SEJARAH DAN PERKEMBANGAN E-LEARNING Raihan Muhammad Saprudin
Teknik Informatika STMIK Mardira Indonesia
A. Sejarah E-Learnig
Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang semakinpesat telah mempengaruhi sebagian besar aspek kehidupan, salah satunya adalah aspek pendidikan dimana digunakannya tenkologi informasi baik sebagai media maupun instrument dalam pembelajaran. Selain itu muncul juga suatu konsep dan mekanis me belajar mengajar (pendidikan) berbasis TI yang membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi (contents) dan sistemnya. Konsep ini kemudian terkenal dengan sebutan e-learning yang saat ini sudah banyak diterima oleh masyarakat dunia terutama di Indonesia, terbukti dengan maraknya implementasi e- learning di lembaga pendidikan yang ada di Indonesia seperti di universitas – univers itas besar.
E-learning mulai dikenal dan berkembang seiring dengan mulai dikenalnya dan digunaknnya komputer secara luas oleh masyarakat luas terutama oleh kalangan akademisi untuk membantu memecahkan berbagai persoalan di dunia pendidikan maupun dalam kebutuhan sehari-hari. E- learning merupakan sebuah inovasi, dimana proses belajar tidak lagi hanya mendengarka n uraian materi dari guru yang terkesan membosankan tetapi akan lebih dinamis dan interaktif sehingga penguasaan materi dan skill dapat meningkat sesuai yang diharapkan.
B. Perkembangan dan penerapan E- Learning
Perkembangan E-Learningdari masa ke masa diawali pada tahun 1990 pada masa CBT (Computer-Based Training) di mana mulai bermunculan aplikasi E-Learningya ng berjalan dalam PC standloneata up un berbentuk kemasan CD-ROM. Isi materi dalam bentuk tulisan maupun multimed ia (Video dan Audio) dalam format mov,
mpeg-1, atau avi. Para ahli yang mendukung
pemahaman e-learning sebagai media yang menggunakan internet diantaranya e-learning adalah penggunaaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampila n (Rosenberg (2001). E-learning atau internet enable learning menggunakan metode pengajaran dan teknologi sebagai sarana dalam belajar (Dr.Jo Hamilton-Jones).
Perkembangan E-Learningdari masa ke masa :
a. Pada tahun 1960, Universitas Illio ns membuat sebuah sistem dimana mahasiswa berkesempatan untuk dapat mengakses informasi melalui media komputer yang saling terhubung dengan memperdengarkan materi dari pengajar (dosen) yang direkam melalui suatu pengendali jarak jauh seperti perangkat audio maupun televisi. Sistem itu disebut dengan PLATO (Programmed Logic for Automatic Teaching Operation) dan digunakan selama hampir empat dekade.
b. Di awal tahun 1960-an, seorang profesor psikologi dari Standford University bernama Patrick Suppes dan Richard C. Atkinson bereksperimen dengan sebuah komputer untuk mengajarkan cara membaca dan berhitung kepada anak-anak di Sekolah Dasar di California.
c. Pada tahun 1963, Bernard Luskin memasang sebuah komputer pertama kali di dalam sebuah komunitas kampus
yang digunakan untuk
menginstruksikan sesuatu, bekerja sama dengan Standford dan lainnya, untuk mengembangkan instruksi berbasis komputer.
d. Pada tahun 1970, Luskin melengkap i disertasinya bekerjasama dengan Rand Corporation dalam menganalis is kendala yang ada pada instruksi berbasis komputer.
e. Pada tahun 1976, Bernard Luskin
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN E-LEARNING Raihan Muhammad Saprudin
Teknik Informatika STMIK Mardira Indonesia
meluncurkan Coastline Communit y College sebagai sebuah “college without walls” atau “kampus tanpa dinding” menggunakan stasiun televisi KOCE-TV sebagai sarananya.
f. Pada pertengahan tahun 1980-an, melakukan akses suatu isi dari bahan ajar menjadi sangatlah mungk in dilakukan di bebeberapa perpustakaan Perguruan Tinggi. Cassandra B. Whyte meneliti tentang peningkatan peran yang dimainkan suatu komputer di tingkat pendidikan yang lebih tinggi (Whyte,1989:86-89).
g. Tahun 1990 : Pada masa CBT (Computer-Based Training) di mana mulai bermunculan aplikasi E- Learningyang berjalan dalam PC standloneataupun berbentuk kemasan CD-ROM. Isi materi dalam bentuk tulisan maupun multimedia (Video dan Audio) dalam format mov, mpeg-1, atau avi.
h. Tahun 1994 : Seiring dengan diterimanya CBT oleh masyarakat sejak tahun 1994 CBT muncul dalam bentuk paket-paket yang lebih menarik dan diproduksi secara masal.
i. Tahun 1997 : LMS (Learning Management System). Seiring dengan perkembangan teknologi internet, masyarakat di dunia mulai terkoneksi dengan internet. Kebutuhan akan informasi yang dapat diperoleh dengan cepat mulai dirasakan sebagai kebutuhan mutlak dan jarak serta lokasi bukanlah halangan lagi. Dari sinila h muncul LMS. Perkembangan LMS yang makin pesat membuat pemikira n baru untuk mengatasi masalah interoperabilityantar LMS yang satu dengan lainnya secara standar. Bentuk standar yang muncul misalnya standar yang dikeluarkan oleh AICC (Airline Industry CBT Commettee), IMS, IEEE LOM, ARIADNE, dsb.
j. Tahun 1999 sebagai tahun aplikasi E- learningberbasis Web. Perkembangan
LMS menuju aplikasi e-
learningberbasis Webberkembang secara total, baik untuk pembelajar (learner) maupun administrasi belajar mengajarnya. LMS mulai digabungka n dengan situs-situs informasi, majalah dan surat kabar. Isinya juga semakin kaya dengan perpaduan multimed ia, video streaming serta penampila n interaktif dalam berbagai pilihan format data yang lebih standar dan berukuran kecil
k. Pada tahun 2000-sekarang, e-learning mulai banyak digunakan di dalam dunia bisnis. E-learning ini digunakan untuk melatih karyawan-karyawan suatu perusahaan. Selain itu juga muncul trend social network learning yang menggabungkan social media internet dengan learning.
Penerapan e-learing dalam pembelajaran dapat dilihat pada aktivitas belajar mengajar antara guru dan siswa yang dilakukan secara tidak bertemu langsung (online). Selain itu, e- learning dapat menghemat waktu dalam pembelajaran sehingga menjadi lebih efektif, (Ramadhan, Prancisca, et al., 2022). Antara tenaga pendidik dan siswa memiliki peran masingmasing.Para tenaga pendidikberpera n sebagai fasilitator dan pembimbing dalam pembelajaran, sedangkan para siswa berperan sebagai konstruktor pengetahuan, pembelajar, dan pemecah masalah.
DAFTAR PUSTAKA
Nandy, 2022 “E-Learning: Pengertian, Sejarah, Manfaat, Kekurangan”
Gramedia Blog.
Astalog.com, 2019 “E-Learning dan Sejarah Perkembangannya ”.
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN E-LEARNING Raihan Muhammad Saprudin
Teknik Informatika STMIK Mardira Indonesia