Resume Pedodonsia
“Stainless Stell Crown”
Nama : Putri Nur Azizah Nim : 40623071
DPJP : drg. Hendrika
A. Indikasi SSC
a. Tumpatan amalgam/SIK/RK yang tidak berhasil (karena karies gigi desidui yang luas)
b. Anak-anak dengan karies rampan c. Restorasi paska perawatan pulpa
d. Restorasi gigi dengan kelainan pertumbuhan e. Restorasi fraktur gigi molar desidui
f. Sebagai abutment untuk Space Maintainer g. Bruxism
B. Kontraindikasi SSC
a. Adanya kelainan periapikal b. Alergi nikel/sensitivitas c. Pasien unkoopreatif
d. Sebagai restorasi permanen untuk gigi permanen e. Gigi desidui dengan resorbsi akar > ½ panjang akar
f. Gigi anterior (jika terpaksa utk estetis bisa diberi facing utk menutupi warna logam) g. Tidak adanya bagian untuk retens
C. Tahapan Kerja SSC
a. Persiapan pasien dan operator b. Instruksikan pasien untuk berkumur
c. Lakukan pencetakan pada gigi 84 menggunakan alginate, lalu cor menggunakan gips biru.
d. Pengukuran jarak mesio-distal pada model gips e. Pemilihan ukuran SSC
f. Isolasi daerah kerja
g. Pembuatan paduan 3 keratan lalu preparasi bagian oklusal sebanyak 1 - 1,5 mm dengan bur fissure tapered diamond bur
h. Dilanjutkan preparasi bagian bukal dan palatal sebanyak 0,5 sampai 1 mm dengan bur tappered, preparasi bagian proksimal dengan long thin preparasi dengan akhiran knife edge
i. Haluskan preparasi dengan superfine finishing diamond bur
j. Lakukan pencetakan gigi yang telah di preparasi dengan alginat dan dicor dengan gips biru
k. Setelah setting dilakukan pasang coba SSC pada mahkota gigi l. Penyesuaian SSC pada mahkota gigi
m. Kelebihan crown dikurangi dengan bur stone
n. Bentuk crown dengan tang crimping pada bagian servikal o. Cek retensi stabilitas dan oklusi
p. Jika sudah sesuai diinsersikan dengan GIC type I dan kelebihan GIC di bersihkan dengan cotton pellet