• Tidak ada hasil yang ditemukan

201180442 silvia azhari.pdf

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "201180442 silvia azhari.pdf"

Copied!
95
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Fokus Penelitian

Rumusan Masalah

Manfaat Penelitian

Sistem Pembahasan

KAJIAN PUSTAKA

Kajian Teori

  • Program Subuh
  • Kedisiplinan

Disiplin merupakan sikap yang selalu menepati janji agar dipercaya oleh orang lain, karena modal seseorang dalam berwirausaha memenangkan kepercayaan orang lain. Disiplin berasal dari. Menurut Wardiman I Djojonegoro, disiplin adalah keadaan yang diciptakan dan dibentuk melalui proses rangkaian perilaku yang menunjukkan nilai-nilai seperti kepatuhan, ketaatan, kesetiaan, ketertiban dan keteraturan. Menurut Soegeng Prijodarminto disiplin adalah suatu keadaan yang tercipta dan terbentuk melalui proses dari rangkaian tingkah laku yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, ketaatan, kesetiaan, ketertiban, keteraturan. Nilai-nilai tersebut telah menjadi bagian dari perilaku dalam hidupnya. Perilaku ini tercipta melalui proses, dipupuk melalui keluarga, pendidikan dan pengalaman 5 c.

Disebabkan banyaknya bentuk disiplin yang diterapkan, penulis hanya membincangkan tiga disiplin sahaja, kerana menurut penulis, ketiga-tiga bentuk disiplin ini memainkan peranan yang sangat penting kepada warga sekolah atau pelajar.saya melalui satu proses iaitu melakukan sesuatu aktiviti. (disiplin) berulang kali sehingga orang yang melakukannya membiasakan diri melakukannya sehingga menjadi kebiasaan dan akhirnya menjadi sifat atau keperibadian.

Telaah Hasil Penelitian Terdahulu

Ketiga, I Jurnal Pendidikan Jasmani, Indonesia, volume I 10I No. 2I, I November 2014, I yang saya tulis oleh I SiskaI BastiI NursetyaI dan I ErwinI SetyoI KriswantoI mahasiswa UNYI dengan judul I” Usaha. Penelitian yang ditulis oleh JakaI Siswanto ini memiliki persamaan dengan penelitian ini yaitu kepribadian dan perbedaannya antara ini penelitian yang ditulis oleh JakaI Siswanta I dilakukan pada anak PAUDI di Magelang dan penelitian ini dilakukan dengan siswa di I PptqI Al-Hasan I dan kami membahas perkembangannya.Penelitian yang saya tulis oleh I DarmajiI memiliki kesamaan dan perbedaan dengan penelitian ini Persamaannya adalah sama-sama meneliti tentang disiplin ilmu, dan perbedaannya penelitian yang saya lakukan oleh I DarmajiI dilakukan di SMANI PandeglangI dan penelitian ini dilakukan di Asrama PondokI TahfidzulI Qur'an Al-Hasan .14I.

Ketiga, Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Volume I 10I No. 2I, 1 November 2014, saya tulis oleh I SiskaI BastiI NursetyaI dan I ErwinI SetyoI KriswantoI.

METODE PENELITIAN

  • Pendekatan dan Jenis Penelitian
  • Kehadiran Peneliti
  • Lokasi Penelitian
  • Data dan Sumber Data
  • Prosedur Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data
  • Pengecekan Keabsahan Data
  • Tahapan-tahapan Penelitian

Program Bin-nadzorI merupakan program wajib bagi para santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Hasan. Program ini merupakan program wajib bagi santri pondok pesantren I TahfidzulI Qur'an I Al-Hasan. Di Pondok Pesantren TahfidzulI Qur'anI Al-HasanI ada seorang tokoh sentral yang juga sebagai pengurus pondok pesantrennya.

Data seluruh kegiatan dalam program Subuh untuk menumbuhkan kedisiplinan santri putri di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Hasan Patihan Wetan Babadan Ponorogo. Data Pelaksanaan Program Subuh Untuk Menumbuhkan Kedisiplinan Santri Putri Di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Hasan Patihan Wetan Babadan Ponorogo. Namun demikian, sejak saat itu pelaksanaan acara subuh di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Hasan dapat terlaksana dengan baik dan kondusif.

78 Kewajiban santri Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Hasan dalam menitipkan Al-Qur'an kepada pengasuh adalah shalat berjamaah subuh. Inilah yang dikatakan Afifah Istiqomah sebagai santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Hasan: “kalau santri tidak. Analisis kegiatan program Subuh dalam penguatan kedisiplinan santri putri di pondok pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Hasan Patihan Wetan Babadan Ponorogo.

Analisis Implementasi Program Subuh Dalam Menumbuhkan Disiplin Santri Putri Di Pondok Tahfidzul Qur'an Al-Hasan Patihan Wetan Babadan Ponorogo. Acara subuh santri ini diadakan agar lebih jera dan tertib untuk menggalakkan kedisiplinan dalam mengaji.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Latar Penelitian

Pesantren TahfidzulI Qur'anI Al-HasanI adalah salah satu pondok pesantren tempat saya belajar Al-Qur'anI di PatihanI WetanI BabadanI Ponorogo, saya ingin masyarakat sekitar. Perjalanan menuju Pondok Pesantren I Tahfidzul Qur'an I Al-Hasan I sangat mudah dijangkau dari berbagai arah, saya bisa ke Batoro I Katong dari barat, saya dan saya ke timur, saya bisa melalui Brigjen Katamso , saya akan mengambil semua rute. Sebagai sebuah pendidikan Islam, Pondok I TahfidzulI Qur'anI Al-HasanI memiliki motto "Seseorang harus Qari'/Qari'ahI dan orang yang saya harus hafidz-hafidzahI, saya memiliki akhlakulI karimahI sempurna" dengan hal ini bahwa saya memiliki visi, misi dan tujuan yang berbeda-beda Mengenai visi, misi, tujuan dan sasaran pondok pesantren.

Dilanjutkan dengan Struktur Organisasi, Kepemimpinan, Putra dan Putri di Pondok Pesantren, Tahfidzul Qur'an, Al-Hasan, Babadan, I Ponorogo, Tahun I, Periode. Pesantren TahfidzulI Qur'anI Al-HasanI membawahi beberapa satuan pendidikan yang karenanya proses pendidikan santri maju dan berkembang selama ini, diantaranya adalah sebagai berikut: 5. Pusat pendidikan Al-Qur'an ini berlangsung 1 jam dari Senin s/d 1 Kamis, bersama mahasiswa 83. I TPQI ada 5 tingkatan I yaitu dari kelas I TKI sampai kelas I empat.

I Apa program saya belajar Al-Qur'an I sampai 301 juzI dengan menitipkannya ke pengurus I dengan menonton Mushaf I. Dalam mewujudkan cita-cita dan saya berusaha untuk menghasilkan santri yang berkualitas dan berakhlak baik di Pondok I Tahfidzul Qur'anik Al- Pesantren Hasan. Sima'anI al-Qur'anI diadakan setiap hari Minggu, saya pahing. Dalam kegiatan ini saya bekerja sama dengan masyarakat.

Acara ini membuktikan betapa eratnya silaturahmi antara Asrama Tahfidzul Qur'an I El-Hasan dengan masyarakat sekitar, karena bukan hanya masyarakat sekitar, saya juga berkontribusi, tapi saya juga diundang aparatur sipil Kelurahan I Patihan. I Wetan I Babadan I Ponorogo. Ziarah wali yang diadakan di Asrama Islam "TahfidzulI Al-Hasan" dilakukan sebelum Ramadhan. Ziarah wali merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh pengurus, selain untuk meningkatkan kedekatan batin santri dalam menunaikan ibadah haji dan juga sebagai tempat istirahat yang layak. kegiatan berat selama tahun ajaran 6.69 dan sarana prasarana disini, tidak selalu saya temukan hasil, tetapi saya dapat mencapai tujuan yang diinginkan, diantaranya sarana dan prasarana yang ada di Asrama Islam Tahfidzul Qur'an, Al-Hasan, sebagai berikut : 7.

Asrama Islam Tahfidzul Qur'an Al-Hasan merupakan Asrama Islam yang sederhana, namun dari segi kualitas menjadi meditasi tersendiri karena sarana prasarana yang sangat sederhana dapat membuahkan hasil yang tidak mungkin dihasilkan oleh lembaga lain yang memiliki fasilitas lengkap.

Paparan Data

Sesuai dengan namanya, acara subuh di Pondok Al-Hasan merupakan rangkaian kegiatan subuh yang berlangsung hingga pengajian di siang hari. Kegiatan subuh atau acara subuh di Pondok Al-Hasan merupakan rangkaian kegiatan subuh yang berlanjut hingga pengajian Al-Qur'an di siang hari. Untuk santri putri, pengendapan Al-Qur'an dilakukan pada siang hari, sedangkan untuk putra dilakukan pada waktu subuh.

74 Dengan adanya program subuh ini, diharapkan santri lebih tertib dan disiplin serta lebih giat dalam menitipkan Al-Quran. Yang akan diketahui dari sisi perkembangan setiap harinya, kegiatan apa saja yang ada pada program subuh ini untuk diikuti oleh seluruh santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Hasan. Data Faktor Pendukung dan Penghambat Pelaksanaan Program Subuh Dalam Menumbuhkan Kedisiplinan Santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Hasan Patihan Wetan Babadan Ponorogo.

Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Hasan merupakan lembaga pendidikan yang memiliki peran penting dalam proses pendidikan santri untuk mencetak generasi-generasi yang qari'ah. Untuk mewujudkannya tentunya setiap lembaga memiliki cara dan strategi masing-masing yang sesuai dengan kondisi yang dijalaninya, dalam kegiatan program subuh ini wajib diikuti oleh seluruh santri yang berdomisili di Tahfidzul Qur’an Al-Hasan Islam. pesantren untuk hadir. Sikap yang hampir sama disampaikan oleh Jamilatul Lulukkil Muta’aliyah selaku pengelola pendidikan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Hasan: “semua santri, tidak hanya diperuntukkan bagi santri yang telah menerima titipan Al-Qur’an untuk pengasuh.21 .

Adapun dampak dari adanya program subuh yang dirasakan santri saat ini yaitu santri menjadi lebih termotivasi dan disiplin dalam mengajar dan mengaji. Selain itu, berdasarkan hasil observasi pelaksanaan program zora dalam membudayakan kedisiplinan santri putri, di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Hasan terhitung banyak jumlah santri.

Pembahasan

PENUTUP

Kesimpulan

Apa saja kegiatan acara sahur dalam membudayakan kedisiplinan santri sebagai penunjang agar santri lebih efektif, kedisiplinan dalam melaksanakan acara sahur dari jama'ah subuh, takror ba'da sahur bagi santri bin nadzor yang juga qiro ' belajar ah sab'ah untuk kelas khusus dan Santri juga diperiksa saat melakukan kegiatan titipan Al-Qur'an, dengan adanya program subuh ini santri lebih tertib dan tidak mengulur waktu untuk titipan, karena jika jama'ah tidak subuh, maka denda sebesar Rp 5000 juga tidak boleh disetor dan dipastikan tidak akan segera habis, serta tidak sedikit siswa yang bolos sekolah karena alasan yang tidak jelas. Pelaksanaan program dalam membudayakan kedisiplinan para santri, dalam pelaksanaan program subuh diterapkan kepada seluruh santri yang tinggal pelaksanaannya yaitu di depan masjid yang langsung Imami melalui juru kunci yaitu Agus Ihsan Arwani, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan takror ba'da subuh, pelaksanaan titipan Al-Quran masing-masing. 92 hari setelah tengah hari kecuali hari Jumat dan mulai pukul 13.30 WIB hingga antrean santri untuk menyetor Al Quran habis.

Setelah program subuh yang mendukung pembinaan, siswa dipantau dan didisiplinkan secara tepat waktu dan mematuhi aturan yang telah disepakati. Selain itu, program subuh ini dapat mengukur kemampuan santri dalam menghafal Al-Qur'an, jika santri tertib maka tujuan yang diinginkan akan tercapai, jika santri kurang disiplin maka tujuan yang diinginkan tidak akan tercapai. Faktor pendukung dan penghambat program pagi dalam membudayakan kedisiplinan santri putri di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Hasan, setoran, tahlil di maqam abah dan pembelajaran Qira'ah sab'ah yang juga dilakukan melalui sholat subuh.

Program Subuh ini berhasil membentuk santri putri yang disiplin, taat dan barahlakul karimah.

Saran

Upaya meningkatkan kedisiplinan siswa Kelas X SMA Negri 1 Wates dengan mengikuti pendidikan jasmani dan pendidikan kesehatan melalui penguatan. Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Dalam Beribadah Di SMK PGRI 2 Ponorogo. Mamang, Sangadji Etta dan Sopiah, Metodologi Penelitian Pendekatan Praktis dalam Penelitian (Yogyakarta: CV Adi Offset, 2010).

Referensi

Dokumen terkait

Direktur Pascasarjana pada PTN/ PTS di seluruh Indonesia Dengan hormat kami sampaikan bahwa Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan