• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Kegiatan Pelatihan "Karya Tulis Ilmiah bagi Guru dan Dosen"

N/A
N/A
BLKK YPS INSAP

Academic year: 2024

Membagikan "Laporan Kegiatan Pelatihan "Karya Tulis Ilmiah bagi Guru dan Dosen""

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PELATIHAN

KARYA TULIS ILMIAH BAGI GURU DAN DOSEN

DI SUSUN OLEH Nurhasanah,S.Pd.I,M.Pd

KEMENTERIAN AGAMA KOTA JAMBI

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 4 KOTA JAMBI

2024

(2)

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah swt, dan salawat beserta salam terlimpahkan selalu kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, sehingga laporan kegiatan pelatihan “Karya Tulis Ilmiah bagi Guru dan Dosen” telah terselesaikan dengan baik.

Laporan ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil kegiatan yang sudah diikuti selama 5 hari dari tanggal 6 Februari 2024 sampai dengan 10 Februari 2024 melalui penggunaan Aplikasi PINTAR Kemenag.

Untuk itu, ucapan terima kasih tentunya peneliti sampaikan kepada pihak -pihak yang telah banyak membantu dalam penyelesaian laporan ini. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih banyak terdapat kekurangan. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun sehingga kedepannya penulis dapat memperbaikinya sehingga laporan ini menjadi lebih berkualitas.

Akhir kata, semoga tulisan laporan ini dapat memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Dan mudah-mudahan ilmu yang kami dapat bermanfaat bagi kami juga para pendidik lainnya amiin.

Jambi, Februari 2024

Penyusun

(3)

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

PINTAR merupakan pelatihan Online mandiri bersertifikat yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Kementerian Agama Republik Indonesia. PINTAR Kemenag hadir sebagai bentuk inovasi pembelajaran di era industry 4.0 yang dapat dimanfaatkan oleh ASN, PPPK, PN- PASN, dan masyarakat yang membantu tugas Kementerian Agama. Dengan menggunakan PINTAR, kita dapat belajar dimana saja dan kapan saja. PINTAR Kemenag terdiri dari dua kategori pembelajaran, yakni Pelatihan dan Pengayaan Pengetahuan.

Melalui pelatihan Pembelajaran Berbasis Multimedia diharapkan peserta mampu menguasai dan memanfaatkan platform-platform digital untuk membantu tugas-tugas di Lingkungan kerja. Pelatihan di Pintar berbasis MOOC (Massive Open Online Course) dilakukan secara Asynchronous dan full online, sehingga tidak ada jadwal Zoom ataupun tatap muka. Peserta wajib mendaftar dan melakukan pelatihan sampai selesai secara mandiri.

Pelatihan dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun sesuai dengan kebutuhan peserta selama masih dalam periode pelaksanaan pelatihan. Sasaran pelatihan ini adalah pendidik dan tenaga kependidikan.

B. Alasan dan Tujuan Kegiatan Alasan kegiatan ini adalah :

Karya tulis ilmiah merupakan syarat kenaikan jenjang jabatan bagi Guru dan Dosen.

Secara umum, Pelatihan karya Tulis Ilmiah yang khusus untuk Guru dan Dosen masih sangat minim. Pelatihan Karya Tulis Ilmiah yang telah diselenggarakan kebanyakam membahas karya tulis ilmiah secara umum, dan masih minim membahas terkait karya tulis secara khusus untuk Guru dan Dosen. Oleh karena itu, perlu adanya Pelatihan Karya Tulis Ilmiah bagi Guru dan Dosen dengan harapan dihasilkannya Karya Tulis Ilmiah yang sesuai kaidah dan dapat menunjang sebagai syarat untuk kenaikan pangkat jenjang jabatan bagi Guru dan Dosen.

Sedangkan tujuan kegiatan pelatihan ini adalah meningkatkan kompetensi Guru dan Dosen dalam Menyusun Karya Tulis Ilmiah sesuai kaidah.

C. Waktu Pelaksanaan Kegiatan

Pelatihan Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan melalui aplikasi PINTAR secara jaringan selama 5 hari mulai tanggal 6 Februari 2024 sampai dengan 10 Februari 2024. Peserta

(4)

diharapkan mendaftar dan melakukan pelatihan sampai selesai secara mandiri. Pelatihan dilaksanakan selama 5 hari, dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun sesuai dengan kebutuhan peserta selama masih dalam periode pelaksanaan pelatihan

D. Peserta dan Pelaksana Kegiatan Pelatihan

Peserta pelatihan ini adalah ASN, PPPK, PN-ASN dan masyarakat yang membantu tugas Kementerian Agama yang telah mendaftar dan memiliki akun di aplikasi PINTAR Kemenag.

Sedangkan sasaran dari pelatihan ini adalah Guru dan Dosen (Pendidik dan tenaga Kependidikan.

Pelaksana kegiatan pelatihan ini adalah Pusdiklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Balitbang dan Balai Diklat Keagamaan Kementerian Agama RI.

E. Materi Pelatihan Materi Pelatihan meliputi :

1. Pendahuluan : Selamat darang di Pintar dan Sistem pelatihan dan Pengembangan SDM Kementerian Agama

2. Kelompok Dasar : Moderasi beragama, Nilai-Nilai Dasar Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama.

3. Materi Inti : Karya Tulis Imliah sebagai Pengembangan Profesi. Sistematika Karya Tulis Ilmiah, Teknik Analisa Data, Penyusunan Karya Tulis Ilmiah, Media Publikasi.

(5)

PEMBAHASAN

A. Pendahuluan

Video pendahuluan pertama berupan kata sambutan dari MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA Bapak KH. YAQUT CHOLIL QOUMAS kemudian dilanjutkan dengan materi Sistem Pelatihan dan Pengembangan SDM Kementerian Agama

B. Kelompok Dasar

1. Moderasi Beragama dan Pembangunan Nasional

Moderasi beragama sebagai salah satu arah kebijakan program nasional revolusi mental dan pembangunan kebudayaan merupakan pondasi cara pandang, sikap, dan praktik beragama jalan tengah guna terwujudnya masyarakat Indonesia yang berbudi luhur, berjati diri, bergotong royong, bertoleran, dan sejahtera.

Materi pokok dalam Moderasi beragama :

a. Moderasi Beragama dalam RPJMN 2020-2024 b. Renstra Kementerian Agama

c. Program Moderasi Beragama pada Kementerian Agama d. Peta Jalan Moderasi Beragama

2. Nilai - Nilai Dasar Sumber Daya Manusia ( SDM ) Kementrian Agama Pemateri adalah Dr. Muharam Marzuki,MA (Sekretaris badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama)

Sebagai salah satu bagian dari kementerian Agama kita harus bisa memahami nilai-nilai dasar Sumber Daya Manusia (SDM) ungkap Kemenag saat memberikan pembinaan. Nilai- nilai dasar yang harus dipahami SDM ialah mengenal Visi dan Misi Kementerian Agama.

Visi Kementerian Agama ialah "Kementerian Agama yang profesional dan andal dalam membangun masyarakat saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong". sementara Misinya ialah meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama, memperkuat moderasi beragama dan kerukunan umat beragama, menigkatkan layanan keagamaan yang adil, mudah dan merata, menigkatkan layanan pendidikan yang merata dan bermutu, menigkatkan

(6)

produktifitas dan daya sain pendidikan, memantapkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Nilai Dasar SDM :

a. Revolusi Mental: Integritas, Etos kerja dan Gotong royong b. Wawasan kebangsaan

c. Konsep Ikhlas Beramal

d. Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama e. Kode Etik Pegawai Kementerian Agama

C. Materi Inti

1. Karya Tulis Ilmiah Sebagai Pengembangan Profesi Pemateri : Dr.H. Abdul

Kahar,M.Pd.I Alasan Pentingnya Karya Tulis Ilmiah

a. Secara formal, berdasarkan kebijakan UU No.14 Tahun 2005 Tetntang Guru dan Dosen dan Permen PAN&RB No. 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional dan Angka Kreditnya maka sebagai guru, Dosen, Widyaiswara atau tenaga Fungsional lainnya harus mengembangkan profesionalitas mereka.

b. Secara non formal . Pengembangan potensi, akademik dan keilmuan akan meningkatkan intelektual dan perspektif sebagai seorang guru, dosen amaupun widyaiswara.

c. Secara substantif : ada tuntutan guru, dosen, dan widyaiswara untuk memiliki 4 kompetensi yaitu akademik, pedagogic, manajerial, dan kompetensi sosial,

2. Sistematika Karya Tulis Ilmiah Pemateri : Rahmadani,M.Pd

Tujuan Pembelajaran : Mengaplikasikan standar dan sistematika Karya Tulis Ilmiah Indikator :

a. Menjelaskan standar Karya Tulis Ilmiah

b. Mengidentifikasi sistematika Karya Tulis Ilmiah

c. Menerapkan standar dan sistematika Karya Tulis Ilmiah Struktur Penulisan Artikel Ilmiah :

a. Judul judul artikel harus menarik bagi pembaca, spesifik dan singkat tetapi komprehensif dan deskriptif.

(7)

b. Abstrak ditulis setelah judul dan merupakan ringkasan keseluruhan dari suatu karya ilmiah yang bertyjuan untuk memberikan kesan kepada pembaca dan editor sehingga mereka bersedia membaca keseluruhan tulisan. Struktur abstrak terdiri dari latar belakang, maksud/tujuan, metode, hasil dan kedimpulan.

c. Kata kunci. Terdiri dari lima hingga enam kata dan diletakkan setelah abstrak. Kata kunci terdiri dari satu atau dua kata yang menjelaskan artikel dan berfungsi sebagai Indeks dari suatu pencarian artikel.

d. Pendahuluan berisi uraian pengetahuan atau teori terkait topik yang sedang dibahas. Kesenjangan dalam pengetahuan saat ini perlu ditunjukkan sambil menggambarkan rasio untuk melakukan penelitian saat ini dan bagaimana penelitian yang disajikan itu dapat membantu mengatasi kesenjangan teori yang ada.

e. Metode Penelitian. Dalam metode perlu menjawab ‘apa’ dan ‘bagaimana’

terkait penelitian ini. Bagian metode harus memiliki informasi yang cukup untuk memungkinkan setiap peneliti lain dapat mereplikasi dan mengkonfirmasi penelitian yang disajikan.

f. Hasil. Dalan bagian hasil harus menjelaskan fakta, pengukuran dan pengamatan yang dikumpulkan oleh ilmuwan. Sangat penting juga untuk mendeskripsikan hasil secara logis, misalnya dari temuan yang paling penting sampay yang tidak penting atau dijelaskan secara kronologis.

g. Pembahasan dan Kesimpulan. Bagian pembahasan bertujuan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang telah dijelaskan dalam bagian ‘ Pendahuluan’ sambil menjelaskan arti dan signifikansi hasil yang diperoleh dengan teori yang telah ada sebelumnya.

h. Ucapan terima kasih. Berisi ucapan terima kasih atau pengakuan kepada mitra atau organisasi yang berperan dalam penelitian tersebut atas kontribusi yang telah mereka berikan.

i. Daftar Referensi, harus mencakup semua sumber literasi yang digunakan dalam artikel ilmiah. Hal ini merupakan bentuk penghargaan bagi penulis yang teorinya dikutip dalam suatu artikel ilmiah.

Cara Menentukan Judul :

a. Harus menarik perhatian pembaca

(8)

b. Harus secara jelas mencerminkan tema utama, masalah, atau psosisi yang dibahas dalam artikel

c. Judul harus spesifik (8-15 Kata)

Abstrak merupakan ringkasan singkat dari sebuah artikel. Yang merupakan tampilan jendela atau iklan untuk sebuah karya dan memberikan kesempatan untuk

mengesankan pembaca

3. Teknik Pengumpulan Datadan Skala Pengukuran Data Kualitatif dan Kuantitatif

Pemateri : Dr. Muhamad Rizal

a. Pengertian Data dan Jenis-Jenis Data

Data adalah keterangan -keterangan tentang suatu hal, dapat berupa sesuatu yang diketahui atau anggapan, atau suatu fakta yang digambarkan lewat angka, symbol, kode dan lain-lain.

b. Jenis-jenis data :

1) Berdasarkan sumber pengambilan : (1) data primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan langsung di lapangan oleh orang yang melakukan penelitian atau yang bersangkutan yang memerlukannya. Disebut juga data asli atau data baru. (2) Data sekunder yaitu data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang telah ada. Biasanya diperoleh dari perpustakaan, laporan-laporan dan disebut juga sebagai data yang tersedia.

2) Berdasarkan sifatnya : data Kualitatif dan data kuantitatif

3) Berdasarkan waktu pengumpulannya : data berkala (time series), kerat Lintang (Cross section), data Panel (penggabungan time series dan cross section)

4) Menurut Tingkat pengukurannya : (1) data nominal yaitu data yang berasal dari pengelompokkan persitiwa berdasarkan kategori tertentu, yang perbedaannya hanyalah menunjukkan perbedaan kualitatif,(2) data ordinal yaitu data yang berasal dari obyek atau kategori yang disusun menurut besarnya, dari Tingkat terendah ke Tingkat tertinggi atau sebaliknya dengan jarak atau rentang yang tidak harus sama,(3) data interval yaitu data yang berasal dari obyek atau kategori yang diurutkan berdasark suatu atribut tertentu, Dimana jarak antara tiap objek atau kategori adalah sama. Pada data ini, tidak terdapat angka nol mutlak, dan (4) data rasio yaitu data yang menghimpun semua ciri data ordinal dan data interval

(9)

dan dilengkapi titik nol absolut dengan makna empiris. Angka pada data ini, menunjukkan ukuran yang sebenarnya dari obyek/kategori yang diukur

Pengumpulan data yaitu pencatatan peristiwa-peristiwa atau hal-hal atau keterangan-keterangan atau karakteristik Sebagian atau keseluruhan elemen populasi yang akan menunjang dan atau mendukung penelitian.

Pengumpulan data berdasarkan caranya :

a. Angket (kuesioner), yaitu pengumpulan data yang menyerahkan atau mengirimkan daftar pertanyaan untuk diisi oleh responden. Responden adalah orang yang memberikan tanggapan/respon atau menjawab atas pertanyaan- pertanyaan yang diajukan. Terdiri dari angket terbuka (opened questionare), angket tertutup (closed questionare) dan angket semi terbuka (semi opened questionare)

b. Wawancara yaitu Teknik pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan langsung oleh pewawancara kepada responden, dan jawaban-jawaban responden dicatat atau direkam. Terdiri dari wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur.

c. Observasi yaitu pemilihan, pengubahan, pencatatan dan pengodean serangkaian prilaku dan suasana yang berkenaan dengan organisme in situ, sesuai dengan tujuan empiris. Meliputi observasi partisipan, dan observasi tak partisipan

d. Studi dokumentasi adalah Teknik pengumpulan data yang tidak langsung ditujukan pada subyek penelitian, namun melalui dokumen yang dapat berupa buku harian, surat pribadi, laporan, notulen rapat, catatan kasus dalam pekerjaan sosial dan dokumen lainnya.

Teknik analisis isi adalah studi tentang arti verbal, yang digunakan untuk memperoleh keterangan dari isi yang disampaikan dalam bentuk lambing. Analisis ini dapat digunakan untuk menganalisis semua bentuk, seperti surat kabar, buku, puisi, lagu, cerita rakyat, lukisan, pidato, peratiran dan penrundangan, music, teater.

Pengumpulan data berdasarkan banyaknya data yang diambil :

a. Sensus yaitu cara pengumpulan data dengan mengambil elemen atau anggota populasi secara keseluruhan untuk diselidiki, atau pengumpulan data melalui populasi. Data yang diperoleh dari hasil sensus ini, disebut dengan parameter atau data yang sebenarnya.

(10)

b. Sampling yaitu cara pengumpulan data dengan mengambil Sebagian elemen anggota populasi untuk diselidiki, atau pengumpulan data melalui sampel.

Data yang diperoleh dari sampling ini, disebut dengan prakiraan (estimate value)

Skala Pengukuran yaitu mengklasifikasikan variable yang akan diukur supaya tidak terjadi kesalahan dalam menentukan analisis data dan Langkah selanjutnya.

Jenis-jenis skala pengukuran yaitu : (1) Skala nominal yaitu skala yang paling sederhana, disusun berdasarkan jenis atau fungsi bilangan yang hanya sebagai symbol untuk membedakan sbuah karakteristik dengan karakteristik lainnya, hasil penghitungannya tidak ada bilangan pecahan, angka yang tertera hanya label saja dan tidak mempunyai nol mutlak, (2) skala ordinal yaitu skala yang didasarkan pada ranking diurutkan dari jenjang yang lebih tinggi sampai jenjang terendah atau sebaliknya,(3) skala interval yaitu yang menunjukkan jarak antara satu data dengan data yang lain dan mempunyai bobot yang sama, dan (4) skala ratio yaitu skala pengukuran yang mempunyai nilai nol mutlak dan mempunyai jarak yang sama.

4. Penyusunan KTI

Pemateri : Dr. H. Abdul Kahar,M.Pd.I

Mulai dari : Fenomena = Apa yang sedang/telah terjadi Masalah = telah terrjadi ketidakefektifan

Melahirkan judul

3 kata kunci dalam memulai pembuatan karya tulis ilmiah yaitu isu, subjek, lokus.

Introduction terdiri dari 4 paragraf Fakta sosial (issue)

Fakta literature

Fakta lokus dan kritik terhadap fakta literature dan lokus

Permasalahan bisa dipecahkan dengan berbagai macam aspek yaitu aspek filsafat yaitu bagaimana, factor penyebab dan Solusi yang ditawarkan.

Relevansi tujuan :

Jenis penelitian = deskriptif, kritis, transformative

Tujuan penelitian = deskripsi, factor dan model, metode, strategi dll Metode penelitian = observasi, wawancara, angket.

5. Publikasi Ilmiah

(11)

Pemateri : Arsyil Waritsman

Bentuk-Bentuk Publikasi Ilmiah meliputi : Jurnal, Majalah Ilmiah, Buku dan Prosiding

a. Jurnal, yaitu terbitan yang memuat Kumpulan artikel-artikel hasil penelitian maupun hasil kaajian teoritis terkait perkembangan ilmu tertentu, melalui proses peer review, Dimana pakar sebidang mengevaluasi kualitas dan keberhasilan metodologi penelitian sebelum publikasi, terbit secara berkala/periodic yang diterbitkan melalui Lembaga/Organiasasi ilmiah/Profesi berbadan hukum serta memiliki ISSN (International Standard of Serial Number) yang merupakan tanda pengenal unik setiap terbitan berkala yang berlaku global.

Jenis-jenis Jurnal yaitu jurnal nasional, jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional dan jurnal internasional bereputasi.

Persyaratan Akreditasi jurnal :

- Memiliki ISSN dalam versi elektronik (e-ISSN) sesuai data di laman https://issn.brin.go.id/

https://issn.brin.go.id/

- Mencantumkan persyaratan etika publikasi (publikasi ethics statement) dalam laman website jurnal

- Jurnal harus bersifat ilmiah, artinya memuat artikel yang secara nyata mengandung data dan informasi yang memajukan pengetahuan, ilmu dan teknologi serta seni

- Jurnal ilmiah telah terbit paling sedikit 2 tahun sejak memperoleh E-ISSN, terhitung mundur mulai tanggal atau bulan pengajuan akreditasi

- Frekuensi penerbitan jurnal ilmiah paling sedikit 2 kali dalam satu tahun secara teratur

- Jurnal artikel setiap terbit sekurang-kurangnya 5 artikel - Tercantum dalam Portal nasional (garuda,dikti, ISJD)

- Memiliki pengenal objek digital (Digital Object Identifiller/DOI).

b. Majalah Ilmiah yaitu terbitan yang berisi berita, opini, dan artikel ilmu pengetahuan yang diperuntukan bagi pembaca awam, terbit secara berkala/periodic, diterbitkan oleh Lembaga/organisasi ilmiah/profesi berbadan hukum dan memiliki ISSN yang merupakan tanda pengenal unik setiap terbitan berkala yang berlaku global.

(12)

c. Buku, yaitu buku ilmiah yang mencakup rangkaian topik dan penelitian yang lebih luas daripada artikel jurnal. Menurut UNESCO, buku adalah bentuk publikasi terbitannya tidak berkala, dengan jumlah halaman minimal 49 halaman dan memiliki ISBN (International Standard Book Number) atau Nomor Standar Internasional untuk buku, system identifikasi unik yang digunakan secara global untuk mengidentifikasi buku-buku yang telah terbit.

d. Prosiding yaitu Kumpulan makalah yang dipresentasikan dalam suatu acara seminar/konferensi. Biasanya didistribusikan sevagai buku cetakan/online setelah seminar usai. Prosiding berisi kintribusi yang dihasilkan para peneliti yang disampaikan dalam seminar tersebut.

Nilai Jual Karya Tulis Ilmiah, yaitu merujuk sejauh mana karya tersebut memiliki manfaat dan relevansi yang tinggi dalam konteks ilmiah atau akademik.

a. Pengakuan dan reputasi b. Kontribusi pada pengetahuan c. Peluang publikasi

d. Hibah dan dukungan e. Pengembangan jaringan f. Promosi jabatan

g. Peningkatan keterampilan Teknik menembuas publikasi Ilmiah

a. Ketahui tren dan kebutuhan penelitian di bidang yang diminati

b. Persiapkan naskah dengan teliti dan ikuti panduan penulisan dari penerbit (Berkaitan dengan Template/gaya selingkung)

c. Pastikan srtikel yang disusun memiliki novelty/nilai kebaruan

d. Pastikan artikel memiliki Tingkat orisinalitas yang baik di mana Tingkat kemiripannya tidak melebihi 20% (cek melalui akun Turnitin)

e. Libatkan rekan sejawat dalam memberikan masukan dan perbaikan f. Ikuti arahan editor dan perhatikan hasil review yang diberikan

g. Cari informasi sebanyak-banyaknya terkait informasi publikasi ilmiah yang kita tuju h. Biasakan berkolaborasi dengan penulis yang berpengalaman baik dari segi

produktivitas karya maupun dari aspek pengalaman sebagai ahli Bahasa asing.

Gaya Selingkung yaitu tata tulis yang dibakukan oleh penerbit suatu tulisan ilmiah agar tulisan-tulisan yang dimuat memiliki kesamaan gaya/style penulisan mencakup format dan

(13)

struktur suatu penerbit, termasuk aturan terkait dengan kutipan, penulisan referensi, penyusunan daftar Pustaka, penomoran halaman, penggunaan tabel dan gambar, serta aturann tata Bahasa ejaan.

Cara penerapan gaya Selingkung :

a. Pahami karakteristik penulisan pada penerbit yang dituju b. Terapkan gaya selingkung sesuai dengan penerbit yang dituju

c. Umumnya gaya selingkung langsung disediakan dalam bentuk template

d. Gunakan aplikasi manajemen referensi sebagai pendukung (Mendeley, Zotero, Endnote.

(14)

PENUTUP

A. Kesimpulan

Karya tulis ilmiah merupakan syarat kenaikan jenjang jabatan bagi Guru dan Dosen. Secara umum, Pelatihan karya Tulis Ilmiah yang khusus untuk Guru dan Dosen masih sangat minim. Pelatihan Karya Tulis Ilmiah yang telah diselenggarakan kebanyakam membahas karya tulis ilmiah secara umum, dan masih minim membahas terkait karya tulis secara khusus untuk Guru dan Dosen. Oleh karena itu, perlu adanya Pelatihan Karya Tulis Ilmiah bagi Guru dan Dosen dengan harapan dihasilkannya Karya Tulis Ilmiah yang sesuai kaidah dan dapat menunjang sebagai syarat untuk kenaikan pangkat jenjang jabatan bagi Guru dan Dosen.

B. Saran

Diharapkan dengan adanya pelatihan Karya Tulis Ilmiah bagi Guru dan Dosen ini akan meningkatkan keterampilan bagi Guru dan Dosen dalam kegiatan pengembangan diri berupa menghasilkan sebuah karya-karya Tulis yang bisa bermanfaat bagi pengembangan keprofesiannya sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada Masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ditemui di lapangan sesuai dengan bidangnya.

Referensi

Dokumen terkait

Penulisan Karya Ilmiah Mengapa Guru Menulis Karya Ilmiah Konsep Tulisan Ilmiah Ciri-ciri Tulisan Ilmiah Jenis-jenis Tulisan Ilmiah Laporan Penelitian Buku Modul Diktat

Pelaksanaan kegiatan keikusertaan dosen dalam kegiatan ilmiah berupa seminar, pelatihan atau workshop dan kegiatan bersifat akademik yang dilakukan oleh Progam Studi

Hasil penelitian ini adalah : (1) usaha guru dalam meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah yaitu mengikuti pelatihan penulisan karya ilmiah yang diadakan oleh

Seorang guru pendamping dalam kegiatan penulisan karya tulis ilmiah harus mampu memahami sistematika dan teknik penulisan karya ilmiah yang baik dan benar.

Dari cara-cara tersebut, menulis karya ilmiah bagi kebanyakan guru termasuk guru SD merupakan kegiatan yang masih sulit dilakukan sehingga perlu adanya banyak

Kegiatan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah bagi guru-guru ilmu Sosial di SMA Negeri 10 Kota Padang telah dilaksanakan oleh Jurusan Antropologi FISIP

Meningkatkan kemampuan guru menulis karya ilmiah tersebut (makalah, artikel konseptual dan artikel hasil penelitian). Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan melibatkan 15

METODE Metode kegiatan yang diberikan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Pelatihan Mendeley Untuk Penulisan Karya Tulis Ilmiah Bagi Guru SD IT Anak Sholeh