MATA KULIAH : SISTEM INFORMASI & REKAM MEDIS ELEKTRONIK
SKS : 3
TANGGAL PERKULIAHAN : JUMAT / 15 MARET 2024
WAKTU : -
NAMA :Febi Fatimah Fasiah Nur
NIM :210304501034
SILAHKAN NONTON VIDEO PEMBELAJARAN
1. Video dari Youtube Channel dr. Sophie , nomor 1-17 dengan total durasi 50.58 menit, tonton masing-masing video dan beri kesimpulan singkat dari video tersebut
2. Video dari Youtube Channel Kementerian Kesehatan RI dengan durasi 41.40 Menit tonton video sampai selesai dan berikan ringkasan 3. Total Durasi Video adalah 1 jam 55 menit.
4. Kesimpulan cenderung lebih pendek daripada ringkasan. Kesimpulan hanya mencakup poin-poin kunci dan memberikan penilaian atau evaluasi akhir, sementara ringkasan adalah merangkum keseluruhan isi atau informasi yang ada dan memberikan gambaran umum yang lebih luas.
5. Catatan : Silahkan tonton video dan kerjakan MASING-MASING! Jangan ada yang Kerjasama!
1. Video dari Youtube Channel dr. Sophie
No Video Link Durasi (menit) Kesimpulan
1 431 - Kegiatan Penyelenggaraan Rekam Medis Elektronik
https://www.youtube.com/watch?v=axnWDOn_0XI 2.04 Penyelenggaraan Rekam Medis Elektronik (RME) terdiri dari 8 kegiatan utama yang dilakukan oleh tenaga perekam medis dan informasi kesehatan, dengan koordinasi dari unit kerja lain. Kegiatan tersebut meliputi registrasi pasien, distribusi data RME, pengisian informasi klinik oleh tenaga kesehatan, pengolahan informasi RME, penginputan data klaim pembiayaan, penyimpanan RME, penjaminan mutu RME, dan transfer isi RME.
Jika terdapat keterbatasan tenaga perekam medis, tenaga kesehatan lain yang telah mengikuti
pelatihan RME dapat membantu penyelenggaraan RME. Di tempat praktik mandiri, tanggung jawab penyelenggaraan RME berada pada dokter/dokter gigi atau tenaga kesehatan terkait.
2 434 - Pengisian Informasi Klinik
https://www.youtube.com/watch?v=6ekvtgve5QE 3.51 Pengisian informasi klinik merupakan kegiatan pencatatan dan pendokumentasian hasil pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan kesehatan lainnya yang telah dan akan diberikan kepada pasien. Beberapa poin penting dalam pelaksanaannya:
1. Pencatatan harus lengkap, jelas, dan dilakukan setelah pasien menerima pelayanan, dengan mencantumkan nama, waktu, dan tanda tangan tenaga kesehatan.
2. Pencatatan dilakukan secara berurutan sesuai waktu pemberian pelayanan oleh masing-masing tenaga kesehatan.
3. Jika terjadi kesalahan, tenaga kesehatan dapat melakukan perbaikan.
4. Pada fasilitas dengan lebih dari satu jenis tenaga kesehatan, pengisian harus dilakukan secara terintegrasi dalam satu dokumen rekam medis.
5. Pengisian terintegrasi mencakup catatan dari berbagai tenaga kesehatan secara berurutan sesuai waktu pelayanan.
6. Di fasilitas kesehatan tingkat pertama, pengisian dapat dilakukan dalam data keluarga/family folder dengan tetap menjaga privasi masing-masing anggota.
3 435 - Pengolahan Informasi Rekam Medis Elektronik
https://www.youtube.com/watch?v=j3CmTA-72Xc 3.31 Kegiatan pengolahan informasi rekam medis elektronik terdiri dari 3 bagian utama:
1. Pengkodean Pengkodean adalah pemberian kode klasifikasi klinis sesuai dengan Klasifikasi Internasional Penyakit dan Tindakan Medis terbaru atau Internasional Statistikal Klasifikasi Penyakit dan Masalah Terkait sesuai ketentuan perundang-undangan.
2. Pelaporan Pelaporan terdiri dari: a.
Pelaporan internal fasilitas pelayanan kesehatan b. Pelaporan eksternal dari fasilitas ke Dinas Kesehatan, Kementerian Kesehatan, dan pemangku kepentingan terkait.
3. Penganalisisan Penganalisisan dilakukan terhadap data rekam medis elektronik secara kuantitatif dan kualitatif.
Selain itu, bagi fasilitas yang dengan alasan tertentu tidak dapat menyelenggarakan rekam medis elektronik, harus melakukan pengindeksan data paling sedikit berupa indeks nama pasien, alamat, jenis penyakit, tindakan/operasi, dan kematian.
4 436 -
Penginputan Data untuk Klaim Pembayaran
https://www.youtube.com/watch?v=ffTzaLMKjXc 1.59 Penginputan data klaim pembiayaan merupakan kegiatan mentransfer informasi diagnosis dan tindakan dari rekam medis ke dalam aplikasi pembiayaan dalam bentuk kode klasifikasi penyakit untuk proses penagihan biaya pelayanan kesehatan yang telah diberikan.
5 437 -
Penyimpanan
https://www.youtube.com/watch?v=kD-xAbdNfnA 4.40 Penyimpanan rekam medis elektronik merupakan kegiatan menyimpan data rekam medis pada media
Rekam Medis Elektronik
penyimpanan digital di fasilitas pelayanan kesehatan. Beberapa poin penting terkait kegiatannya:
1. Penyimpanan harus menjamin keamanan, keutuhan, kerahasiaan, dan ketersediaan data rekam medis elektronik.
2. Media penyimpanan yang dapat digunakan antara lain server, sistem komputasi awan/cloud tersertifikasi, atau media digital lainnya sesuai perkembangan teknologi.
3. Fasilitas kesehatan wajib memiliki cadangan data (backup system) yang disimpan di tempat berbeda, dilakukan secara berkala, dan sesuai prosedur operasional.
4. Data rekam medis elektronik harus terhubung dan terintegrasi dengan sistem pengelolaan data Kementerian Kesehatan.
5. Jika terdapat keterbatasan sumber daya, fasilitas dapat bekerjasama dengan penyelenggara sistem elektronik dalam negeri untuk penyimpanan dengan rekomendasi Kemenkes.
6. Penyelenggara dilarang membuka, memanipulasi, atau merusak data dengan menjamin integritas data melalui perjanjian.
7. Fasilitas harus memperoleh akses tidak terbatas atas data yang disimpan penyelenggara.
6 438 - Penjaminan
https://www.youtube.com/watch?v=LHkD9jB0mVo 2.13 Penjaminan mutu rekam medis elektronik penting untuk menjaga mutu rekam medis, baik melalui
Mutu Rekam Medis Elektronik
audit internal berkala oleh tim fasilitas itu sendiri, maupun audit eksternal oleh pemerintah sebagai bagian pembinaan dan pengawasan. Keduanya mengacu pada pedoman yang berlaku.
7 439 - Transfer Isi Rekam Medis Elektronik
https://www.youtube.com/watch?v=D1feMEde4Xo 2.26 Transfer isi rekam medis elektronik merupakan mekanisme pengiriman/pemindahan data rekam medis pasien dalam proses rujukan melalui platform terintegrasi yang dikelola Kementerian Kesehatan.
Hal ini untuk menjamin kesinambungan pelayanan dan ketersediaan data rekam medis di fasilitas penerima rujukan.
8 440 -
Kepemilikan dan Isi Rekam
https://www.youtube.com/watch?v=WX86IaqRHPA 5.20 a. Kepemilikan Rekam Medis
1. Dokumen rekam medis adalah milik fasilitas pelayanan kesehatan.
2. Fasilitas bertanggung jawab atas hilang, rusak, pemalsuan, dan penggunaan tidak sah atas rekam medis.
b. Isi Rekam Medis
1. Isi rekam medis adalah milik pasien.
2. Isi disampaikan kepada pasien, atau keluarga terdekat (untuk pasien di bawah 18 tahun/keadaan darurat), atau pihak lain atas persetujuan pasien.
3. Isi rekam medis paling sedikit mencakup:
Identitas pasien
Hasil pemeriksaan fisik dan penunjang
Diagnosis, pengobatan, rencana tindak lanjut
Nama dan tanda tangan tenaga
kesehatan c. Pemberian Rekam Medis
1. Wajib diberikan kepada pasien rawat inap/darurat saat pulang atau dirujuk.
2. Dapat diberikan kepada pasien rawat jalan bila dibutuhkan.
3. Bentuknya surat tercetak/elektronik menggunakan jaringan komputer/alat komunikasi elektronik.
d. Isi Rekam Medis Elektronik
1. Dokumentasi administratif (pendaftaran) 2. Dokumentasi klinik (pelayanan kesehatan) 3. Dapat dikembangkan sesuai kebutuhan
berdasarkan pedoman.
e. Akses dan Pemanfaatan Data
1. Fasilitas membuka akses seluruh isi rekam medis elektronik ke Kemenkes.
2. Kemenkes berwenang memanfaatkan dan menyimpan data untuk pengolahan, pengembangan ilmu, dan pembuatan kebijakan dengan memperhatikan etika dan aturan.
3. Sumber data berasal dari rekam medis elektronik dan data lain dari fasilitas/institusi terkait.
9 441 - Keamanan
& Perlindungan Data Rekam Medis
https://www.youtube.com/watch?v=rlaZNbshxm0 5.27 a. Prinsip Keamanan Data dan Informasi 1. Kerahasiaan
2. Integritas 3. Ketersediaan b. Hak Akses
1. Diberikan oleh pimpinan fasilitas kepada tenaga kesehatan/tenaga lain
2. Menjadi bagian dari SOP penyelenggaraan rekam medis elektronik
3. Hak akses terdiri dari penginputan data, perbaikan data, dan melihat data
c. Penginputan Data
Dilakukan tenaga kesehatan dan petugas sesuai kewenangan
d. Perbaikan Data
Apabila terjadi kesalahan penginputan
Dilakukan tenaga kesehatan dan petugas dalam batas waktu 2x24 jam
Jika melebihi waktu, perlu persetujuan penanggung jawab
e. Melihat Data
Dilakukan tenaga internal untuk pelayanan/administrasi
Diatur dalam kebijakan dengan memperhatikan prinsip keamanan
f. Tanda Tangan Elektronik
Dapat dilengkapi sebagai alat verifikasi dan autentifikasi
Diselenggarakan sesuai ketentuan perundang-undangan
10 442 -
Kerahasiaan Rekam Medis Elektronik
https://www.youtube.com/watch?v=-so55aqA5no 2.31 Kerahasiaan isi rekam medis elektronik menjadi kewajiban bagi semua pihak yang terlibat dalam pelayanan dan memiliki akses terhadap data rekam medis, termasuk setelah pasien meninggal dunia.
Hal ini untuk melindungi privasi dan keamanan
informasi kesehatan pasien.
11 443 -
Pembukaan Isi Rekam Medis Elektronik
https://www.youtube.com/watch?v=bP2_QgzSCrM 6.20 Pembukaan isi rekam medis elektronik dapat dilakukan atas persetujuan pasien maupun tanpa persetujuan pasien dengan mengikuti ketentuan dan prosedur yang berlaku. Pembukaan atas persetujuan pasien dilakukan untuk kepentingan pemeliharaan kesehatan, pengobatan, penyembuhan pasien, atas permintaan pasien sendiri, atau untuk administrasi pembayaran asuransi/jaminan pembiayaan kesehatan dengan persetujuan pada saat registrasi.
Persetujuan dapat diberikan oleh pasien, keluarga terdekat, pengampu, atau ahli waris sesuai dengan kondisi pasien.
Sementara itu, pembukaan tanpa persetujuan pasien hanya dapat dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan untuk kepentingan seperti permintaan aparat penegak hukum, penegakan etika dan disiplin, audit medis, penanganan kejadian luar biasa/wabah, pendidikan dan penelitian, serta perlindungan keselamatan orang lain atau masyarakat. Dalam hal ini, identitas pasien tidak akan dibuka kecuali untuk penanganan kejadian luar biasa/wabah dan perlindungan keselamatan yang memang diperbolehkan.
Pembukaan tanpa persetujuan dilakukan atas permintaan pihak atau institusi yang berwenang dengan persetujuan dari Menteri Kesehatan melalui Direktur Jenderal, kecuali untuk perintah pengadilan.
12 444 - Pelepasan Hak Atas Isi
https://www.youtube.com/watch?v=SuMM-e4mE7k 1.56 Pelepasan hak atas isi rekam medis kepada publik melalui media massa oleh pasien atau keluarga
Rekam Medi pasien dianggap sebagai pelanggaran terhadap hukum kerahasiaan rekam medis. Fasilitas dan kesehatan memiliki kewajiban untuk melindungi kerahasiaan informasi kesehatan pasien, dan pelepasan informasi kepada umum tanpa persetujuan pasien atau keluarga pasien tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ini
15 445 - Jarak Waktu
Penyimpanan Rekam Medis Elektronik
https://www.youtube.com/watch?v=FOyULV1ddfw 2.08 Rekam medis elektronik di fasilitas kesehatan disimpan minimal 25 tahun sejak kunjungan pasien terakhir. Pengecualian dimungkinkan jika data masih diperlukan. Pemusnahan data dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan dengan panduan dari Direktur Jenderal. Pasien berhak mengakses dan meminta salinan rekam medis mereka.
16 446 - Pembinaan dan Pengawasan Rekam Medis Elektronik
https://www.youtube.com/watch?v=u6RkPQP3Zsg 3.54 Menteri, Gubernur, dan Bupati/Walikota bertanggung jawab atas pembinaan dan pengawasan Rekam Medis Elektronik (RME) untuk meningkatkan mutu pelayanan. Hal ini dilakukan melalui sosialisasi, monitoring, evaluasi, dan bimbingan teknis.
Fasilitas kesehatan wajib menerapkan RME sesuai peraturan dan terancam sanksi administratif jika melanggar. Pengaduan pelanggaran dapat dilakukan secara tertulis.
Penting bagi semua pihak untuk bekerja sama demi penyelenggaraan RME yang berkualitas dan memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. Pasien berhak mengakses dan meminta salinan RME mereka.
17 447 - Rekam https://www.youtube.com/watch?v=MGOvoKVsMwA 2.38 Penting bagi seluruh tenaga kesehatan untuk
Medis dalam UU memahami dan mematuhi ketentuan terkait rekam medis dalam berbagai peraturan perundang- undangan untuk memastikan privasi dan keamanan informasi pasien.
TOTAL WAKTU 50.58
2. Video dari Youtube Channel Kementerian Kesehatan RI
Judul Video : Press Conference: Pemanfaatan Rekam Medis Elektronik
Link : https://www.youtube.com/watch?v=kG01sx4lN3Y&t=1338s
Durasi : 41.40 Menit
Ringkasan : Pentingnya RM-E:
Meningkatkan kualitas layanan kesehatan
Meningkatkan efisiensi dan efektivitas
Memudahkan akses data bagi pasien dan tenaga kesehatan Implementasi RM-E:
Wajib diterapkan paling lambat 31 Desember 2024.
Berlaku untuk semua fasilitas kesehatan, termasuk layanan telemedicine.
Harus terintegrasi dengan platform Satu Sehat.
Mengikuti standar dan sistem yang ditetapkan oleh Kemenkes.
Manfaat RM-E:
Meningkatkan diagnosis dan prognosis penyakit
Menghemat waktu dan biaya
Mempermudah rujukan pasien
Meningkatkan program pencegahan penyakit
Mendukung penelitian kesehatan Tantangan RM-E:
Ketersediaan SDM
Konektivitas internet
Keamanan data Solusi:
Pemetaan kesiapan faskes
Penambahan SDM digital
Penguatan infrastruktur internet
Penerapan standar keamanan data
Sosialisasi dan edukasi Akses RM-E:
Pasien dapat mengakses RM-E melalui Peduli Lindungi.
Bagi yang tidak memiliki aplikasi, akses dapat dilakukan di faskes.
Informasi Lebih Lanjut:
Kunjungi [URL yang tidak valid dihapus]
Hubungi tim Kemenkes melalui [URL yang tidak valid dihapus]