• Tidak ada hasil yang ditemukan

REPOSITORY UNIVERSITAS MEDAN AREA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "REPOSITORY UNIVERSITAS MEDAN AREA"

Copied!
88
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Menurut Stum (dalam Sopiah, 2008), kepuasan kerja merupakan salah satu elemen dalam diri seseorang yang dapat mempengaruhi keterikatan karyawan. Kepuasan kerja merupakan perasaan puas yang diperoleh karyawan atas prestasi kerjanya yang dihargai oleh perusahaan.

Identifikasi Masalah

Berdasarkan penjelasan latar belakang masalah diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul : “Hubungan Antara Kepuasan Kerja Dengan Komitmen Karyawan Pada PT. Melalui uraian yang dijelaskan pada latar belakang masalah maka dapat teridentifikasi masalah penelitian sebagai hubungan antara kepuasan kerja dan komitmen karyawan.

Batasan Masalah

Employee engagement merupakan fenomena yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, ditandai dengan adanya pergantian karyawan yang tidak dapat bertahan di perusahaan. Keterikatan karyawan akan semakin besar jika terdapat kepuasan kerja positif yang mempengaruhi hasil kerja karyawan.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Bagi pimpinan perusahaan, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia di dalam perusahaan agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan, dalam hal ini meningkatkan keterikatan karyawan. Bagi pegawai, diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman dan memberikan informasi sebagai bahan pertimbangan pegawai untuk meningkatkan keberhasilan dalam menjalankan tugasnya.

TINJAUAN PUSTAKA

Karyawan

  • Pengertian Karyawan
  • Fungsi dan Peranan Karyawan
  • Kewajiban Karyawan

Saya selalu mengakar dalam diri saya untuk menggalang kerjasama yang baik dengan rekan-rekan di perusahaan. Pegawai adalah sumber daya manusia yang bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan oleh perusahaan.Menurut undang-undang no.14 tahun 1969 tentang ketentuan pokok-pokok pekerjaan pada pasal 1 bahwa pegawai adalah setiap orang yang cakap melakukan pekerjaan baik di dalam maupun di luar hubungan. .bekerja. untuk menghasilkan jasa atau barang guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Komitmen Karyawan

  • Pengertian Komitmen Karywan
  • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Komitmen Karyawan
  • Aspek-aspek Komitmen Karyawan
  • Teori Dasar Komitmen Karyawan
  • Proses Terjadinya Komitmen Karywan

Kemudian Caldwell, Chatman dan O'Really (Singh et al, 2008) menyatakan bahwa komitmen karyawan merupakan ikatan psikologis antara karyawan dan organisasi. Pendapat Dan, Mathis dan Jackson (2008) mengenai komitmen karyawan adalah sejauh mana karyawan percaya dan menerima tujuan organisasi serta mempunyai keinginan untuk bertahan dalam organisasi. Jadi, ada empat faktor yang mempengaruhi komitmen karyawan, antara lain faktor pribadi, karakteristik jabatan, karakteristik struktural, dan pengalaman kerja, sehingga karyawan dengan faktor tersebut mempunyai komitmen terhadap pekerjaannya dan perusahaan tempat ia bekerja.

Berdasarkan beberapa pendapat ahli mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi komitmen pegawai yaitu budaya keterbukaan, kepuasan kerja, peluang pengembangan pribadi, arahan organisasi, imbalan kerja yang sesuai dengan kebutuhan, faktor pribadi, karakteristik pekerjaan, karakteristik struktural, pengalaman kerja, organisasi. dan faktor non-organisasi – faktor organisasi. Employee engagement diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang mempunyai keinginan untuk selalu menjadi karyawan, keinginan untuk berusaha sekeras karyawan lainnya, dan rasa percaya diri dalam mempersiapkan dan melaksanakan tugas dalam pekerjaan. Lalu ada loyalitas kerja, tanggung jawab, keinginan bekerja profesional untuk perusahaan. 1993), terdapat beberapa teori yang menjelaskan landasan motivasi munculnya keterlibatan individu dalam pekerjaan karyawan, yaitu teori sosialisasi kelompok, teori pertukaran sosial, teori kategorisasi diri, dan teori identitas. a) Teori Pertukaran Sosial.

Kepuasan Kerja

  • Pengertian Kepuasan Kerja
  • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja
  • Aspek-aspek Kepuasan Kerja
  • Teori Kepuasan Kerja

Robbins dan Judge (2008) mendefinisikan kepuasan kerja sebagai perasaan positif seseorang terhadap pekerjaan yang merupakan hasil evaluasi terhadap karakteristiknya. Davis (1985) dan Fathoni (2006) mendefinisikan kepuasan kerja sebagai sikap emosional karyawan ketika karyawan merasa senang dan tidak bahagia dengan pekerjaannya. Menurut Gilmer (dalam Wijayanto, 2007) ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja yang disebut dengan kelompok faktor satisfier/motivator, yaitu.

Dari berbagai pendapat para ahli dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja adalah Pemenuhan Kebutuhan, Penyimpangan, Pencapaian Nilai, Komponen Genetik, kinerja, tanggung jawab, pekerjaan itu sendiri, pengakuan atau penghargaan, perbaikan atau pengembangan diri. Penelitian terbaru menemukan bahwa karakteristik pekerjaan dan kompleksitas pekerjaan menghubungkan kepribadian dan kepuasan kerja (Luthans 2005). b) Pengembalian gaji. Locke (1969) mengemukakan bahwa kepuasan kerja karyawan bergantung pada perbedaan antara apa yang diperoleh karyawan dan apa yang diharapkan karyawan.

Hubungan Antara Kepuasan Kerja dengan Komitmen Karyawan

Teori ini pertama kali dikembangkan oleh Porter (1961) yang berpendapat bahwa pengukuran kepuasan kerja dapat dilakukan dengan menghitung selisih antara apa yang seharusnya dengan kenyataan yang dirasakan karyawan. Apabila apa yang diperoleh karyawan ternyata kurang dari yang diharapkan maka akan menyebabkan karyawan tersebut tidak puas terhadap perusahaan. Bashaw dan Grant (dalam Armstrong, 1994) menjelaskan bahwa komitmen pegawai terhadap suatu organisasi merupakan suatu proses yang berkesinambungan dan merupakan pengalaman individu ketika mereka bergabung dalam suatu organisasi.

Menurut Herzberg (dalam Muhaimin, 2004), ciri perilaku karyawan yang merasa puas terhadap perusahaan dan pekerjaannya adalah karyawan mempunyai motivasi karyawan yang tinggi dan lebih bahagia ketika diberikan tugas. Sedangkan ciri-ciri pegawai yang kurang puas adalah pegawai yang malas dalam bekerja sehingga akan menimbulkan turnover.Kepuasan kerja dan keterikatan pegawai mempunyai hubungan yang signifikan. Berdasarkan penjelasan teori dan hasil penelitian terdahulu disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara kepuasan kerja dengan keterikatan karyawan.

Kerangka Konseptual

Hipotesis

METODELOGI PENELITIAN

  • Tipe Penelitian
  • Identifikasi Variabel Penelitian
  • Definisi Operasional Variabel Penelitian
  • Subjek Penelitian
    • Populasi Penelitian
    • Sampel Penelitian
  • Metode Pengumpulan Data
  • Validitas dan Reliabilitas Alat Ukur
    • Validitas
    • Realibilitas
  • Metode Analisis Data

Penelitian tentang hubungan kepuasan kerja dengan komitmen karyawan pada PT Barumun Agro Sentosa yang berlokasi di Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara. Jika nilai mean/mean empiris dan mean hipotetis tidak berbeda melebihi 2,050, maka kepuasan kerja dinyatakan sedang. Berdasarkan perbandingan kedua nilai rata-rata di atas (rata-rata hipotesis dan rata-rata empiris), dapat dinyatakan bahwa kepuasan kerja dan komitmen karyawan dinilai tinggi.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat hubungan yang signifikan antara kepuasan kerja dengan keterikatan kerja. Dalam hal ini keterikatan karyawan yang terbentuk juga cenderung baik dan mengarah pada kepuasan kerja. Secara umum hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan mempunyai tingkat keterikatan karyawan dan kepuasan kerja yang juga relatif tinggi.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Orientasi Kancah Penelitian

PT Barumun Agro Sentosa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan usaha pengolahan CPO (Crude Palm Oil). PT Barumun Agro Sentosa memiliki perkebunan dan pabrik pengolahan CPO (Crude Palm Oil) di Kabupaten Padang Lawas. Dalam perkembangannya, PT Barumun Agro Sentosa menambah luas areal di luar HGU dengan menggantikan keuntungan lahan masyarakat sehingga luas perkebunan mencapai 13.819 Ha.

Saat ini PT Barumun Agro Sentosa mempunyai 3 perkebunan dan 1 pabrik yaitu Perkebunan Aek Kulim, Perkebunan Aek Sigala-gala, Perkebunan Aek Barumun dan PKS Aek Sigala-gala. Dalam pendirian perusahaannya, PT Barumun Agro Sentosa mempunyai visi dan misi dalam operasional perusahaan perkebunan dan pengolahan minyak, yaitu: Visi, Menjadikan perusahaan perkebunan yang besar dan terkemuka agar menjadi tumpuan harapan hidup masyarakat, berkembang demi kemajuan bersama dengan pembangunan yang lebih berkualitas. Selain visi dan misi, PT Barumun Agro Sentosa mempunyai kewajiban kerja yang selalu ingin dipatuhi oleh setiap karyawan.

Persiapan Penelitian

  • Persiapan Administrasi
  • Persiapan Alat Ukur
  • Uji Coba Terpakai Alat Ukur

Skala kepuasan kerja terdiri dari 42 item yang terdiri dari 21 pernyataan baik dan 21 pernyataan kurang baik. Setiap skala terdiri dari 42 item yang terdiri dari 21 pernyataan baik dan 21 pernyataan kurang baik. Kemudian hasil pemilihan subjek pada artikel deklarasi dipindahkan ke program komputer yang diformat sesuai kebutuhan tabulasi data, yaitu kolom nomor deklarasi dan baris nomor subjek.

Berdasarkan hasil pengujian skala kepuasan kerja yang terdiri dari 42 pernyataan, ditemukan 6 pernyataan tidak valid dan 36 pernyataan valid. Jelasnya, skala kepuasan kerja masih memiliki kekurangan dalam validitas beberapa item pernyataan, yang dapat menjadi perbaikan bagi peneliti lain. Sedangkan berdasarkan hasil pengujian item skala keterikatan karyawan yang berjumlah 42 pernyataan, terdapat 5 pernyataan yang tidak valid dan 37 pernyataan yang valid.

Pelaksanaan Penelitian

Teknik pengujian reliabilitas item yang valid menggunakan rumus CronbachAlpha untuk skala kepuasan kerja diperoleh 𝑟𝑡𝑡0,858. Artinya skala yang disusun dinyatakan reliabel, yaitu dapat diandalkan untuk digunakan pada waktu lain. Oleh karena itu, skala keterikatan karyawan dinyatakan reliabel, yaitu dapat digunakan pada waktu lain untuk membuat keterlibatan karyawan terlihat.

Peneliti memberikan skala kepuasan dan engagement karyawan sebanyak 45 eksemplar, dari 45 eksemplar skala yang disebar, berhasil dikumpulkan sebanyak 40 eksemplar skala yang pelaksanaannya tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan pada tahap data awal. koleksi. Dari hasil review diperoleh skala kepuasan dan komitmen karyawan sebanyak 40 eksemplar yang memenuhi syarat dan layak untuk dilakukan penilaian. Setelah mencetak 40 contoh skala, tanggapan subjek dimasukkan ke dalam Microsoft Office Excel 2007.

Analisis Data dan Hasil Penelitian

  • Uji Asumsi
  • Perhitungan Analisis Data Korelasi Product Moment
  • Hasil Perhitungan Mean Hipotetik dan Mean Empirik

Artinya kepuasan kerja berhubungan dengan tingginya keterikatan karyawan dan hal ini dapat dijelaskan secara visual dengan melihat linearitas yaitu kenaikan atau penurunan nilai sumbu Y (employee engagement) dengan kenaikan atau penurunan nilai X. -axis (kepuasan kerja). Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode analisis korelasi product moment diketahui terdapat hubungan positif signifikan antara kepuasan kerja dengan keterikatan karyawan, dimana 𝑟𝑥𝑦 = 0,424 P < 0,05. Berdasarkan analisis data diketahui rata-rata empiris kepuasan kerja nilai rata-rata sebesar 108,53 dan nilai rata-rata kepuasan kerja sebesar 102,28.

Dalam upaya mengetahui kondisi kepuasan kerja dan keterikatan karyawan, perlu dilakukan perbandingan mean/mean empiris dengan mean/mean hipotetis dengan memperhatikan besar kecilnya angka SD. Selanjutnya untuk variabel keterikatan karyawan berdasarkan SD, jika mean/mean hipotetik nilai mean/rata-rata empirik, dimana selisihnya melebihi 3,110, hal ini menunjukkan bahwa komitmen karyawan rendah. Jika nilai mean/rata-rata empiris dan mean hipotetis tidak berbeda melebihi 3,110, maka kriteria keterikatan karyawan diindikasikan sedang.

Pembahasan

Begitu pula dengan hasil penelitian yang menyebutkan bahwa kepuasan kerja memberikan sumbangan efektif sebesar 33,1% terhadap dampak keterikatan karyawan. Kepuasan kerja Barumun Agro Sentosa dibuktikan dengan adanya karyawan yang bertahan bekerja hingga 10 tahun. Dimana secara kolaborasi budaya organisasi dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap komitmen karyawan (Novianty, 2011).

Berdasarkan hasil tersebut berarti hipotesis yang diajukan yang menyatakan terdapat hubungan antara kepuasan kerja dengan keterikatan karyawan diterima. Hubungan Kepuasan Kerja dengan Komitmen Karyawan Toko Buku Fajar Agung Bandar Lampung. JMK, Jilid 10 No. Menggali kepuasan kerja dan komitmen organisasi pada karyawan di lingkungan teknologi informasi. Pengaruh Budaya Organisasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Komitmen Organisasi Pegawai Yayasan X. Perilaku Organisasi: Konsep, Kontroversi, Penerapan.

SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan

Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut. Hal ini terlihat dari nilai SD sebesar 3,110, nilai mean empiris Employee Engagement sebesar 102,28 dan nilai mean empiris sebesar 62,5.

Saran

  • Distribusi Butir Skala Kepuasan Kerja Sebelum Uji Coba
  • Distribusi Butir Skala Komitmen Karyawan Sebelum Uji Coba
  • Distribusi Penyebaran Butir-butir Pernyataan Skala Kepuasan kerja Setelah Uji
  • Distribusi Penyebaran Butir-butir Pernyataan Skala Komitmen Karyawn Setelah
  • Perhitungan Reliabilitas
  • Rangkuman Hasil Perhitungan Uji Normalitas Sebaran
  • Rangkuman Hasil Perhitungan Uji Linearitas
  • Hasil pe rhitungan Korelasi Product Moment Koefisien Determinan
  • Hasil Pe rhitugan Nilai Rata-rata Hipotetik dan Nilai Rata-rata

Dari penelitian tersebut terlihat masih ada 66,9%. pengaruh faktor lain terhadap keterikatan karyawan yang tidak terungkap dalam penelitian ini. Barumun Agro Sentosa dan perusahaan-perusahaan di seluruh Indonesia agar lebih tanggap terhadap perkembangan psikologis karyawan mengenai perlunya peningkatan kinerja terkait keterikatan karyawan. Berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang dirancang oleh perusahaan untuk belajar dan lebih dekat dengan aspek-aspek perusahaan. menciptakan interaksi yang baik dengan perusahaan membuat senang berada di perusahaan.

Juga memberikan ide dan masukan kepada perusahaan untuk memperbaiki kekurangan yang dimiliki perusahaan. merancang kegiatan bagi perusahaan dan karyawan untuk mengembangkan potensinya. Disarankan bagi yang berminat untuk melanjutkan penelitian ini perlu pengembangan lebih lanjut dan mendalam untuk menjelaskan dinamika bagaimana kepuasan kerja mempengaruhi keterikatan karyawan. Telah dipertahankan di hadapan Majelis Penguji Tesis Fakultas Psikologi Universitas Medan Area dan diterima untuk memenuhi sebagian persyaratan untuk memperoleh gelar.

Referensi

Dokumen terkait

MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN SOSIAL IPS TEMPAT KEGIATAN : SMP NEGERI 1 GIRI NO NAMA INSTANSI KET 1 RISTIN SUWITA YUNIAR WARDINI SMP 17 AGUSTUS 1945 CLURING 2 DIMAS PRATITA

Pengutipan referensi pada naskah Diketik di dalam kurung:  nama akhir penulis dan tahun penulisan, untuk satu orang pengarang contoh: "…dalam bentuk deret Taylor, 1990." atau