• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ringkasan Laporan Keuangan - PPID - Kabupaten Agam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Ringkasan Laporan Keuangan - PPID - Kabupaten Agam"

Copied!
518
0
0

Teks penuh

Catatan atas laporan keuangan (CaLK) memberikan informasi mengenai penjelasan rinci atau daftar atau analisis nilai suatu item yang disajikan dalam laporan realisasi anggaran, laporan perubahan kelebihan anggaran (LPSAL), neraca operasi, laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas. Sedangkan neraca, laporan operasional, dan laporan perubahan saham tahun 2021 disusun dan disajikan berdasarkan basis akrual.

Penjelasan Atas Informasi – Informasi Non Keuangan

Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah

Menindaklanjuti hal tersebut, telah disusun LKPD Kabupaten Agam tahun anggaran 2021 sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang terdiri atas Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Kelebihan Anggaran (LP SAL) , neraca, laporan operasional (LO), laporan arus kas (LAK), laporan perubahan ekuitas (LPE) dan catatan atas rekening (CaLK). Pada dasarnya LKPD Kabupaten Agam disusun dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi para pemangku kepentingan terkait (antara lain masyarakat, DPRD, lembaga pengawas, lembaga pemeriksa, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat) mengenai posisi keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh Agam. Pemerintah Kabupaten sepanjang tahun. APBN tahun 2021 juga memberikan informasi yang berguna bagi pengguna untuk menilai akuntabilitas dan mengambil keputusan dengan memberikan informasi pendapatan LRA, pendapatan LO, belanja, belanja, transfer, pendanaan, aset, liabilitas, ekuitas dan arus kas.

Landasan Hukum Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah

Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Agam Tahun Anggaran 2021 (Berita Daerah Kabupaten Agam Tahun 2021 Nomor 5); Peraturan Bupati Agam Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Agam Tahun Anggaran 2021 (Berita Daerah Kabupaten Agam Tahun 2021 Nomor 2);

Pendekatan Penyusunan Laporan Keuangan .1 Unsur Laporan Keuangan

  • Kebijakan Konversi

Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 1 Tahun 2021 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Agam Tahun Anggaran 2021 (Berita Daerah Kabupaten Agam Tahun 2021 Nomor 1); Peraturan Bupati Agam Nomor 36 Tahun 2021 Tentang Perubahan Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 (Berita Daerah Kabupaten Agam Tahun 2021 Nomor 36);

Sistematika Penulisan Catatan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah

Konversi yang dilakukan meliputi pengungkapan pos-pos laporan keuangan, struktur APBD (pendapatan, pengeluaran dan pembiayaan), klasifikasi anggaran (pendapatan, pengeluaran dan pembiayaan). Konversi penyusunan dan penyajian laporan keuangan dilakukan dengan menelusuri pos-pos dan pos-pos laporan keuangan dalam APBD dengan pos-pos laporan keuangan menurut Standar Akuntansi Pemerintahan.

Ekonomi Makro

  • Nilai PDRB Perkapita
  • Tingkat Kemiskinan
  • Inflasi
  • Tingkat Pengangguran Terbuka
  • Indeks Pembangunan Manusia
  • Kebijakan Pendapatan Daerah
  • Kebijakan Belanja Daerah
  • Kebijakan Pembiayaan Daerah

Sebaran Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Agam berdasarkan harga konstan (2010) menurut wilayah usaha. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Daerah Kabupaten Agam Berdasarkan Harga Konstan (2010) Berdasarkan Wilayah Usaha.

Indikator Pencapaian Target Kinerja APBD

  • Prioritas dan Sasaran Pembangunan Daerah
  • Kebijakan Strategis Daerah

Prioritas tersebut dilaksanakan dengan asumsi bahwa bencana pandemi Covid-19 telah berhasil diatasi, sehingga kebijakan pembangunan pada tahun 2021 diarahkan pada pemulihan perekonomian yang menurun drastis pasca Covid-19. Dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat akibat pandemi Covid-19 pada tahun 2021 berdampak besar terhadap kemampuan daerah dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam RKPD tahun 2021. Dengan mempertimbangkan dampak keterpurukan perekonomian akibat Covid-19. 19, target Indeks Ketimpangan Pembangunan 2021 diperkirakan antara tahun 2021 dan 2021.

Faktor Pendukung dan Penghambat Pencapaian Kinerja

Maka untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan kemandirian daerah, perlu dilakukan perluasan fasilitas pajak daerah dan pajak daerah serta memberikan keleluasaan dalam penetapan retribusi. Akibatnya, daerah lebih cenderung mencapai tujuan tersebut, padahal dari segi potensi ekonomi sebenarnya, pendapatan daerah dari pajak dan retribusi mungkin melebihi tujuan yang telah ditetapkan. Sarana dan prasarana penunjang pelayanan masyarakat masih terbatas sehingga berdampak pada rendahnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak daerah dan pajak daerah;

Entitas Akuntansi dan Entitas Pelaporan .1. Entitas Akuntansi

  • Entitas Pelaporan

Entitas Pelapor adalah unit pemerintahan yang terdiri dari satu atau lebih entitas akuntansi, yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan untuk memberikan laporan pertanggungjawaban berupa laporan keuangan, yang terdiri atas pemerintah daerah dan satuan kerja perangkat daerah di lingkungan pemerintah daerah. Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Agam (LKPD) merupakan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Agam sebagai entitas pelapor yang disusun dan disajikan berdasarkan data APBD dan pelaksanaan APBD serta diambil dari transaksi keuangan pada seluruh SKPD dan SKPKD (BUD) di lingkungan Kabupaten Agam. pemerintah, antara lain Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh 23 Puskesmas, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikelola oleh 447 Sekolah Dasar Negeri (SD) dan 62 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP) sebagai Dana BLUD di RSUD Lubuk Basung. LKPD Kabupaten Agam ini tidak memuat laporan keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan badan lainnya.

Basis Akuntansi yang mendasari Penyusunan Laporan Keuangan

Namun nilai penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Agam pada BUMD disajikan sebagai Investasi Pemerintah Kabupaten Agam.

Basis Pengukuran yang mendasari Penyusunan Laporan Keuangan

Transaksi mata uang asing terlebih dahulu dikonversikan dan dinyatakan dalam rupiah.

Kebijakan Akuntansi

Belanja adalah seluruh pengeluaran yang berasal dari rekening kas daerah yang mengurangi kelebihan saldo anggaran pada periode akuntansi yang bersangkutan dan pemerintah tidak menerima penggantiannya. Pengeluaran diukur sebagai pembayaran tunai dari Rekening Kas Umum Daerah dan/atau Rekening Bendahara Pengeluaran berdasarkan prinsip bruto dan berdasarkan nilai nominal yang dikeluarkan dan tercantum dalam dokumen pengeluaran yang berlaku. Pembiayaan diakui pada saat penerimaan kas di Kas Daerah dan pada saat pengeluaran kas dari Kas Daerah.

Aset Lancar

Persediaan adalah aset lancar berupa barang atau peralatan yang diperuntukkan bagi menunjang kegiatan operasional pemerintah daerah dan barang yang dimaksudkan untuk dijual dan/atau dipasok dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Persediaan dinilai menurut metode First In First Out/MPKP atau First In First Out/FIFO, dan pada setiap akhir periode dinilai berdasarkan harga perolehan terakhir. Biaya perolehan persediaan meliputi harga pembelian, biaya transportasi, biaya penanganan dan biaya-biaya lain yang dapat langsung dibebankan pada perolehan persediaan.

Aset Nonlancar

  • Penjelasan Atas Pos-Pos Laporan Realisasi Anggaran

Penunjukan OPD yang menyelenggarakan pajak penerangan jalan ditetapkan dengan Keputusan Bupati Agama No. 42 Tahun 2021 tentang OPD yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pemungutan pendapatan asli daerah pada tahun 2021. f) Pajak atas mineral bukan logam dan batuan. Penunjukan badan keuangan daerah sebagai pemungut pajak air bawah tanah diatur dalam Surat Keputusan Bupati Agama No. 42 Tahun 2021 tentang OPD yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pemungutan pendapatan asli daerah pada tahun 2021. Pada tahun 2021 terjadi penurunan realisasi bea masuk yang signifikan yaitu sebesar Rp atau 36,7% dibandingkan tahun lalu.

Pendapatan Bagi Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Realisasi Pendapatan Bagi Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang

Target pendapatan penggantian izin trayek ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Agam Nomor 298 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Keputusan Bupati Agam Nomor 20 Tahun 2020 tentang Target Kinerja Triwulan Organisasi Perangkat Daerah Penanggung Jawab Penyelenggaraan Pengumpulan Pendapatan Asli Daerah Tahun 2020 dan Peraturan Bupati Agam Nomor 19. Tahun 2020 tentang OPD Penanggung jawab pelaksanaan pemungutan Pendapatan Asli Daerah Tahun 2020 adalah Dinas Perhubungan.

Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat

Penerimaan denda atas pelanggaran peraturan daerah. b) Partisipasi dalam keuntungan bukan pajak (sumber daya alam) - pemerintah pusat.

Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat-Lainnya

Transfer dari Pemerintah Provinsi

Penerimaan Hibah Pemerintah Pusat Tahun 2021 telah terealisasi sebesar Rp atau 100% dari anggaran yang telah ditetapkan, untuk Tahun 2020 Penerimaan Hibah Pemerintah Pusat belum terealisasi. Pendapatan Hibah Badan/Lembaga/Organisasi Swasta Daerah Pendapatan Hibah Badan/Lembaga/Organisasi Swasta Daerah pada tahun 2021 tidak dianggarkan, pada tahun 2020 terealisasi sebesar Rp. Pendapatan Hibah Dana BOS tahun 2021 disajikan dalam kelompok pendapatan lain-lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, pada tahun 2020 realisasinya sebesar Rp atau 99,95% dari anggaran.

Belanja

Informasi belanja modal peralatan dan mesin tahun 2021 dan 2020 disajikan pada tabel berikut. Rincian belanja modal jalan dan jaringan irigasi pada tahun 2021 dan 2020 disajikan pada tabel berikut. Informasi mengenai aset tetap lainnya pada tahun 2021 dan 2020 disajikan pada tabel berikut.

Transfer

Untuk tahun 2021, belanja tak terduga dialokasikan untuk penanganan bencana alam (tanggap darurat) dan bencana sosial yang tidak diperkirakan sebelumnya, serta percepatan penanganan pandemi Covid-19.

Pembiayaan

Sisa Lebih Pembiayaan APBD (SiLPA)

  • Penjelasan Atas Pos-Pos Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (SAL) 2. SAL Awal

Koreksi SiLPA tahun 2021 sebesar (Rp) merupakan koreksi SiLPA tahun lalu akibat penarikan yang kurang dan berlebihan. Penarikan Kas BOS yang berlebihan karena belanja modal yang tidak terhitung pada tahun 2020 sebesar (Rp terdiri dari ;.

Penggunaan SAL sebagai Penerimaan Pembiayaan Tahun Berjalan

Sisa Lebih/Kurang Pembiayaan Anggaran (SiLPA/SiKPA)

Koreksi Kesalahan Pembukuan Tahun Sebelumnya

Saldo Anggaran Lebih Akhir

  • Penjelasan Atas Pos-Pos Neraca

Kas dan Setara Kas

Uang tunai masih berada di asisten kasir bagi penerima dan pengumpul per 31 Desember 2020, bukan merupakan bagian dari SiLPA 2020. Bendahara Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tunai merupakan tempat penyimpanan uang untuk penatausahaan dana BOS yang berasal dari pemerintah pusat dan provinsi. Hibah Pemerintah Tahun 2021 dan 2020 yang berada pada seluruh satuan pendidikan dasar negeri pada tingkat dasar dan menengah di Pemerintah Kabupaten Agam terhitung sejak 31 Desember 2021 dan 2020. Kas lain-lain di kasir BOS per 31 Desember 2021 untuk penyajian akun belum ada, padahal per Pada tanggal 31 Desember 2020 terealisasi Rp yaitu bunga tabungan yang belum ditransfer dan/atau disetor ke rekening Kas Daerah sampai dengan tanggal 31 Desember 2020, terdiri atas:.

Piutang

Saldo akhir piutang penyisihan izin trayek sebesar Rp merupakan piutang kepada PO Pelita Indah yang per tanggal 31 Desember 2021 belum dibayar oleh perusahaan yang bersangkutan. Pada tahun 2020, nilai kurang bayar yang akan dibagikan sebesar Rp dengan rincian sebagai berikut :. Tidak ada saldo pembayaran di muka untuk pembelian barang dan jasa per 31 Desember 2021 g) Penyisihan piutang ragu-ragu.

Beban Dibayar Dimuka

Asuransi mobil dinas prabayar / Pajak kendaraan bermotor prabayar / Sewa gedung gudang 39 Badan Keuangan Daerah. Khusus untuk biaya sewa dibayar dimuka pada Dinas Perhubungan, merupakan biaya dibayar di muka atas sewa tanah yang dihitung selama 30 (tiga puluh) tahun terhitung sejak tanggal 20 November 2006 sampai dengan tanggal 20 November 2036.

Persediaan

Fasilitas Pos TPR Koto Hilalang Permanen dengan biaya sewa kurang lebih Rp per tahun. Pemaparan lengkap nilai penilaian tahun buku 2021 secara lengkap dapat dilihat pada Lampiran VII). Selain itu, masih terdapat perbekalan barang yang akan diberikan kepada masyarakat pada tanggap bencana daerah yang belum sepenuhnya diserahterimakan berupa tanah, bangunan, sarana dan prasarana relokasi bencana di kawasan pemukiman Dam Gadang sebagai serta pembangunan lapangan PSDA, Bina Mraga dan jalur evakuasi di empat Jorong. Yang terdampak bencana adalah Jorong Muko Jalan, Jorong Pandan, Jorong Batu Nanggai, dan Jorong Galapuang. Kondisi ini disebabkan oleh masih diselesaikannya sertifikat tanah di pemukiman Dama Gadang dan hal-hal lain dalam hal irigasi.

Investasi Non Permanen

Rekapitulasi pokok dan bunga dana bergulir yang terhimpun dan tunggakan No. Bank pelaksana dana pokok. Terdapat selisih nilai pelunasan pokok Dana Bergulir dan saldo rekening pelunasan pokok Dana Bergulir Agam per 31 Desember 2021 sebesar Rp yang timbul dari bunga rekening ditambah kesalahan dalam menyetorkan bunga dana bergulir dari bank pelaksana lain yang seharusnya disetorkan ke dalam Rekening Bunga Dana Bergulir. Sedangkan sisa Rp980.322,00 dan bunga yang diterima pada tahun 2021 yang menjadi hak pemerintah daerah sebesar Rp547.000,00 belum disetorkan ke rekening Bunga Dana Bergulir.

Investasi Permanen

Deklarasi Tanah Departemen Kesehatan Gedung Puskesmas/Posyandu IV Koto, ditetapkan dengan Keputusan Bupati. Tanah tersebut mempunyai sertifikat atas nama Kabupaten Agam dengan nomor 00003. Penetapan tanah untuk bangunan Puskesmas/Posyandu IV Koto, ditetapkan dengan keputusan bupati, dan tanah tersebut mempunyai sertifikat atas nama Kabupaten Agam dengan nomor 00002. penilaian tanah Pustu Lambah Dareh/Gedung Posyandu Puskesmas Bawan ditetapkan dengan Surat Keputusan Bupati Nomor 618 dan tanah tersebut mempunyai sertifikat atas nama Kabupaten Agam dengan nomor 00026.

Peralatan dan Mesin

Terjadi kesalahan anggaran yang sebelumnya telah dianggarkan pada akun Peralatan dan Mesin, namun terealisasi pada kelompok Aset Tetap Lainnya (Buku Perpustakaan dan Barang Seni/Budaya/Olahraga) sebesar Rp, dan - Direklasifikasi ke Aset Extracomable sebesar sejumlah Rp. . Subsidi KPU berupa Thermogan sebesar Rp yang bersifat Extracomtable sehingga direklasifikasi ke Aset Extracomtable; Reklasifikasi ke aset yang dapat ditarik sebesar Rp. Berdasarkan hasil survei LKPD (Un Audited) BPK RI tahun 2021, masih terdapat nilai aset peralatan yang masih berada di bawah kapitalisasi aset tetap.

Gedung dan Bangunan

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial Yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, sebagaimana

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah, dan Bantuan Sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah,