PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran secara parsial terhadap tingkat hunian kamar di Red Planet Hotel Makassar. Variabel tingkat hunian kamar di Red Planet Hotel Makassar terdapat 12 pernyataan dalam kuesioner.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Merupakan bahan masukan agar perusahaan dapat lebih efektif dan efisien dalam menerapkan strategi bauran pemasaran sehingga tujuan yang telah ditetapkan dan diharapkan oleh hotel dapat tercapai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan referensi bagi peneliti selanjutnya di bidang pemasaran hotel.
TINJAUAN PUSTAKA
Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran Swastha dan Handoko adalah sejumlah tindakan tertentu, melainkan pernyataan yang menunjukkan upaya pemasaran utama yang diarahkan untuk mencapai tujuan. Selanjutnya strategi pemasaran menurut Kotler Marketing Strategy adalah pola pikir pemasaran yang akan digunakan untuk mencapai tujuan pemasarannya.
Bauran Pemasaran (Marketing Mix)
- Produk
- Harga
- Tempat
- Promosi
Produk yang diharapkan (expected product) merupakan produk inti yang ditawarkan kepada konsumen dengan berbagai karakteristik dengan kondisi yang layak sehingga terjadi kesepakatan bersama dalam pembelian, untuk kamar hotel yang disewakan kepada konsumen dengan fasilitas kamar yang rapi dan bersih. Perusahaan harus mempertimbangkan sejumlah faktor dalam menetapkan harga, antara lain: memilih tujuan harga, menentukan tingkat permintaan, memperkirakan biaya, menganalisis penetapan harga dan produk yang ditawarkan pesaing, memilih metode penetapan harga, dan menentukan harga akhir.
Hotel
- Pengertian Hotel
- Jenis Hotel
- Klasifikasi Hotel
- Karakteristik Hotel
- Fasilitas Usaha Hotel
Hotel residensial, yaitu hotel dengan lama tinggal tamu yang berlangsung minimal satu bulan. Ukuran keberhasilan dalam industri perhotelan adalah kemampuan untuk mencapai target hunian. Tingkat hunian kamar adalah jumlah kamar yang ditempati/dijual dibandingkan dengan jumlah total kamar yang tersedia untuk dijual.
Penghunian kamar adalah ukuran seberapa baik jumlah kamar yang terjual dibandingkan dengan jumlah total kamar yang tersedia untuk dijual. Tingkat hunian kamar hotel yang tinggi tersebut secara tidak langsung akan mempengaruhi pendapatan dan keuntungan hotel tersebut. Oka Yoeti mengatakan ada faktor yang mempengaruhi tingkat hunian kamar yaitu harga atau tarif sewa kamar, persaingan dan permintaan sangat mempengaruhi penjualan kamar.
Sementara itu, menurut Suarthana, faktor yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan tingkat hunian kamar antara lain lokasi hotel, fasilitas hotel, layanan kamar, tarif kamar atau tarif sewa kamar dan promosi. Menghitung tingkat hunian kamar sangat berarti dalam dunia perhotelan karena selain menjadi ukuran keberhasilan bisnis yang dijalankan juga.
Kerangka Pikir
Diduga harga merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi tingkat hunian kamar di Red Planet Hotel Makassar. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan produk terhadap tingkat hunian kamar di Red Planet Hotel Makassar dan berarti hipotesis diterima. Artinya nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (11,529 > 1,966) dan nilai sig lebih besar dari lt; 0,05), dengan demikian kampanye berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat hunian kamar di Red Planet Hotel Makassar dan berarti hipotesis diterima.
H0 : Tidak terdapat pengaruh yang signifikan product, price, place dan promotion secara bersama-sama terhadap tingkat hunian kamar di Red Planet Hotel Makassar. H1 : Terdapat pengaruh yang signifikan product, price, place dan promotion secara bersama-sama terhadap tingkat hunian kamar di Red Planet Hotel Makassar. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 76% tingkat hunian kamar di Red Planet Hotel Makassar dipengaruhi oleh harga, produk, tempat dan promosi.
Secara parsial produk, harga, tempat dan promosi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap tingkat hunian kamar di Red Planet Hotel Makassar. Sedangkan harga, produk, tempat dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat hunian kamar di Red Planet Hotel Makassar.
Hipotesis
METODE PENELITIAN
- Metode Pengumpulan Data
- Jenis Data
- Sumber Data
- Populasi Dan Sampel
- Pengukuiran Variabel
- Metode Analisis Data
- Definisi Operasional Variabel
Sehingga dapat disimpulkan bahwa indikator-indikator atau pernyataan-pernyataan mengenai harga tersebut dapat dikatakan baik dan dapat dijadikan sebagai acuan atau penjelasan mengenai Tarif Hunian Kamar di Red Planet Hotel Makassar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa indikator atau pernyataan tentang persepsi kualitas dapat dikatakan baik dan dapat dijadikan sebagai acuan atau penjelasan tentang tingkat hunian kamar di Red Planet Hotel Makassar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa indikator atau pernyataan terkait promosi tersebut dapat dinilai baik dan dapat dijadikan sebagai acuan atau penjelasan mengenai tarif hunian kamar di Red Planet Hotel Makassar.
Konstanta sebesar 4,804 berarti jika variabel nilai produk, harga, tempat dan promosi adalah (0), maka Tingkat Penghunian Kamar di Red Planet Hotel Makassar adalah 4,804. Koefisien regresi X3 sebesar 0,735 yang berarti - jika nilai variabel Negara bertambah sebesar 1, maka akan berdampak pada Room Occupancy Rate di Red Planet Hotel Makassar sebesar 0,735. Koefisien regresi X4 sebesar 0,751 yang berarti - jika nilai promosi dinaikkan sebesar 1 maka akan berdampak pada tingkat hunian kamar Red Planet Hotel Makassar sebesar 0,751.
Artinya t hitung lebih besar dari t tabel (6,178 > 1,966) dan nilai sig lebih besar dari lt; 0,05), maka produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat hunian kamar Red Planet Hotel Makassar dan berarti hipotesis diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara produk, harga, tempat dan promosi secara bersamaan atau bersama-sama terhadap tingkat hunian kamar di Red Planet Hotel Makassar.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Sejarah Singkat Perusahaan
PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT:IJ) merupakan bagian dari grup regional Red Planet Hotels, di mana Perseroan dapat dengan cepat memposisikan diri untuk menjadi salah satu perusahaan berbasis investasi regional dengan pertumbuhan tercepat di sektor perhotelan budget hotel. PT Red Planet Indonesia Tbk saat ini memiliki dan mengoperasikan tujuh hotel di Indonesia, dengan rencana pengembangan proyek hingga tahun 2017. Perseroan berencana untuk menggandakan portofolionya di tahun 2020 melalui konstruksi dan akuisisi greenfield.
Sebelumnya bernama PT Pusako Tarinka Tbk, perusahaan ini kemudian berganti nama menjadi PT Red Planet Indonesia Tbk pada 22 Mei 2014. Didirikan pada tahun 2010, Red Planet merupakan pengembang, pemilik dan pengelola dari 22 hotel, yaitu sembilan di Filipina, tujuh di Indonesia , empat di Thailand dan dua di Jepang dengan total 3.461 kamar.
Visi dan Misi Perusahaan
Struktur organisasi secara keseluruhan di Red Planet Hotel Makassar dapat dilihat pada Gambar 3.1 di bawah ini. Responden dalam penelitian ini adalah konsumen yang pernah menyewa kamar di Red Planet Hotel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa indikator atau pernyataan mengenai tarif sudah dapat dikatakan baik dan dapat dijadikan sebagai tolak ukur atau penjelasan persentase keterisian kamar di Hotel Red Planet.
Dari tabel di atas diketahui harga Croncbach's alpha masing-masing adalah 0,839, produk 0,783, kamar 0,622, promosi 0,781 dan tingkat hunian kamar Red Planet Hotel Makassar adalah 0,0,808. Koefisien regresi X1 sebesar 0,699 yang berarti – jika nilai variabel produk meningkat sebesar 1, maka akan berdampak pada peningkatan tingkat hunian kamar Red Planet Hotel Makassar sebesar 0,699. Koefisien regresi X2 sebesar 0,700 yang berarti – jika nilai variabel harga naik sebesar 1, maka akan berdampak pada peningkatan tingkat hunian kamar Red Planet Hotel Makassar sebesar 0,700.
Hal ini menunjukkan bahwa jika harga, produk, tempat dan promosi konstan (0), maka Tingkat Penghunian Kamar di Red Planet Hotel Makassar adalah 4,804, dan jika nilai produk meningkat sebesar 1, maka Tingkat Penghunian Kamar meningkat sebesar 0,699, jika harga nilai meningkat. sebesar 1 maka Tingkat Hunian meningkat sebesar 0,700, jika nilai tempat meningkat sebesar 1 maka Tingkat Hunian meningkat sebesar 0,735, dan jika nilai promosi meningkat sebesar 1 maka Tingkat Hunian Kamar di Red Planet Hotel Makassar meningkat sebesar 0,751. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa harga merupakan variabel utama yang mempengaruhi proses tingkat hunian merek nasional dan toko. Penelitian ini menghasilkan tingkat signifikansi sebesar 0,000 untuk pengujian regresi simultan, parsial dan berganda untuk variabel lokasi, hal ini berarti bahwa variabel lokasi dalam penelitian ini berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat hunian produk kosmetik.
Penelitian yang sejalan dengan hasil penelitian mengenai Tingkat Hunian Kamar di Red Planet Hotel Makassar ini merupakan penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 oleh Verina, Yulianto dan Latief dengan judul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Hunian Kamar Hotel di Kota Yogyakarta (Studi Kasus: Hotel Melati, Desa Sosromenduran).
Struktur Organisasi Perusahaan
Karakteristik Responden
- Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
- Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
- Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan . 44
Responden dalam penelitian ini diklasifikasikan berdasarkan jenis kelamin, baik laki-laki maupun perempuan.
Deskripsi Variabel Penelitian
- Produk
- Harga
- Tempat
- Promosi
- Tingkat Hunian Kamar Di Red Planet Hotel Makassar
- Uji Parsial (Uji T)
- Uji Simultan (Uji F)
- Koefisien Determinasi
Dari tabel diatas dengan jumlah sampel 364 responden diperoleh nilai minimal 12, nilai maksimal 20, nilai total 5.991 dan nilai rata-rata 16,46. Berdasarkan hasil penilaian responden terhadap pernyataan variabel Produk (X1) di atas, diketahui bahwa frekuensi pilihan jawaban Sangat Setuju (SS) paling besar adalah 96 dengan persentase 26% terdapat pada item 3. Berdasarkan dari hasil penilaian responden terhadap pernyataan variabel harga (X2) di atas, diketahui bahwa frekuensi pilihan jawaban Sangat Setuju (SS) terbesar adalah 111 dengan persentase 30,49% terdapat pada item 3.
Berdasarkan hasil penilaian responden terhadap pernyataan variabel tempat (X3) di atas, frekuensi terbesar untuk pilihan jawaban Sangat Setuju (SS) diketahui sebesar 121 dengan persentase sebesar 33,24% pada item 3 Berdasarkan hasil penilaian penilaian responden terhadap pernyataan variabel promosi (X4) di atas, frekuensi terbesar untuk pilihan jawaban Sangat Setuju (SS) diketahui sebanyak 83 dengan persentase 22,8% pada item 3. Berdasarkan hasil penilaian responden terhadap Dari variabel pernyataan (Y) di atas, frekuensi pilihan jawaban yang diketahui paling besar adalah Sangat Setuju (SS) 106 dengan taraf 29,12% pada butir 12.
Tingkat hunian hotel memiliki faktor lain yang mempengaruhi karakteristik konsumen seperti usia, jenis kelamin, etnis, pendidikan, pengetahuan, kepuasan, pengalaman, preferensi, keyakinan dan sikap konsumen.
Pembahasan Hasil Penelitian
Hasil penelitian yang dibahas di atas sejalan dengan beberapa penelitian di bawah ini yang mengkaji produk, harga, tempat, dan promosi. Penelitian yang dilakukan oleh Anwar, Kusumawati dan Sanawiri dari Universitas Brawijaya pada tahun 2018 berjudul “Pengaruh Produk Terhadap Keputusan Pembelian”. Hasil penelitian ini menghasilkan hasil pengolahan data dengan tingkat signifikansi 0,008 dengan standar error 0,10.
Penelitian yang dilakukan oleh Dissanayake dan Perera dari Universitas Kelaniya - Sri Lanka pada tahun 2013 dengan judul “Pengaruh Harga, Produk, Tempat dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Perempuan di Luar Negeri. Penelitian dilakukan pada tahun 2016 oleh Amir Adam dan Sameen Nasir dari Erupoan Center for Research Pelatihan dan Pengembangan -Inggris, Inggris, Inggris dengan judul “Dampak Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen untuk Handphone.” Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh positif dan signifikan variabel promosi dengan tingkat signifikansi parsial dan simultan sebesar 0,000. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan jasa hotel di Yogyakarta yang dinyatakan dalam segi hunian kamar, melalui studi kasus hotel melati di desa wisata Sosromenduran, akomodasi dan kapasitas.
Secara parsial variabel atmosfer, promosi, kepercayaan dan karakteristik konsumen berpengaruh positif dan signifikan sedangkan variabel produk, harga dan pelayanan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Variabel yang paling dominan pengaruhnya adalah karakteristik konsumen dengan tingkat signifikansi 0,000. Selanjutnya untuk produk dalam penelitian ini pengaruhnya tidak sebesar dua variabel sebelumnya yang telah dijelaskan di atas.
PENUTUP
Saran