Sistem Infrared Pulsed Heating (ON/OFF) Otomatis
Seminar Proposal Tugas Akhir Pengeringan Pakan Ternak Maggot
Latar Belakang
• • Pengeringan maggot membutuhkan penguapan air cepat dan efisien.
• • Infrared konvensional menyala terus- menerus dan boros energi.
• • Terjadi overheating pada permukaan maggot (case hardening).
Deskripsi Sistem Infrared Pulsed Heating
• • Infrared bekerja secara siklik: contoh 10 detik ON – 20 detik OFF.
• • Menggunakan mikrokontroler (Arduino) dan solid state relay.
• • Waktu ON/OFF dapat disesuaikan dengan karakteristik bahan.
Keterbaruan Sistem
• • Sistem infrared konvensional menyala terus tanpa kendali siklik.
• • Pulsed heating memungkinkan kontrol suhu lebih baik.
• • Mengurangi risiko overheat dan menghemat konsumsi energi.
Manfaat Sistem
• • Mencegah kerusakan struktur protein maggot.
• • Mengurangi efek case hardening (permukaan keras, dalam basah).
• • Efisiensi energi meningkat.
• • Waktu pengeringan lebih stabil dan dapat diprediksi.
Skema Kontrol Otomatisasi
• • Arduino sebagai otak pengontrol waktu ON/OFF infrared.
• • Relay solid-state untuk menyalakan infrared heater.
• • Sensor suhu untuk monitoring dan feedback (jika diperlukan).
Penutup
• • Sistem ini berpotensi meningkatkan efisiensi pengeringan maggot.
• • Cocok untuk skala laboratorium dan industri kecil.
• • Dapat dikembangkan untuk sistem hybrid dengan microwave atau vakum.