• Tidak ada hasil yang ditemukan

RELASI CITRA DIRI PEMIRSA DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP MINAT MENONTON PADA PROGRAM BERITA LIPUTAN 6 DI SCTV

N/A
N/A
Akhmad Sugiarto

Academic year: 2023

Membagikan "RELASI CITRA DIRI PEMIRSA DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP MINAT MENONTON PADA PROGRAM BERITA LIPUTAN 6 DI SCTV"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

RELASI CITRA DIRI PEMIRSA DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP MINAT MENONTON PADA PROGRAM BERITA

LIPUTAN 6 DI SCTV

(2)

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Dalam tatanan komunikasi, media televisi termasuk media massa atau komunikasi massa.

Media televisi dalam penyajian siarannya memiliki beragamprogram. Ada program berita, drama, musik, talk show, magazine show, kuiz,komedi, dan lain-lain. Dalam definisi singkat, media televisi dimaknai sebagai alatpenangkap siaran bergambar; penyiaran video secara broadcast (Zoebazary, 2010:255). Sedangkan pengertian program televisi secara sederhana dalam Irwanto, dkk(2014: 17), program merupakan segala hal yang ditampilkan stasiun penyiarantelevisi untuk memenuhi kebutuhan pemirsanya.

Ditinjau dalam lingkup nasional, semua stasiun televisi siaran swasta yang ada diIndonesia, memiliki program berita – tidak termasuk televisi format berita (MetroTV, TV One, Kompas TV, Berita Satu, CNN Indonesia) - walau bukan formatstasiunnya sebagai televisi berita.

Sejumlah stasiun televisi yang dimaksudkan,antara lain, Seputar Indonesia/Sindo (RCTI), Liputan 6 (SCTV), Fokus (Indosiar),Topik (Antv), Redaksi (Trans7), dan iNews (MNC TV).

Mengacu dari beragam program berita yang telah dijabarkan di atas, dalampenelitian ini, penulis akan memfokuskan penelitiannya pada program berita Liputan6 di SCTV (Surya Citra Televisi), yang terkait dengan pemirsanya.Secara histori, dalam buku berjudul Jurnalisme Liputan 6: Antara Peristiwa danRuang Publik di bagian halaman Kata Pengantar yang ditulis Iskandar Siahaan (2006: xiii – xiv) – Kepala Litbang Pemberitaan SCTV - program berita Liputan 6 mulai tayang pada Mei 1996. Awalnya, Liputan 6 hadir 30 menit setiap hari saatpetang pada pukul 18.00. Lalu berkembang pada waktu pagi (pukul 06.00) di bulanAgustus 1996.

Meski tetap bernama Liputan 6, waktu siaran program berita ini hadir pada waktusiang – tidak lagi terikat dengan jam yang menunjukkan waktu 6 pagi atau 6 petang– maka pada Maret 1997 mulai bersiaran waktu malam (Februari 2003). Di sela jamtayang program liputan 6 yang telah empat kali sehari, ternyata kerap pula adaperistiwa atau masalah yang perlu segera untuk diketahui oleh pemirsa, yangakhirnya hadir bertajuk Breakingnews dan Liputan 6 Terkini.Seperti yang telah disinggung di atas mengenai program berita Liputan di SCTVyang terkait dengan pemirsanya, maka penulis akan mengukur beberapa variabeldengan menggunakan teori model proses komukasi massa yang digagas GerhardMaletzke (McQuail dan Windahl, 1993: 46), yaitu, The Receiver’s Self-Image (CitraDiri Pemirsa/Khalayak), The Reicever’s Social Envorement (Lingkungan Sosial),dan minat menonton program berita Liputan 6 yang disiarkan SCTV.

Meski model komunikasi massa Maletzke digambarkan menampilkan unsur-unsur atau variabel yang terdapat pada komunikator, namun dalam penelitian ini,penulis hanya membatasi menggunakan unsur-unsur atau variabel yang terdapat padakomunikan, mengingat penelitian ini hanya berfokus pada pemirsa yang ditinjau dariminat pemonton program Liputan 6 di SCTV.

(3)

1.2. Rumusan Masalah

Merujuk dari uraian di atas, timbul pertanyaan masalah penelitian sebagai berikut:

1. Apakah ada relasi citra diri pemirsa dengan lingkungan sosial

2. Apakah ada relasi citra ciri pemirsa dan lingkungan sosial terhadap minat menonton program Liputan 6 di SCTV

3. Apakah ada relasi secara simultan antara citra diri pemirsa, lingkungan sosial, dan minat menonton

Dari tiga pertanyaan di atas, maka penulis membuat rumusan masalah: Apakahada relasi citra diri pemirsa dan Lingkungan Sosial terhadap minat menontonProgram Berita Liputan 6 di SCTV”

Berdasarkan rumusan masalah tersebut, penulis membuat judul skripsi adalah,Relasi Citra Diri Pemirsa dan Lingkungan Sosial Terhadap Minat MenontonPada Program Berita Liputan 6 di SCTV.

1.3. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui:

1. Apakah ada interelasi citra diri pemirsa terhadap minat menonton program berita Liputan 6 di SCTV.

2. Apakah ada interelasi limgkungan sosial terhadap minat menonton program berita Liputan 6 di SCTV.

3. Apakah ada interelasi citra diripemirsa dan limgkungan sosial terhadap minat menonton program berita Liputan 6 di SCTV.

1.4. Kegunaan Penelitian

Ada dua kegunaan yang terdiri dari:

1. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi teori-teori yang berkaitan dengan ilmu komunikasi khususnya peminatan broadcasting

(penyiaran).

2. Secara praktis, penelitian ini sebagai sarana pembelajaran dan referensi bagi praktisi media penyiaran dalam mengembangkan proses penyampaian pesan atau program.

Referensi