• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kisah Remaja dengan Bapak Tentara

N/A
N/A
Aqua Marine

Academic year: 2024

Membagikan " Kisah Remaja dengan Bapak Tentara"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

No. Beat Gambaran Novel Halaman Isi Menit Isi 1 Opening

Image

Kilasan hidup si tokoh utama sebelum ada konflik (perkenalan tokoh utama)

Milea adalah gadis SMA keturunan Minang Sunda.

13 Nama belakangku diambil dari nama ayahku.

Seorang yang aku kagumi, dan dia adalah prajurit TNI Angkatan Darat. Dia Lahir di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Ibuku, namanya Marissa Kusmarini biasa dipanggil Icha oleh teman-temannya. Dia Mojang Bandung yang lahir di Buah Batu.

Milea adalah gadis SMA kelahiran Jakarta &

keturunan Minang-Sunda.

00:13 - 00:26

“Namaku Milea, Milea Adnan Hussain. Lahir di Jakarta. Ibuku orang Bandung yang dulu dikenal sebagai vokalis band. Ayahku seorang TNI Angkatan Darat. Orang Sumatra Barat.” Milea

2 Theme Stated

Petunjuk akan tema/kebutuhan tokoh untuk menyelesaikan masalahnya yang akan dibuktikan di akhir cerita (bisa berupa 1 kalimat saja)

Milea berjalan menuju sekolah barunya &

dihampiri oleh Dilan yang menaiki sepeda motor. Dilan tidak memperkenalkan namanya, namun berbicara tentang ramalan bahwa dia akan bertemu Milea di kantin.

20 ”Aku ramal nanti kita betemu di kantin” Dilan Milea berjalan menuju sekolah barunya &

dihampiri oleh Dilan yang menaiki sepeda motor. Dilan tidak memperkenalkan namanya, namun berbicara tentang ramalan bahwa dia akan bertemu Milea di kantin.

1:19 ”Aku ramal nanti kita betemu di kantin” Dilan

3 Set Up Siapa tokoh kita? Apa kelemahan tokoh? Seperti apa hidupnya? Siapa karakter penting yang akan membantu tokoh memenuhi kurva karakternya?

Milea sudah memiliki pacar bernama Beni yang dianggap keren, tampan & berayah seorang artis film terkenal. Meski Beni dianggap Milea sangat menyayanginya, tapi mereka suka bertengkar karena masalah kecil.

29 Beniku keren, kau harus tahu itu. Dia tampan, meskipun tidak tampan-tampan amat, tapi cukup dan kukira baik. Ayahnya seorang artis film terkenal yang kadang-kadang suka aku banggakan kepada ayah-ibuku dan teman- temanku.

Milea pindah sekolah ke Bandung karena Ayahnya pindah tugas ke sana.

“Tahun 1990, ayahku pindah tugas ke Bandung.

Di Bandung, aku sekolah di salah satu SMA yang ada di Buah Batu.” Milea

36 Kata-kata indah yang dijiplak dari buku Kahlil Gibran dan puisi-puisi yang dia ambil dari majalah remaja tanpa ia cantumkan sumbernya agar aku menyangka itu adalah karyanya. Dia pikir, aku tidak pernah membaca puisi dan kata- kata itu sebelumnya.

4 Catalyst Sebuah kejadian yang mengubah hidup tokoh utama (harus peristiwa besar)

Dilan memberi buku Teka Teki Silang (TTS) sebagai hadiah ulang tahun untuk Milea.

20 “Halo.” Milea Dilan memberi buku Teka Teki Silang (TTS)

sebagai hadiah ulang tahun untuk Milea.

25:06 “Halo.” Milea

“Halo, Milea.” Dilan “Halo, Milea.” Dilan

“Dilan, aku udah buka kado dari kamu” Milea “Dilan, aku udah buka kado dari kamu” Milea

“Alhamdulillah. Suka.” Dilan “Alhamdulillah. Suka.” Dilan

“Suka. Lucu. Aneh.” Milea “Suka. Lucu. Aneh.” Milea

“Milea…” Dilan “Milea…” Dilan

“Ya, Dilan?.” Milea “Ya, Dilan?.” Milea

"Jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu.” Dilan

"Jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu.” Dilan

“Kenapa?.” Milea “Kenapa?.” Milea

“Nanti orang itu akan hilang.” DIlan “Nanti orang itu akan hilang.” DIlan

5 Debate Tokoh utama memikirkan apa yang harus dilakukan yang berasal dari pergumulan batin atau bisa juga berisi persiapan tokoh masuk ke dunia baru.

Milea dilanda kebimbingan seiring dengan seringnya ia berinteraksi dengan Dilan

54 Haruskah terus terang, aku bilang ke Dilan, bahwa aku sudah punya pacar? Sebagaimana dia begitu mudahya berterus terang? Sebelum dia tahu pada akhirnya, lalu kecewa/ iya, kayaknya harus. Biar sejak itu Dilan akan berhenti mengejarku dan sekaligus akan membuat aku sedih, karena nanti tidak akan ngobrol dengan menyenangkan lagi dengan dia di telepon. Tidak akan lagi mendapat orang aneh macam dia yang kalau aku harus jujur, sebetulnya aku juga suka. Dia itu seru!. Tidak, kayaknya aku gak perlu bilang. Biarin aja...

Atau haruskah aku bilang ke Beni, bahwa ada orang di Bandung satu sekolah denganku, namanya Dilan, sedang berusaha mendekatiku?.

Kayaknya jangan, deh. Aku tahu Beni, jika kukatakan, justru malah akan nambah masalah daripada berusaha menyelesaikannya. Dia itu sumbunya pendek, gampang meledak.

Pertemuan pertama antara Milea & Dilan mulai mengusik Milea serta membuat Milea mulai memikirkan tentang & ingin mengetahui informasi lebih banyak tentang Dilan dari Wati, yang adalah sepupu Dilan.

26:44 ”Kalo Dilan?. Kamu akrab sama dia?. Kok tadi waktu dia jatuh di kelas, kamu berani pukul dia pake buku?.” Milea

”Dia kan sepupuku.” Wati

”Kalian sodaraan?.” Milea

”Ibuku itu adik ayahnya Dilan.” Wati

”Oh...” Milea

(2)

”Lia, si Dilan mah nakal tau. Pernah tuh ya waktu malam minggu atau kapan ya, pokoknya Dilan motong ayamnya ibuku. Dia ngambil di kandang nggak bilang-bilang. Pas ditegur sama ibuku, dia bilang gelap. Salah ambil katanya. Padahal ayahnya Dilan teh galak. Tentara ayahnya.” Wati

”Tentara?. Cabang apa?.” Milea

”Teu ngarti. Tentara aja pokoknya. Kenapa tiba- tiba ngomongin Dilan?.” Wati.

“Nggak. Nggak apa-apa.” Milea 6 Break Into 2 Tokoh akan berusaha menyelesaikan masalah

dengan cara yang salah atau tidak berhasil

Milea ingin mengetahui informasi lebih banyak tentang Dilan melalui Wati, yang adalah sepupunya.

61 Pasti kamu tahu tujuanku ngobrol dengan Wati.

Meskipun malu harus kuakui, bahwa dari Wati aku ingin dapat informasi lebih banyak tentang Dilan. Setidaknya Wati itu saudaranya, pasti lebih banyak tahu tentang Dilan dibanding orang lain.

Milea ingin mengorek informasi tentang Dilan melalui Piyan, yang merupakan sahabat Dilan.

29:03 “Tapi kenapa dia jadi sombong, jadi jauh?.”

“Nggak tahu ya. Tapi kalo soal itu sih dia pernah bilang jangan gangguin Milea, Milea udah pacarnya Nandan.”

“Aduh! Kamu tolong bilangin deh ke dia”.

Bilang gimana?.”

“Aku nggak pacaran sama Nandan. Ya?. Plis, tolong ya.”

“Iya deh, nanti aku bilangin.”

7 B-Story Memperkenalkan tokoh baru yang akan membentuk tokoh utama untuk mencapai tujuannya & terlibat banyak dalam perjalanan tokoh berikutnya (bisa berupa mentor, teman atau antagonis). Mengetes apa yang dia butuhkan

Dilan adalah orang yang mampu membuat Milea merasa istimewa karena ia melakukan sesuatu yang berbeda dari orang lain yang membuat Milea merasa dicintai & dihargai dengan cara yang istimewa & tidak biasa.

72 Aku tidak bisa mengatakan bahwa saat itu aku sudah mencintainya tapi kupikir aku sedang menuju kesana.

Beni adalah cowok yang pemarah & kasar yang suka memaki orang lain.

35:35 "Itulah aslinya Beni. Kamu bisa menilainya sendiri. Kalo kamu mau tahu. Lelaki macam apa yang berani mempermalukan pacarnya di depan umum." Milea

8 Fun & Games Menceritakan tokoh di dunia barunya. Milea merasa Dilan mendadak berubah & mulai menjauhinya yang kemudian membuat Milea penasaran & ingin tahu kenapa. Setelah mengetahui penyebabnya, membuat Milea segera membuat klarifikasi & meminta tolong kepada Piyan untuk menyampaikannya ke Dilan

76 "Aku enggak pacaran sama Nandaaannn!!" Dilan adalah orang yang bisa membuat Milea merasa begitu istimewa dengan cara yang berbeda.

38:54 "Bibi teh disuruh kesini katanya ada yang mau pijit."

"Ya, udah." jawab Piyan. "Nanti, aku bilang!" "Ha? Mau pijit? Siapa yang mau pijit?."

"Harus, Piyan! Jangan lupa sampaiin. Tolong, ya, Piyan!"

"Namanya teh Neng Melia."

"Milea?"

"Iya, Milea."

"Disuruh siapa, Bi?." Nandan

"Den Dilan. Tadi teh den dilan antar Bibi kesini, tapi dia nya ke warung dulu. Katanya mau beli jangkrik."

Milea menceritakan tentang Dilan yang merupakan anak geng motor.

84 Maksudku meski keduanya anak berandal, tapi Dilan pintar dan selalu mendapat ranking pertama di kelasnya. Sedangkan Anhar pernah tidak naik kelas.

85 Ya, aku tahu Dilan juga berantem, tapi kukira lebih disebabkan oleh karena dia ingin membela harga dirinya, ingin membela kehormatannya.

9 Midpoint Tokoh merasa sudah dekat dengan penyelesaian masalahnya atau dia merasa sudah gagal menyelesaikan masalahnya.

Milea putus dari Beni lalu semakin dekat dengan Dilan

93 “Dasar pelacur!” Milea mulai merasa bahwa ia mencintai Dilan 41:20 Milea menyalami tangan Dilan saat Dilan akan mengantarkan Bi Asih pulang. Dilan terkejut lalu tersenyum dengan perlakuan Milea.

Kudengar Beni memakiku selagi aku sudah berjalan pergi meninggalkannya.

Assalamu’alaikum.” Dilan.

Itu kata yang bisa ku dengar sebagai kata yang paling menyakitkan dari banyak kata-kata buruk lainnya yang biasa Beni ucapkan ketika dia marah. Kalau aku benar pelacur, mungkin tidak masalah, tapi aku bukan!!!

Wa’alaikumsalam.” Milea

(3)

117 Aku ketara dan di dalam hatiku berkata: Dilan, kapan ada waktu? Aku ingin berdua denganmu membicarakan hubunganku dengan Beni! Aku yakin kamu sekarang sudah tahu, itu makanya, Dilan, kapan ada waktu, aku ingin menjelaskan semuanya.

“Kayak sama suaminya aja, cium tangan.” Bi Asih

“Doain, Bi.” Dilan

46:22 "Aku udah suka sama laki-laki di Bandung." Milea 10 Bad Guys

Close In

Memunculkan penjahat yang bisa berasal dari tokoh utama sendiri atau tokoh lain atau keduanya.

Munculnya Susiana 140 Namanya Susiana, biasa dipanggil Susi, atau Susi Black karena hitam, tapi kukira dia manis dan cantik. Dia anak kelas 2 sosial 2. anak pemilik toko mas Indah jaya yang punya outlet di Parahyangan Plaza... Dilihat dari sikap dan perilakunya, selain dia itu bossy, kukira dia anak gaul.

48:18 “Lia, kemarin pas kamu nggak masuk, Dilan jalan sama Susi, naik motor, boncengan.” Rani

Aku gak tahu sejauh mana hubungan Dilan dengan Susi. Kupikir hal itu hanya hubungan biasa saja. Aku merasa tidak perlu lebih jauh untuk tau soal itu. Itu urusan Dilan. Dilan bukan pacarku, maksudku meskipun aku mencintainya dan dia juga kepadaku tetapi belum resmi.

“Susi?.” Milea

Tapi cerita Susi naik motor dengan Dilan, terus terang, membuat aku cemburu.

“Iya, Susiana.” Rani

“Kamu kenal?.” Milea

“Enggak sih. Cuma tahu aja…… Kelas 2 Sosial 2.

Ketua geng cewek-cewek tajir. Bapaknya juga punya toko emas.” Rani

“Oh…” Milea 11 All is Lost Berisi perasaan putus asa (merasa bahwa dia tidak

akan bisa mengubah hidupnya lagi)

Milea begitu mencemaskan Dilan ketika sekelompok geng motor dari SMA lain datang ke SMA Milea dan Dilan sambil melempari sekolah dengan batu yang salah satunya mengenai kaca dari jendela kelas yang berada di dekat pintu gerbang.

146 Aku gelisah. Mencemaskan Dilan dan Piyan. 1:13:35 “Aku mau sekarang,” Milea

Aku makin tambah cemas. Terbayang Dilan &

Piyan yang dianiaya mereka!

“Lia, aku nggak bisa. Aku ada urusan, mau pergi.” Dilan

Ya Tuhan! “Aku mau jalan-jalan sama kamu sekarang,”

Milea Aku turun dari kursi bersama gelisahku yang

masih. Badanku lemas Sekali rasanya dan bimbang.

“Ya.” Dilan

147 Dilan masih belum kutemukan. Dimana kamu, Dilan? Aku akan tetap cemas sampai aku bisa bertemu dengan Dilan dalam kondisinya yang baik-baik saja.

“Ya udah, aku ambil tas. Kamu tunggu disini?.”

Milea

Tak ada yang baik dari berantem, Dilan. Kalah jadi abu, menang jadi arang.

12 Dark Night of the Soul

Tokoh sedang berusaha memproses apa yang terjadi sejauh ini & menentukan apa yang harus dia lakukan.

Tokoh akhirnya mulai tahu bagaimana cara untuk menyelesaikan masalahnya dengan benar.

Milea mulai semakin mengerti Dilan seiring dengan seringnya interaksi & semakin dekat ia dengan Bunda.

190 Perteuanku dengan Bunda, bagiku, adalah pertemuan luar biasa. Pertemuan yang tidak pernah kuduga & yang paling sangat membuat aku gembira... Dengan ketemu bunda, pengetahuanku tentang Dilan jadi bertambah.

Bunda bagai sudah membocorkan suatu rahasia tentang bagaimana sebenarnya Dilan kepadaku

1:23:13 “Bunda, Dilan pernah punya pacar?.” Milea

Seperti kamu gitu?... Nggak seperti kamu.”

Ibu Dilan 13 Break Into 3 Tokoh sudah menyadari kelemahannya bahwa dialah

yang harus berubah bukan tokoh lain.

Dunia Milea terasa runtuh saat mendengar bahwa Si Bibi berkata pada Dilan bahwa ia pergi dengan Kang Adi.

298 Aku betul-betul bingung tidak tahu harus gimana. Kepalaku tak bisa berpikir apa-apa, selain membayangkan Dilan yang pasti marah karena merasa sudah kubohongi!. Jantungku berdebar hebat dipenuhi rasa cemas oleh risiko buruk yang akan kudapatkan.

1:32:40 "Bangunan yang sudah mulai dibangun bersama oleh tanganku & tangan Dilan, mendadak runtuh dalam waktu sekejap. Seharian aku hanya membaca puisi Dilan yang sempat kucatat diam- diam waktu Bunda menunjukkannya padaku.

Dilan tidak menelponku sampai malam. Aku merasa malu pada diriku sendiri karena sudah berbohong ke Dilan. Aku harus bertemu Dilan &

menjelaskan semuanya." Milea

(4)

14 Finale Cara tokoh menyelesaikan masalahnya dengan benar & berhasil

Milea ingin menjelaskan semuanya tentang kebohongannya ke Dilan

300 Aku tinggal pasrah pada konsekuensi yang harus kuterima, meski aku tetap harus ngomong ke Dilan menjelaskan semuanya. Memberi alasan logis mengapa akhirnya aku ikut juga ke ITB.

01:40:48 Setelah itu, Dilan nulis di halaman belakangnyaa:

306 Pokoknya, aku harus ketemu Dilan di Sekolah.

Meski bingung dengan kalimat apa harus kumulai. Lalu kucoba menyusun kata-kata, berharap bisa bicara dengan lancar pada saat nanti bertemu dan kujelaskan semuanya.

Proklamasi

Hari ini, di Bandung, tanggal 22 Desember 1990, Dilan dan Milea, dengan penuh perasaan, telah resmi berpacaran.

Hal-hal mengenai penyempurnaan dan kemesraan diselenggarakan dalam tempo yang selama-lamanya.

15 Final Image Cerminan dari Opening Image. Kilasan hidup si tokoh setelah mengalami perjalanan.

Dilan & Milea akhirnya pacaran secara resmi setelah menulis sebuah proklamasi hasil karya Dilan beserta 2 materai yang ditandatangani oleh Dilan & Milea.

327 Proklamasi Bersama Dilan, Milea mendapatkan pelajaran

bahwa cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan, dan dukungan.

01:40:48 Proklamasi

Hari ini, di Bandung, tanggal 22 Desember 1990, Dilan dan Milea, dengan penuh perasaan, telah resmi berpacaran.

Hari ini, di Bandung, tanggal 22 Desember 1990, Dilan dan Milea, dengan penuh perasaan, telah resmi berpacaran.

Hal-hal mengenai penyempurnaan dan kemesraan diselenggarakan dalam tempo yang selama-lamanya.

Hal-hal mengenai penyempurnaan dan kemesraan diselenggarakan dalam tempo yang selama-lamanya.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan perolehan dan pengolahan data, dari hipotesis di atas teruji bahwa IUSSD memiliki pengaruh dalam peningkatan kapabilitas TNI, baik Angkatan Laut,

Para prajurit TNI Angkatan Laut yang mengikuti pelatihan ini diharapkan akan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengelola, menganalisis, dan mengambil keputusan berdasarkan data,