Sistem Informasi Penugasan Maintenance Mesin dan Pipa Berbasis Layanan Global Sistem Komunikasi PDAM Tirta Daroy
Samsuddin1*, Edi Azwar2, Aulia Saputra3
1,3Teknik Komputer, Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh
2Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Serambi Mekkah, Banda Aceh
*Koresponden email: [email protected]
Diterima: 17 Mei 2023 Disetujui: 23 Mei 2023
Abstract
Maintenance of machine and pipe repairs is always carried out by a maintenance team assigned from the PDAM Tirta Daroy office. Currently the assignment system is carried out by calling these technicians to carry out repairs somewhere. Each of these technicians will later gather at the location of the damage and repair the damage to the pipe or machine. Based on the current system, all assignment systems are not clearly written, only carried out by direct information via telephone to each technician. From the system that has been running, there are obstacles, namely the assignment system is not properly recorded. So therefore, we need a pipe and machine maintenance information system that can provide text-based assignment information via SMS Gateway which can be recorded by the information system database, so that it can produce assignment reports and technical data from repair assignment activities properly. The purpose of this research is to build an information system for machine and pipe maintenance assignments based on a global communication system service at PDAM Tirta Daroy Banda Aceh. The system development methodology uses the SDLC (Software Development Life Cycle) method using PHP and MySQL programming. The result of the research is that the designed system has succeeded in improving the performance of officers in producing maintenance reports and detailed reports per maintenance. Besides that, the information system has also succeeded in sending messages to technicians via SMS properly.
Keywords: PDAM, maintenance, information system, SMS gateway, web
Abstrak
Pemeliharaan perbaikan mesin maupun pipa selalu dilakukan oleh tim maintenance yang ditugaskan dari kantor PDAM Tirta Daroy. Saat ini sistem penugasan dilakukan dengan menelepon teknisi-teknisi tersebut untuk melakukan perbaikan disuatu tempat. Setiap teknisi tersebut nantinya akan berkumpul pada tempat terjadinya kerusakan dan melakukan perbaikan kerusakan pipa atau mesin tersebut. Berdasarkan sistem yang telah berjalan saat ini, semua sistem penugasan tidak tertulis dengan jelas, hanya dilakukan dengan metode informasi langsung via telepon kepada setiap teknisi. Dari sistem yang telah berjalan maka terdapat kendala yaitu sistem penugasan tidak terdata dengan baik. Maka oleh sebab itu diperlukan sebuah sistem informasi pemeliharaan pipa dan mesin yang dapat memberikan informasi penugasan berbasis teks via SMS Gateway yang dapat direkam oleh database sistem informasi tersebut, sehingga dapat menghasilkan laporan penugasan dan data teknis dari kegiatan penugasan perbaikan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah membangun sistem informasi penugasan maintenance mesin dan pipa berbasis layanan global sistem komunikasi pada PDAM Tirta Daroy Banda Aceh. Metode pengembangan sistem menggunakan metode SDLC (Software Development Life Cycle) dengan menggunakan pemrograman PHP dan MySQL. Hasil penelitian adalah sistem yang dirancang telah berhasil meningkatkan kinerja petugas dalam menghasilkan laporan maintenance dan laporan detil per maintenance. Disamping itu juga sistem informasi telah berhasil mengirimkan pesan kepada teknisi melalui SMS dengan baik.
Kata Kunci: PDAM, maintenance, sistem informasi, SMS gateway, web
1. Pendahuluan
Sistem informasi merupakan kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas manusia yang menggunakan teknologi tersebut untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi sering digunakan untuk merujuk pada interaksi antara manusia, proses algoritmik, data dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah tersebut tidak hanya merujuk pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) oleh organisasi. Juga mengacu pada cara orang berinteraksi dengan teknologi tersebut untuk mendukung proses bisnis [1].
Tujuan dari sistem informasi adalah untuk menghasilkan informasi. Sistem informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penggunanya. Data yang diolah saja tidak cukup untuk disebut informasi. Informasi yang berguna harus didukung oleh tiga pilar: hak atau relevansi dengan orang, ketepatan waktu, dan nilai hak atau akurasi. Keluaran tanpa dukungan ketiga pilar tersebut tidak dapat dikatakan sebagai informasi yang bermanfaat, melainkan sampah [2].
Desain sistem mempersiapkan implementasi desain setelah analisis sistem dari siklus pengembangan sistem yang mendefinisikan persyaratan fungsional, menjelaskan bagaimana sistem menjadi ada, baik dalam bentuk gambar, rencana, dan sketsa, atau dalam bentuk penggabungan. beberapa elemen independen Disusun dan berfungsi sebagai satu kesatuan yang utuh, termasuk berkenaan dengan konfigurasi perangkat lunak dan komponen perangkat keras dari sistem [3].
Basis data terdiri dari kata basis dan data. Basis dapat dipahami sebagai gudang atau tempat bersarang, dan data mewakili fakta dunia nyata, mewakili suatu objek, seperti manusia, hewan, peristiwa, konsep, dll., Dicatat dalam bentuk angka , huruf, simbol, teks, gambar, suara, atau kombinasinya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa basis data adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan bersama sedemikian rupa tanpa adanya duplikasi (redundansi) yang tidak perlu untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Atau dapat diartikan sebagai kumpulan dokumen, tabel, arsip terkait yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik [4].
Arsitektur TI ini adalah cetak biru untuk menerjemahkan strategi perusahaan ke dalam rencana sistem informasi. Arsitektur TI dirumuskan sesuai dengan strategi perusahaan. Dengan memahami setiap strategi, arsitektur dapat dibuat menjadi cetak biru yang pada akhirnya menjadi dasar infrastruktur. Jadi yang utama adalah berpikir strategis [5].
Teknologi web adalah teknologi yang berhubungan dengan antarmuka untuk menjembatani server web dan kliennya. Teknologi web mencakup bahasa markup, bahasa pemrograman, dan standar untuk mengidentifikasi dokumen dan tampilan. Programmer tidak perlu jenius untuk memahami teknologi web, kita hanya perlu memahami beberapa konsep dasar seperti memahami berbagai aspek bahasa web publishing seperti HTML, ASP, JavaScript, CGI, dan konfigurasi server [6].
SMS gateway adalah sistem aplikasi untuk mengirim dan menerima SMS, biasanya digunakan dalam aplikasi bisnis, termasuk promosi siaran, layanan informasi pengguna, distribusi konten produk/layanan, dll. Karena merupakan aplikasi seperti yang sudah disebutkan tadi, kita bisa memodifikasi fitur-fitur yang ada di SMS gateway sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing [7] [8].
Aplikasi SMS gateway dapat beroperasi menggunakan jalur SMSC. Keuntungannya adalah menggunakan angka pendek/kode pendek yang hanya boleh berisi 3 atau 4 digit, seperti 888, 9044, dll.
Misalnya, jika Anda berpartisipasi dalam pool SMS Idola Indonesia, short number/kode pendek ini disediakan oleh operator jaringan SMSC. Jalur SMSC juga dapat mengirim pesan teks massal dalam waktu yang lebih singkat [9] [10].
Pertimbangkan juga untuk menggunakan ponsel untuk SMS gateway, jika sistem SMS gateway yang digunakan tidak terlalu berat dan masih bisa ditangani oleh ponsel. Modem GSM/CDMA, seperti namanya, dibedakan berdasarkan jaringannya, apakah menggunakan GSM atau CDMA. Untuk saat ini modem GSM lebih banyak digunakan karena jaringan GSM sendiri lebih stabil [11].
Dalam pengembangan sistem, perlu menggunakan metodologi atau metodologi yang terstruktur dan terorganisir untuk memandu proses pembuatan sistem secara efisien. Pendekatan ini akan membantu memastikan bahwa berbagai tahapan pengembangan sistem berjalan secara teratur dan sejalan dengan tujuan akhir yang diinginkan. Penelitian ini mengadopsi metode waterfall. Metodologi melibatkan serangkaian langkah yang dilakukan secara berurutan, dimulai dengan analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian dan pemeliharaan sistem. Metode air terjun mensyaratkan bahwa dalam proses pengembangan desain perangkat lunak, metode yang berbeda seperti metode sistematis, analisis, desain, pengembangan, pengujian, implementasi dan rilis, serta pemeliharaan harus dilakukan secara sistematis dan berurutan. Sebuah model dapat dilakukan, jika tahap ini selesai maka baru dapat dilakukan pada tahap berikutnya. Proses tidak dapat dilanjutkan kecuali proses sebelumnya telah selesai [12] [13]
PDAM Tirta Daroy merupakan perusahaan negara yang bergerak di bidang pengelolaan dan pelayanan air minum. Saat ini. Sistem pemeliharaan yang berjalan pada PDAM Tirta Daroy sebagian besar adalah perbaikan mesin dan pipa suplai air. Pemeliharaan perbaikan mesin sering sekali dilakukan dilokasi penampungan air PDAM Tirta Daroy Lambaro, sedangkan pemeliharaan perbaikan pipa dapat terjadi berbagai jaringan pipa di seluruh kota Banda Aceh [14] [15].
Pemeliharaan perbaikan mesin maupun pipa selalu dilakukan oleh tim maintenance yang ditugaskan dari kantor PDAM Tirta Daroy. Sistem penugasan perbaikan mesin dan pipa dilakukan oleh pimpinan bagian pemeliharaan kepada setiap anggota teknisi. Saat ini sistem penugasan dilakukan dengan menelepon
teknisi-teknisi tersebut untuk melakukan perbaikan disuatu tempat. Setiap teknisi tersebut nantinya akan berkumpul pada tempat terjadinya kerusakan dan melakukan perbaikan kerusakan pipa atau mesin tersebut, Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi penunjang yang dapat memudahkan dan mengatasi permasalahan yang terjadi di bagian bagian umum terutama pada kegiatan pemeliharaan mesin dan pipa, sehingga dalam penyajian data dan informasi mengenai data pemeliharaan dapat dihasilkan dengan cepat, akurat, dan relevan dalam proses pengolahan data [16].
2. Metode Penelitian
Penelitian dilakukan pada unit teknis PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh Jl. Medan Banda Aceh, Lambaro. dimulai dari bulan Januari 2021 sampai dengan April 2021. Pada penelitian ini, perancangan aplikasi menggunakan metode waterfall. Pendekatan ini menyarankan pendekatan yang sistematis dan berurutan untuk membangun perangkat lunak melalui tahapan-tahapan dalam SDLC.
Adapun metode penelitian dapat digambarkan pada Gambar 1 berikut ini :
Gambar 1. Flowchart Alur Penelitian
a. Mulai, dimulainya proses penelitian
b. Tahap kedua, tahap ini diartikan sebagai sebuah tahap yang menghasilkan sebuah kondisi yang dibutuhkan oleh pengguna untuk menyelesaikan permasalahan maupun mencapai sebuah tujuan.
c. Tahapan ketiga, tahap pengumpulan data dibagi menjadi dua yaitu data primer yang diperoleh melalui observasi langsung dan data sekunder yang berasal dari perusahaan.
d. Tahap keempat adalah tahap analisis sistem yang bertujuan untuk menjelaskan hal yang nantinya akan ditangani oleh perangkat lunak.
e. Tahap kelima, tahap perancangan perangkat lunak yang merupakan proses multi langkah dan fokus pada beberapa identitas perangkat lunak yang berbeda yaitu struktur data, arsitektur perangkat lunak, dan detail algoritma.
f. Tahap keenam, adalah tahap yang mengonversi apa yang telah dirancang ke dalam sebuah bahasa yang dipahami komputer.
g. Tahap pengujian terdapat dua metode pengujian perangkat lunak, yaitu metode black-box dan white-box.
h. Tahap akhir dari metode Waterfall adalah tahap perawatan. Tahap ini dapat dipahami sebagai tahap penggunaan perangkat lunak yang diikuti dengan perawatan dan perbaikan.
i. Laporan dan selesai.
Proses Flowmap Berjalan
Kegiatan pekerjaan di maintenance mesin dan pipa masih menggunakan perlakuan secara manual salah satunya pengelolaan dan penyimpanan data maintenance. Dalam pengelolaan data maintenance hanya
dilakukan secara manual yaitu dengan mencatat pada buku pemeliharaan umum. Semua keterangan mengenai maintenance pipa atau mesin dicatat dalam suatu buku besar tersebut maka pimpinan bagian akan menelepon pihak teknisi untuk melakukan perbaikan mesin atau pipa seperti yang terlihat pada sistem berjalan yang terlihat pada Gambar 2.
Gambar 2 Flowmap Sistem Berjalan Sumber: Data penelitian 2021
Proses Flowmap Berjalan
Alur sistem informasi maintenance pipa dan mesin yang diusulkan tidak terlalu berbeda dengan sistem yang sedang berjalan, hanya saja sistem yang diusulkan menggunakan sistem penyimpanan database atau penyimpanan secara komputerisasi. Dalam proses ini bagian perbaikan umum PDAM Tirta Daroy menginput data maintenance, data detil tindakan, pelanggan dan teknisi. Selanjutnya dari sistem informasi akan mengirim informasi melalui SMS berupa informasi tugas maintenance pipa atau mesin yang akan disampaikan kepada teknisi. Proses dapat dilihat pada Gambar 3.
Gambar 3. Flowmap Sistem Usulan Sumber: Data penelitian 2021
Diagram Konteks
Diagram diatas menunjukkan sistem informasi maintenance. Dimana terdapat dua buah entitas yang berhubungan yaitu petugas dan direktur. Pada tahap ini bagian pemeliharaan menginput data maintenance, detail tindakan, pelanggan dan teknisi. Sistem dapat dilihat pada diagram konteks Gambar 4.
Gambar 4. Diagram Konteks Sumber: Data penelitian 2021
Diagram Berjenjang
Pada DFD khususnya pada bagan berjenjang Gambar 5 dapat dijelaskan bahwa sebuah sistem informasi maintenance pipa mempunyai 5 (enam) alur utama pada level 1 yaitu aksi 1 rekam data operator, aksi 2 rekam data teknisi, aksi 3 rekam data pelanggan, aksi 4 proses data maintenance dan aksi 5 proses data detil tindakan. Pada level 2 terdapat aksi 4.1 pilih data teknisi, aksi 4.2 pilih data pelanggan, aksi 4.3 rekam data maintenance, aksi 5.1 pilih data maintenance dan aksi 5.2 rekam data detail tindakan. Alur proses diagram berjenjang dapat dilihat pada Gambar 5.
Gambar 5. Diagram Berjenjang Sumber: Data penelitian 2021
Relasi database
Relasi database adalah hubungan antar tabel atau entitas untuk melakukan proses perekaman ke dalam sistem [13]. Entitas atau tabel yang saling terhubung adalah tabel tindakan, tabel maintenance, tabel operator, teknisi dan tabel pelanggan. maintenance menghubungkan tabel detil tindakan dan maintenance, sedangkan operator menghubungkan tabel maintenance dan tabel operator. Relasi database dapat dilihat pada Gambar 6.
Gambar 6. Diagram Berjenjang Sumber: Data penelitian 2021
3. Hasil dan Pembahasan
Implementasi sistem merupakan proses mempersiapkan sistem untuk beroperasi pada tahap pelaksanaan, dimana dapat dilihat bahwa sistem yang dirancang sudah sesuai dengan perencanaan. Dalam implementasi perangkat lunak, penerapan data maintenance berbasis website akan dijelaskan dengan memberikan presentasi tabel yang telah disiapkan dan menganalisis dan merancang sesuai dengan persyaratan proses yang telah dijelaskan. Implementasinya dapat dilihat dari Gambar 7.
Gambar 7. Form Login Sumber: Data penelitian 2021
Halaman form input data maintenance
Pada sistem ini terdapat form input data maintenance yang berfungsi tempat menginput data pemeliharaan. Form ini hanya dapat diakses oleh user dengan level operator dan administrator. Data yang diinput adalah nama maintenance, lokasi dan tanggal. Untuk menyimpan user menekan tombol button simpan. Data yang disimpan akan ditampilkan pada tabel dibawah form, seperti yang terlihat pada Gambar 8 untuk melakukan perubahan user dapat mengklik button edit dimasing-masing baris pada data yang telah diinputkan atau user dapat menghapus data dengan menekan gambar ikon hapus.
Gambar 8. Halaman form input data maintenance Sumber: Data penelitian 2021
Halaman form input data teknisi
Pada sistem ini ada form input data teknisi yang berfungsi tempat menginput teknisi. Form ini hanya dapat diakses oleh user dengan level operator dan administrator. Data yang diinput adalah nama teknisi, alamat dan telepon. Untuk menyimpan user menekan tombol button dan simpan. Hasil yang disimpan lalu ditampilkan pada tabel dibawah form, seperti yang terlihat pada Gambar 9 untuk melakukan perubahan user dapat menekan button edit dimasing-masing baris pada daftar yang telah diisikan atau user dapat merubah data dengan mengklik gambar ikon hapus.
Gambar 9. Halaman form input data teknisi Sumber: Data penelitian 2021
Halaman form input data pelanggan
Pada sistem ini terdapat form input data pelanggan yang berfungsi tempat menginput data pelanggan.
Form ini hanya dapat diakses oleh user dengan level operator dan administrator. Data yang dimasukkan nama pelanggan, alamat, telepon. Untuk menyimpan user menekan tombol button Simpan. Hasil yang disimpan akan munculkan pada tabel dibawah form, seperti yang terlihat pada Gambar 10 Untuk melakukan perubahan user dapat menekan button edit dimasing-masing baris pada daftar yang telah diisikan atau user dapat menghapus data dengan menekan gambar ikon hapus.
Gambar 10. Halaman form input data pelanggan Sumber: Data penelitian 2021
Halaman form input data petugas
Pada sistem ini terdapat form input data user yang berfungsi tempat menginput data petugas yang menggunakan sistem. Form ini hanya bisa diakses oleh user dengan level administrator. Data yang diinput adalah username, password, level, nama lengkap, alamat dan telepon. Untuk menyimpan user menekan tombol button Simpan. Data yang disimpan akan ditampilkan pada tabel dibawah form, seperti yang terlihat pada Gambar 11.
Gambar 11. Halaman form input data petugas Sumber: Data penelitian 2021
Halaman form input data tindakan
Pada sistem ini terdapat form input data tindakan yang berfungsi tempat mengisi data tindakan maintenance. Form ini hanya dapat diakses oleh user dengan level petugas. Data yang diinput nama tindakan dan tanggal. Untuk menyimpan user mengklik tombol button Simpan. Hasil yang disimpan akan ditampilkan pada tabel dibawah form, seperti yang terlihat pada Gambar 12.
Gambar 12. Halaman form input data tindakan Sumber: Data penelitian 2021
Laporan maintenance secara keseluruhan
Untuk laporan maintenance secara umum atau ke semuanya dapat dilihat pada Gambar 13 dengan informasi yang ditampilkan adalah nama maintenance, lokasi dan tanggal.
Gambar 13. Laporan maintenance secara keseluruhan Sumber: Data penelitian 2021
Sedangkan laporan detil per maintenance dapat dilihat pada Gambar 14 dan terlihat informasi yang yang ditampilkan diantaranya nama maintenance, lokasi, tanggal, tim teknisi yang terdiri atas informasi nama teknisi, telepon dan status SMS.
Gambar 14. Laporan kebutuhan sparepart setiap maintenance Sumber: Data penelitian 2021
Untuk laporan maintenance via SMS yang akan diterima oleh teknisi dapat dilihat pada Gambar 14 dan terlihat informasi yang ditampilkan dalam bentuk SMS nama pimpinan, ruang, keterangan dan nama teknisi. Format penulisan yaitu “Yth Sdr.nama teknisi penugasan maintenance nama_maintenance pada lokasi (By PDAM Tirta Daroy).
4. Kesimpulan
Sistem informasi penugasan maintenance mesin dan pipa berbasis SMS Gateway pada PDAM Tirta Daroy telah berhasil di bangun dan berjalan dengan baik, terstruktur dan terarah pada pada unit produksi PDAM Tirta Daroy dan telah dapat meningkatkan mutu kinerja petugas dalam menghasilkan laporan maintenance dan laporan detail per maintenance. Selain itu sistem informasi telah dapat mengirimkan penugasan kepada teknisi melalui SMS. Sistem informasi penugasan maintenance mesin dan pipa berbasis SMS Gateway telah di terapkan berbasiskan web menggunakan bahasa pemrograman PHP, mySQL dan Gammu.
5. Referensi
[1] S. Kumar Dora and P. Dubey, “Software Development Life Cycle (Sdlc) Analytical Comparison and Survey on Traditional and Agile Methodology,” J. Res. Sci. Technol., vol. 2, no. 8, pp. 22–30, 2017, [Online]. Available: www.abhinavjournal.com
[2] Widaningsih, Sri, and Agus Suheri. "Sistem Informasi Pengelolaan Data Bank Sampah Berbasis Web di Kabupaten Cianjur." Jurnal Khatulistiwa Informatika 4.2 (2019): 490843.
[3] B. Bachry, “Pengembangan Sistem Informasi Jaringan Berbasis Enterprise Resource Planning (Erp) Pada Pt. Sinar Antjol,” J. Inform. Darmajaya, vol. 13, no. 1, pp. 1–9, 2013.
[4] M. . Mujieb and N. . Nada, “Perancangan Sistem Informasi Pemeliharaan Kendaraan Dinas Satpol Satpol Pp Kota Semarang Berbasis Website,” Sci. Eng. Natl. Semin. 4, vol. 4, no. Sens 4, pp. 422–
426, 2019.
[5] R. P. Robledo and C. R. Bueno, “Evaluation of a formation of school leaders: Learning from the participants.,” Profesorado, vol. 25, no. 2. pp. 263–280, 2021. doi:
10.30827/profesorado.v25i2.8708.
[6] B. Yuliandra and K. A. Jaeba, “Perancangan Sistem Informasi Perawatan Mesin Pada PT XYZ,” J.
Rekayasa Sist. Ind., vol. 6, no. 1, p. 9, 2017, doi: 10.26593/jrsi.v6i1.2423.9-20.
[7] U. Budiarto, J. T. Perkapalan, F. Teknik, and U. Diponegoro, “Perancangan Aplikasi Sistem Repair Schedule Pada Kapal Penyeberangan Merak-Bakauheni Berbasis Web Menurut Aturan Biro Klasifikasi Indonesia,” Kapal, vol. 11, no. 3, pp. 144–153, 2014.
[8] A. Suhartanto, “Pemanfaatan Teknologi SMS Gateway dalam Implementasi Pemodelan Pelayanan Nasabah,” Intensif, vol. 1, no. 1, p. 10, 2017, doi: 10.29407/intensif.v1i1.536.
[9] S. H. Basri, A. Izzuddin, and I. Marzuki, “Sistem Informasi Pelayanan Akademik Berbasis SMS Gateway Menggunakan PHP Framework CodeIgniter,” Energy, vol. 5, no. 1, pp. 20–23, 2016.
[10] A. Setiawan, “Pengembangan Sistem Informasi Penugasan Dan Monitoring Siswa Prakerin Berbasis SMS Gateway Dengan Raspberry Pi,” [Tesis], vol. Yogyakarta, pp. 1–132, 2017, [Online].
Available: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/52609
[11] A. Syarif, Harianto, and I. Puspasari, “Rancang Bangun Automatic Liquid Filling Machine Berbasis IoT (Internet of Things),” J. Technol. Informatics, vol. 2, no. 2, pp. 72–82, 2021, doi:
10.37802/joti.v3i1.178.
[12] A. D. Kurniawan, “Design and Implementation of Home Security Using Telegram Botfather,” Fidel.
J. Tek. Elektro, vol. 2, no. 1, pp. 11–15, 2020, doi: 10.52005/fidelity.v2i1.105.
[13] M. Arifin and E. Mailoa, “Application of Haversine Formula in Nearest Salatiga Repair Shop Search Geographic Information System Using Flutter Framework,” Cybersp. J. Pendidik. Teknol. Inf., vol.
5, no. 2, p. 157, 2021, doi: 10.22373/cj.v5i2.9350.
[14] H. Haiqal, A. Azmeri, and E. Fatimah, “Analisis Kinerja Pelayanan Air Bersih PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh,” J. Arsip Rekayasa Sipil dan Perenc., vol. 3, no. 3, pp. 203–210, 2020, doi:
10.24815/jarsp.v3i3.16643.
[15] M. S. Bunyamin, “Efektivitas Pendistribusian Air Bersih PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh,”
Sains Ris., vol. 10, no. 2, pp. 35–44, 2020.
[16] S. Fithri, M. O. R. Maulidian, and C. V. R. Jummi, “Analisis Penyediaan Air Bersih PDAM Tirta Daroy Di Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh,” J. Pendidik. Geos., vol. 7, no. 2, pp. 218–
227, 2022, doi: 10.24815/jpg.v7i2.23971.