• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Informasi Jasa Cuci Interior Rumah dan Mobil Menggunakan Metode User Acceptance Test

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Sistem Informasi Jasa Cuci Interior Rumah dan Mobil Menggunakan Metode User Acceptance Test"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022 e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak) DOI 10.30865/jurikom.v9i2.3926 Hal 305−315 http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom

Sistem Informasi Jasa Cuci Interior Rumah dan Mobil Menggunakan Metode User Acceptance Test

Muhammad Arif Bastari1*, Darmansah2,Diovianto Putra Rakhmadani3

1,2 Fakultas Informatika, Sistem Informasi, Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Purwokerto, Indonesia

3 Fakultas Informatika , Rekayasa Perangkat Lunak,Institut Teknologi Telkom Purwokert, Purwokerto, Indonesia Email: 1[email protected], 2[email protected], 3[email protected]

Email Penulis Korespondensi:[email protected] Submitted 11-04-2022; Accepted 19-04-2022; Published 29-04-2022

Abstrak

Pada masa ini, perkembangan ilmu dan kemajuan teknologi semakin meningkat dan canggih, terutama terhadap pemakaian komputer maupun handphone yang hampir menggunakannya serta memberikan dampak yang signifikan. Kegunaan teknologi informasi menjadi sebuah pengelolaan terhadap informasi lebih mudah digunakan. Sama halnya yang dirasakan oleh owner dari wowo clean solution ingin merasakan penyebaran informasi yang lebih mudah tetapi masih mengalami kekurangan penyebaran sistem informasi dan pemesanan yang belum terkomputerisasi mengakibatkan masyarakat purwokerto belum banyak mengetahui adanya jasa cuci interior rumah dan mobil sehingga mengurangi pemesanan untuk membersihkan interior rumah dan mobil. Oleh sebab itu, peneliti membangun sebuah sistem dengan menggunakan Metode Waterfall atau metode air terjun merupakan model yang dikembangkan untuk pengembangan perangkat lunak. Metode Waterfall dipilih karena metode ini dapat membantu penulis untuk melakukan pengembangkan sistem perangkat lunak tahap pertama yang akan dibangun sesuai kebutuhan pengguna (user). Peneliti ini membangun website menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MYSQL. Hasil akhir penelitian ini adalah menganalisis respon dari pemakaian website wowo clean solution. Respon pemakaian webiste dari masyarakat mempergunakan pengujian model User Acceptance Test (UAT). UAT bertujuan mengetahui pengujian fungionalitas software. Hasil akhir dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah sistem informasi yaitu website wowo clean solution dan hasil penilaian penguji menggunakan user acceptance test rata-rata nilai yang dihasil 80% sehingga mendapat kriteria baik.

Kata Kunci: Metode Waterfall; Website; Teknologi Informasi; User Acceptance Test; PHP Abstract

At this time, the development of science and technological progress is increasing and sophisticated, especially the use of co mputers and mobile phones that almost use them and have a significant impact. The usefulness of information technology becomes a management of information that is easier to use. The same is felt by the owner of Wowo Clean Solution, wanting to feel an eas ier dissemination of information but still experiencing a shortage of information and ordering systems that have not been computerized, resulting in the people of Purwokerto not knowing much about home and car interior cleaning services, thereby reducing orders for cleaning the interior of the house and car. Therefore, researchers build a system using the Waterfall Method or the waterfall method is a model developed for software development. The Waterfall method was chosen because this method can help the author to develo p the first stage software system that will be built according to the needs of the user (user). This researcher builds a website using the PHP and MYSQL programming languages. The final result of this research is to analyze the response of using the wowo clean solution website. The response to the use of the webiste from the community uses the User Acceptance Test (UAT) model testing. UAT aims to determine the functionality of software testing. The final result of this research is to produce an information system, na mely the wowo clean solution website and the results of the examiner's assessment using the user acceptance test with an average score of 80%

so that it gets good criteria.

Keywords: Waterfall Method; Website; Information Technology; User Acceptance Test; PHP

1. PENDAHULUAN

Pada masa ini, perkembangan ilmu dan kemajuan teknologi semakin meningkat dan canggih, terutama terhadap pemakaian komputer maupun handphone yang hampir menggunakannya serta memberikan dampak yang signifikan bagi manusia[1],[2],[3],[4],[5],[6],[7],[8]. Kegunaan teknologi informasi menjadikan sebuah pengelolaan terhadap informasi lebih mudah digunakan. Tak perlu dipungkiri, pengolahan terhadap data menjadikan informasi di perusahaan yang dikelola menjadi lebih baik serta membantu didalam kegiatan seperti manajemen dan pengoperasian dengan menggunakan sistem informasi[9],[10],[11],[12].

Sistem informasi adalah sistem yang terdapat di dalam organisasi untuk ditemukan kebutuhan berdasarkan pengolahan transaksi, serta melakukan pendukungan operasi yang bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari organisasi serta menyediakan pihak luar untuk laporan yang diperlukan[13],[14],[15],[16],[17]. Oleh sebab itu, pemakaian terhadap teknologi didalam sistem informasi dapat tersedia untuk akses dimana saja secara online sehingga permasalahan yang terjadi dapat meminimalisir. Perusahaan bisa meningkatkan kinerja operasionalnya dengan melakukan pengaksesan dapat dilakukan menggunakan sistem informasi yang berbasis web, berbasis web ini menjadikan peran penting terhadap manajemen data dan informasi[9],[18],[19],[20],[21]. Contohnya terhadap jasa cuci interior rumah dan mobil yang mungkin masyarakat purwokerto ada yang belum mengetahui.

Kegiatan perdagangan barang dan jasa memiliki tujuan untuk bergerak diroda prekonomian, membuat lapangan kerja baru, meningkatkan persaingan dan menghidupkan perekonomian[22],[23]. Bisnis dibidang jasa cuci interior rumah dan mobil “Wowo Clean Solution” merupakan bisnis usaha kebersihan dibidang interior rumah dan mobil. Dalam permasalahan yang dialamai langsung oleh owner perusahaan adalah kurangnya penyebaran informasi dan pemesanan

(2)

JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022 e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak) DOI 10.30865/jurikom.v9i2.3926 Hal 305−315 http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom yang belum terkomputerisasi mengakibatkan masyarakat purwokerto belum banyak mengetahui adanya jasa cuci interior rumah dan mobil sehingga mengurangi pemesanan untuk membersihkan interior rumah dan mobil. Oleh sebab itu, dibangunnya sebuah sistem informasi bisa membangun brand awareness sehingga dimasyarakat bisa dikenal dan diketahui.

Metode waterfall atau metode air terjun merupakan model yang dikembangkan untuk pengembangan perangkat lunak. Model Waterfall ini mengusulkan suatu pendekatan kepada pengembangan software mulai dari tingkat kemajuan sistem pada seluruh analisis, desain, kode, pengujian, dan pemeliharaan[24],[25],[26],[27]. Metode waterfall dipilih karena metode ini dapat membantu penulis untuk melakukan pengembangkan sistem perangkat lunak tahap pertama yang akan dibangun sesuai kebutuhan pengguna (user) karena pada metode waterfall testing dimulai setelah pengembangan website selesai[28],[29],[30],[31]. Penelitian lain yang membahas user acceptance test (UAT) dia menghasilkan pengujian perangkat lunak dengan hasil 84% adapun sistem yang dibuat dalam penelitian ini adalah sistem informasi beasiswa[32].

Penelitian lainnya menggunakan metode user acceptance tes (UAT) yaitu perancangan sistem informasi pengelolaan data pedagang dipasar wage, pada penelitian ini tidak dijelaskan berapa presentasi dari pengujian user acceptance tes (UAT) nya[33]. Dalam penelitian yang lain didapatkan hasil user acceptance tes (UAT) nya sebesar 70,7% dalam perancangan sistem informasi toko oleh-oleh berbasis website[34].

Hasil dari penelitian ini berupa sebuah sistem informasi berbasis website yang mampu memberikan manfaat untuk menyebar luaskan informasi mengenai jasa cuci interior rumah dan mobil. Sistem yang akan dibuat dapat membantu menampilkan informasi tentang perusahaan,jasa yang dapat dilakukan apa saja, menampilkan rincian harganya dan dapat melakukan pengimputan pemesanan secara online didalam website tersebut. Sehingga pihak customer merasa mudah dalam hal melakukan pemesanan dan bagi penyedia jasa mempermudah pengelolaan data maupun mendapatkan informasi melalui sebuah sistem terkomputerisasi, hal ini dibuktikan dengan hasil pengujian UAT yaitu didapatkan hasil 80%

mendapat kriteria baik.

2. METODOLOGI PENELITIAN

2.1 Prosedur Penelitian

Proses yang dilakukan untuk memperoleh hasil penelitian adanya sebuah kajian untuk konsep penelitian. Metode yang digunakan didalam penelitian ini menggunakan metode waterfall dan user acceptence testing. Konsep Metode dalam penelitian ini adalah metode waterfall, yang bersifat sistematis, berurutan dalam membangun perangkat lunak. Inti dari metode waterfall adalah suatu sistem dilakukan secara berurutan karena diselesaikan secara bertahap, yang harus menunggu selesainya tahap sebelumnya[35]. Sedangkan konsep User Acceptanse Testing (UAT) adalah pengujian terhadap sistem yang telah dilakukan pengembangan dengan pengujinya yaitu user (pengguna) dimana dihasilkan dokumen yang dapat menjadikan sebagai bukti user menerima pengembang aplikasi dan menganggap kebutuhan pengguna telah terpenuhi hasil ujinya[36].

Penelitian ini pertama dimulai dengan tahap identifikasi,pengumpulan data,pembuatan sistem,pengujian black box,implementasi,dan user acceptance testing.

Gambar 1. Diagram Alir Penelitian

(3)

JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022 e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak) DOI 10.30865/jurikom.v9i2.3926 Hal 305−315 http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom a. Identifikasi Masalah

Menjelaskan tentang dimulainya identifikasi masalah sesuai latar belakang masalah yang terjadi, kemudian hasil dari identifikasi masalah adalah kurangnya penyebaran informasi mengenai jasa cuci interior rumah dan mobil khususnya di daerah Purwokerto.

b. Pengumpulan Data

Pengumpulan data metode yang digunakan yaitu data primer yaitu melakukan dengan Observasi, kuisioner dan wawancara selanjutnya data sekunder melakukan Study Pustaka

c. Pembuatan Sistem

Metode dalam penelitian ini adalah metode waterfall, yang bersifat sistematis, berurutan dalam membangun perangkat lunak. Inti dari metode waterfall adalah suatu sistem dilakukan secara berurutan karena diselesaikan secara bertahap.

d. Pengujian Black Box

Melakukan pengujian dengan black box tahap uji coba terhadap fungsional terhadap program atau aplikasi yang sedang dilakukan pengembangan.

e. Implementasi

Tahapan ini proses penerapan website jasa cuci interior rumah dan mobil dalam kegiatan membangun brand awareness

f. User Acepptance Testing

Proses memastikan terkait solusi yang terdapat didalam sistem akan bekerja untuk user. Pengujian ini dilakukan oleh pengguna langsung yang melakukannya.

2.2 Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data yang dilakukan berdasarkan kuesioner untuk memperoleh informasi dari responden. Kuesioner yang digunakan tipe angket pilihan yang meminta responden untuk memilih jawaban. Ditetapkan skor yang diberikan untuk masing-masing pertanyaan dengan menggunakan skala likert.

Responden menjawab dari pertanyaan yang terdiri dari lima kategori diantaranya sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Dari jawaban diatas memiliki bobot sekor dengan rincian sebagai berikut.

Tabel 1. Bobot sekor

Pertanyaan Nilai

Sangat Setuju 5

Setuju 4

Kurang Setuju 3

Tidak setuju 2

Sangat tidak setuju 1

3. HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini menjelaskan secara menyeluruh mengenai tahapan berupa rancangan,pembuatan dan implementasi sebuah sistem informasi jasa cuci interior rumah dan mobil berbasis web menggunakan metode waterfall. Setelah tahapan penelitian disusun, Langkah selanjutnya dengan proses pembuatan sistem dengan melalui beberapa alur yang sudah diselesaikan agar sistem bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan pengguna

3.1 Analisis Kebutuhan

Langkah awal yang dilakukan adalah melakukan mengidentifikasi dan menganalisa suatu masalah pada perusahaan Wowo Clean Solution khususnya dibagian informasi. Permasalahan yang didapat berdasarkan wawancara kepada pemilik perusahaan Wowo Clean Solution. Masalah yang muncul adalah kurangnya sistem informasi yang lebih banyak untuk bisa dikenal oleh masyarakat Purwokerto khususnya. Oleh sebab itu, perusahaan membutuhkan sebuah sistem informasi berupa website untuk memperluas informasi.

3.2 Perancangan Sistem

Rancangan sistem pada penelitian ini menggunakan metode Waterfall. Perancangan sistem ini secara desain berdasarkan hasil Analisa kebutuhan. Dalam penelitian ini dibutuhkan sebuah permodelan UML dari use case untuk menggambarkan secara singkat alur sistem web. Dari use case dijelaskan bahwa ada dua aktor yaitu admin dan customer, untuk customer hanya bisa melakukan menampilkan halaman beranda, menampilkan halaman tentang kami, menampilkan layanan, menampilkan pesan sekarang, dan menampilkan galeri.

3.2.1 Use Case Diagram

Berikut ini merupakan Use case diagram dari sistem wowo clean solution yang dibuat.

(4)

JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022 e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak) DOI 10.30865/jurikom.v9i2.3926 Hal 305−315 http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom

Gambar 2. Use Case Diagram

Gambar 2. Ini merupakan penjelasan dari use case diagram yang terdapat dua aktor dalam sebuah sistem informasi berbasis web jasa cuci interior rumah dan mobil diantaranya admin dan customer. Admin dapat mengechek data dari pemesanan online. Sedangkan customer dapat mengisi data pemesanan online,melihat tampilan beranda,tentang kami,layanan,galeri,dan contact

3.3 Implementasi Sistem

Implementasi sistem dalam mengembangkan sebuah sistem menggunakan metode waterfall pada penelitian ini menggunakan sistem berbasis web. Pada tahap ini dilakukan pengkodean dengan menggunakan bahasa pemrograman html, php, dan css.

a. Implementasi Tampilan Beranda

Gambar 3. Tampilan Beranda

Gambar 3 diatas, merupakan tampilan beranda dari sistem wowo clean solution berbasis web pada customer.

Pada bagian halaman ini, customer bisa melihat ringkasan tentang perusahaan, kemudian bisa melihat layanan yang tersedia, kemudian menampilkan keunggulan dari team wowo clean solution dan ringkasan galeri projek kami.

b. Implementasi Tampilan Tentang Kami

(5)

JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022 e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak) DOI 10.30865/jurikom.v9i2.3926 Hal 305−315 http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom

Gambar 4. Tampilan Tentang Kami

Gambar 4 diatas, merupakan tampilan tentang kami dari sistem wowo clean solution berbasis web pada customer. Pada bagian halaman ini, customer bisa melihat artikel tentang perusahaan wowo clean solution itu sendiri dan customer bisa mengerti tentang perusahaan wowo clean solution.

c. Implementasi Tampilan Layanan

Gambar 5. Tampilan Layanan

Gambar 5 diatas, merupakan tampilan layanan dari sistem wowo clean solution berbasis web pada customer.

Pada bagian halaman ini, customer bisa melihat layanan yang bisa dikerjakan oleh perusahaan. Serta customer bisa mengerti harga yang disediakan.

d. Implementasi Tampilan Order Now

Gambar 6. Tampilan Order Now

Gambar 6 diatas, merupakan tampilan pesan sekarang dari sistem wowo clean solution berbasis web pada customer. Pada bagian halaman ini, customer bisa melakukan pemesanan secara online dari halaman layanan kemudian klik order now dan customer bisa mengisi form yang sudah disediakan.

(6)

JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022 e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak) DOI 10.30865/jurikom.v9i2.3926 Hal 305−315 http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom e. Implementasi Tampilan Galeri

Gambar 7. Tampilan Galeri

Gambar 7 diatas, merupakan tampilan galeri dari sistem wowo clean solution berbasis web pada customer.

Pada bagian halaman ini, customer bisa melihat hasil kerja yang sudah dikerjakan oleh tim wowo clean solution antara sebelum dicuci dan sesudah discuci. Sehingga dengan adanya hasil gambar bisa menambah keyakinan customer untuk memesan jasa cuci interior rumah dan mobil.

f. Implementasi Tampilan Contact

Gambar 8. Tampilan Contact

Gambar 8 diatas, merupakan tampilan menu contact dari sistem wowo clean solution berbasis web pada customer. Pada bagian halaman ini, customer bisa melihat kontak yang bisa dihubungi dan customer bisa mengerti kontak yang bisa dihubungi.

g. Implementasi Tampilan Login

(7)

JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022 e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak) DOI 10.30865/jurikom.v9i2.3926 Hal 305−315 http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom Gambar 9. Tampilan Login

Gambar 9 diatas, merupakan tampilan login dari sistem wowo clean solution berbasis web pada admin. Pada bagian halaman ini, admin untuk melakukan masuk kedalam sistem untuk mengetahui info pemesanan yang sudah dilakukan input oleh customer.

h. Implementasi Tampilan Info Pesanan

Gambar 10. Tampilan Info Pemesanan

Gambar 10 diatas, merupakan tampilan info pemesanan dari sistem wowo clean solution berbasis web pada admin. Pada bagian halaman ini, setelah login maka akan muncul tampilan info pemesanan yang bisa dilakukan pengechekan untuk mengetahui adanya pesanan atau tidak.

i. Implementasi Tampilan Edit Data

Gambar 11. Tampilan Edit Data

Gambar 11 diatas, merupakan tampilan edit data dari sistem wowo clean solution berbasis web pada admin.

Pada bagian halaman ini, admin bisa melakukan edit data untuk melengkapi data yang sudah diinputkan.

j. Implementasi Tampilan Hapus

Gambar 12. Tampilan Hapus

Gambar 12 diatas, merupakan tampilan hapus data dari sistem wowo clean solution berbasis cuspada admin.

Pada bagian halaman ini, admin bisa melakukan hapus data untuk menghapus data yang sudah diinputkan tetapi tidak penting atau salah input.

(8)

JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022 e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak) DOI 10.30865/jurikom.v9i2.3926 Hal 305−315 http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom 3.4 Pengujian User Acepptance Testing

Metode user acceptance testing (UAT) berguna untuk mengetahui tanggapan dari seorang responden atau user terhadap sistem yang telah dibangun yang itu dengan cara menggunakan kuesioner. Dalam riset berupa survei dan memberikan pertanyaan kepada responden atau user. Kriteria penilaian terdapat pada tabel 2.

Tabel 2. Bobot Penilaian Responden Bobot Nilai Keterangan

1 Sangat Tidak Setuju 2 Tidak Setuju 3 Kurang Setuju

4 Setuju

5 Sangat Setuju

Hasil dari user acceptance testing merupakan dokumen bukti yang ditunjukan. Dari bukti yang dilakukan pengujian dapat diambil kesimpulannya. Apakah website yang dilakukan uji telah dapat diterima atau tidak oleh responden atau user[37],[38],[39].

Tabel 3. Kriteria Interpretasi Skor

Presentase Keterangan

0% - 20% Sangat Kurang Baik

21% - 40% Kurang Baik

41% - 60% Cukup Baik

61% - 80% Baik

81% - 100% Sangat Baik

Menentukan jawaban user dari kuesioner yang telah dilakukan pengujian dengan jumlah 80 orang. Peranan pengguna yang menjadi target yaitu masyarakat purwokerto dan sekitarnya. Berikut hasil user acceptance testing pada website wowo clean. Penentuan jumlah responden dengan cara menentukan rumus slovin jumlah keseluruan data ada 100 orang responden, sedangkan nilai errornya 5%.

Keterangan : N : 100 e : 5 % / 0,05

n=N/(1+Ne²) (1)

n=100/(1+100(0,05)²) n=100/1,25

n=80

Rumus 1. Perhitungan Penentuan Jumlah Responden

Tabel 4. Hasil UAT Responden

No Pertanyaan

Nilai Responden

Bobot Sangat

Tidak Setuju x 1

Tidak Setuju x 2

Kurang Setuju x 3

Setuju x 4

Sangat Setuju x 5 1 Dengan adanya website mempermudah

informasi jasa cuci interior rumah dan mobil di Purwokerto

2 x 2 = 4 50 x 4 = 200

28 x 5 = 140

344

2 Menu Sistem informasi berbasis web wowo clean solution mudah untuk dipahami

1 x 1 = 1 1 x 2 = 2 1 x 3 = 3 53 x 4 = 212

24 x 5 = 120

338 3 Sistem informasi Jasa cuci interior rumah dan

mobil wowo clean solution mudah di akses oleh pengguna

1 x 1 = 1 2 x 3 = 6 52 x 4 = 208

25 x 5 = 125

340

4 Proses peng inputan pesanan tidak ada Kendala

1 x 1 = 1 3 x 3 = 9 53 x 4 = 212

23 x 5 = 115

337 5 Proses akses halaman Sistem informasi jasa

cuci interior rumah dan mobil wowo clean solution tidak membutuhkan waktu yang lama

3 x 1 = 3 3 x 3 = 9 54 x 4 = 216

20 x 5 = 100

328

6 Menu Sistem informasi jasa cuci interior rumah dan mobil wowo clean solution sudah berjalan dengan baik

1 x 1 = 1 5 x 3 = 15 52 x 4 = 208

22 x 5 = 110

334

7 Data yang dibutuhkan untuk pengisian pesanan sudah sesuai

1 x 1 = 1 3 x 3 = 9 48 x 4 = 192

28 x 5 = 140

342

(9)

JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022 e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak) DOI 10.30865/jurikom.v9i2.3926 Hal 305−315 http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom 8 Tampilan website wowo clean solution

menarik

1 x 1 = 1 4 x 3 = 12 54 x 4 = 216

21 x 5 = 105

334 9 Menu website wowo clean solution sudah

sesuai kebutuhan informasi anda

1 x 1 = 1 1 x 2 = 2 1 x 3 = 3 49 x 4 = 196

28 x 5 = 140

342 10 penggunaan warna dan tulisan sebagai

background sudah sesuai

2 x 1 = 2 1 x 2 = 2 2 x 3 = 6 49 x 4 = 196

26 x 5 = 130

336

Total Bobot 3,375

Tabel diatas menunjukan hasil dari perhitungan dari skala liker yang sudah dikalikan dengan bobot penilaian responden Data pada tabel ini kemudian digunakan untuk menghitung nilai presentase. Berikut ini merupakan rumus nilai rata – rata.

𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑅𝑎𝑡𝑎 𝑅𝑎𝑡𝑎 =Jumalah Bobot Nilai Responden

Total Responden (2)

Rumus 2. Menentukan Nilai Rata-Rata 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑒𝑛𝑡𝑎𝑠𝑒 = Nilai rata−rata

Bobot Maximum 𝑥 100% (3)

Rumus 3. Menentukan Presntase

Setelah mendapatkan rumus nilai rata-rata maka diperlukan perhitungan untuk presentase dari pertanyaan yang sudah diisi oleh responden kemudian dilakukan perhitungan untuk mendapatkan kualitas dari sistem yang layak atau tidak. Hasil presentase dapat dilihat dari Tabel 4

Tabel 5. Hasil Presentase

No Nilai Rata-rata Presentase Keterangan

1 344 / 80 = 4,3 (4,3/5) x 100% = 86%

Kemudahan 2 338 / 80 = 4,23 (4,23/5) x 100% = 85%

3 340 / 80 = 4,25 (4,25/5) x 100% = 85%

4 337 / 80 = 4,21 (4,21/ 5) x 100% = 84%

Efisien 5 328 / 80 = 4,1 (4,1/5) x 100% = 82%

6 334 / 80 = 4,17 (4,17/5) x 100% = 84%

7 342 / 80 = 4,27 (4,27/5) x 100% = 85%

8 334 / 80 = 4,17 (4,17/5) x 100% = 84%

Desain 9 342 / 80 = 4,27 (4,27/5) x 100% = 85%

10. 336 / 80 = 4,2 (4,2/5) x 100% = 84%

Setelah dilakukan perhitungan pengujian, maka analisis yang diperoleh dari uji penerimaan penggunaan ini antara lain:

a. Dari tabel 5 bahwa nilai dari bobot yang diperoleh dari perhitungan soal pertama adalah 344. Skor rata-rata yang diperoleh adalah 344/80 = 4,3. Persentase yang diperoleh adalah 4,3 / 5 * 100% = 86% keterangan yang diperoleh dari presentasenya adalah sangat baik. Sehingga dari sini bisa disimpulkan bahwa kemudahan dalam penggunaan sudah bisa diterima masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.

b. Dari tabel 5 bahwa nilai dari bobot yang diperoleh dari perhitungan soal kedua adalah 338. Skor rata-rata yang diperoleh adalah 338/80 = 4,23. Persentase yang diperoleh adalah 4,23 / 5 * 100% = 85% keterangan yang diperoleh dari presentasenya adalah sangat baik. Sehingga dari sini bisa disimpulkan bahwa kemudahan dalam penggunaan sudah bisa diterima masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.

c. Dari tabel 5 bahwa nilai dari bobot yang diperoleh dari perhitungan soal ketiga adalah 340. Skor rata-rata yang diperoleh adalah 340 / 80 = 4,25 Persentase yang diperoleh adalah 4,25 / 5 * 100% = 85% keterangan yang diperoleh dari presentasenya adalah sangat baik. Sehingga dari sini bisa disimpulkan bahwa kemudahan dalam penggunaan sudah bisa diterima masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.

d. Dari tabel 5 bahwa nilai dari bobot yang diperoleh dari perhitungan soal keempat adalah 337. Skor rata-rata yang diperoleh adalah 337 / 80 = 4,21 Persentase yang diperoleh adalah 4,21 / 5 * 100% = 84% keterangan yang diperoleh dari presentasenya adalah sangat baik. Sehingga dari sini bisa disimpulkan bahwa keefisienan dalam penggunaan sudah bisa diterima masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.

e. Dari tabel 5 bahwa nilai dari bobot yang diperoleh dari perhitungan soal kelima adalah 328. Skor rata-rata yang diperoleh adalah 328 / 80 = 4,1 Persentase yang diperoleh adalah 4,1 / 5 * 100% = 82% keterangan yang diperoleh dari presentasenya adalah sangat baik. Sehingga dari sini bisa disimpulkan bahwa keefisienan dalam penggunaan sudah bisa diterima masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.

f. Dari tabel 5 bahwa nilai dari bobot yang diperoleh dari perhitungan soal keenam adalah 334. Skor rata-rata yang diperoleh adalah 334 / 80 = 4,17 Persentase yang diperoleh adalah 4,17 / 5 * 100% = 84% keterangan yang diperoleh dari presentasenya adalah sangat baik. Sehingga dari sini bisa disimpulkan bahwa keefisienan dalam penggunaan sudah bisa diterima masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.

(10)

JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022 e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak) DOI 10.30865/jurikom.v9i2.3926 Hal 305−315 http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom g. Dari tabel 5 bahwa nilai dari bobot yang diperoleh dari perhitungan soal ketujuh adalah 342. Skor rata-rata yang diperoleh adalah 342 / 80 = 4,27 Persentase yang diperoleh adalah 4,27 / 5 * 100% = 85% keterangan yang diperoleh dari presentasenya adalah sangat baik. Sehingga dari sini bisa disimpulkan bahwa keefisienan dalam penggunaan sudah bisa diterima masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.

h. Dari tabel 5 bahwa nilai dari bobot yang diperoleh dari perhitungan soal delapan adalah 334. Skor rata-rata yang diperoleh adalah 334 / 80 = 4,17 Persentase yang diperoleh adalah 4,17 / 5 * 100% = 84% keterangan yang diperoleh dari presentasenya adalah sangat baik. Sehingga dari sini bisa disimpulkan bahwa desain dalam penggunaan sudah bisa diterima masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.

i. Dari tabel 5 bahwa nilai dari bobot yang diperoleh dari perhitungan soal sembilan adalah 342. Skor rata-rata yang diperoleh adalah 342 / 80 = 4,27 Persentase yang diperoleh adalah 4,27 / 5 * 100% = 85% keterangan yang diperoleh dari presentasenya adalah sangat baik. Sehingga dari sini bisa disimpulkan bahwa desain dalam penggunaan sudah bisa diterima masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.

j. Dari tabel 5 bahwa nilai dari bobot yang diperoleh dari perhitungan soal sepuluh adalah 336. Skor rata-rata yang diperoleh adalah 336 / 80 = 4,2 Persentase yang diperoleh adalah 4,2 / 5 * 100% = 84% keterangan yang diperoleh dari presentasenya adalah sangat baik. Sehingga dari sini bisa disimpulkan bahwa desain dalam penggunaan sudah bisa diterima masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.

4. KESIMPULAN

Berdasarkan rancang bangun sistem informasi jasa cuci interior rumah dan mobil dapat diperoleh sebuah kesimpulan antara lain sistem informasi jasa cuci interior “wowo clean solution” memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi tambahan bagi masyarakat purwokerto dan sekitarnya, sistem informasi jasa cuci interior “wowo clean solution” memberikan kemudahan dalam melakukan pemesanan secara online dan terkomputerisasi, hasil dari sistem yang dibangun berupa website berdasarkan pengujian menggunakan black box menghasilkan secara fungsional didalam sistem yang lancar tidak ada error, dan hasil dari evaluasi sistem terdapat persentase user testing yang berbeda-beda dari segi kemudahan,efisien,dan desain dengan jumlah responden 80 user disimpulkan bahwa user sangat setuju dengan adanya sistem ini.

REFERENCES

[1] M. Safitri and D. Nirmala, “Aplikasi Inventory Manajemen Aset Berbasis Web,” IJCIT (Indonesian J. Comput. Inf. Technol., vol. 4, no. 1, pp. 21–26, 2019.

[2] J. Sinuraya, “Jurnal Multimedia dan Teknologi Informasi,” 2020.

[3] T. Tafonao, “Peranan Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa,” J. Komun. Pendidik., vol. 2, no. 2, p. 103, 2018, doi: 10.32585/jkp.v2i2.113.

[4] J. Tarantang, A. Awwaliyah, M. Astuti, and M. Munawaroh, “Perkembangan Sistem Pembayaran Digital Pada Era Revolusi Industri 4.0 Di Indonesia,” J. Al-Qardh, vol. 4, no. 1, pp. 60–75, 2019, doi: 10.23971/jaq.v4i1.1442.

[5] D. Setiawan, “Dampak Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Budaya,” J. SIMBOLIKA Res. Learn.

Commun. Study, vol. 4, no. 1, p. 62, 2018, doi: 10.31289/simbollika.v4i1.1474.

[6] N. W. Darmansah, Wardani, M. Y. Fathoni, and F. Recognition, “Perancangan Absensi Berbasis Face Recognition Pada Desa Sokaraja Lor Menggunakan Platform Android 1,3,” vol. 8, no. 1, 2021.

[7] D. D. Darmansah, I. Chairuddin, and T. N. Putra, “Perancangan Sistem Pakar Tipe Kepribadian Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Web,” JATISI (Jurnal Tek. Inform. dan Sist. Informasi), vol. 8, no. 3, pp. 1200–1213, 2021, doi:

10.35957/jatisi.v8i3.1033.

[8] K. M. Rida and G. F. Fitriana, “PERANCANGAN PROTOTYPE APLIKASI TIKET WISATA DI KOTA PENDAHULUAN Teknologi yang berkembang pada bidang bisnis mengalami kemajuan yang signifikan . Salah satu bidang bisnis yang mengalami percepatan dalam bidang teknologi informasi pada sektor pariwisata . ,” vol. 7, no. 1, pp. 90–100, 2022.

[9] A. Saputro, “Sistem Informasi Pelelangan Barang Gadai Menggunakan Metode Prototype Berbasis Web Pada PT Pegadaian (Persero) Syariah Palembang,” Fak. Sains Dan Teknol. Univ. Islam Negeri Raden Fatah, pp. 1–120, 2017.

[10] H. Ismatullah and Q. J. Adrian, “Implementasi Prototype Dalam Perancangan Sistem Informasi Ikatan Keluarga Alumni Santri Berbasis Web,” J. Inform. dan Rekayasa Perangkat Lunak, vol. 2, no. 2, pp. 213–220, 2021, [Online]. Available:

http://jim.teknokrat.ac.id/index.php/informatika/article/view/924.

[11] B. Berlilana, R. Utami, and W. M. Baihaqi, “Pengaruh Teknologi Informasi Revolusi Industri 4.0 terhadap Perkembangan UMKM Sektor Industri Pengolahan,” Matrix J. Manaj. Teknol. dan Inform., vol. 10, no. 3, pp. 87–93, 2020, doi:

10.31940/matrix.v10i3.1930.

[12] E. M. ZAM, “Peran Literasi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Pada Pembelajaran Jarak Jauh Di Masa Pandemi Covid-19,”

EDUTECH J. Inov. Pendidik. Berbantuan Teknol., vol. 1, no. 1, pp. 11–20, 2021, doi: 10.51878/edutech.v1i1.176.

[13] D. Wahyuni and S. Fadillah Rezeki Amik Imelda, “Sistem Informasi E-Learning AMIK Imelda Untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran,” vol. 01, 2019.

[14] . S., R. Ginanjar, and A. Asnifatima, “Analisis Kebutuhan Sistem Tanggap Darutat Di Sekolah At Taufiq Kota Bogor Tahun 2019,” Promotor, vol. 3, no. 6, p. 614, 2021, doi: 10.32832/pro.v3i6.5568.

[15] P. Rika Fatimah, “Mengembangkan Kualitas Usaha Milik Desa (Q-BUMDes) untuk Melestarikan Ketahanan Ekonomi Masyarakat dan Kesejahteraan Adaptif: Perancangan Sistem Kewirausahaan Desa dengan Menggunakan Model Tetrapreneur,”

J. Stud. Pemuda, vol. 7, no. 2, p. 122, 2019, doi: 10.22146/studipemudaugm.39551.

[16] V. P. Rantung, C. Munaiseche, and T. Komansilan, “Perancangan Sistem Informasi Eksekutif Perguruan Tinggi Studi Kasus:

(11)

JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), Vol. 9 No. 2, April 2022 e-ISSN 2715-7393 (Media Online), p-ISSN 2407-389X (Media Cetak) DOI 10.30865/jurikom.v9i2.3926 Hal 305−315 http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom Universitas Negeri Manado,” CogITo Smart J., vol. 6, no. 1, p. 38, 2020, doi: 10.31154/cogito.v6i1.207.38-49.

[17] D. Darmansah and Z. Suhendro, “Sistem Informasi Sekolah Pada Sd Negeri 21 Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman Berbasis Web,” MATRIK J. Manajemen, Tek. Inform. dan Rekayasa Komput., vol. 19, no. 2, pp. 235–245, 2020, doi:

10.30812/matrik.v19i2.639.

[18] S. Yodha, Z. Abidin, and E. Adi, “Persepsi Mahasiswa Terhadap Pelaksanaan E-Learning Dalam Mata Kuliah Manajemen Sistem Informasi Mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang,” J. Kaji. Teknol. Pendidik., vol. 2, no. 3, pp.

181–187, 2019, doi: 10.17977/um038v2i32019p181.

[19] Y. P. Utami and P. S. Dewi, “Model Pembelajaran Interaktif SPLDV dengan Aplikasi Rumah Belajar,” Mathema J. Pendidik.

Mat., vol. 2, no. 1, p. 24, 2020, doi: 10.33365/jm.v2i1.572.

[20] S. Cahyadi, V. Yasin, M. Narji, A. Z. Sianipar, I. Engineering, and S. Jayakarta, “PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGIRIMAN DAN PENERIMAAN SOAL UJIAN BERBASIS WEB ( Studi Kasus : Fakultas Komputer Universitas Bung Karno ) JISICOM ( Journal of Information System , Informatics and Computing ) p-ISSN : 2579-5201 ( Print ) JISICOM ( Journal ,” Jisicom, vol. 4, no. 1, pp. 1–16, 2020.

[21] D. D. Darmansah, “Perancangan Sistem Informasi Pengolahan Jadwal Mata Pelajaran Siswa Secara Online Di Smpn 31 Padang Berbasis Web,” JATISI (Jurnal Tek. Inform. dan Sist. Informasi), vol. 7, no. 3, pp. 451–465, 2020, doi: 10.35957/jatisi.v7i3.490.

[22] khotimatus sangadah, “PENERAPAN METODE PROTOTYPE UNTUK SISTEM INFORMASI PENGADAAN BARANG BERBASIS WEB,” Orphanet J. Rare Dis., vol. 21, no. 1, pp. 1–9, 2020.

[23] H. U. P. Diaz, R. S. Canaldhy, and ..., “Peran Pemerintah Desa terhadap Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam Pertumbuhan Ekonomi Lokal pada Industri Batu Bata (Studi Kasus Desa …,” J. Pemerintah. dan …, vol. 04, no. 02, 2019, [Online]. Available: http://ejournal.uigm.ac.id/index.php/PDP/article/view/690.

[24] Y. D. Wijaya and M. W. Astuti, “Sistem Informasi Penjualan Tiket Wisata Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall,”

Semin. Nas. Teknol. Inf. dan Komun., pp. 273–276, 2019.

[25] A. B. Sidiq and D. Kurniadi, “Perancangan Sistem Informasi Ujian Online Berbasis Web pada SMK N 1 Solok,” Voteteknika (Vocational Tek. Elektron. dan Inform., vol. 9, no. 2, p. 44, 2021, doi: 10.24036/voteteknika.v9i2.111521.

[26] M. Triawan and M. J. Effendi, “Rancang Bangun Sistem E-Commerce Berbasis Web PD. Cahaya Sejahterah,” J. Inform., vol. 8, no. 1, pp. 67–78, 2019.

[27] R. T. Jurnal, “RANCANG BANGUN SISTEM ELECTRONIC COMPLAINT SISWA BERBASIS WEB Di SMA NEGERI 3 PANDEGLANG MENGGUNAKAN METODE WATERFALL,” Petir, vol. 11, no. 1, pp. 25–30, 2018, doi:

10.33322/petir.v11i1.4.

[28] J. S. Irsandi, I. Fitri, and N. D. Nathasia, “Sistem Informasi Pemasaran dengan Penerapan CRM (Customer Relationship Management) Berbasis Website menggunakan Metode Waterfall dan Agile,” J. JTIK (Jurnal Teknol. Inf. dan Komunikasi), vol.

5, no. 4, p. 346, 2020, doi: 10.35870/jtik.v5i4.192.

[29] H. Nur, “Penggunaan Metode Waterfall Dalam Rancang Bangun Sistem Informasi Penjualan,” Gener. J., vol. 3, no. 1, p. 1, 2019, doi: 10.29407/gj.v3i1.12642.

[30] A. Ardiansyah and S. Aji, “Pengembangan Sistem Informasi Penjualan Handphone Menggunakan Metode Waterfall,” J. Sist.

Inf. Akunt., vol. 1, no. 1, pp. 2776–7973, 2021, [Online]. Available: http://jurnal.bsi.ac.id/index.php/jasika54.

[31] C. Tristianto, “Penggunaan Metode Waterfall Untuk Pengembangan Sistem Monitoring Dan Evaluasi Pembangunan Pedesaan,”

J. Teknol. Inf. ESIT, vol. XII, no. 01, pp. 7–21, 2018.

[32] A. M. Raya, “Penerapan Model Waterfall Pada Sistem Informasi Beasiswa Berbasis Web,” Jursima, vol. 9, no. 1, pp. 82–88, 2021, doi: 10.47024/jrs.v9i1.245.

[33] J. S. Komputer and S. S. Informasi, “Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Data Pedagang Menggunakan Metode Prototype pada Pasar Wage,” vol. 6, pp. 340–350, 2022.

[34] I. K. Suabdinegara, G. A. A. Putri, and I. M. S. Raharja, “Proses Bisnis Toko Oleh-Oleh Menggunakan Enterprise Resource Planning Odoo 13 dengan User Acceptance Test sebagai Metode Pengujian Sistem,” J. Media Inform. Budidarma, vol. 5, pp.

1488–1497, 2021, doi: 10.30865/mib.v5i4.3271.

[35] A. T. Hidayat, W. A. Saputra, and S. Saifullah, “Website-Based E-Pharmacy Application Development to Improve Sales Services Using Waterfall Method,” vol. 2, no. 2, pp. 114–129, 2021, doi: 10.25008/ijadis.v2i2.1226.

[36] B. W. Widagdo, M. Handayani, and D. A. Suharto, “Dampak Pandemi Covid-19 terhadsap Perilaku Peserta Didik pada Proses Pembelajaran Daring Menggunkan Metode Pengukuran Skala Likert (Studi Kasus di Kabupaten Tangerang Selatan),” J. Teknol.

Inf. ESIT, vol. 63, no. 2, pp. 63–70, 2020, [Online]. Available: http://jurnal-eresha.ac.id/index.php/esit/article/view/188.

[37] B. Priyatna, A. L. Hananto, and M. Nova, “Application of UAT ( User Acceptance Test ) Evaluation Model in Minggon E- Meeting Software Development,” vol. 2, no. 3, pp. 110–117, 2020.

[38] N. Aini and S. Wicaksono, “Pembangunan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web menggunakan Metode Rapid Application Development (RAD) (Studi pada : SMK Negeri 11 Malang),” J-Ptiik.Ub.Ac.Id, vol. 3, no. 9, p. 9, 2019, [Online].

Available: http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/download/6236/2996.

[39] Y. I. Kurniawan and A. F. S. Kusuma, “Aplikasi Augmented Reality untuk Pembelajaran Salat bagi Siswa Sekolah Dasar,” J.

Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 8, no. 1, p. 7, 2021, doi: 10.25126/jtiik.2020712182.

Referensi

Dokumen terkait

Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Perusahaan Dagang dan Jasa dengan Menggunakan Metode Rapid Application Development (RAD) pada Bengkel Mobil Krisna..

Berdasarkan permasalahan diatas, penulis membuat sebuah rancang bangun Sistem Informasi Production Planning And inventory Control berbasis multi user untuk dijadikan

Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah sistem informasi pelayanan jasa pencucian kendaraan bermotor yang sesuai dengan kebutuhan pengguna hingga dapat

Dengan adanya rancang bangun sistem informasi penilaian kinerja karyawan pada Hypermart City of Tomorrow (CITO)diharapkan dapat menghasilkan suatu sistem

Penelitian mengenai sistem informasi penyewaan mobil ini telah dilakukan oleh Julian Chandra Wibawa [1] dengan judul Rancang Bangun Aplikasi Penyewaan Mobil Online (studi kasus :

Tampilan Form Halaman Utama Admin Gambar 8 Tampilan Form Halaman Utama Admin Form Halaman Utama Admin yang merupakan tampilan utama dari aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Jasa Cuci

Rancang Bangun Sistem Informasi Akuntansi Pendapatan Jasa Atas Pasien Rawat InapPada Klinik Azimat Karawang 8.. Sistem Informasi

Hasanah, H., Fatullah, R., Ilahi, I., 2021, Rancang Bangun Sistem Informasi Jasa Laundry Pada Rumah Laundry Berbasis Android., Jurnal Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Banten Jaya..