• Tidak ada hasil yang ditemukan

RPP Penanaman Tanaman Pangan

N/A
N/A
Marselus Tmaneak

Academic year: 2024

Membagikan "RPP Penanaman Tanaman Pangan"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMK Negeri Paisanaunu

Mata Pelajaran : Agribisnis Tanaman Pangan Kelas/Semester : XII ATPH / Ganjil Materi Pokok : Teknik Penanaman Tanaman Pangan Alokasi Waktu : 20 JP ( 4 x pertemuan) Kompetensi Dasar :

3.17 Menganalisis Tehnik Penanaman Tanaman Pangan 4.17 Melaksanakan Penanaman Tanaman Pangan

 Siswa dapat menganalisis tehnik Penanaman tanaman pangan dengan tepat.

 Siswa dapat melaksanakan penanaman tanaman pangan lahan sesuai prosedur.

Kegiatan Pembelajaran (4 x pertemuan)

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pendahuluan 1.Melakukan Pembukaan dengan Salam dan Dilanjutkan Dengan

Doa, berbagi cerita pengalaman atau perasaan, bernyanyi bersama atau yel-yel untuk membangkitkan semangat, dsb. (Orientasi)

2.Mengaitkan Materi Sebelumnya dengan Materi yang akan dipelajari dan diharapkan dikaitkan dengan pengalaman peserta didik (Apersepsi)

3.Memberikan gambaran tentang manfaat materi ajar hari ini dalam kehidupan sehari-hari. (Motivasi)

25 menit

Kegiatan Inti

1) Guru membimbing siswa untuk mengeksplorasi gambar atau tayangan video tentang teknik penanaman tanaman pangan secara cermat untuk menggali informasi

2) Guru mengarahkan siswa untuk menganalisis Tehnik Penanaman Tanaman Pangan

3) Memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan saling menanggapi berdasarkan hasil eksplorasi dan analisis materi teknik penanaman tanaman pangan

4) Guru membagi kelompok secara merata berdasarkan kesiapan belajar untuk Melaksanakan Penanaman Tanaman Pangan (kacang tanah) berdasarkan lembar kerja yang telah dijelaskan sebelumnya.

5) guru mengarahkan siswa ke lahan untuk Melaksanakan Penanaman Tanaman Pangan

6) Selama melaksanakan penanaman tanaman pangan, guru dapat memberikan dukungan kepada kelompok siswa agar pelaksanaan penanaman tanaman pangan, berjalan dengan baik dan mereka memiliki pemahaman yang baik (memberikan scaffolding yang lebih banyak)

7) Setelah pelaksanaan penanaman tanaman pangan, selesai, setiap kelompok diarahkan mengisi laporan praktek pada lembar kerja masing-masing.

165 Menit Tujuan Pembelajaran :

(2)

Penilaian :

Penutup 1. Guru mengarahkan siswa untuk melakukan refleksi dan menarik kesimpulan pembelajaran hari ini.

2. Guru menyimpulkan pembelajaran dan memberikan apresiasi kepada siswa

3. Guru memberikan tugas untuk membuat laporan pelaksanaan penanaman tanaman pangan yang akan dipresentasikan pada pertemuan berikutnya.

35 Menit

Penilaian akan dilakukan secara on-going (berkelajutan) yang mencakup :

 Penilaian Sikap melalui pengamatan perilaku sikap spiritual dan sikap sosial dalam mengikuti proses pembelajaran sesuai dengan instrument penilaian sikap (Disiplin, tanggung jawab dan kerja sama)

 Penilaian Pengetahuan melalui soal pilihan ganda dan esai sesuai dengan instrument dan rubrik penilaian pengatahuan

 Penilaian Keterampilan melalui unjuk kerja sesuai dengan instrument dan lembar ceklis penilaian keterampilan

Instrumen penilaian terlampir.

Mengetahui, Kepala Sekolah

Yustinus Monemnasi, S. Pd NIP.19780601 200604 1023

Oerinbesi, 13 November 2024 Guru Mata Pelajaran,

Marselus E. Tmaneak, S.P NIP.-

(3)

No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap 1.

2.

3.

4.

5.

6.

dst

Penilaian diri

Lembar Penilaian Diri Siswa

Nama :

Kelas : Semester :

Berilah tanda cek () pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengan keadaan yang sebenarnya

No. Pernyataan Ya Tidak

1. Saya menyontek pada saat mengerjakan ujian

2. Saya menyalin karya orang lain tanpa menyebutkan sumbernya pada saat mengerjakan tugas

3. Saya melaporkan kepada yang berwenang ketika menemukan barang 4. Saya berani mengakui kesalahan saya

5. Saya melakukan tugas-tugas dengan baik

6. Saya berani menerima resiko atas tindakan yang saya lakukan 7. Saya mengembalikan barang yang saya pinjam

8. Saya meminta maaf jika saya melakukan kesalahan

9. Saya melakukan praktik sesuai dengan langkah yang ditetapkan 10. Saya belajar dengan sungguh-sungguh

11. Saya datang kesekolah tepat waktu

…..

Peniaian Antarteman

Nama :

Kelas :

Semester :

Lembar Penilaian Antarteman

Berilah tanda cek () pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengan keadaan yang sebenarnya

No. Pernyataan Ya Tidak

1. Teman saya tidak menyontek pada saat mengerjakan ujian

2. Teman saya tidak melakukan plagiat (mengambil/menyalin karya orang lain tanpa menyebutkan sumber) dalam mengerjakan setiap tugas

3. Teman saya mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya 4. Teman saya melaporkan data atau informasi apa adanya

5. Teman saya melakukan tugas-tugasnya dengan baik 6. Teman saya mengembalikan barang yang dipinjamnya 7. Teman saya meminta maaf jika melakukan kesalahan 8. Teman saya datang kesekolah tepat waktu

….

(4)

No

. Nama Siswa

Skor Aspek yang Dinilai

Jumlah Skor Nilai Akhir (NA) atau Skor Rerata

Sosial

Percaya Tanggung Jawab Teliti Santun Kerja sama Toleransi

1 2 3 4 5

Rentang Skor = 1 – 5, skor minimal = 6, skor maksimal = 30 Skor 0 - 6 = Sangat Kurang

7 - 12 = Kurang 13 – 18 = Cukup 19 – 24 = Baik 25 – 30 = SangatBaik

Lampiran 2. Penilaian Pengetahuan

Instrumen Penilaian

Rubrik Tes Pengetahuan

No Indikator Teknik Bentuk

Instrumen

Instrumen soal 1.

2.

Menjelaskan Tehnik

Penanaman Tanaman Pangan Mengetahui manfaat penanaman tanaman pangan

Tes tertulis

Tes tertulis

Tes uraian

Tes uraian

1. Uraikanlah Tehnik Penanaman Tanaman Pangan kacang tanah

!

2. Uraikanlah manfaat penanaman tanaman pangan (kacang tanah)

!

Analisis Hasil Penilaian

No Nama Siswa No. Soal Jml

Skor

% Ketercapaian

Tuntas

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Ya Tdk

1 2 3 4 5

Jml Skor Perolehan Jml Skor Maksimal

% Ketercapaian Ketuntasan

RUBRIK PENILAIAN SIKAP

(5)

Nama :

Kelas :

Semester :

Berilah tanda cek () pada kolom skor

No. Komponen/Sub Komponen Skor

1 2 3

1. Persiapan (Skor maksimal 6)

Hadir tepat waktu, berseragam lengkap dan rapih Alat dipersiapkan dengan lengkap dan rapih 2. Proses Kerja (Skor maksimal 2)

Melakukan praktek sesuai dengan prosedur 3. Hasil (Skor maksimal 3)

Hasil praktek yang dilakukan 4. Sikap Kerja (Skor maksimal 3)

Sikap kerja saat melakukan praktek 5. Waktu ((Skor maksimal 3)

Ketepatan waktu kerja Keterangan :

 Bobot total 100

 Cara Perhitungan

𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 = ∑𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛

𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 𝑥 𝑏𝑜𝑏𝑜𝑡 Rubrik Penilaian Kinerja

Lampiran 2. Penilaian Keterampilan

(6)

Dalam teknik budi daya tanaman pangan, terdapat rangkaian proses yang perlu dilakukan. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan produk tanaman pangan yang baik dan sesuai harapan. Di samping penyediaan sarana seperti media tanam, bibit, nutrisi dan air, teknik yang digunakan menentukan keberhasilan suatu budi daya.

Teknik Penanaman Tanaman Pangan I. Tanaman Pangan (Kacang Tanah)

Di balik kandungannya yang bermanfaat bagi kesehatan, budidaya dan cara menanam kacang tanah juga terbilang mudah. Bahkan, bisa menanamnya di pot, di polybag, atau secara hidroponik di rumah. Supaya berhasil mendapatkan kualitas kacang tanah yang bagus dan anti kopong, simak cara menanam kacang tanah berikut ini,

A. Cara Menanam Kacang Tanah

Kacang tanah atau yang dikenal dengan nama latin Arachis Hypogaea L. merupakan sejenis tanaman legum atau polong-polongan yang masuk ke dalam Fabaceae. Tanaman ini berasal dari Brazil, Amerika Selatan, yang pertumbuhan tingginya bisa mencapai 50 cm dengan daun kecil yang tersusun majemuk.

Kacang tanah memang menjadi makanan favorit, termasuk di Indonesia karena mengandung sumber protein yang baik. Menurut Journal of Food Composition and Analysis, kandungan protein di dalamnya berkisar antara 22-30% dari total kalori. Selain itu, dikutip dari jurnal Phytochemistry, kacang tanah mengandung berbagai senyawa tanaman bioaktif dan antioksidan seperti buah-buahan. Bahkan, sebagian besar antioksidan ini berasal dari kulitnya yang bisa dimakan saat kacang masih mentah.

Teknik Penanaman Tanaman Pangan

Bahan Ajar

(7)

Namun, dibalik khasiatnya yang luar biasa bagi kesehatan tubuh, kacang tanah nyatanya juga dimanfaatkan untuk keperluan berbagai produksi. Dalam Agro-africa, ada beberapa industri yang menggunakan kacang tanah sebagai bahan baku produksi, seperti:

Industri kimia menggunakan kacang tanah dalam produksi cat dan pernis.

Dapat menghasilkan minyak pelumas, pembalut kulit, semir furnitur, insektisida, dan nitrogliserin dari kacang tanah.

Bahan utama pembuatan sabun.

Kulit kacang tanah berguna untuk pembuatan plastik, papan dinding, selulosa (bahan untuk rayon dan kertas), dan lendir (lem).

Untuk bisa mengetahui seperti apa cara menanam kacang tanah, pastikan sudah memenuhi beberapa syarat. Misalnya, suhu perkecambahan yang optimal bagi kacang tanah antara 20-30°C dengan minimum 18°C.

Tanah yang dipilih juga sebaiknya memiliki tingkat pH antara 5,5 -7. Sebab, pada tingkat pH di luar kisaran ini, unsur-unsur tertentu menjadi tidak tersedia, seperti besi dan seng. Sebenarnya, kacang tanah ini paling cocok di daerah yang memiliki ketinggian 50-500 MDPL dengan tingkat curah hujan yang sedang. Jika intensitas hujan terlalu tinggi, hal ini memengaruhi tingginya pertumbuhan jamur yang tidak baik untuk pertumbuhan kacang tanah.

Namun, jika tinggal di daerah yang kurang mendukung, dapat menanam kacang tanah hidroponik karena dapat memungkinkan untuk mengontrol unsur media tanam dan lingkungan sekitarnya. Sekarang, tak perlu ragu lagi mencoba cara menanam kacang tanah berikut ini agar bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal.

B. Tahapan Pembibitan Benih Kacang Tanah

Sebelum membudidayakan kacang tanah, ada baiknya untuk memilih benih terlebih dahulu.

Pemilihan benih yang tepat bisa memudahkan perawatan serta hasil panen yang memuaskan.

Adapun kondisi benih kacang tanah yang harus dipilih, yaitu:

Pilih benih yang yang seragam bentuk dan ukurannya

Bibit harus berukuran besar dan biasanya akan memiliki daun yang lebat dan lebar dan lebih tahan dari serangan penyakit dan hama.

Bibit yang baik warnanya mulai kehitaman dan ketika dibuka bagian isinya tidak memiliki selaput dan tampak mengkilap., tidak keriput, tidak cacat dan tidak kotor

Untuk bisa mendapatkan bibit, bisa mendapatkannya dari biji kacang tanah yang ada. Untuk peluang keberhasilan yang lebih tinggi, pilihlah benih dari tanaman kacang yang baru karena memiliki daya tumbuh lebih tinggi.

(8)

Rendam terlebih dahulu benih kacang di dalam air hangat (suhu 40-45°C) selama 10 menit untuk meningkatkan rangsangan pengecambahannya.

Ambil kapas dan rendam ke dalam air hangat untuk menghilangkan zat kimia di dalamnya.

Siapkan wadah penyemaian dan masukkan kapas tadi dalam keadaan basah.

Letakkan benih kacang di atas kapas lalu masukkan sedikit air.

Letakkan di tempat yang tersinari matahari dan agak teduh.

Tunggu beberapa minggu agar benih berkecambah dan siap untuk ditanam.

C. Cara Menanam Kacang Tanah di Pot dan di Polybag

Setelah bibit kacang tanah memiliki 2-5 helai daun dari proses penyemaian, maka bibit sudah siap dipindahkan di polybag atau di pot. Siapkan pot atau polybag untuk menanam dengan catatan bagian bawahnya sudah diberi lubang.

Cara menanam kacang tanah di polybag bisa disesuaikan jumlahnya dengan jumlah bibit. Lalu, masukkan batu-batu kecil agar lubang nantinya tidak tersumbat oleh tanah. Masukkan media tanam dengan komposisi tanah:kompos:pasir/sekam = 2:1:1. Pemupukan nitrogen tidak dibutuhkan karena kacang tanah masuk ke kelompok legum yang bisa menyuplai nitrogennya sendiri.

Namun, apabila menginginkan media tanam yang lebih gembur, maka bisa menambahkan 2 sendok pupuk nitrogen atau sesuai dosis yang direkomendasikan. Buat lubang tanah campuran di polybag atau di pot. Masukkan bibit ke lubang tadi dan tambahkan tanah di sekitarnya. Letakkan polybag atau pot di tempat terang yang aman dari hujan.

Setelah memilih bibit mana yang tepat, maka langkah selanjutnya adalah masuk ke proses penyemaian bibit. Penyemaian ini cukup menggunakan kapas sebagai medianya.

Berikut langkah-langkahnya:

(9)

Setelah mengetahui cara menanam kacang tanah, sangat penting juga untuk merawatnya agar menghasilkan kacang dengan kualitas tinggi. Jika media tanam yang digunakan cenderung kering, maka lakukan penyiraman 2 kali sehari saat pagi dan sore.

Jika media tanam cukup lembap, maka lakukan penyiraman 1 kali sehari saat pagi atau sore.

Apabila ada benih yang mati atau tidak tumbuh maka segera ganti dengan benih yang baru.

Bersihkan juga daerah sekitar tanaman agar terbebas dari rumput liar dan gulma.

Pengendalian penyakit dan hama bisa diatasi dengan penyemprotan fungisida setiap minggu sesuai dengan dosis pada kemasan.

Kacang bisa dipanen jika sudah memasuki usia 3-4 bulan untuk umur pendek dan 5-6 bulan untuk umur panjang. bisa mengetahui ciri-ciri tanaman kacang tanah yang bisa dipanen yaitu polong sudah terisi penuh, batang telah mengeras, daun sudah menguning dan berguguran, dan warna polong sudah berubah menjadi coklat kehitam-hitaman.

- Penanaman benih kacang tanah di polybag, yaitu :

Campurkan tanah dan pupuk kandang/kompos secara merata. pH media tanam yang baik untuk kacang tanah berada dalam rentang 6-6,5. Masukkan campuran media tanam ke polybag/pot dengan ketinggian minimal 30 cm. Tanam benih yang telah berkecambah dengan kedalaman sekitar 3 cm

 Proses Perawatan

Salah satu cara kunci dalam cara menanam kacang tanah adalah teknik perawatan yang tepat. Perawatan kacang tanah dimulai saat tanaman kacang berumur 4 -7 hari setelah tanam.

Apabila setelah umur 7 hari terlihat ada tanaman yang tidak tumbuh atau pertumbuhan tidak normal segera cabut dan tanam ulang dengan benih yang baru. Apabila budidaya kacang tanah dilakukan saat musim kemarau, harus sering melakukan penyiraman pada saat pagi dan sore agar benih cepat tumbuh seragam.

 Pemupukan Kacang Tanah

Lakukan juga pemupukan menggunakan pupuk untuk kacang tanah dengan memperbanyak menggunakan pupuk organic. Jadi setelah tanaman kacang bisa tumbuh serempak, berikan juga pupuk tambahan yang mengandung unsur Phospor (P) pada masa pembuahan tanaman kacang tanah. Agar pupuk terserap sempurna lakukan pembumbunan dan penyiangan untuk menghilangkan gulma dan memaksimalkan pembentukan polong kacang.

Agar mendapatkan kualitas kacang tanah yang diinginkan, maka lakukan perawatan agar tanaman kacang tanah bisa tumbuh dengan subur dan baik.

D. Merawat Kacang Tanah

(10)

Penyulaman

Penyulaman merupakan penggantian benih yang mati atau tidak tumbuh dengan benih yang baru. Sebaiknya Anda melakukannya lebih cepat yaitu ketika tampak berbeda dengan benih lainnya yang sudah mulai tumbuh.

Penyiangan dan Pembumbunan

Penyiangan merupakan pembersihan daerah sekitar area tanam dari gulma dan rumput liar. Anda bisa membersihkan dan menyingkirkan rumput liar atau gulma yang berada di sekitar tanaman.

Kemudian bersamaan dengan penyiangan, Anda juga bisa melakukan pembumbunan yaitu menutupi atau menimbun bagian perakaran dengan tanah.

Penyiraman

Anda harus melakukan penyiraman ini secara rutin karena kekeringan akan sangat berpengaruh pada kesuburan tanaman kacang tanah dan juga hasilnya. Pastikan tanah tetap lembab dan tidak kering. Namun di saat tanaman berbunga, penyiraman juga perlu dihindari agar tidak mengganggu proses penyerbukan.

Pemeliharaan Lain

Pemeliharaan lain ini bisa berupa perambatan, pemangkasan, dan pemeliharaan tunas dan juga bunga. Pemeliharaan-pemeliharaan ini juga sangat perlu dilakukan untuk meningkatkan kesehatan dan kesuburan tanaman.

E. Tahap Pengendalian Hama Dan Penyakit

Selain pemeliharaan dan perawatan, pengendalian hama dan juga penyakit juga sangat penting untuk dilakukan agar tidak mengancam dan mengganggu pertumbuhan tanaman kacang tanah.

Berikut beberapa hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman kacang tanah beserta cara mengendalikannya :

Uret, sejenis ulat yang menyerang tanaman dengan cara memakan akar, polong dan juga batang bawah sehingga bisa membuat tanaman menjadi layu. Cara mengendalikannya bisa dilakukan dengan cara penyiangan secara intensif, pemberian pupuk kandang matang, pemberian Pestona dengan menyiramkannya ke tanah dan mencabut tanaman yang terlanjur mati.

Ulat penggulung daun, membuat daun terlipat, menguning dan akhirnya mengering. Cara pengendaliannya bisa dilakukan dengan penggunaan Pestona.

Ulat grayak. Ulat ini menyerang tanaman secara berkelompok dengan cara memakan epidermis daun dan juga tulang. Cara pengendaliannya, membersihkan gula, menggilir tanaman dan juga menanam secara serentak. Atau anda juga bisa melakukan penyemprotan dengan Natural Vitura.

Ulat jengkal. Ulat ini juga menyerang pada bagian daun tanaman kacang tanah. Cara pengendaliannya bisa dilakukan dengan menyemprotkan Pestona.

Pemupukan bisa menggunakan pupuk organic dan pupuk anorganik. Pemupukan dilakukan dengan disemprotkan ke tanaman sejak usianya menginjak 1 minggu setelah masa tanam. Lakukan secara rutin 2 minggu sekali. Hindari penyemprotan ketika tanaman mulai berbunga karena bisa mengganggu proses penyerbukan.

(11)

Kumbang daun. Hama yang satu ini menyerang dengan cara memakan daun dan pucuk bunga sehingga daun berlubang dan tinggal tulang. Cara pengendaliannya juga bisa dilakukan dengan cara penyemprotan dengan Pestona.

Penyakit layu. Disebabkan oleh bakteri Xanthomonas solanacearum dan menyebabkan daun menjadi terkulai dan akhirnya mati. Hal ini juga bisa membuat akar tanaman menjadi busuk.

Cara pengendaliannya, bisa dilakukan dengan cara pergiliran tanaman, dan juga penggunaan varietas yang unggul dan tahan. Lakukan juga pencegahan dengan menggunakan pupuk Natural GLIO.

Penyakit sapu setan. Penyakit ini disebabkan oleh sejenis virus bernama Mycoplasma yang menimbulkan gejala seperti bunga yang berubah warna menjadi hijau tua dan seperti daun kecil yang kecil, cabang dan ruas-ruas batang juga menjadi pendek, dan juga adanya rimbunan daun-daun kecil. Cara pengendaliannya bisa dilakukan dengan cara tanaman dicabut, lalu langsung dibuang dan juga dimusnahkan, pembersihan tanaman inang dan juga penting untuk melakukan penyemprotan dengan Pestona atau bisa juga dengan Natural BVR.

Penyakit Bercak Daun. Disebabkan oleh beberapa Jamur yang disebut Cercospora personata dan juga Cercospora arachidicola. Penyakit ini umumnya akan menimbulkan tanda-tanda seperti bercak-bercak pada batang dan daun dengan warna coklat dan juga hitam yang berukuran 1 hingga 5 mm. Cara mengendalikannya bisa dilakukan dengan memberikan Natural GLIO sebagai bentuk pencegahan pada masa awal tanam.

Penyakit Gapong. Penyakit ini disebabkan oleh Nematoda yang menyebabkan polong menjadi kosong dan bahkan bisa berakhir busuk. Cara Pengendaliannya, dibasmi secara langsung nematoda tersebut dari tanah.

Penyakit Sclerotium. Penyakit yang satu ini disebabkan oleh cendawan Sclerotium rolfsii.

Penyakit ini bisa membuat tanaman menjadi layu. Cara pengendaliannya, penyiraman yang tidak membuat genangan, tanaman yang terkena serangan cendawan tersebut dibakar.

Lakukan juga pencegahan dengan menggunakan Natural GLIO di awal tanam.

Penyakit Karat. Penyakit ini juga disebabkan cendawan yang disebut Puccinia arachidis Speg. Penyakit ini menimbulkan gejala bercak-bercak berwarna coklat muda atau coklat seperti karat pada daun, kemudian sebelum waktunya, daun gugur. Cara pengendaliannya, bisa dilakukan dengan mencabut secara langsung tanaman yang terserang, lalu dibakar.

Pencegahan juga bisa dilakukan dengan penggunaan Natural GLIO.

F. Tahap Pemanenan

Kemudian memasuki tahap pemanenan, kacang tanah bisa dipanen pada umur 3 hingga 4 bulan untuk umur pendek dan 5 hingga 6 bulan untuk umur panjang. Hal ini berbeda karena tanaman kacang tanah memiliki beberapa jenis yang berbeda. nah untuk lebih memudahkan, anda bisa mengenali ciri-ciri tanaman kacang tanah yang bisa dipanen berikut ini :

Batang tanaman telah mengeras. Cek dengan menekan batang

Daun tanaman telah menguning dan bahkan sebagiannya telah mulai berguguran.

Polong kacang tanah telah berisi penuh dan terasa keras ketika ditekan.

Warna polong telah berubah menjadi coklat kehitam-hitaman.

Demikianlah tahapan dalam budidaya kacang tanah di dalam polybag. Anda bisa membudidayakannya sebagai ladang bisnis ataupun hanya sekedar dimanfaatkan untuk kebutuhan pribadi.

(12)

Tujuan

Siswa dapat Melaksanakan Teknik Penanaman tanaman pangan kacang tanah di bedeng dan di polybag sesuai prosedur.

a. Teknik Penanaman Tanaman Pangan Kacang Tanah (Arachis Hypogaea) Di Bedeng Alat dan bahan

 Cangkul

 Benih kacang tanah berkualitas

 Alat menyiram

 Garu

Sekop

Tali rafia

 Pupuk kandang /kompos

Keselamatan dan kesehatan kerja

Gunakan pakaian lahan

Hati-hati menggunakan alat yang tajam Langkah kerja

 Lakukan sanitasi lahan dengan membersihkan gulma dan bebatuan.

 Balik tanah (bedengan) dengan menggunakan cangkul

 Gemburkan tanah dengan menggunakan garu sekaligus merapikan bedengan dengan ukuran 10 m x 1,20 m

 Agar bedengan lurus maka gunakan tali rafia

 Taburkan pupuk kandang diatas bedengan

 Kemudian lakukan penyiraman bedengan

 Lakukan penanaman kacang tanah sesuai jarak tanam sesuai prosedur yang dianjurkan.

dengan cara membenamkan 2-5 butir benih kacang tanah berkualitas ke dalam lubang tanam. Dalam satu bedengan terdapat 3-4 baris tanaman kacang tanah

 Lakukan pemeliharaan secara teratur

b. Teknik Penanaman Tanaman Pangan Kacang Tanah (Arachis Hypogaea) di Polybag Alat dan bahan

 Polybag

 Benih kacang tanah berkualitas

 Tanah gembur

 Kapas/tissue

 Baki

 Alat menyiram

Sekop kecil

 Pupuk kandang /kompos

Lembar Kerja

Melaksanakan Teknik Penanaman

Tanaman Pangan Kacang Tanah (Arachis Hypogaea)

(13)

Langkah kerja

Penyemaian dan penanaman kacang tanah di polybag meliputi:

1. Rendam benih kacang tanah dalam air hangat selama beberapa menit untuk merangsang perkecambahan kacang tanah

2. Ambil kapas dan rendam di air hangat untuk menghilangkan zat kimia dalam kapas

3. Kemudian, simpan kapas basah di wadah semai (contohnya baki) lalu letakkan benih kacang tanah di atas kapas dan beri sedikit air

4. Letakkan di tempat teduh namun masih menerima sinar matahari

5. Cek kelembaban kapas setiap hari dan beri air secukupnya jika kapas mulai kering 6. Tunggu beberapa hari hingga benih berkecambah dan siap tanam

7. Penanaman Kacang Tanah dalam Polybag/Pot

8. Siapkan media tanam tanah dan pupuk kandang/kompos 9. Campurkan tanah dan pupuk kandang/kompos secara merata

10. Ph media tanam yang baik untuk kacang tanah berada dalam rentang 6-6,5

11. Masukkan campuran media tanam ke polybag/pot dengan ketinggian minimal 30 cm 12. Tanam benih yang telah berkecambah dengan kedalaman sekitar 3 cm

13. Letakkan polybag/pot pada tempat yang relatif teduh namun masih menerima banyak sinar matahari

Keselamatan dan kesehatan kerja

akan pakaian lahan

Hati-hati menggunakan alat yang tajam

Referensi

Dokumen terkait

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Perbaikan Sifat Kimia Tanah Masam, Produksi, dan Serapan P Tanaman Kacang Tanah ( Arachis hypogaea ) dengan Pemberian

Evaluasi Karakter Agronomis dan Ketahanan terhadap PStV dari Galur-galur Introgresi Kacang Tanah.. (Arachis

Pengaruh Dosis dan Waktu Aplikasi Azolla pinnata terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea (L.) Merr.) (Happy Daniarti, dkk) hari sebelum tanam, 7 hari

Pengaruh Sistem Pengolahan Tanah Dan Pemberian Macam Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kacang Tanah ( Arachis hypogaea L.).. Universitas Sebelas

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman hama dan musuh alami ekosistem tepi dan tengah permukaan tanah pada pertanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.)

Sutarwi, Pujiasmanto B, Supriyadi 2013, Pengaruh Dosis Pupuk Fosfat Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Tanaman Kacang Tanah (Arachis Hypogaea (L.) Merr)

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG SAPI DAN MIKROORGANISME LOKAL MOL BONGGOL PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH Arachis hypogaea L.. SKRIPSI Sebagai Salah

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG SAPI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH Arachis hypogaea L PADA TANAH ULTISOL SIMALINGKAR SKRIPSI Sebagai