dan KS mengerjakan survei scr mandiri, waktu cukup panjang

WAKTU

Jenjang SD

Hari 1, tes literasi 75 menit

Hari 1, survei karakter 20 menit

Hari 2, tes numerasi 75 menit

Hari 2, survei lingkungan belajar 20 menit Jenjang SMP/MTs, SMA/MA, SMK

Hari 1, tes literasi 90 menit

Hari 1, survei karakter 30 menit

Hari 2, tes numerasi 90 menit

Hari 2, survei lingkungan belajar 30 menit

(16)

BENTUK SOAL AKM

 PILIHAN GANDA

PILIHAN GANDA KOMPLEKS

MENJODOHKAN

ISIAN SINGKAT

URAIAN

(17)

AN

(18)

ASESMENT NASIONAL (AN)

(19)

Karakter : Profil Pelajar Pancasila

Apa yang diukur Survei Karakter?

(20)

▪ Manajemen kelas

▪ Dukungan afektif

▪ Aktivasi kognitif

• Praktik multikultural di kelas

• Sikap &keyakinan guru/kepsek

• Kebijakan & program sekolah

• Keamanan dan well being siswa

• Sikap dan keyakinan guru

• Kebijakan & program sekolah

• Pendidikan orang tua

• Profesi orang tua

• Fasiilitas belajar di rumah

• Refleksi dan perbaikan pembelajaran

• Dukungan untuk refleksi guru

KUALITAS PEMBELAJARAN

IKLIM KEAMANAN SEKOLAH

INDEKS SOSIAL EKONOMI

PENGEMBANGAN GURU

IKLIM KEBHINEKAAN SEKOLAH

Apa yang diukur Survei Lingkungan Belajar?

(21)

AKM

(22)

KOMPONEN AKM

KOMPONEN LITERASI MEMBACA LITERASI NUMERIK

Konten

o Teks Informasi

o Teks Fiksi o Bilangan

o Pengukuran & Geometri o Data & Ketidakpastian

Proses

Kognitif

o

Menemukan Informasi. (Access and Retrieve)

o Interpretasi & Integrasi. (Interpret and Integrate)

o Evaluasi & Refleksi. (Evaluate and Reflect)

o Pemahaman o Penerapan o Penalaran

Konteks

o Personal

o Sosial Budaya o Saintifik

o Personal

o Sosial Budaya o Saintifik

(23)

LITERASI MEMBACA NUMERASI Teks informasi, teks yang

bertujuan untuk memberikan fakta, data, dan informasi

dalam rangka pengembangan wawasan serta ilmu

pengetahuan yang bersifat ilmiah.

Teks fiksi, teks yang

bertujuan untuk memberikan pengalaman mendapatkan

hiburan, menikmati cerita, dan melakukan perenungan

kepada pembaca.

Bilangan, meliputi representasi, sifat urutan, dan

operasi beragam jenis bilangan (cacah, bulat, pecahan, desimal).

Pengukuran dan geometri, meliputi mengenal bangun datar hingga menggunakan volume dan luas

permukaan dalam kehidupan sehari-hari. Juga menilai pemahaman peserta didik tentang pengukuran

panjang, berat, waktu, volume dan debit, serta satuan luas menggunakan satuan baku.

Data dan ketidakpastian, meliputi pemahaman, interpretasi serta penyajian data maupun peluang.

Aljabar, meliputi persamaan dan pertidaksamaan, relasi dan fungsi (termasuk pola bilangan), serta rasio dan

proporsi.

PENJELASAN KOMPONEN AKM

1 KONTEN

(24)

LITERASI MEMBACA NUMERASI Menemukan informasi, mencari,

mengakses serta menemukan informasi tersurat dari wacana.

Interpretasi dan integrasi, memahami informasi tersurat maupun tersirat, memadukan interpretasi antar bagian teks untuk menghasilkan inferensi.

Evaluasi dan refleksi, menilai kredibilitas, kesesuaian maupun keterpercayaan teks serta mampu mengaitkan isi teks dengan hal lain di luar teks.

Pemahaman, memahami fakta, prosedur serta alat matematika.

Penerapan, mampu menerapkan konsep matematika dalam situasi nyata yang

bersifat rutin.

Penalaran, bernalar dengan

konsep matematika untuk menyelesaikan masalah bersifat non rutin.

PENJELASAN KOMPONEN AKM

2. PROSES KOGNITIF

(25)

LITERASI MEMBACA NUMERASI Personal, berkaitan dengan

kepentingan diri secara pribadi.

Sosial Budaya, berkaitan dengan

kepentingan antar individu, budaya dan isu kemasyarakatan.

Saintifik, berkaitan dengan isu, aktivitas, serta fakta ilmiah baik yang telah

dilakukan maupun futuristic

Personal, berkaitan dengan kepentingan diri secara pribadi.

Sosial Budaya, berkaitan dengan

kepentingan antar individu, budaya dan isu kemasyarakatan.

Saintifik, berkaitan dengan isu, aktivitas, serta fakta ilmiah baik yang telah dilakukan maupun futuristic.

PENJELASAN KOMPONEN AKM

3. KONTEKS

(26)

Bentuk Soal AKM

BENTUK SOAL PENJELASAN

Objektif

1. Pilihan Ganda

(20%) Siswa dapat memilih satu jawaban benar dalam satu soal 2. Pilihan Ganda

Kompleks (60%)

Siswa dapat memilih lebih dari satu jawaban benar dalam satu soal

3. Menjodohkan (10%)

Siswa menjawab dengan cara menarik garis dari satu titik ke titik lainnya yang merupakan pasangan pertanyaan dan dengan jawabannya.

4. Isian singkat atau Jawaban Singkat

(5%)

Siswa dapat menjawab berupa bilangan, kata untuk menyebutkan nama benda, tempat atau jawaban pasti lainnya.

Non Objektif

5. Esai atau Uraian (5%)

Siswa menjawab soal berupa kalimat-kalimat untuk menjelaskan jawabannya.

(27)
(28)

Pelaksanaan Asesmen Nasional

28

(29)

JADWAL PERSIAPAN, PELAKSANAAN, DAN PELAPORAN

29

No Aktivitas 2021

Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des

1 Rapat Koordinasi Persiapan AN 2021 (sasaran: Pejabat/staf LPMP,

Disdik Prov, Kemenag) X

2 TOT Helpdesk AN 2021 (sasaran Tim Teknis LPMP, Disdik Prov, Disdik

kab/kota, Kemenag) X

3 Pembukaan pendataan (sasaran Disdik Prov, Disdik kab/kota,

Kemenag, Satuan Pendidikan) X

4 Pelatihan proktor di satuan Pendidikan (sasaran: tim teknis prov, tim teknis kab/kota, proktor, siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK

sederajat) X X X X

5 Simulasi dan Gladi Bersih AKM (sasaran: tim teknis prov, tim teknis

kab/kota, proktor, siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK sederajat) X X X X X X

6 Pelaksanan AN X X

7 Pengolahan dan Analisis Data Hasil AN 2021 X

8 Penyusunan Profil Satuan Pendidikan dan Wilayah X

9 Desiminasi Profil

10 Pendampingan Tindaklanjut

(30)

KEGIATAN SEPTEMBER OKTOBER

I II III IV V I II III IV V

AN jenjang SMK 6 – 9

AN Paket C 6 – 9

AN jenjang SMA 13-16

AN jenjang SMP 27 - 30

AN jenjang Paket B 27- 30

AN jenjang SD 27 - 30

AN Paket A 27 - 30

Rancangan Jadwal Pelaksanaan

Asesmen Nasional (Asesmen Kompetensi Minimum, Survei Karakter, Survei Lingkungan Belajar)

(31)

Jadwal Asesmen Nasional

(32)

32

PELAKSANAAN (1)

Moda

1. Berbasis Komputer dengan opsi moda Online atau moda Semi Online (Menekankan Satuan Pendidikan melaksanakan secara Online)

2. Berbagi sarana parasarana/resource sharing dalam pelaksanaan AN 3. Setiap Satuan Pendidikan dapat melaksanakan AN dalam 2 batch

Mekanisme Pelaksanaan dan Pengawasan

1. Panitia daerah mengkoordinir tempat pelaksanaan AN terutama yang menumpang 2. Dalam satu hari dapat dilaksanakan 3 sesi (masing-masing sesi maksimal 2 jam)

3. Pelaksanaan pada peserta didik diawasi seperti dalam keadaan ujian

4. Pengawas asesmen bukan dari asal sekolah pelaksana (pengawas silang bisa dari jenjang yang sama atau lintas jenjang)

5. Pengawasan diatur oleh dinas pendidikan sesuai kewenangan.

6. Seluruh satuan pendidikan dapat menjadi tempat penyelenggaraan asesmen nasional tanpa mempertimbangkan status akreditasi.

7. Pelaksanaan survei lingkungan belajar pada kepala sekolah dan guru dilakukan mandiri tanpa pengawasan – baik saat jam pelaksanaan AN atau di luar jam pelaksanaan – sesuai kurun waktu pelaksanaan AN di tiap wilayah

(33)

33

PELAKSANAAN (2)

Pergantian peserta sampel

1. Peserta cadangan dapat menggantikan peserta utama apabila peserta utama berhalangan hadir dengan alasan yang sudah diketahui sebelum hari pelaksanaan.

2. Peserta cadangan mengikuti asesmen secara penuh, mulai dari awal. Tidak dapat menggantikan pada sebagian asesmen.

Susulan dan Penjadwalan ulang

1. Tidak ada asesmen susulan bagi peserta yang berhalangan hadir baik di seluruh sesi maupun sebagian sesi

2. Bila asesmen nasional di satuan pendidikan tidak dapat dilaksanakan karena adanya keadaan di luar kendali seperti listrik padam, bencana alam, dapat dilakukan penjadwalan ulang

Pemantauan, Evaluasi, dan Pelaporan

Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan Asesmen Nasional dilakukan oleh Panitia Tingkat Pusat, Provinsi, LPMP, Kabupaten/Kota, Satuan Pendidikan, serta Panitia di Luar Negeri sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

(34)

Hasil Asesmen Nasional

34

(35)

Hasil Asesmen Nasional 2021 digunakan sebagai (1) pemetaan awal

(baseline) mutu sistem, serta (2) penyetaraan hasil belajar bagi peserta didik program kesetaraan.

Hasil Asesmen Nasional 2021 tidak digunakan untuk menilai prestasi murid ataupun kinerja guru dan sekolah.

Laporan hasil Asesmen Nasional 2021 diberikan kepada guru dan sekolah sebagai alat untuk melakukan

evaluasi diri dan perbaikan pembelajaran.

● Murid, orangtua, guru, dan sekolah tidak perlu cemas dan tidak perlu melakukan persiapan khusus untuk menghadapi Asesmen Nasional.

1. Pemetaan mutu sistem pendidikan 2. Ujian penyetaraan

Khusus untuk program pendidikan

kesetaraan, Asesmen Nasional memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai alat

pemetaan mutu dan ujian penyetaraan hasil belajar bagi peserta didik yang memerlukan.

Yang digunakan sebagai ujian penyetaraan adalah AKM Literasi dan AKM Numerasi.

(36)

Literasi dan Numerasi Pada

Asesmen Kompetensi Minumum

36

(37)

Asesmen Kompetensi Minimum

Literasi Membaca

Kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi,

merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia agar dapat berkontribusi secara produktif di masyarakat.

Numerasi

Kemampuan berpikir menggunakan

konsep, prosedur, fakta, dan alat

matematika untuk menyelesaikan

masalah sehari-hari pada berbagai

jenis konteks yang relevan untuk

individu sebagai warga negara

Indonesia dan dunia.

(38)

Komponen AKM

38

Literasi Membaca

Konten

Teks Informasi Teks Sastra

Proses kognitif

Menemukan infomasi

Interpretasi dan integrasi Evaluasi dan Refleksi Konteks

Personal

Sosial budaya Saintifik

Numerasi

Konten Bilangan

Pengukuran dan Geometri Data dan Uncertainty

Aljabar

Proses kognitif Pemahaman Aplikasi

Penalaran Konteks Personal

Sosial kultural Saintifik

Bentuk Soal

Bentuk soal Objektif

Pilihan Ganda

(hanya 1 jawaban benar)

Pilihan Ganda kompleks (jawaban benar lebih dari 1)

Menjodohkan

Isian Singkat (angka, nama/ benda yang sudah fixed)

Non- Objektif (essay)

(39)
(40)

Tingkat Literasi Membaca Tingkat Kompetensi Numerasi Perlu Intervensi Khusus

Peserta didik belum mampu menemukan dan mengambil informasi eksplisit yang ada dalam teks ataupun membuat interpretasi sederhana.

Perlu Intervensi Khusus

Peserta didik hanya memiliki pengetahuan matematika yang terbatas. Peserta didik menunjukkan penguasaan konsep yang parsial dan keterampilan komputasi yang terbatas.

Dasar/Minimal

Peserta didik mampu menemukan dan mengambil

informasi eksplisit yang ada dalam teks serta membuat interpretasi sederhana.

Dasar/Minimal

Peserta didik memiliki keterampilan dasar matematika;

komputasi dasar dalam bentuk persamaan langsung, konsep dasar terkait geometrid an statistika, serta

menyelesaikan masalah matematika sederhana yang rutin.

Cakap/Baik

Peserta didik mampu membuat interpretasi dan informasi implisit yang ada dalam teks, mampu membuat simpulan dari hasil integrasi beberapa informasi dalam suatu teks

Cakap/Baik

Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan matematikayang dimiliki dalam konteks yang lebih beragam.

Mahir

Peserta didik mampu mengintegrasikan beberapa informasi lintas teks, mengevaluasi isi, kualitas, cara penulisan suatu teks, dan bersikap reflektif terhadap isi teks

Mahir

Peserta didik mampu bernalar untuk menyelesaikan masalah kompleks serta non-rutin berdasarkan konsep matematika yang dimilikinya.

HASIL AKM

Empat Tingkat Kompetensi
(41)

Kisi-Kisi Literasi dan Numerasi pada AKM

41

(42)

Kisi-kisi AKM: Literasi teks fiksi Level Pembelajaran 3 (Kelas 5)

A. Menemukan Informasi

1. Mengakses dan mencari informasi dalam teks

Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (10 Soal)

B. Memahami

1. Memahami teks secara literal

Mengidentifikasi perubahan dalam elemen intrinsik (kejadian/karakter/setting/konflik/alur cerita) pada teks sastra sesuai jenjangnya. (6 Soal)

2. Menyusun inferensi, membuat koneksi dan prediksi baik teks tunggal maupun teks jamak

Menyimpulkan perasaan dan sifat tokoh serta elemen intrinsik lain seperti latar cerita, kejadian-kejadian dalam cerita berdasarkan informasi rinci di dalam teks sastra yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (4 Soal)

Menyusun inferensi (kesimpulan) berdasarkan unsur-unsur pendukung (grafik, gambar, tabel, dll) di dalam teks sastra atau teks informasi sesuai jenjangnya. (2 Soal)

Membandingkan hal-hal utama (misalnya karakter tokoh atau elemen intrinsik lain) dalam teks sastra yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (1 Soal)

(43)

Kisi-kisi AKM: Literasi teks fiksi Level Pembelajaran 3 (Kelas 5)

C. Mengevaluasi dan merefleksi

1. Menilai format penyajian dalam teks

• Menilai kesesuaian antara ilustrasi dengan isi teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai sesuai jenjangnya.

2. Merefleksi isi wacana untuk pengambilan keputusan, menetapkan pilihan, dan mengaitkan isi teks terhadap pengalaman pribadi

• Merefleksi pengetahuan baru yang diperoleh dari teks sastra atau teks informasi terhadap pengetahuan yang dimiliknya yang terus meningkat sesuai jenjangnya.

(1 Soal)

(44)

Kisi-kisi AKM: LITERASI TEKS INFORMASI Level Pembelajaran 3 (Kelas 5)

A. Menemukan Informasi

1. Mengakses dan mencari informasi dalam teks

Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (10 Soal)

B. Memahami

1. Memahami teks secara literal

Menjelaskan ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (5 Soal)

2. Menyusun inferensi, membuat koneksi dan prediksi baik teks tunggal maupun teks jamak

Menyimpulkan perubahan kejadian, prosedur, gagasan atau konsep di dalam teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (14 Soal)

Membandingkan hal-hal utama (misalnya perbedaan kejadian, prosedur, ciri-ciri benda) dalam teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (3 Soal)

(45)

Kisi-kisi AKM: LITERASI TEKS INFORMASI Level Pembelajaran 3 (Kelas 5)

C. Mengevaluasi dan merefleksi

1. Menilai format penyajian dalam teks

• Menilai kesesuaian antara ilustrasi dengan isi teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai sesuai jenjangnya. (1 Soal)

2. Merefleksi isi wacana untuk pengambilan keputusan, menetapkan pilihan, dan mengaitkan isi teks terhadap pengalaman pribadi

• Merefleksi pengetahuan baru yang diperoleh dari teks sastra atau teks informasi terhadap pengetahuan yang dimiliknya yang terus meningkat sesuai jenjangnya.

(2 Soal)

(46)

Kisi-kisi AKM: NUMERASI

A. Bilangan

1. Representasi

Memahami pecahan dan pecahan campuran positif dengan penyebut bilangan satu atau dua angka (misal 5/12, 2⅗). (3 Soal)

Mengetahui posisi pecahan pada garis bilangan. (3 Soal)

2. Sifat Urutan

Membandingkan dua pecahan, termasuk membandingkan pecahan dan bilangan cacah. (2 Soal)

3. Operasi

Menghitung hasil penjumlahan/pengurangan/perkalian/pembagian dua bilangan cacah (maks. enam angka), termasuk menghitung kuadrat dari suatu bilangan cacah (maks. tiga angka). (4 Soal)

Menentukan KPK, faktor suatu bilangan cacah, dan FPB. (1 Soal)

B. Geometri dan Pengukuran

1. Bangun Geometri

Menghitung luas persegi panjang bila diketahui panjang dan lebarnya, dan menghitung panjang atau lebar bila diketahui luas dan salah satu sisinya. (2 Soal)

Mengenal prisma dan tabung. (2 Soal)

2. Pengukuran

Mengenal dan menggunakan satuan luas (cm2, m2) dan volume (cm3, m3). (3 Soal)

(47)

Kisi-kisi AKM: NUMERASI

C. Aljabar

1. Persamaan dan Pertaksamaan

• Menyelesaikan persamaan sederhana menggunakan operasi

perkalian/pembagian saja (dalam bentuk yang ramah bagi anak). (13 Soal)

2. Relasi dan Fungsi (termasuk Pola Bilangan)

• Mengenali pola bilangan sederhana dan melanjutkan pola tersebut. (10 Soal)

D. Data dan Ketidakpastian

1. Data dan Representasinya

• Memahami cara penyajian data sederhana (menggunakan turus dan diagram gambar). (4 Soal)

2. Ketidakpastian dan Peluang

• Menentukan kejadian yang lebih mungkin di antara beberapa kejadian. (1 Soal)

(48)

Misal 30 Soal AKM-Numerasi

BENTUK SOAL PENJELASAN

Objektif 1. Pilihan

Ganda(20%) Siswa dapat memilih satu jawaban benar dalam satu soal = 6 soal 2. Pilihan Ganda

Kompleks (60%)

Siswa dapat memilih lebih dari satu jawaban benar dalam satu soal = 18 soal

3. Menjodohkan

(10%) Siswa menjawab dengan cara menarik garis dari satu titik ke titik lainnya yang

merupakan pasangan pertanyaan dan dengan jawabannya. = 3 soal 4. Isian singkat

atau Jawaban Singkat (5%)

Siswa dapat menjawab berupa bilangan, kata untuk menyebutkan nama benda, tempat atau jawaban pasti lainnya. = 1,5 soal (2 atau 1 soal) Non Objektif

5. Esai atau Uraian (5%)

Siswa menjawab soal berupa kalimat-kalimat untuk menjelaskan jawabannya.

= 1,5 soal ( 1 atau 2 soal)

(49)
(50)

TERIMA KASIH

(51)
(52)

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI (PAK)

DI SATUAN PENDIDIKAN

(53)

Pelaporan Pelaksanaan dan Bentuk

Kegiatan Implementasi Pendidikan Anti Korupsi pada Satuan Pendidikan

1. Penerapan perilaku karakter anti korupsi dan prinsip keteladanan kepada seluruh komunitas sekolah.

2. Menyusun program implementasi pendidikan karakter anti korupsi melalui pembelajaran.

3. Membangun budaya dan system kehidupan anti korupsi melalui pembiasaan, pemberian penghargaan, dan sanksi pada seluruh warga sekolah.

4. Mengintegrasikan pendidikan karakter antikorupsi ke dalam kegiatan intrakurikuler, kokorikuler, dan ekstrakurikuler.

5. Melakukan sosialisasi, publikasi terhadap kepatuhan implementasi nilai-nilai pendidikan karakter dan budaya antikorupsi serta penerapan tata kelola

pendidikan yang bersih dan baik.

(54)

PERENCANAAN

1 Sekolah memiliki dokumen program PAK

2 Sosialisasi Program PAK

3 Program PAK terintegrasi didalam KTSP

4 Memiliki Pembagian tugas dalam pelaksanaan PAK

5

Sekolah memiliki kegiatan Intrakurikuler, kokorikuler dan ekstrakurikuler yang mendukung PAK

6

Sekolah memiliki pembiasaan-pembiasaan atau budaya sekolah untuk menunjang PAK

7

Guru mengintegrasikan nilai-nilai utama PAK dalam perencanaan pembelajaran (RPP)

8

Sekolah memasang slogan-slogan yang mudah dipahami oleh warga sekolah

9 Sekolah memiliki sarana penunjang PAK

10

Komite/Paguyuban Orang Tua berperan aktif dalam program PAK

(55)

B. IMPLEMENTASI PAK 1. KEMANDIRIAN

Menciptakan suasana kelas, dalam proses belajar mengajar yang memberikan kesempatan pada peserta didik untuk bekerja mandiri.

Pembiasaan pengembangan kemandirian anak

Mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan pengembangan karakter mandiri 2. INTEGRITAS

Memiliki aturan dan peraturan untuk semua waga sekolah Pembiasaan untuk menumbuhkan karakter integritas

Tersedianya sarana pembiasaan karakter integritas Penanaman sikap jujur

Mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan pengembangan karakter Integritas

(56)

EVALUASI PAK

Memiliki instrumen untuk mengukur keberhasilan peserta didik dan mendokumentasikan pelaksanaan PAK

Pelaporan perkembangan PAK bagi peserta didik Mendokumentasikan pelaksanaan PAK

Penyampaian pelaporan perkembangan nilai-nilai karakter peserta didik yang telah dicapai Prestasi lembaga/guru/peserta didik dampak dari PAK

(57)

Referensi

Dokumen terkait

Asesmen Nasional - Tahun

• Umpan balik dari asesmen hasil akhir ini (sumatif) dapat digunakan untuk mengukur perkembangan murid untuk memandu guru dan sekolah merancang aktivitas mereka untuk

Yang diperlukan adalah informasi dari sampel yang mewakili populasi murid di setiap satuan pendidikan pada jenjang kelas yang menjadi target dari Asesmen Nasional.

Jadwal Pelaksanaan Asesmen Nasional Tahun 2023 untuk Peserta Didik

Di Ruang Asesmen Nasional 1 Masuk ke dalam ruangan 30 tiga puluh menit sebelum waktu pelaksanaan AN; 2 Memeriksa kesiapan ruang AN dan peralatan komputer; 3 Membagikan kartu login

Apakah dalam pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer ANBK Tahun 2023 ada sekolah yang menggabung pada sekolah Saudaraa. Apakah Pengawas Ruangan, Proktor dan Teknisi Asesmen

Dokumen ini berisi contoh soal yang membahas tentang literasi membaca yang dapat digunakan untuk penilaian

Surat keputusan ini berisi tentang pembentukan susunan panitia pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SD, SMP, SMA, dan SMK untuk tahun pelajaran