• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI TERAPAN. Disusun oleh: Ralf Firza Noufal PROGRAM STUDI KEUANGAN DAN PERBANKAN SYARIAH PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA TERAPAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SKRIPSI TERAPAN. Disusun oleh: Ralf Firza Noufal PROGRAM STUDI KEUANGAN DAN PERBANKAN SYARIAH PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA TERAPAN"

Copied!
53
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI TERAPAN

ANALISIS PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH, INKLUSI KEUANGAN SYARIAH, DAN TINGKAT PENDAPATAN TERHADAP

KESADARAN PERENCANAAN KEUANGAN SYARIAH

Disusun oleh:

Ralf Firza Noufal 4417020013

PROGRAM STUDI KEUANGAN DAN PERBANKAN SYARIAH PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA TERAPAN

JURUSAN AKUNTANSI POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

(2)

SKRIPSI TERAPAN

ANALISIS PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH, INKLUSI KEUANGAN SYARIAH, DAN TINGKAT PENDAPATAN TERHADAP

KESADARAN PERENCANAAN KEUANGAN SYARIAH

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Terapan pada Program Studi Sarjana Terapan Keuangan dan Perbankan Syariah

Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta

Disusun oleh:

Ralf Firza Noufal 4417020013

PROGRAM STUDI KEUANGAN DAN PERBANKAN SYARIAH PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA TERAPAN

JURUSAN AKUNTANSI POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

AGUSTUS 2021

(3)

LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS

Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam Skripsi Terapan ini adalah hasil karya saya sendiri bukan jiplakan karya orang lain baik sebagian atau seluruhnya.

Pendapat, gagasan, atau temuan orang lain yang terdapat di dalam Laporan Skripsi Terapan ini telah saya kutip dan saya rujuk sesuai etika ilmiah.

Nama : Ralf Firza Noufal

NIM : 4417020013

Tanda Tangan :

Tanggal : 10 Agustus 2021

(4)

LEMBAR PENGESAHAN Skripsi ini diajukan oleh:

Nama : Ralf Firza Noufal

NIM : 4417020013

Program Studi : Keuangan dan Perbankan Syariah

Judul Skripsi : Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah, dan Tingkat Pendapatan Terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah

Telah berhasil dipertahankan di hadapan Dewan Penguji dan diterima sebagai bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Sarjana Terapan pada Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta.

DEWAN PENGUJI

Ketua Penguji : Dr. Bambang Waluyo, S.E.,Ak.,CA.,M.Si. ( ) Anggota Penguji : Dr. Sabar Warsini, S.E.,M.M. ( )

DISAHKAN OLEH KETUA JURUSAN AKUNTANSI

Ditetapkan di : Depok

Tanggal : 19 Agustus 2021

Menyetujui,

Ketua Jurusan Akuntansi

Dr. Sabar Warsini, S.E.,M.M.

NIP. 196404151990032002

iv

(5)

LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI

Nama : Ralf Firza Noufal

Nomor Induk Mahasiswa : 4417020013

Program Studi : Keuangan dan Perbankan Syariah

Judul Skripsi : Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah, dan Tingkat Pendapatan Terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah

Disetujui oleh:

Pembimbing 1 Pembimbing 2

Dr. Sabar Warsini, S.E.,M.M. Nurul Hasanah, S.S.T., M.Si

NIP. 196404151990032002 NIP. 199201122018032001

Ketua Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah

Ida Syafrida, S.E., M.Si.

NIP. 197602042005012001

(6)

KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Swt karena atas izin-Nya penulis dapat menyusun skripsi ini dengan baik. Penulisan Skripsi ini bertujuan sebagai pemenuhan syarat kelulusan Program Studi Sarjana Terapan Keuangan dan Perbankan Syariah di Politeknik Negeri Jakarta.

Skripsi ini berjudul “Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah, dan Tingkat Pendapatan Terhadap Kesadaran Perencanaan KeuanganSyariah”.

Penulis juga ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang selama ini turut aktif memberikan masukan, dukungan, dan kritik yang membangun. Penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada pihak - pihak berikut.

1. Kepada orang tua yang sangat saya sayangi yaitu Bapak Rudi Sutanto dan Ibu Dyah Febriani, kakak saya Wira Dhyaksa Pradana, serta adik saya Danzel Razqa Hananputra yang senantiasa memberikan doa, dukungan, dan motivasi yang tak pernah terputus sehingga dapat terselesaikannya skripsi terapan ini.

2. Bapak Dr.sc., Zainal Nur Arifin, Dipl. Ing. HTL., M.T. selaku Direktur Politeknik Negeri Jakarta.

3. Ibu Dr. Sabar Warsini, S.E.,M.M selaku Ketua Jurusan Akuntansi dan Dosen Pembimbing 1 yang bersedia meluangkan waktunya dengan teliti dan sabar untuk memberikan arahan, bimbingan, solusi dan saran dalam penulisan skripsi ini.

4. Ibu Ida Syafrida, S.E., M.Si. selaku Kepala Program Studi.

5. Bapak Dr. Bambang Waluyo, S.E.,Ak.,CA.,M.Si. selaku Pembimbing Akademik kelas KPS 8B.

6. Ibu Nurul Hasanah, S.S.T., M.Si selaku Dosen Pembimbing II yang bersedia meluangkan waktunya dengan teliti dan sabar untuk memberikan arahan, bimbingan, solusi dan saran dalam penulisan skripsi ini.

7. Seluruh Dosen Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta, khususnya dosen Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat.

(7)

8. Seluruh Staf Administrasi yang telah baik dan sabar dalam memberikan pelayanan kepada seluruh mahasiswa.

9. Seluruh keluarga besar dari kedua orang tua saya yang telah membantu mengisi dan menyebarkan kuesioner serta senantiasa memberikan doa, dukungan, dan motivasi yang tak pernah terputus sehingga dapat terselesaikannya skripsi ini.

10. Kepada sahabat saya Muhammad Syahrul Prayitno dan Mochamad Haviz yang selalu memberikan motivasi, bantuan, semangat dan saran dalam pembuatan skripsi ini.

11. Kepada teman-teman seperjuangan saya Muhammad Irsyad, Ismail Razzak, Muhammad Farhan Ghifari, Ilham Rangga, Abdillah Syekh, dan Naufal Ibrahim Ihsan yang selalu memberikan dukungan dan semangat sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini.

12. Seluruh kawan-kawan seperjuangan di Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah angkatan tahun 2017, penulis ingin mengucapkan terimakasih atas support, motivasi dan kebersamaannya.

13. Seluruh pihak yang terlibat tidak dapat disebutkan satu persatu namun tidak mengurangi rasa hormat dan terimakasih penulis. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan semua pihak yang telah membantu.

Penulis menyadari laporan ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu penulis sangat menerima kritik atau saran dari pembaca yang bersifat membangun. Penulis tentunya berharap laporan ini dapat berguna di masa yang akan datang.

Depok, 10 Agustus 2021

Ralf Firza Noufal NIM. 4417020013

(8)

PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Sebagai sivitas akademis Politeknik Negeri Jakarta, saya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : Ralf Firza Noufal

NIM : 4417020013

Program Studi : Sarjana Terapan Keuangan dan Perbankan Syariah

Jurusan : Akuntansi

Jenis Karya : Skripsi

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Politeknik Negeri Jakarta Hak Bebas Royalti Non eksklusif (Non-exclusive Royalty Free Right) atas karya ilmiah saya yang berjudul:

“Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah, dan Tingkat Pendapatan Terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah”

Dengan hak bebas royalti noneksklusif ini Politeknik Negeri Jakarta berhak menyimpan, mengalihmedia atau memformatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan skripsi saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis/pencipta dan sebagai pemilik Hak Cipta.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Dibuat di : Depok

Pada tanggal : 10 Agustus 2021

Yang menyatakan

Ralf Firza Noufal

(9)

Ralf Firza Noufal

Keuangan dan Perbankan Syariah

Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah, dan Tingkat Pendapatan Terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan

Syariah ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh angka literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia yang dapat dikatakan masih rendah jika dibandingkan dengan angka literasi dan inklusi keuangan konvensional, serta masih terdapat adanya research gap pada penelitian terkait variabel tingkat pendapatan terhadap perencanaan keuangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan bukti empiris pengaruh literasi keuangan syariah, inklusi keuangan syariah, dan tingkat pendapatan terhadap kesadaran perencanaan keuangan syariah. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat yang menerapkan perencanaan keuangan syariah dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden.

Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan instrumen pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial literasi keuangan syariah dan tingkat pendapatan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kesadaran perencanaan keuangan syariah, sedangkan inklusi keuangan syariah tidak memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kesadaran perencanaan keuangan syariah. Untuk hasil penelitian secara simultan, literasi keuangan syariah, inklusi Keuangan syariah dan tingkat pendapatan memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kesadaran perencanaan keuangan syariah. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bagi masyarakat maupun pemerintah untuk mendukung penerapan perencanaan keuangan syariah.

Kata Kunci: Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah, Tingkat Pendapatan, Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah

(10)

Ralf Firza Noufal

Keuangan dan Perbankan Syariah

Analysis of the Effect of Islamic Financial Literacy, Islamic Financial Inclusion, and Income Levels on Islamic Financial Planning Awareness

ABSTRACT

This research is motivated by the number of Islamic financial literacy and inclusion in Indonesia which can be said to be still low when compared to conventional financial literacy and inclusion rates, and there is still a research gap in research related to income level variables on financial planning. The purpose of this study was to find empirical evidence of the influence of Islamic financial literacy, Islamic financial inclusion, and income levels on awareness of Islamic financial planning. This research is a quantitative associative research with multiple linear regression analysis method. The sample in this study is the community that implements Islamic financial planning with a total sample of 100 respondents. Sampling used purposive sampling with data collection instruments through questionnaires. The results of this study indicate that partially Islamic financial literacy and income level have a positive and significant influence on awareness of Islamic financial planning, while Islamic financial inclusion does not have a positive and significant effect on awareness of Islamic financial planning. For simultaneous research results, Islamic financial literacy, Islamic financial inclusion and income levels has a significant influence on awareness of Islamic financial planning. This research is expected to increase awareness for the public and the government to support the implementation of Islamic financial planning.

Keywords: Islamic Financial Literacy, Islamic Financial Inclusion, Income Level, Islamic Financial Planning Awareness

(11)

DAFTAR ISI

LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS ... iii

LEMBAR PENGESAHAN ... iv

LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI ... v

KATA PENGANTAR ... vi

PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS ... viii

ABSTRAK ... ix

ABSTRACT ... x

DAFTAR ISI ... xi

DAFTAR TABEL ... xiii

DAFTAR GAMBAR ... xiv

DAFTAR LAMPIRAN ... xv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Penelitian ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 4

1.3 Pertanyaan Penelitian... 5

1.4 Tujuan Penelitian ... 5

1.5 Manfaat Penelitian ... 6

1.6 Sistematika Penelitian ... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 8

2.1 Landasan Teori ... 8

2.1.1 Kesadaran Perencanaan Keuangan ... 8

2.1.2 Perencanaan Keuangan Syariah... 9

2.1.3 Inklusi Keuangan Syariah ... 11

2.1.4 Literasi Keuangan Syariah... 13

2.1.5 Tingkat Pendapatan ... 15

2.2 Hasil Penelitian Terdahulu ... 17

2.3 Kerangka Berpikir ... 20

2.4 Hipotesis Penelitian ... 21

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 24

3.1 Tahapan Penelitian... 24

3.2 Jenis Penelitian ... 26

3.3 Objek Penelitian... 26

3.4 Metode Pengambilan Sampel ... 26

3.5 Jenis dan Sumber Data Penelitian... 28

3.6 Metode Pengumpulan Data... 28

3.7 Definisi Operasional Variabel ... 28

3.8 Metode Analisis Data ... 31

3.8.1 Uji Validitas dan Reliabilitas ... 31

3.8.2 Uji Asumsi Klasik ... 32

3.8.3 Analisa Regresi Berganda ... 33

3.8.4 Uji Hipotesis ... 34

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 35

(12)

4.2.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 37

4.2.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ... 37

4.2.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Domisili... 38

4.2.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan ... 39

4.2.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir ... 39

4.2.6 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendapatan Per Bulan ... 40

4.2.7 Hasil Uji Validitas Pretest ... 40

4.2.8 Hasil Uji Reliabilitas Pretest ... 42

4.3 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas ... 42

4.3.1 Hasil Uji Validitas ... 43

4.3.2 Hasil Uji Reliabilitas ... 44

4.4 Hasil Uji Asumsi Klasik ... 44

4.4.1 Hasil Uji Normalitas ... 45

4.4.2 Uji Multikolinieritas ... 46

4.4.3 Uji Heteroskedastisitas ... 47

4.5 Analisis Regresi Linier Berganda ... 48

4.6 Uji Hipotesis ... 49

4.6.1 Uji t (Uji Parsial) ... 49

4.6.2 Uji F (Uji Simultan) ... 51

4.6.3 Uji Koefisien Determinasi ... 52

4.7 Pembahasan ... 52

4.7.1 Pengaruh Literasi Keuangan Syariah terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah ... 52

4.7.2 Pengaruh Inklusi Keuangan Syariah terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah ... 54

4.7.3 Pengaruh Tingkat Pendapatan terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah ... 55

4.7.4 Pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah dan Tingkat Pendapatan terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah ... 57

4.8 Implikasi Penelitian ... 58

BAB V PENUTUP ... 62

5.1 Kesimpulan ... 62

5.2 Saran ... 63

DAFTAR PUSTAKA ... 65

LAMPIRAN ... 69

(13)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu ... 17

Tabel 3.1 Definisi Variabel ... 28

Tabel 3.2 Skala Likert ... 31

Tabel 4.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 37

Tabel 4.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ... 38

Tabel 4.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Domisili ... 38

Tabel 4.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan ... 39

Tabel 4.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir ... 39

Tabel 4.6 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendapatan Per Bulan ... 40

Tabel 4.7 Hasil Pretest Uji Validitas ... 41

Tabel 4.8 Hasil Pretest Uji Reliabilitas... 42

Tabel 4.9 Hasil Uji Validitas ... 43

Tabel 4.10 Hasil Uji Reliabilitas ... 44

Tabel 4.11 Hasil Uji Multikolinieritas ... 47

(14)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Kerangka Berpikir ... 20

Gambar 3.1 Komponen dan Proses Penelitian Kuantitatif ... 24

Gambar 4.1 Hasil Uji Normalitas... 45

Gambar 4.2 Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov ... 46

Gambar 4.3 Hasil Uji Heteroskedastisitas ... 47

Gambar 4.4 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda ... 48

Gambar 4.5 Hasil Uji T (Uji Parsial) ... 50

Gambar 4.6 Hasil Uji F (Uji Simultan) ... 51

Gambar 4.7 Hasil Uji Koefisien Determinasi ... 52

(15)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Kuesioner Penelitian ... 70

Lampiran 2 Data Jawaban Responden ... 74

Lampiran 3 Hasil Pre-test Uji Validitas dan Uji Reliabilitas ... 82

Lampiran 4 Hasil Uji Validitas dan Uji Reliabilitas ... 86

Lampiran 5 Hasil Uji Asumsi Klasik ... 90

Lampiran 6 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda, Uji Hipotesis, dan Koefisien Determinasi ... 91

(16)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Melihat kondisi perekonomian Indonesia saat ini, perencanaan keuangan mutlak diperlukan bagi setiap individu. Di antara fenomena yang terjadi di masyarakat adalah gaya hidup yang semakin konsumtif dan meningkatnya inflasi yang membuat kebutuhan hidup semakin mahal di masa yang akan datang (Putri, 2016). Dengan demikian, perencanaan keuangan perlu dilakukan karena yang pertama adalah sebagai bentuk pendisiplinan langkah untuk mengendalikan diri dan menyediakan kondisi finansial masa depan terbaik bagi diri sendiri secara efektif dan efisien sesuai dengan kemampuan, yang kedua jaminan keuangan yang aman (secure), dan yang ketiga perencanaan keuangan akan membantu secara efektif dan efisien dalam meraih tujuan keuangan (Rita & Santoso, 2015).

Sebagai umat muslim penting bagi kita untuk menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam kehidupan, termasuk dalam hal perencanaan keuangan. Karena tujuan dari syariah itu sendiri adalah al-falah yaitu meraih keberhasilan atau kemenangan dalam hidup. Maqashid al-Syari‘ah atau tujuan dari syariah menjadi dasar yang sangat penting bagi perencanaan keuangan syariah (Masruroh, 2013).

Menurut Putri (2016), konsep perencanaan keuangan syariah menekankan tujuan akhir, tidak hanya keberhasilan dari sisi duniawi saja akan tetapi terus berlanjut ke akhirat dengan pahala yang terus tersambung. Masruroh (2013) mengungkapkan bahwa perencanaan keuangan syariah memiliki beberapa tujuan, yaitu:

1. Agar tidak meninggalkan utang,

2. Agar bisa menjalankan berbagai ibadah kepada Allah Swt, 3. Sebagai proteksi,

4. Pengelolaan kekayaan,

5. Memelihara harta yang telah terakumulasi, dan 6. Distribusi kekayaan.

Dalam membuat perencanaan keuangan dibutuhkan literasi keuangan (Rita

& Santoso, 2015). Adanya literasi keuangan akan membantu individu dalam mengatur perencanaan keuangan pribadi, sehingga individu tersebut bisa memaksimalkan nilai waktu uang dan keuntungan yang diperoleh oleh individu

(17)

2

akan semakin besar dan akan meningkatkan taraf kehidupannya (Yushita, 2017).

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (2017), literasi keuangan tidak hanya bersinggungan dengan pengetahuan, kemampuan, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan saja, akan tetapi bersinggungan pula dengan kebiasaan (habit) masyarakat terkait keuangan. Terdapat beberapa penelitian terkait hal ini, akan tetapi hasilnya cenderung tidak konklusif. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Mendari dan Soejono (2019) tingkat literasi keuangan (Financial Literacy Index) memiliki hubungan lemah terhadap perencanaan keuangan pada dosen di Palembang, sedangkan menurut penelitian Agung, Oktarina, & Bungatang (2021), Putri & Tasman (2019), Bonang (2019) serta Sobaya, Hidayanto, & Safitri (2016) bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan.

Di samping literasi, salah satu hal yang menjadi poin penting di dalam perencanaan keuangan adalah inklusi keuangan. United Nations Development Programme (2012) menyampaikan bahwa melalui literasi keuangan, inklusi keuangan (financial inclusion) yang menjadi target di berbagai negara dapat tercapai. Hal tersebut dikarenakan masyarakat yang terliterasi akan mengetahui bagaimana menggunakan uangnya dan tujuan dari kepemilikan produk dan jasa keuangan sehingga selanjutnya mencapai inklusi keuangan (Brillianti & Kautsar, 2020). Hal ini seiring dengan Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2013 yang memiliki satu pilar terkait inklusi keuangan yaitu pengembangan produk dan layanan jasa keuangan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan akses masyarakat melalui ketersediaan produk beserta layanan jasa keuangan yang dapat dijangkau dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat (OJK, 2017). Menurut Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pihaknya terus mendorong inklusi keuangan untuk mencapai target tingkat inklusi keuangan sebesar 90 persen pada 2024 (Richard, 2021). Akan tetapi menurut penelitian Puspitasari, Mahri, dan Utami (2020) bahwa rata-rata indeks inklusi keuangan Syariah dari 30 provinsi di Indonesia memiliki kategori inklusi keuangan yang rendah dan tingkat inklusi keuangan syariah selama tahun 2015-2018 mengalami perkembangan yang relatif stagnan.

(18)

3

Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2016 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan syariah masyarakat Indonesia berada pada posisi 8,1%. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan indeks literasi keuangan konvensional yang berada pada angka 29,5% (OJK, 2017). Indeks inklusi keuangan syariah pada survei yang sama menunjukkan bahwa hanya sebesar 11,1%, yang artinya dari setiap 100 penduduk Indonesia, hanya 11 orang yang memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan syariah (OJK, 2017). Fakta ini kontradiktif dengan kenyataan yang ada bahwa mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim, namun populasi yang besar tersebut, tidak banyak memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan syariah.

Jumlah pengguna produk dan layanan jasa keuangan syariah ini jauh sekali dibandingkan dengan pengguna produk dan layanan jasa keuangan konvensional yang besarnya 65,6% (OJK, 2017). Angka ini masih belum memenuhi target tingkat inklusi secara umum dari Menko Perekonomian sebesar 90 persen yang sudah disebutkan sebelumnya. Sementara dari sisi literasi diharapkan kedepannya agar masyarakat lebih banyak yang masuk ke dalam kategori well literate, karena masyarakat yang well literate lebih cenderung mempunyai kemampuan pengelolaan dan perencanaan finansial yang lebih baik dalam mewujudkan kesejahteraan keuangan mereka. Dengan demikian, di kemudian hari akan tercipta masyarakat yang well literate dan financially inclusive yang pada akhirnya akan mendukung pembangunan ekonomi (OJK, 2017).

Berdasarkan data-data diatas, penelitian tentang literasi dan inklusi keuangan syariah masih layak untuk dikembangkan karena kondisi riil di Indonesia yang relatif masih sangat rendah dan jauh dari harapan. Berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya, penelitian ini akan menambahkan variabel tingkat pendapatan. Terdapat probabilitas yang lebih besar bahwa individu dengan sumber daya atau pendapatan (income) yang tersedia akan menunjukkan perilaku manajemen lebih bertanggung jawab terhadap urusan keuangannya. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Putri & Tasman (2019) dan Gustika (2020), bahwa pendapatan (income) berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan. Akan tetapi pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Purwidianti dan

(19)

4

Mudjiyanti (2016) bahwa tingkat pendapatan tidak berpengaruh terhadap perilaku keuangan. Menurut Kholilah & Iramani (2013) Perilaku Manajemen Keuangan atau Financial Management Behaviour merupakan kemampuan seseorang dalam mengatur (perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan) dana keuangan sehari-hari. Dengan demikian, penelitian ini bermaksud untuk mengisi research gap diatas.

Dari uraian diatas, peneliti tertarik untuk mengembangkan dan menganalisa lebih lanjut melalui skripsi berjudul “Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah dan Tingkat Pendapatan Terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah”.

1.2 Rumusan Masalah

Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2016 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan syariah masyarakat Indonesia berada pada posisi 8,1%. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan indeks literasi keuangan konvensional yang berada pada angka 29,5%. Angka indeks inklusi keuangan syariah pada survei yang sama menunjukkan bahwa hanya sebesar 11,1%, yang artinya dari setiap 100 penduduk Indonesia, hanya 11 orang yang memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan syariah. Fakta ini kontradiktif dengan kenyataan yang ada bahwa mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim, namun populasi yang besar tersebut, tidak banyak memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan syariah. Jumlah pengguna produk dan layanan jasa keuangan syariah ini jauh sekali dibandingkan dengan pengguna produk dan layanan jasa keuangan konvensional yang besarnya 65,6%.

Selain faktor literasi dan inklusi keuangan syariah, terdapat faktor lain yang dapat mempengaruhi perencanaan keuangan syariah, yaitu tingkat pendapatan.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Putri & Tasman (2019), bahwa pendapatan (income) berpengaruh positif signifikan terhadap financial management behavior. Akan tetapi pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Purwidianti dan Mudjiyanti (2016) bahwa tingkat pendapatan tidak berpengaruh terhadap perilaku keuangan. Dengan demikian, penelitian ini dimaksudkan untuk mengisi research gap tersebut.

(20)

5

Hal ini menunjukkan bahwa literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia dapat dikatakan masih rendah. Di samping itu, masih terdapat adanya research gap pada penelitian terkait variabel tingkat pendapatan dengan perilaku keuangan yang di dalamnya termasuk perencanaan keuangan. Berdasarkan hal tersebut, perlu adanya penelitian untuk menganalisa pengaruh inklusi keuangan syariah, literasi keuangan syariah, dan tingkat pendapatan terhadap kesadaran perencanaan keuangan syariah.

1.3 Pertanyaan Penelitian

Berdasarkan latar belakang diatas, dapat disimpulkan pertanyaan penelitian berikut ini:

1. Apakah Literasi Keuangan Syariah berpengaruh terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah?

2. Apakah Inklusi Keuangan Syariah berpengaruh terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah?

3. Apakah Tingkat Pendapatan berpengaruh terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah?

4. Apakah Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah, dan Tingkat Pendapatan berpengaruh terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah?

1.4 Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah yang sudah disusun, tujuan dari penelitian ini adalah:

1. Untuk menemukan bukti empiris pengaruh Literasi Keuangan Syariah terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah.

2. Untuk menemukan bukti empiris pengaruh Inklusi Keuangan Syariah terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah.

3. Untuk menemukan bukti empiris pengaruh Tingkat Pendapatan terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah.

4. Untuk menemukan bukti empiris pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah, dan Tingkat Pendapatan terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah.

(21)

6

1.5 Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Manfaat Teoritis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih berupa wawasan ilmu pengetahuan mengenai inklusi, literasi, dan perencanaan keuangan syariah. Selain itu, diharapkan agar penelitian ini dapat menjadi referensi di bidang keuangan syariah

2. Manfaat Praktis

- Bagi penulis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu pengetahuan di bidang keuangan syariah

- Bagi civitas akademika Politeknik Negeri Jakarta, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan sumber bacaan untuk penelitian selanjutnya.

- Bagi regulator, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk mendukung regulasi terkait perkembangan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.

- Bagi masyarakat secara umum, penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran terkait pentingnya perencanaan keuangan bagi setiap individu.

1.6 Sistematika Penelitian

Secara garis besar penulisan penelitian ini terdiri dari V bab. Masing-masing bab memiliki sub bab yang akan memberikan penjelasan secara terperinci dan sistematis serta berkesinambungan agar bisa dipahami dengan jelas. Adapun sistematika penelitian ini adalah sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN Bab pertama, sebagaimana penelitian pada umumnya, bab satu adalah pendahuluan yang mencakup: latar belakang penelitian; rumusan masalah penelitian; pertanyaan penelitian; tujuan penelitian; manfaat penelitian;

dan sistematika penulisan skripsi.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Bab kedua dalam penelitian ini berisi tentang

(22)

7

syariah, literasi keuangan syariah, inklusi keuangan syariah, dan tingkat pendapatan; hasil penelitian terdahulu; kerangka berpikir; dan hipotesis.

BAB III METODE PENELITIAN Bab ketiga dalam penelitian ini yaitu tentang metode penelitian yang didalamnya memuat tentang tahapan penelitian; jenis penelitian; objek penelitian; metode pengambilan sampel; jenis dan sumber data penelitian; metode pengumpulan data; definisi operasional variabel; dan metode analisis data.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Bab keempat dalam penelitian ini yaitu tentang hasil dan pembahasan yang didalamnya memuat tentang gambaran umum objek penelitian; karakteristik sampel penelitian; hasil uji validitas dan reliabilitas;

hasil uji asumsi klasik; analisis regresi linier berganda; uji hipotesis; pembahasan;

dan implikasi penelitian.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab kelima dalam penelitian ini merupakan bagian penutup yang didalamnya memuat tentang kesimpulan hasil penelitian dan saran-saran untuk berbagai pihak.

(23)

BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya dan hasil analisis data yang telah dilakukan mengenai pengaruh literasi keuangan syariah, inklusi keuangan syariah, dan tingkat pendapatan terhadap kesadaran perencanaan keuangan syariah selanjutnya dapat dibuat kesimpulan. Berikut dibawah ini merupakan kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini:

1. Variabel literasi keuangan syariah berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kesadaran perencanaan keuangan syariah. Hal ini mengacu pada item pernyataan yang diajukan kepada responden bahwa item yang paling berpengaruh adalah responden mengetahui bahwa perencanaan keuangan dibutuhkan dalam konteks individu, keluarga, maupun sosial- kemasyarakatan dan item pernyataan yang kurang berpengaruh adalah responden mengetahui bahwa semakin tinggi literasi keuangan seseorang, maka semakin baik perencanaan keuangannya.

2. Variabel inklusi keuangan syariah tidak berpengaruh secara positif dan signifikan secara parsial terhadap kesadaran perencanaan keuangan syariah.

Hal ini mengacu pada item pernyataan yang diajukan kepada responden bahwa item yang paling berpengaruh adalah responden menggunakan layanan dan fasilitas dari lembaga keuangan syariah untuk melakukan perencanaan keuangan syariah dan item pernyataan yang kurang berpengaruh adalah responden memanfaatkan fasilitas dan layanan jasa keuangan untuk menunjang perencanaan keuangan.

3. Variabel tingkat pendapatan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kesadaran perencanaan keuangan syariah. Hal ini mengacu pada item pernyataan yang diajukan kepada responden bahwa item yang paling berpengaruh adalah responden yakin dengan pendapatan yang dimilikinya, responden mampu merencanakannya dengan baik dan item

(24)

63

pendapatan lebih, maka pendapatan tersebut akan dialokasikan untuk tabungan maupun investasi.

4. Variabel Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah dan Tingkat Pendapatan secara simultan memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah. Hal ini mengacu pada hasil koefisien determinasi bahwa Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah dan Tingkat Pendapatan secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah secara dominan, sedangkan selain variabel independen tersebut sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Dengan demikian, masih terdapat variabel independen lain yang mempengaruhi kesadaran perencanaan keuangan syariah.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil kesimpulan diatas, maka terdapat saran perbaikan untuk kedepannya sebagai berikut:

1. Untuk peneliti selanjutnya

a. Responden kuesioner dalam penelitian ini hanya berjumlah 100 orang yang ditujukan kepada masyarakat secara umum yang melakukan perencanaan keuangan syariah. Dengan demikian diharapkan kedepannya agar peneliti-peneliti selanjutnya dapat menambah jumlah responden dan dapat melakukan penelitian ini dengan studi kasus di lembaga keuangan syariah tertentu, sehingga setiap variabel independen secara parsial diharapkan dapat lebih memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesadaran perencanaan keuangan syariah.

b. Penelitian ini membahas mengenai topik perencanaan keuangan syariah.

Dengan demikian diharapkan untuk kedepannya agar peneliti-peneliti selanjutnya dapat mengangkat topik ini untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat terkait perencanaan keuangan syariah, mengingat topik ini belum banyak diangkat menjadi penelitian.

c. Penelitian ini menggunakan variabel independen Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah dan Tingkat Pendapatan. Dengan demikian diharapkan kedepannya dapat menggunakan variabel

(25)

64

independen lain yang sekiranya berpengaruh terhadap perencanaan keuangan syariah, agar mendapatkan hasil yang lebih luas mengenai permasalahan yang diteliti sehingga mendapatkan nilai koefisien determinasi yang lebih baik. Variabel-variabel independen lain yang sekiranya berpengaruh terhadap kesadaran perencanaan keuangan syariah yakni tingkat religiusitas, minat investasi, dan pemahaman keuangan syariah.

2. Untuk regulator

Dengan adanya penelitian ini diharapkan agar pemerintah maupun Otoritas Jasa Keuangan selaku regulator, dapat membuat program-program yang dapat lebih meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta melakukan sosialisasi seperti seminar untuk dapat meningkatkan kesadaran perencanaan keuangan syariah kepada masyarakat.

3. Untuk masyarakat secara umum

Bagi masyarakat secara umum diharapkan untuk lebih meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan pemahaman mengenai ekonomi dan keuangan syariah. Di samping itu, selain meningkatkan pengetahuan juga diharapkan agar menggunakan produk dan jasa keuangan syariah dengan harapan agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan perencanaan keuangan syariah. Dengan demikian, perencanaan keuangan syariah tersebut dapat dilaksanakan sehari-hari, sehingga dapat mencapai tujuan keuangan yang diinginkan.

(26)

DAFTAR PUSTAKA

Agung, Oktarina, & Bungatang (2021). Pengaruh Tingkat Literasi Keuangan dan Pembelajaran di Perguruan Tinggi Terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa. Phinisi Integration Review, Vol. 4, No.1, 150-155.

Badan Pusat Statistik. (2019). Statistik Pendapatan Februari 2019. Jakarta:

Author.

Badan Pusat Statistik. (2021). Juli 10, 2021.

https://sirusa.bps.go.id/sirusa/index.php/istilah/index

Bonang, Dahlia. (2019). “Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Perencanaan Keuangan Keluarga Di Kota Mataram”. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Langsa., Vol. 4, No. 2, 155-165.

Brillianti, F., & Kautsar, A. (2020). Apakah Literasi Keuangan Memengaruhi Kesejahteraan Rumah Tangga di Indonesia?. Kajian Ekonomi &

Keuangan Vol. 4, No. 2, 104-115.

Cahyani, Tristiarto, dan Marlina (2020). Analisis Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Financial Technology Terhadap Personal Finance Nasabah PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk di Kota Bekasi. Jurnal Ekonomi Bisnis Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

Ghozali, Imam. (2011). Aplikasi Analisis Multivariative Dengan Program IBM SPSS 19. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozie, Prita. (2021). Make It Happen (Buku Pintar Rencana Keuangan Untuk Mewujudkan Mimpi). Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama.

Gustika, Roza. (2020). Pengaruh Pendapatan Dan Sikap Keuangan Terhadap Manajemen Keuangan (Studi Pada Ibu Rumah Tangga Di Nagari Binjai Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman). Jurnal Apresiasi Ekonomi Vol. 8, No. 3, 399-406.

Hazmi, Faiqul. (2018). Nilai–Nilai Dasar Islam Pada Perencanaan Keuangan Keluarga. ISTI’DAL; Jurnal Studi Hukum Islam, Vol. 5 No. 1, 63-76.

Hilmawati dan Kusumaningtyas (2021). Inklusi Keuangan dan Literasi Keuangan Terhadap Kinerja dan Keberlangsungan Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah. Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen, Vol. 10, No. 1, 135-152.

(27)

66

Ibrahim, Faisal (2016). Peranan Kota Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur Dalam Menyokong Pembangunan Kota Jakarta. Yogyakarta:

Jurnal Universitas Gajah Mada. Hlm. 1-10.

Igbinovia, Magnus. (2016). Emotional Self Awareness and Information Literacy Competence as Correlates of Task Performance of Academic Library Personnel. Library Philosophy and Practice (e-journal).

Ikram, Sanusi, & Ansar. (2015). Hubungan Tingkat Pendapatan Dengan Tingkat Konsumsi Masyarakat Di Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa.

Jurnal Ekonomi Balance Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Vol. 11, No. 1, 1- 10.

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. (2016). Juni 20, 2021.

https://kbbi.kemdikbud.go.id/

Kementerian Keuangan (2021). Mengolah Potensi Ekonomi Syariah. Media Keuangan Vol. XIV, No. 166. Jakarta: Author.

Kholilah & Iramani (2013). Studi Financial Management Behavior Pada Masyarakat Surabaya. Journal of Business and Banking. Vol. 3, No. 1, p.

69 – 80.

Komite Nasional Keuangan Syariah. (2019). Strategi Nasional Pengembangan Materi Edukasi untuk Peningkatan Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Indonesia. Jakarta: Author.

Masruroh, Aini (2013). Mengelola Keuangan Secara Syariah Dalam Rangka Menumbuhkan Good Money Habit. Jurnal Al-Iqtishad. Vol. V, No. 1, 80- 96.

Mendari & Soejono (2019). Hubungan Tingkat Literasi Dan Perencanaan Keuangan. Modus Vol. 31 (2): 227-240.

Nasution & Fatira. (2019). Analisis Faktor Kesadaran Literasi Keuangan Syariah Mahasiswa Keuangan dan Perbankan Syariah. Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah. Vol. 7, No. 1, 40 – 63.

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2017). PISA 2015 Assessment and Analytical Framework: Science, Reading, Mathematic, Financial Literacy and Collaborative Problem Solving. Paris: OECD Publishing.

Otoritas Jasa Keuangan. (2017). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia

(28)

67

kegiatan/publikasi/Documents/Pages/Strategi-Nasional-Literasi- Keuangan-Indonesia-(Revisit-2017)-/SNLKI (Revisit 2017).pdf

Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Atur Keuangan Secara Syariah, Hidup Penuh

Berkah. 20 Juni 2021.

https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/10443

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 (2016) Tentang Strategi

Nasional Keuangan Inklusif. 22 Juni 2021.

https://fiskal.kemenkeu.go.id/data/document/peraturan/PerpresNomor82Ta hun2016.pdf

Purwidianti & Mudjiyanti (2016). Pengaruh Analisis Pengalaman Keuangan dan Tingkat Pendapatan terhadap Perilaku Keuangan Rumah tangga di Kabupaten Purwokerto Timur. Benefit Jurnal Manajemen dan Bisnis. Vol.

1, No. 2, 141-148.

Puspitasari, S., Mahri, A.J.W., dan Utami, S.A. (2020). Indeks Inklusi Keuangan Syariah Di Indonesia Tahun 2015-2018. Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah UPI, Vol. 4, No. 1, 15-31.

Putri, Ida Kurnia (2016). Perencanaan keuangan pada mahasiswa ekonomi islam di Yogyakarta. Jurnal Ilmu Ekonomi Lariba, Vol. 2 (1), 1-13.

Putri & Tasman (2019). Pengaruh Financial Literacy dan Income terhadap Personal Financial Management Behavior pada Generasi Millennial Kota Padang. Jurnal Kajian Manajemen dan Wirausaha. Vol. 01, No. 01, 151- 160.

Richard, M. (2021, 22 Maret). Kejar Target Inklusi Keuangan 2024 90 Persen, Ini

Langkah Kemenko Perekonomian. 04 Juni 2021.

https://ekonomi.bisnis.com/read/20210322/9/1370833/kejar-target-inklusi- keuangan-2024-90-persen-ini-langkah-kemenko-perekonomian.

Rita & Santoso. (2015). Literasi Keuangan Dan Perencanaan Keuangan Pada Dana Pendidikan Anak. Jurnal Ekonomi/Volume XX, No. 02, 212-227.

Saadah, Naili. (2018). Perencanaan Keuangan Islam Sederhana dalam Bisnis E- Commerce pada Pengguna Online Shop. Economica: Jurnal Ekonomi Islam. Vol. 9, No. 1, 105 – 128.

Sarma, Mandira. (2012). Index of Financial Inclusion – A measure of financial sector inclusiveness. Berlin Working Papers on Money, Finance, Trade and Development. 22 Juni 2021. https://finance-and-trade.htw- berlin.de/fileadmin/HTW/Forschung/Money_Finance_Trade_Developmen

(29)

68

t/working_paper_series/wp_07_2012_Sarma_Index-of-Financial- Inclusion.pdf

Saraswati & Nugroho. (2021). Perencanaan Keuangan dan Pengelolaan Keuangan Generasi Z di Masa Pandemi COVID-19 melalui Penguatan Literasi Keuangan. Jurnal Warta LPM. Vol. 24, No. 2, hlm. 309-318.

Sobaya, Hidayanto, & Safitri. (2016). Pengaruh Literasi Keuangan Dan Lingkungan Sosial Terhadap Perencanaan Keuangan Pegawai di Universitas Islam Indonesia. Jurnal Madania. Vol. 20, No. 1, 115-128.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Syahrum & Salim. (2014). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Bandung:

Citapustaka Media.

United Nations Development Programme. (2012). Financial Literacy as A Tool for Financial Inclusion and Client Protectiion. New Delhi: Author.

Wibisono. (2003). Riset Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

World Bank (2017, April). Financial Inclusion and Inclusive Growth, A Review of

Recent Empirical Evidence. June 21, 2021.

https://documents1.worldbank.org/curated/en/403611493134249446/pdf/

WPS8040.pdf

Yushita, A.N. (2017). Pentingnya Literasi Keuangan Bagi Pengelolaan Keuangan

Pribadi. Jurnal Nominal, Vol. VI (1), 11-26

(30)

LAMPIRAN

(31)

70

Lampiran 1 Kuesioner Penelitian

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Kepada Responden yang terhormat,

Perkenalkan saya Ralf Firza Noufal, Mahasiswa tingkat akhir Politeknik Negeri Jakarta, Jurusan Akuntansi, Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah. Saat ini saya sedang mengumpulkan data untuk keperluan Skripsi saya. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah untuk melihat seberapa besar pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Inklusi Keuangan Syariah, dan Tingkat Pendapatan terhadap Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah.

Berikut saya sampaikan daftar pernyataan kepada Bapak/Ibu/Sdr/i, dengan permohonan agar berkenan meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner penelitian ini. Kuesioner ini hanya digunakan untuk kepentingan penelitian, maka jawaban Bapak/Ibu/Sdr/i sampaikan sepenuhnya akan dijaga kerahasiaannya. Atas kerjasama Bapak/Ibu/Sdr/i, saya ucapkan terima kasih.

Sebelum mengisi pernyataan dibawah ini, kami mohon kesediaan Bapak/Ibu/Sdr/i untuk membaca terlebih dahulu petunjuk pengisian, keterangan dalam menjawab kuesioner dan Kriteria Responden berikut:

Keterangan : SS : Sangat Setuju S: Setuju

KS: Kurang Setuju TS: Tidak Setuju STS: Sangat Tidak Setuju

Petunjuk Pengisian:

1. Jawablah pertanyaan ini dengan jujur dan benar.

2. Bacalah terlebih dahulu pertanyaan dengan cermat sebelum anda memulai jawabannya.

3. Pilihlah salah satu jawaban yang paling sesuai dengan pendapat anda.

Kriteria Responden:

1. Masyarakat muslim yang berdomisili di Wilayah Jabodetabek 2. Berusia 21 tahun atau lebih

3. Memiliki Pekerjaan dan berpenghasilan tetap

4. Melakukan Perencanaan Keuangan Syariah (Mengalokasikan dana untuk Investasi, ZISWAF, Dana Darurat, dan Tabungan)

(32)

71

Identitas Responden Nama

Jenis Kelamin a. Laki-laki

b. Perempuan

Usia a. 21-30 Tahun

b. 31-40 Tahun c. 41-50 Tahun d. >50 Tahun

Domisili a. DKI Jakarta

b. Bogor c. Depok d. Tangerang e. Bekasi

Pekerjaan a. BUMN

b. Pegawai Negeri Sipil c. Karyawan Swasta d. Wirausaha

e. Lainnya

Pendidikan Terakhir a. SMA

b. Diploma (D1,D2,D3) c. S1 atau D4

d. S2 e. Lainnya

Pendapatan Per bulan a. <Rp. 3.000.000

b. Rp. 3.000.000 - Rp. 5.000.000 c. Rp. 5.000.000 - Rp. 10.000.000 d. >Rp. 10.000.000

Pernyataan

Variabel Literasi Keuangan Syariah (X1)

No Pernyataan SS S KS TS STS

1 Pengetahuan dan pemahaman keuangan syariah yang baik diperlukan untuk merencanakan keuangan secara syariah

2 Pengetahuan terhadap produk dan jasa keuangan syariah (seperti tabungan, deposito, asuransi, pembiayaan, dan pasar modal) merupakan suatu hal yang penting untuk melakukan perencanaan keuangan syariah

3 Saya mengetahui bahwa semakin tinggi literasi keuangan seseorang, maka semakin baik perencanaan keuangannya

4 Saya mengetahui bahwa budgeting diperlukan

(33)

72

untuk merencanakan keuangan

5 Saya mengetahui bahwa untuk merencanakan keuangan dengan baik, diperlukan pemahaman terkait keuntungan dan risiko di dalam produk keuangan syariah

6 Saya mengetahui bahwa di dalam merencanakan keuangan, terdapat tujuan keuangan yang harus dicapai

7 Saya dapat memilih produk dan jasa keuangan yang sesuai untuk kebutuhan saya

8 Saya mengetahui bahwa perencanaan keuangan dibutuhkan dalam konteks individu, keluarga, maupun sosial-kemasyarakatan

Variabel Inklusi Keuangan Syariah (X2)

No Pernyataan SS S KS TS STS

1 Akses terhadap lembaga, produk dan jasa keuangan syariah cukup tersedia bagi yang ingin melakukan perencanaan keuangan syariah

2 Semakin banyak variasi produk dan jasa keuangan syariah yang sesuai dengan kebutuhan saya, maka semakin baik perencanaan keuangan saya

3 Saya menggunakan berbagai produk dan jasa keuangan syariah untuk menunjang perencanaan keuangan saya

4 Saya memanfaatkan fasilitas dan layanan jasa keuangan untuk menunjang perencanaan keuangan saya

5 Semakin mudah bagi saya dalam mengakses produk dan jasa keuangan syariah, maka semakin mudah pula bagi saya untuk melakukan perencanaan keuangan syariah

6 Ketersediaan layanan dan fasilitas dari lembaga keuangan syariah akan memudahkan saya untuk melakukan perencanaan keuangan syariah

7 Saya menggunakan layanan dan fasilitas dari lembaga keuangan syariah untuk melakukan perencanaan keuangan syariah

8 Semakin rutin dan lama jangka waktu penggunaan saya dalam memanfaatkan layanan dan fasilitas dari lembaga keuangan syariah, maka semakin baik perencanaan keuangan saya

(34)

73

Variabel Tingkat Pendapatan (X3)

No Pernyataan SS S KS TS STS

1 Pendapatan saya mendorong saya untuk melakukan perencanaan keuangan

2 Segala pendapatan yang saya peroleh harus dikelola dan direncanakan dengan baik

3 Semakin tinggi pendapatan saya, maka semakin baik saya harus merencanakannya

4 Apabila saya memiliki pendapatan lebih, maka pendapatan tersebut akan saya alokasikan untuk tabungan maupun investasi

5 Saya yakin dengan pendapatan yang saya miliki, saya mampu merencanakannya dengan baik

Variabel Kesadaran Perencanaan Keuangan Syariah (Y)

No Pernyataan SS S KS TS STS

1 Zakat, Infaq, Shadaqah, dan Wakaf (ZISWAF) perlu dialokasikan di dalam perencanaan keuangan saya, untuk membersihkan harta dari hal-hal yang haram

2 Dana proteksi (asuransi) dan dana darurat penting untuk dialokasikan di dalam perencanaan

keuangan saya, agar dapat terlindungi dari hal-hal yang bersifat darurat

3 Kebutuhan sehari-hari harus dibuat budgeting, agar kondisi keuangan saya baik

4 Saya menyadari bahwa kebutuhan harus diprioritaskan dibanding keinginan semata 5 Tabungan diperlukan untuk dapat merealisasikan

rencana saya di masa yang akan datang 6 Investasi untuk masa depan diperlukan untuk

dapat memenuhi kebutuhan saya di masa yang akan datang

7 Saya sadar bahwa dengan merencanakan

keuangan, kondisi keuangan saya akan lebih lebih baik

(35)

74

Lampiran 2 Data Jawaban Responden 1. Jawaban responden untuk variabel X1

NO Literasi Keuangan Syariah (X1)

TOTAL X1 X1.1 X1.2 X1.3 X1.4 X1.5 X1.6 X1.7 X1.8

1 4 4 5 4 3 4 4 3 31

2 5 5 5 5 5 5 5 5 40

3 4 4 4 4 5 4 5 4 34

4 5 5 4 5 5 4 5 4 37

5 4 4 4 3 5 4 4 4 32

6 4 3 4 4 4 4 4 4 31

7 5 4 5 4 4 5 5 4 36

8 5 5 5 5 5 5 5 5 40

9 3 3 4 5 4 5 4 4 32

10 5 4 5 5 5 5 5 5 39

11 5 4 5 4 5 5 5 5 38

12 5 5 5 5 5 5 5 5 40

13 5 5 5 5 5 5 5 5 40

14 5 5 5 5 5 5 4 5 39

15 5 5 5 5 5 5 5 4 39

16 4 3 4 4 4 4 3 4 30

17 5 5 5 5 5 5 5 5 40

18 5 5 5 4 4 5 5 5 38

19 5 4 5 5 5 4 4 4 36

20 5 5 5 4 4 5 5 5 38

21 4 4 4 4 4 4 4 4 32

22 5 5 5 5 5 5 5 5 40

23 5 5 5 5 5 5 5 5 40

24 5 5 4 5 4 5 5 5 38

25 5 5 5 5 5 5 5 5 40

26 5 4 4 5 5 4 4 4 35

27 5 5 5 5 5 4 4 4 37

28 4 5 5 4 4 5 4 5 36

29 5 5 5 5 5 5 4 5 39

30 5 5 4 4 4 4 4 4 34

31 5 5 5 5 5 5 5 5 40

32 4 3 4 5 4 4 4 4 32

33 5 5 5 4 5 5 5 5 39

34 4 4 4 5 4 4 4 4 33

35 5 5 4 5 5 5 4 3 36

36 3 3 4 4 4 5 4 4 31

(36)

75

39 4 4 5 5 5 5 5 4 37

40 5 5 4 4 5 4 4 4 35

41 5 5 5 5 5 5 5 5 40

42 5 5 5 5 5 5 5 5 40

43 5 4 5 5 5 5 5 4 38

44 5 5 5 5 4 4 5 5 38

45 5 5 5 5 5 5 4 5 39

46 5 5 5 5 5 5 5 5 40

47 5 5 5 5 5 5 5 5 40

48 5 5 5 5 5 5 3 5 38

49 5 5 3 4 5 5 5 5 37

50 5 5 5 5 5 5 5 5 40

51 4 5 5 5 5 5 5 5 39

52 3 5 5 5 5 5 5 5 38

53 5 4 5 5 4 4 2 5 34

54 4 3 3 4 4 3 3 3 27

55 4 5 4 5 5 4 4 5 36

56 5 5 5 5 5 5 4 5 39

57 5 5 4 4 5 4 3 4 34

58 3 4 4 2 2 3 3 3 24

59 5 5 5 5 5 5 5 5 40

60 4 3 5 3 5 4 4 3 31

61 5 5 5 4 4 5 5 5 38

62 3 4 3 4 4 4 4 4 30

63 5 4 2 5 4 5 2 5 32

64 5 5 3 5 4 5 4 5 36

65 5 4 4 4 3 4 3 4 31

66 5 5 5 5 5 5 5 5 40

67 5 5 5 5 5 5 4 5 39

68 5 5 5 5 5 5 5 5 40

69 3 5 4 3 3 4 5 4 31

70 5 5 3 5 4 5 3 5 35

71 5 5 5 5 5 5 5 5 40

72 4 4 3 5 5 5 5 4 35

73 5 5 5 5 5 5 4 4 38

74 5 4 4 5 4 5 5 5 37

75 5 5 3 4 4 4 4 4 33

76 5 5 5 5 5 5 5 5 40

77 5 5 5 5 5 5 4 5 39

78 3 4 5 5 4 4 4 4 33

79 5 5 2 5 5 5 5 5 37

80 5 5 4 5 5 4 5 5 38

81 5 5 4 4 4 4 4 4 34

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan pengujian dari hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai pengaruh frekuensi perdagangan, volume perdagangan, kapitalisasi pasar, dan bid-ask spread terhadap

1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara Pemanfaatan Teknologi Informasi terhadap Minat Nasabah di Bank BRI Syariah KCP Majalaya. Adapun pada analisis koefisien

Pengetahuan masyarakat pesisir pantai utara Kabupaten Tuban tentang literasi keuangan syariah masih sangat minim / rendah tetapi tidak sebanding dengan tingkat

Puji dan syukur kami persembahkan kehadirat Tuhan Yang Esa, karena berkat rahmat dan karunia-Nya semata sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan laporan

SKRIPSI TERAPAN PERSPEKTIF AGEN ASURANSI TERHADAP STRATEGI INTERNAL YANG DILAKUKAN PT ASURANSI JIWA MANULIFE INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN PEROLEHAN PROFIT TAHUN 2020 (SELAMA PANDEMI COVID

Ovami, 2021 Dan Literasi Keuanan Terhadap Minat Berinvestasi Pada Pasar Modal Syariah Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dan literasi keuangan, secara simultan berpengaruh

562 | Universitas Multi Data Palembang H1: Literasi keuangan berpengaruh positif terhadap perilaku keuangan pekerja UMKM Pempek di Kota Palembang H2: Tingkat Pendapatan berpengaruh

Pada penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendapatan, literasi keuangan syariah, gaya hidup, dan besaran premi terhadap minat