Penelitian ini berjudul Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, dan Digital Payment Fintech Terhadap Kinerja UMKM di Kota Magelang (Studi Kasus Pelaku UMKM di Kota Magelang Tahun 2023). Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengukur pengaruh variabel-variabel independen terhadap variabel dependen. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan secara deduktif (umum ke khusus). Data yang digunakan adalah data primer cross-section yaitu pelaku UMKM di Kota Magelang tahun 2023 dengan menggunakan kuesioner. Variabel dependen yang digunakan adalah Literasi Keuangan (LK), Inklusi Keuangan (IK), Digital Payment Fintech (DPF), sedangkan variabel independen yang digunakan adalah Kinerja UMKM (KUMKM). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2023 dan bertempat di Kota Magelang. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah pelaku UMKM di Kota Magelang yang berjumlah 2.030 unit usaha (Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, 2022), sedangkan sampel penelitian berjumlah 100 responden.
Perhitungan sampel ini menggunakan metode dari Krejcie and Morgan dengan taraf signifikansi 10%. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode sampel bertujuan (purposive sampling). Data dikumpulkan dalam bentuk excel kemudian dihitung dengan menggunakan skala linkert 1-5 poin. Apabila responden menjawab masing- masing butir pertanyaan sangat setuju atau sangat mengetahui diberikan poin 5, setuju atau mengetahui diberikan poin 4, netral diberikan poin 3, tidak setuju atau tidak mengetahui diberikan poin 2, dan sangat tidak setuju atau sangat tidak mengetahui diberikan poin 1.
Kemudian, data tersebut di olah dengan menggunakan SPSS 24. Selanjutnya, dilakukan uji validitas dan reliabilitas data, uji asumsi klasik (heteroskedastisitas, normalitas, autokorelasi dan multikolinearitas) dan uji statistik (uji f, uji t dan uji r2).
Penelitian ini lolos dari uj validitas, uji reliabilitas dan uji asumsi klasik. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, dan digital payment fintech secara bersama sama atau simultan berpengaruh terhadap Kinerja UMKM. Uji T menunjukkan bahwa variabel LK tidak berpengaruh terhadap variabel KUMKM, sedangkan variabel IK dan DPF berpengaruh terhadap KUMKM. Pada uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen yaitu Literasi Keuangan (LK), Inklusi Keuangan (IK), dan Digital Payment Funtech (DPF) dapat menjelaskan variabel dependen yaitu Kinerja UMKM (KUMKM) sebesar 50,1 persen, sedangkan 49,9 persen lainnya dijelaskan oleh variabel-variabel independen di luar penelitian. Rekomendasi berupa saran yang dapat disampaikan untuk penelitian sebelumnya adalah ditambahkan variabel independen, dan
harapannya pemerintah bisa membuat kebijakan untuk mendorong pelaku UMKM menggunakan fintech.