• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sadar Demokrasi (Pemilihan Ketua OSIS SMPN 56 Merangin TP 2024/2025)

N/A
N/A
SINTA KURNIATY

Academic year: 2025

Membagikan " Sadar Demokrasi (Pemilihan Ketua OSIS SMPN 56 Merangin TP 2024/2025)"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

Bhinneka Tunggal Ika

MODUL SUARA DEMOKRASI

SADAR DEMOKRASI (PEMILIHAN KETUA OSIS SMPN 56 MERANGIN TP 2024/2025)

Emilda Sepridawati, S.Pd, M.Pd.I

Sinta Kurniaty, S.Pd Tri Wahyuningsih, S.Pd.I SMP Negeri 56 Merangin

(2)

Bhinneka Tunggal Ika

P5 Suara Demokrasi

Hal-hal Yang Perlu

Diperhatikan

Sebelum Memulai Projek

1. Lingkungan sekolah yang mendukung budaya demokrasi. Seluruh elemen di sekolah, termasuk mulai dari kebijakan sekolah, kegiatan sekolah, hingga budaya sekolah harus berkembang dengan

memperhatikan nilai-nilai kebhinekaan dan anti-kekerasan, sebagai salah satu aspek penting dalam Profil Pelajar Pancasila.

2. Guru dan siswa perlu memiliki keterbukaan pola pikir terhadap konsep baru, serta memiliki pengatahuan terkini tentang isu demokrasi dan perkembangan sosial media di Indonesia.

3. Memberikan fasilitas sosialisasi terkait pemilu kepada peserta didik dengan mendatangkan narasumber yang ahli dalam bidangnya secara langsung. Sekolah mendukung penuh dengan menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan. Sehingga peserta didik untuk berpartisipasi secara aktif selama kegiatan.

4. Dukungan sarana dan prasarana dari sekolah terkait aksi nyata pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS.

5. Komitmen dan dukungan dari sekolah untuk membantu peserta didik menjalankan solusi aksi agar nilai pembelajaran terwujud dalam aksi nyata dan bermanfaat.

(3)

Bhinneka Tunggal Ika

P5 Suara Demokrasi

Peserta didik SMP adalah generasi penerus bangsa yang sudah mulai bisa dikenalkan pada masa penentuan kelanjutan sistem pemerintahan. Ketika mereka sadar penuh bahwa suara mereka memiliki arti meskipun mereka menjadi pemilih pemula, mereka akan merasa dengan memberikan suara mereka, mereka telah mengambil bagian dalam proses demokrasi.

Tujuan, Alur, dan Target

Pencapaian Projek

Sistem pengambilan suara juga dipergunakan dalam proses pengambilan keputusan/mufakat. Bentuk musyawarah untuk mendapatkan mufakat sebagai bagian dari proses dasar berdemokrasi harus dapat dimanfaatkan oleh peserta didik untuk berlatih sebelum terjun ke praktik demokrasi yang lebih luas.

Dalam masa ini peserta didik diharapkan memahami sistem demokrasi dalam lingkup sekolah yang bertujuan untuk keterlibatan peserta didik dalam mewujudkan peralihan kepemimpinan secara tertib dan damai. Melaksanakan asas- asa pemilu dalam pemberian suara.

(4)

Bhinneka Tunggal Ika

P5 Suara Demokrasi

Tujuan, Alur, dan Target

Pencapaian Projek

Proyek ini dimulai dengan tahap pengenalan, peserta didik diajak mengenali dan menggali lebih dalam tentang pentingnya partisipasi tiap individu dalam kelompok, mulai dari kelompok kecil hingga dalam konteks masyarakat luas. Peserta didik diajak juga lebih peka melihat kesenjangan dan ketidaksetaraan yang terjadi di lingkungannya, serta mengenalkan peran anak muda dalam proses demokrasi.

Setelah tahap pengenalan, murid masuk dalam tahap kontekstualisasi dengan melakukan riset kelompok dan mandiri, serta melihat konteks kemajuan teknologi dalam proses pelaksanaan demokrasi di kehidupan nyata. Selama proses projek ini berjalan, murid tidak hanya membentuk pengetahuan, namun juga mengekspresikan suara demokrasi melalui pemanfaatan media cetak dan digital.

Di tahap terakhir yaitu aksi, peserta didik melakukan aksi nyata mereka dengan membuat bermain peran dalam orasi dan kampanye juga melaksanakan sistem pemungutan suara, sehingga diharapkan dapat menjadi pemicu dari terealisasinya ekspresi diri mereka dalam mengikuti proses pemungutan suara dalam pemilu.

Melalui projek ini, peserta didik diharapkan telah mengembangkan secara spesifik tiga dimensi Profil Pelajar Pancasila, yakni Berkebhinekaan Global, Kreatif dan Bernalar Kritis beserta sub-elemen terkait yang dijabarkan secara detail pada dokumen ini.

(5)

A

Tahapan Pengenalan: Mengenali dan membentuk karakter peserta didik terhadap Demokrasi dan Konsep Pemilihan Umum.

1. Perkenalan: Memahami konsep demokrasi, orasi dan kampanye.

P5 Suara Demokrasi

Tahapan

Dalam Projek

2. Eksplorasi isu: Mengamati cara berkampanye.

3. Refleksi awal: Meresume konsep demokrasi, orasi dan kampanye.

4. Pembicara tamu: Mendatangkan Narasumber dari PPK( Panitia Pemilihan Umum Kecamatan Pamenang Barat)

(6)

B

Tahapan Konstektualisasi: Peran peserta didik mengekspresikan suara demokrasi melalui media cetak dan digital.

7. Gallery Walk: Peserta didik mendesign atribut kampanye

menggunakan media cetak dan digital.

6. Konsep atribut: Peserta didik mengekspresikan penggunaan media digital dalam proses demokrasi.

5. Pengumpulan data: Mencari data untuk laporan kegiatan.

P5 Suara Demokrasi

Tahapan

Dalam Projek

(7)

C

Tahapan Aksi: Mewujudkan pemilihan ketua OSIS sesuai asas Pemilu.

8. Menciptakan atribut: Peserta didik membuat atribut

kampanye menggunakan canva dan poster.

9. Gallery pemilu: Perencanaan persiapan untuk pemungutan suara pemilihan ketua OSIS

12. Pemilihan Umum: Peserta didik melakukan pencoblosan ketua dan wakil ketua OSIS

11. Debat: Peserta didik menyaksikan jalannya rangkaian uji elektabilitas paslon ketua dan wakil ketua OSIS

10. Membentuk Tim sukses: Peserta didik yang menjadi Calon ketua osis membentuk tim sukses dari paslon ketua dan wakil ketua OSIS

P5 Suara Demokrasi

Tahapan

Dalam Projek

15. Summative Assesment: Peserta didik mengisi lembar assessment didampingi fasilitator.

14. Ikrar Pelajar menyuarakan

demokrasi: Pelatikan ketua dan wakil OSIS

13. Membuat laporan kegiatan: Peserta didik membuat laporan kegiatan pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS didampingi fasilitator.

(8)

Bhinneka Tunggal Ika

Menganalisis dan

Mengevaluasi Penalaran

Menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan prosedurnya.

Menjelaskan alasan yang relevan dan akurat dalam penyelesaian masalah

dan pengambilan keputusan.

P5 Suara Demokrasi

Dimensi, Elemen, &

Sub elemen

Profil Pelajar Pancasila

Dimensi Elemen Sub Elemen Target Pencapaian

Bernalar Kritis

Mengumpulkan, mengklasifikasikan, membandingkan, dan memilih informasi dari berbagai sumber, serta

memperjelas informasi dengan bimbingan orang dewasa.

Memperoleh dan Memproses Informasi dan Gagasan

Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan.

(9)

Bhinneka Tunggal Ika

Kepedulian Persepsi sosial. Memahami berbagai alasan orang lain menampilkan respon tertentu.

P5 Suara Demokrasi

Dimensi, Elemen, &

Sub elemen

Profil Pelajar Pancasila

Dimensi Elemen Sub Elemen Target Pencapaian

Gotong Royong

Memahami informasi dari berbagai sumber dan menyampaikan pesan menggunakan berbagai simbol dan media

secara efektif kepada orang lain untuk mencapai tujuan bersama.

Kolaborasi

Komunikasi untuk mencapai tujuan bersama.

(10)

Bhinneka Tunggal Ika

Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

-

Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya sesuai dengan minat dan kesukaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi dan mengkritisi karya

dan tindakan yang dihasilkan.

P5 Suara Demokrasi

Dimensi, Elemen, &

Sub elemen

Profil Pelajar Pancasila

Dimensi Elemen Sub Elemen Target Pencapaian

Kreatif

Mengembangkan gagasan yang ia miliki untuk membuat kombinasi hal yang baru dan imajjinatif untuk mengekspresikan

pikiran dan/atau perasaanya.

Menghasilkan gagasan yang

original

-

(11)

Bhinneka Tunggal Ika

Relevansi Proyek

P5 Suara Demokrasi

Dengan mengenalkan demokrasi kepada peserta didik sebagai anak muda yang memiliki kebebasan berekspresi atau tindakan mengutarakan pendapat dengan pandangan bahwa semua warga negara kedudukannya sama di mata hukum, sehingga siapapun yang ingin berpendapat harus dihormati dan patut dihargai, terlepas dari bagaimana latar belakang dan kepercayaan. Hal ini didasari dengan pasal 28 UUD NRI tahun 1945 yang secara jelas

mengakui dan memberikan hak bagi setiap warga negara untuk berserikat, berkumpul, mengeluarkan pendapat dan berdemokrasi.

Dalam menerapkan demokrasi, peserta didik juga didorong untuk dapat berpikir kritis terhadap apa yang mereka suarakan dan ekspresikan sehingga suara mereka dapat dipakai secara bertanggungjawab.

Salah satunya adalah menggunakan suara mereka dalam praktik demokrasi yang sederhana berupa pemilihan ketua

dan wakil ketua OSIS. Pada saat peserta didik menggunakan hak suaranya, diharapkan mereka tetap dapat berpikir

kritis dan mengutamakan asas pemilu dalam memilih pasangan calon sehingga pasangan yang terpilih merupakan

pasangan yang dapat mengemban amanat menjadi ketua dan wakil ketua OSIS. Hal ini merupakan topik yang

relevan dimana peserta didik memiliki wadah untuk melatih kepemimpinan dan berdemokrasi dengan cara-cara

yang inklusif melalui sebuah wadah organisasi di sekolah.

(12)

Bhinneka Tunggal Ika

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Pengenalan

Perkenalan: Memahami konsep demokrasi, orasi dan kampanye.

Memahamkan dan membangun kesadaran peserta didik terhadap hak menyalurkan suara dalam pesta demokrasi.

1

Waktu: 4 JP Peralatan:

slide presentasi, proyektor dan video

Peran Guru:

Fasilitator

Persiapan

1. Guru menyiapkan slide presentasi mengenai kosep demokrasi, orasi dan kampanye.

2. Guru menyiapkan video tentang sejarah pemilu dan kampanye.

3. Guru mengumpulkan artikel dan gambar mengenai pemilu, orasi dan kampanye.

4. Guru membentuk kelompok yang berisi

10 sampai 11 anak di setiap kelompok.

(13)

Bhinneka Tunggal Ika

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Pengenalan

TUGAS Peserta didik ditugaskan untuk mengamati video tentang orasi dan kampanye,

selanjutnya mulai mencatat hasil pengamatan berdasarkan video tersebut.

Pelaksanaan

1. Guru memulai projek ini dengan menanyakan kepada peserta didik apa yang mereka tahu mengenai demokrasi. Beberapa pertanyaan pemantik yang bisa dipakai:

a. Apa yang kalian ketahui tentang demokrasi?

b. Bagaimana cara menyalurkan hak suara?

c. Bagaimana cara berdemokrasi di sekolah?

2. Guru memaparkan konsep demokrasi serta penerapan demokrasi di lingkungan sekolah.

3. Guru juga memaparkan konsep dan tata cara dalam orasi serta kampanye.

4. Guru menayangkan video sejarah demokrasi di Indonesi dan peserta didik menganalisis video tersebut agar lebih memahami cara berdemokrasi.

5. Guru menginstruksikan kepada peserta didik untuk berkumpul sesuai dengan kelompok yang sudah dibagi.

Perkenalan: Memahami konsep demokrasi, orasi dan kampanye.

Memahamkan dan membangun kesadaran peserta didik terhadap hak menyalurkan suara dalam pesta demokrasi.

1

(14)

Bhinneka Tunggal Ika

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Pengenalan

Eksplorasi isu: Mengamati cara berkampanye.

Mengamati dan mengidentifikasi isu-isu mengenai kampanye di lingkungan sekitar.

2

Waktu: 4 JP Peralatan:

slide presentasi, proyektor dan video

Peran Guru:

Fasilitator Pelaksanaan

1. Guru mengulang kembali dampak dari kampanye dalam proses demokrasi.

2. Guru menayangkan beberapa gambar contoh-contoh atribut kampanye.

3. Peserta didik mengamati gambar-

gambar tersebut untuk selanjutnya

mulai menyiapkan peralatan yang

dibutuhkan dalam membuat atribut

kampanye.

(15)

Bhinneka Tunggal Ika

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Pengenalan

TUGAS Peserta didik ditugaskan untuk merinci dan menuliskan

peralatan dan bahan yang akan

digunakan dalam pembuatan atribut kampanye.

Pelaksanaan

4. Setelah mengamati tayangan dari beberapa gambar contoh atribut kampanye, peserta didik diminta untuk berkumpul dengan kelompok dengan didampingi guru fasilitator masing-masing. Guru fasilitator dapat memberikan beberapa pertanyaan untuk

memperdalam pemahaman peserta didik.

a. Apa saja yang harus kalian persiapkan sebelum melakukan aksi kampanye?

b. Apa saja peralatan yang paling sederhana yang dapat digunakan dalam membuat atribut kampanye?

Selama proses diskusi, guru berperan sebagai fasilitator dengan memastikan bahwa diskusi tetap berjalan dengan baik. Mendukung dan mendampingi peserta didik dalam proses mendesign atribut kampanye serta dalam proses persiapan berkampanye.

Eksplorasi isu: Mengamati cara berkampanye.

Mengamati dan mengidentifikasi isu-isu mengenai kampanye di lingkungan sekitar

.

2

(16)

Bhinneka Tunggal Ika

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Pengenalan

TUGAS Peserta didik ditugaskan untuk mendesign atribut kampanye.

Pelaksanaan

1. Guru mengulang kembali dampak dari kampanye dalam proses demokrasi.

2. Peserta didik diminta berkumpul sesuai dengan kelompok dan didampingi guru fasilitator untuk mulai mendesign atribut kampanye serta menyiapkan yel-yel saat kampanye.

3. Setelah peserta didik melakukan diskusi, guru fasilitator dapat memberikan beberapa pertanyaan untuk memperdalam pemahaman peserta didik.

a. Apa yang akan kalian lakukan saat berkampanye?

b. Bagaimana model design yang akan digunakan dalam atribut kampanye?

Selama proses diskusi, guru berperan sebagai fasilitator dengan memastikan bahwa diskusi tetap berjalan dengan baik. Mendukung dan mendampingi peserta didik dalam proses mendesign atribut kampanye serta dalam proses persiapan

berkampanye.

Refleksi awal: Meresume konsep demokrasi, orasi dan kampanye.

Berfikir kritis mengenai temuan dalam proses demokrasi, orasi dan kampanye dilingkungan sekitar

.

3

Waktu: 4 JP

Peran Guru:

Fasilitator

Peralatan:

slide presentasi, proyektor dan video

(17)

Bhinneka Tunggal Ika

Waktu: 4 JP Peran Guru:

Fasilitator

Peralatan:

slide presentasi, proyektor dan video

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Pengenalan

TUGAS Peserta didik ditugaskan untuk meresume hasil yang telah didapat dari pemateri tamu.

Pembicara tamu: Mendatangkan Narasumber dari PPK Kecamatan Pamenang.

Peserta didik mempelajari tata cara proses pemilihan umum.

4

Pelaksanaan

1. Untuk memperdalam pemahaman peserta didik mengenai pemilihan umum, maka peserta didik diharuskan menyimak penjelasan dari

narasumber dengan menyiapkan peralatan tulis untuk mencatat hal-hal penting.

2. Guru mendampingi peserta didik serta

mendorong peserta didik untuk aktif bertanya dan menyampaikan pendapat ke narasumber.

3. Guru fasilitator memastikan bahwa semua peserta didik terlibat aktif saat pemateri

menjelaskan tata cara proses pemilihan umum.

(18)

Bhinneka Tunggal Ika

Waktu:

8 JP Peran Guru:

Fasilitatordan Moderator

Peralatan:

proyektor, daftar referensi yang ingin diketahui olehpeserta didik terkait topikdiskusi

data guna penulisan

P5 Suara Demokrasi

Pengumpulan data: Mencari data untuk laporan kegiatan.

Peserta didik mempelajari tata cara penulisan laporan kegiatan.

Tahapan Kontekstualisasi

TUGAS Peserta didik ditugaskan untuk mencari dan

mengumpulkan data- laporan kegiatan dengan tema demokrasi.

Pelaksanaan

1. Guru menjelaskan tata cara penulisan laporan kegiatan serta memberikan contoh laporan kegiatan yang paling sederhana.

2. Guru fasilitator memastikan bahwa semua peserta didik terlibat aktif saat pemateri menjelaskan tata cara penulisan laporan kegiatan.

3. Peserta didik diminta berkumpul sesuai

kelompoknya masing-masing untuk mencari judul laporan kegiatan dengan tema demokrasi.

4. Peserta didik mulai mengumpulkan data-data terkait pembuatan laporan kegiatan demokrasi.

5

(19)

Bhinneka Tunggal Ika

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Kontekstualisasi

6. Konsep atribut: Peserta didik mengekspresikan penggunaan media digital dalam proses demokrasi.

7. Gallery Walk: Peserta didik mendesign atribut kampanye menggunakan media cetak dan digital.

TUGAS Peserta didik ditugaskan untuk mendisign atribut kampenya

menggunakan canva.

Pelaksanaan

1. Guru menjelaskan cara membuat atribut kampanye menggunakan media digital yaitu media canva.

2. Setiap kelompok mengirimkan 1 perwakilan peserta didik untuk dijadikan sample untuk praktek belajar membuat canva secara sederhana sebelum membuat canva untuk atribut kampanye.

3. Peserta didik diminta berkumpul sesuai kelompoknya masing- masing untuk merancang atribut kampanye menggunakan media canva. Peserta didik diminta membuat atribut kampanye sekreatif mungkin dengan didampingi guru fasilitator.

4. Peserta didik yang ditunjuk sebagai sample menerapkan ilmunya ke peserta didik lainnya didalam kelompoknya.

Waktu:

8 JP

Peran Guru:

Fasilitator

Peralatan: Laptop, proyektor, contoh poster canva

6,7

(20)

Bhinneka Tunggal Ika

Waktu:

8 JP

Peran Guru:

Fasilitator Peralatan:

Alat tulis, alatgambar, dan handphone

poster dan canva serta

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Aksi

TUGAS

Peserta didik ditugaskan untuk membuat atribut kampanye menggunakan latihan kekompakan yel- yel. Menciptakan atribut: Peserta didik membuat atribut

kampanye menggunakan canva dan poster.

8 Peserta didik membuat atribut kampanye menggunakan canva dan poster.

Kegiatan :

Menciptakan atribut

Pelaksanaan

1. Peserta didik berkumpul dengan kelompoknya masing-masing dan membagi tugas untuk membuat atribut kampanye. Ada yang membuat atribut kampanye menggunakan poster dan ada yang membuat atribut kampanye menggunakan canva.

2. Guru sebagai fasilitator bertugas mendampingi peserta didik dan memberikan penjelasan apabila peserta didik masih belum memahami.

3. Peserta didik juga melakukan latihan kekompakan yel-yel untuk bermain peran

sebagai tim sukses dari pasangan calon ketua dan

wakil ketua OSIS.

(21)

Bhinneka Tunggal Ika

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Aksi

9

Gallery pemilu: Perencanaan persiapan untuk pemungutan suara pemilihan ketua OSIS

Kegiatan:

Membuat surat suara pemilu

Waktu:

8 JP Peran Guru:

Fasilitator

Peralatan:

Laptop, printer, dan alat tulis,

Pelaksanaan

1. Guru menginformasikan bahwa peserta didik akan diajak untuk mempesiapkan pemungutan suara untuk pemilihan ketua dan wakil OSIS.

2. Peserta didik menyusun daftar pemilih, surat undangan pemilih serta membuat design surat suara.

3. Peserta didik menyiapkan peralatan untuk pelaksanaan pemungutan suara.

4. Melaksanakan tugas sesuai peran masing- masing.

(22)

Bhinneka Tunggal Ika

10 Peserta didik membentuk sukses dari paslon ketua dan wakil ketua OSIS

Kegiatan:

Membentuk Tim Sukses

TT T

Waktu:

8 JP

Peran Guru:

Fasilitator dan moderator

Peralatan:

Atributkampanyedan orasi yang sudahdibuat

menyuarakan yel-yelnya.

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Aksi

TUGAS

Peserta didik bermain peran sebagai tim sukses yang mendukung

pasangan calon ketua dan wakil OSIS dengan membawa atribut yang telah disiapkan dan

Pelaksanaan

1. Peserta didik mengamati orasi dari semua calon ketua dan wakil ketua OSIS serta mendukung pasangan calon yang mereka usung.

2. Peserta didik berkumpul sesuai kelompoknya masing-masing kemudian melakukan kampanye dengan membawa stribut kampanye yang telah dibuat serta melakukan pertujukkan

menggunakan yel-yel yang telah disiapkan setiap kelompoknya.

3. Guru sebagai fasilitator melihat dan melakukan dokumentasi kepada peserta didik serta

melakukan penilaian setiap peserta didik.

(23)

Bhinneka Tunggal Ika

Persiapan Tugas Pelaksanaan

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Aksi

1. Peserta didik mengamati debat yang dilakukan oleh semua calon ketua dan wakil ketua OSIS.

2. Peserta didik mencatat serangkaian debat sebagai data untuk penulisan laporan kegiatan.

3. Guru sebagai fasilitator mendamping peserta didik dan mendorong peserta didik untuk aktif dalam kegiatan debat dengan cara memberikan kepada pasangan calon.

11

Peserta Didik Menyaksikan Jalannya Rangkaian Uji

Elektabilitas Paslon Ketua dan Wakil Ketua OSIS Kegiatan:

Debat Calon Ketua dan Wakil OSIS

Waktu:

8 JP

Peserta didik ditugaskan mencatat

serangkaian debat yang dilaksanakan oleh semua pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS.

Peserta didik menyiapkan peralatan tulis guna mencatat serangkaian debat yang berlangsung.

(24)

Bhinneka Tunggal Ika

Waktu:

8 JP Peran Guru:

Fasilitator

Peralatan:

Membawa kartu suara yang telah dibagikan

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Aksi

Pelaksanaan

1. Peserta didik melakukan kegiatan pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS dengan didampingi guru fasilitator.

2. Seluruh peserta didik mengikuti serangkaian pemilihan mulai dari menerima undangan untuk mencoblos, mengamati surat suara sah dan tidak sah, antri sebelum masuk ke TPS (tempat

pemungutan suara), antri sebelum dipanggil dan menerima surat suara, mengambil surat suara kemudian melakukan coblosan di balik bilik yang telah disedikan dan yang terakhir mencelubkan tinta ke jari kelingking sebagai tanda telah menyalurkan hak suaranya.

12 Peserta Didik Melakukan Pencoblosan Ketua dan Wakil Ketua OSIS

Kegiatan:

Pemilihan Ketua OSIS

(25)

Bhinneka Tunggal Ika

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Aksi

Pelaksanaan

1. Setelah melakukan serangkaian aksi dalam demokrasi langsung di sekolah, tugas akhir untuk peserta didik yaitu menyelesaikan laporan kegiatan demokrasi.

2. Dengan didamping fasilitator guru masing-masing, peserta didik berkumpul sesuai kelompoknya untuk membuat laporan kegiatan dengan tema demokrasi.

3. Peserta didik diharuskan untuk mencetak dan menjilid laporan tersebut yang selanjutnya dikumpulkan ke guru fasilitator sebagai tuas akhir dari rangkaian kegiatan P5 suara demokrasi.

4. Guru fasilitator melakukan penilaian kepada setiap peserta didik dari hasil laporan yang telah

dikumpulkan.

13 Peserta didik membuat laporan kegiatan pemilihan ketua dan wakil OSIS didampingi fasilitator.

Kegiatan:

Pembuatan laporan kegiatan

Waktu:

8 JP

Peran Peralatan:

Guru: Menyiapkan data yang telah Fasilitator diambil selama proses dari awal

TUGAS Peserta didik membuat laporan kegiatan dengan tema demokrasi.

(26)

Bhinneka Tunggal Ika

Pelaksanaan

P5 Suara Demokrasi

Tahapan Aksi

1. Peserta didik yang tergabung didalam

Kepengurusan osis mengikuti persiapan dan pelaksanaan pelantikan Kepengurusan OSIS.

2. Peserta didik yang tidak tergabung dalam

Kepengurusan OSIS bertugas menyaksikan dan mengikuti pelantikan sebagai peserta upacara pelantikan Kepengurusan OSIS.

14

Ikrar Pelajar Menyuarakan Demokrasi: Pelantikan Ketua

dan Wakil Ketua OSIS Kegiatan: Ikrar dan Pelantikan

Waktu:

2 JP Peran Guru:

Fasilitator

(27)

Bhinneka Tunggal Ika

P5 Suara Demokrasi

15

Summative Assesment: Peserta didik mengisi

Kegiatan:

Tahapan Aksi

lembar assessment didampingi fasilitator.

Refleksi dan Assesment

1. Peserta didik mengisi lembar assessment summative.

WAKTU:

6 JP

1. Guru mencetak lembar summative assessment untuk masing-masing peserta didik.

2. Dalam assessment ini guru menilai secara individu meskipun sebelumnya semua rangkaian kegiatan dilakukan secara kelompok.

2. Peserta didik mengumpulkan semua berkas tugas dalam pembelajaran P5 suara demokrasi kepada guru fasilitator masing-masing kelompok.

3. Guru mengecek kelengkapan semua berkas tugas dari peserta didik.

Persiapan Pelaksanaan

Summative Assement

“Sadar Demokrasi Pemilihan Ketua OSIS SMP 56 Merangin TP 2024/2025”

Nama:

Kelas:

1. Apa saja yang kamu dapat dari semua kegiatan demokrasi di sekolah ini?

2. Apa hal yang paling berkesan selama kamu mempelajari dan melaksanakan kegiatan ini?

3. Apakah hal yang menjadi penghambat dalam menyuarakan demokrasi secara langsung di sekolah?

4. Pihak mana sajakah yang menurutmu harus berperan aktif dalam kegiatan ini?

5. Apa yang akan kamu lakukan agar demokrasi di sekolah berjalan dengan baik sesuai asas demokrasi?

(28)

Bhinneka Tunggal Ika

Terimakasih

P5 Suara Demokrasi

(29)

PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

TEMA : KEWIRAUSAHAAN

TOPIK PROJEK : MEMBATIK

MODUL PROJEK

1. INFORMASI UMUM A. Identitas

Nama Institusi : SMP Negeri 56 Merangin

Kelas : VII

Tahun Pelajaran : 2023-2024 Alokasi Waktu : 80 JP B. Bahan dan Alat :

1. Alat PembuatanBatik

Kain prima warna putih Malam

Canting Kompor Wajan Bentangan Pensil Penggaris Kertas plano Pewarna Kain Kuas

Water glass Panci air Ember Air

C. Target : Siswa SMP Negeri 56 Merangin Kelas VII D. Relevansi Tema dan Topik Projek

Tema : Kewirausahaan

Topik projek : Membatik

Relevansi Tema dan Topik Projek : Dengan kemampuan membatik siswa diharapkan dapat membuat batik dan diharapkan dapat mengembangkan bakatnya untuk berwirausaha dibidang batik.

(30)

2. KOMPONEN INTI

A. Deskripsi Singkat Projek

Menciptakan jiwa kewirausahaan bagi peserta didik di mulai sejak dini pada bidang membatik

B. Dimensi dan Sub Elemen dari Profil Pelajar Pancasila Dimensi : 1. Mandiri

Sub elemen : Peserta didik mampu berwirausaha mandiri Dimensi : 2. Kreatif

Sub elemen :Peserta didik mampu membuat batik Dimensi : 3. Kebhinnekaan Global

Elemen : Mewarisi budaya leluhur bangsa berkaitan dengan karya batik Sub Elemen: Peserta didik mampu, mewarisi budaya leluhur bangsa berkaitan dengan karya batik

C. Target Pencapaian Diakhir Fase

Setelah mengikuti kegiatan 5P ( Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) peserta didik mampu berwirausaha mandiri serta mewarisi budaya leluhur bangsa berkaitan dengan karya batik.

D. Alur Kegiatan Projek

• Pengenalan: Guru mata pelajaran yang berkolaborasi dengan tem fasilitator melakukan mensosialisasikan materi 5P ( pengertian,tujuan dan manfaat kegiatan 5P) memperkenalkan tema projekmemperkenalkan elemen dan sub elemenprojek

• Kontektualisasi: Peserta didik menggali informasi terkait pembuatan batik tulis dengan melakukan survei lingkungan terkait pembuatan batik tulis baik melalui buku ataupun medie elektronik. memilih pembuatan batik tulis dengan membawa batik dengan berbagai motif yang dimiliki di rumah (bisa berupa taplak, slendang, jarik (kain panjang), dll).

• Aksi: Peserta didik dibawah bimbingan guru dan tem fasilitator menyusun proposal/rencana kegiatan projek Peserta didik mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan Mengerjakan projek dibawah bimbingan pendidik ( di tempat yang disudah disepakati Projek di kerjakan sesuai jadwal yang sudah ditentukan, Merancang pengemasan hasil projek, gelar karya hasil projek. dengan tujuan terciptanya jiwa kewirausahaan bagi peserta didik di mulai sejak dini pada bidang batik.

• Refleksi:

Pendidik, tem fasilitator dan peserta didik melakukan evaluasi terhadappelaksanaan dan hasil projek

(31)

2. Asesmen/Penilaian

Rubrik Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pembuatan Batik

No Indikator Yang

Diamati Deskripsi Hasil Penilaian

Ya Tidak 1. Perencanaan 1. Peserta didik mampu

mengidentifikasi alat dan bahan yang diperlukan dalam proses membatik tulis.

2. Peserta didik mengetahui berbagai motif .

3. Peserta didik mampu membuat perencanaan

pembuatan projek (Pembuatan Batik Tulis)

2. Pelaksanaan 1. Peserta didik manyediakan alat dan bahan yang dibutuhkan dengan tepat dan lengkap

2. Peserta didik dapat mengerjakan projek sesuai langkah yang sudah di rencanakan

3. Peserta didik dapat menyelesaikan projek tepat waktu

4. Peserta didik dapat melakukan pengemasan produk dengan bentuk yang menarik

5. Peserta didik degan bantuan guru dan tem fasilitator dapan mewujudkan gelar karya hasil membatik batik tulis motif kawung.

3. Hasil 1. Produk (hasil karya ) kain batik 2. Video berisi proses pengerjaan

projek sampai menghasilkan produk Batik tulis

(32)

1. Dokumentasi Karya Siswa

2. Kegiatan Membatik oleh siswa.

3. LAMPIRAN

(33)

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Implementasi metode e-voting sebagai media partisipasi politik di SMA Negeri 1 Manonjaya pada pemilihan Ketua OSIS dapat

Pada Bab ini akan dijelaskan hasil pengujian aplikasi dari penelitian berupa tampilan dari aplikasi Perbandingan Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Calon Ketua OSIS Pada

Penelitian dengan judul “ Metode Fuzzy AHP untuk pemilihan ketua osis pada SMA N 1 Jogonalan Klaten “ penelitian ini akan dibuat sistem terkomputerisasi yang dapat digunakan

Dengan memanfaatkan e-voting, maka proses pemilihan Ketua OSIS SMAN 25 Garut akan lebih mudah dan cepat baik pada saat pemungutan maupun saat perhitungan suara sehingga lebih

Judul : PERBANDINGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN CALON KETUA OSIS PADA SMK SWASTA NUSA PENIDA MEDAN DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING & WEIGHTED SUM

Sistem ini dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan permasalahan dalam pemilihan calon ketua OSIS terbaik di SMK Swasta Nusa Penida Medan.. Kata kunci : Sistem

PENGARUH IMPLEMENTASI METODE E-VOTING SEBAGAI MEDIA PARTISIPASI POLITIK PADA PEMILIHAN KETUA OSIS DI SMA N 1 MANONJAYA TERHADAP PENINGKATAN CIVIC RESPONSIBILITY. Oleh

Kesimpulan Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemilihan ketua OSIS dan MPK SMA Takhassus Al-Qur’an berbasis e-voting merupakan agenda dalam