• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI - Digilib IAIN Palangkaraya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "SKRIPSI - Digilib IAIN Palangkaraya"

Copied!
107
0
0

Teks penuh

STRATEGI DAKWAH KH ZAINTJRI HB DALAM PENGEMBANGAN KEHIDUPAN ISLAM SABILAL MTJIITADIN DESA JAYA KARET KABUPATEN MEITTAYA HILIR SELATAN KABUPATEN KOTIM. Mengenai subjek dan objek penelitian ini, KH Zainuri HB yang merupakan petugas kebersihan di Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin sebagai Subjek dan Masyarakat serta santri sebagai objek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah yang dilakukan KH Zainuri HB adalah dengan mengirimkan santri dan ustadznya untuk berdakwah hingga ke pelosok, baik itu mendirikan asrama islami, madrasah atau mengisi pengajian dan lain-lain, menyekolahkan santrinya ke pengajian agama dan umum. ilmu pengetahuan di luar daerah, mengundang masyarakat dan mahasiswa.

Faktor penghambat yang dihadapi KH Zainuri HB adalah kurangnya lahan untuk mengembangkan usaha dan pembangunan pesantren, karena masyarakat tidak mau menjual atau mewakafkan tanah di sekitar petani. oleh KH Zainuri HB, dan ketika musim hujan berubah menjadi kemarau, siswa, guru, dan masyarakat akan terserang penyakit diare dan penyakit lainnya. KH Zainuri HB selaku pengasuh Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin Samuda serta seluruh ustadz dan ustadzah yang membantu dalam pelaksanaan penelitian ini.

MOTTO

DAF"IAR ISI

BAB I PENDAHULUATI

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

DAFTAR TABEL

DATA SANTRI DA USTADZ YANG DIKIRIM UNTUK BERDAKWAH DAN MENI.JNTUT ILMU KE LUAR

BAB I

Latar Belakang

Dengan ayat ini, Allah SWT menyuruh Rasulullah SAW mengkhabarkan kepada jin dan manusia bahawa inilah satu-satunya jalan baginda iaitu seruan kepada tauhid. Pada awal dakwahnya4, Rasulullah saw berjaya mencetak kader-kader dakwah dalam masa yang agak singkat. Apa yang ditunjukkan dan dicontohkan oleh al-Quran dalam khutbah Rasulullah SAW juga adalah hukum sosial.

Oleh karena itu, untuk mencapai kebahagiaan yang dimaksud dalam ayat tersebut, KH Zainuri HB mempunyai berbagai cara dalam mengajak manusia bertaqwa kepada Allah SWT. Adapun langkah kemandirian yang dilakukan KH Zainuri HB dalam mengembangkan dakwahnya yaitu, mendirikan peternakan sapi dan walet, penggilingan padi, penggilingan tepung pisang dan pengiriman santri senior ke desa-desa terpencil.

KE,CAMATAI\ MENTAYA HILIR SELATAN KABUPATEN KOTA WARINGINTIMT]R

Rumusan Masrlah

7. Dari uraian latar belakang diatas, peneliti merasa tertarik untuk mengkaji lebih dalam mengenai strategi dakwah yang digunakan KH Zainuri HB dengan mengangkat judul: STRATEGI DAKWAH KII ZAIh{URI IIB DALAM PENGEMBANGAN PONIX)K PESAI{TRENS SABILAL MI ] GUMA IITADIN DESA JAYA.

Tujuan Penelitian

Dari uraian latar belakang diatas, peneliti merasa tertarik untuk mengkaji strategi dakwah yang digunakan KH Zainuri HB lebih dalam dengan mengangkat judul: STRATEGI DAKWAH KII ZAIh{URI IIB DALAM PENGEMBANGAN PONIX)K PESAI{TRENS SABILAL MI] KARET IITADIN DESA JAYA.

KAJIAN PUSTAKA

Deskripsi Teoritik

  • Kyai.3s
  • Masjid, merupakan elemen yang tidak dapat dipisahkan dengan pesantren dan dianggap sebagai tempat yang paling tepat untuk
  • Santri, terbagi atas santri mukim yaitu santri-santri yang berasal dari daerah yang jauh dan menetap dalam kelompok pesantren dan
  • Pondok Pesrntren Khelafiyah ('Ashriyeh). Pondok Pesantren

Dari pengertian di atas, maka yang dimaksud dengan strategi dakwah adalah suatu cara atau rencana yang dilakukan secara terkoordinasi dengan siasat dan siasat tertentu dalam memanggil, mengajak dan mengajak. Dalam pendidikan agama maksudnya di lembaga formal ada wadah dakwahnya, selain itu ada pula pondok pesantren yang setiap hari menyelenggarakan pendidikan dakwah, karena. Pendidikan agama pada hakikatnya menanamkan ajaran Islam kepada anak-anak yang masih mereka upayakan untuk diterapkan. Dalam strategi dakwah peran da’i sangat penting yaitu merencanakan cara-cara yang baik bagi masyarakat atau mad’u untuk menciptakan terpenuhinya keinginan dalam strategi dakwah yang digunakan.

Dari beberapa pengertian di atas dapat dipahami bahwa yang dimaksud dengan Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan agama Islam yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat dalam pembentukan kader-kader da'i dan tokoh masyarakat yang diberikan dengan cara klasikal. Walaupun secara umum ciri-ciri pesantren hampir sama atau bahkan sama, namun pada kenyataannya terdapat beberapa perbedaan terutama dari segi proses dan substansi yang diajarkan. Secara umum pesantren dapat dikategorikan menjadi dua kategori, yaitu Pesantren Selefiyah dan Pesantren Khalafiyah.

Pondok pesantren jenis ini juga dapat ditingkatkan dengan membuat kurikulum tersendiri, dalam artian kurikulum pondok pesantren yang bersangkutan disusun berdasarkan karakteristik pondok pesantren tersebut. Para santri bisa tinggal di asrama yang disediakan di lingkungan asrama Islam, bisa juga tinggal di luar lingkungan asrama Islam (santri kelelawar). Biasanya kegiatan pembelajaran pondok pesantren di pondok pesantren tersebut mempunyai kurikulum klasikal dan berlapis, bahkan pada sebagian kecil pondok pesantren, pendidikan formal yang diselenggarakannya berdasarkan kurikulum mandiri, bukan dari Kementerian Pendidikan Nasional atau Kementerian Pendidikan Nasional. Agama – Pesantren juga bisa dikatakan sebagai pesantren Salafiyah plus.

Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang bercirikan Islam dan dapat dijadikan sebagai media dakwah, yang nantinya menjadi wadah eksplorasi ilmu agama bahkan pengetahuan umum bagi masyarakat dan mempunyai tujuan yang berbeda-beda dalam pengamalannya. Sedangkan menurut Saridjo dalam bukunya Pedoman Pesantren, disarankan agar pesantren dibagi menjadi dua, yaitu: .. l) Tujuan khusus pesantren. Segala sesuatu yang dipersiapkan dan direncanakan akan membuahkan hasil yang baik dan pada dasarnya strategi apapun digunakan untuk membentuk karakter seseorang atau kelompok dan/atau mengembangkan pesantren yang nantinya diperlukan untuk mewujudkannya.

Namun untuk mencapai tujuan tersebut tidaklah mudah dan tentunya akan menghadapi berbagai permasalahan. Strategi cara dakwah KH Zainuri HB di Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin di Samuda.

BAB III

Wawancara

Hal ini untuk mengetahui strategi dakwah yang digunakan KH Zainuri HB dalam pengembangan Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin. Teknik ini digunakan untuk mengumpulkan lebih banyak catatan kearsipan, catatan dan laporan yang berkaitan dengan data yang diekstraksi. Keabsahan data merupakan jaminan bahwa apa yang penulis amati dan teliti adalah relevan atau relevan dengan apa yang sebenarnya ada dan sedang terjadi.

Untuk memperoleh data yang valid, penulis menggunakan teknik triangulasi yaitu membandingkan sumber yang satu dengan sumber yang lain. Hal ini sejalan dengan pendapat Moleong yang mengatakan : “Triangulasi adalah suatu teknik pemeriksaan keabsahan data yang menggunakan sesuatu selain data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding dengan data tersebut.

Membandingkan hasil observasi dan wawancara terhadap subjek penelitian dengan hasil wawancara terhadap informan

Teknik ini menyarankan agar peneliti akan terjun langsung ke lokasi dan meningkatkan tingkat kepercayaan terhadap data yang dikumpulkan dalam jangka waktu yang lama. Analisis data melibatkan beberapa langkah berdasarkan pandangan Milles dan Hubberman, yang meliputi tiga kegiatan (1) Reduksi data. 2) penyajian data (3) inferensi/verifikasi (pengujian). Reduksi data merupakan proses seleksi yang berfokus pada penyederhanaan, abstraksi, dan transformasi data mentah yang berasal dari catatan lapangan tertulis.

Penyajian data merupakan bagian dari analisis dengan maksud agar data atau informasi yang dikumpulkan dapat disusun dalam bentuk matriks grafis. Karena data yang berjumlah besar ini belum mampu memberikan gambaran, walaupun kesimpulan yang diperoleh pada awalnya masih bersifat sementara, samar-samar, patut dipertanyakan, namun dengan bertambahnya data maka kesimpulan tersebut akan semakin “beralasan”. Untuk menguji kebenaran, kekokohan, dan kepantasan yang merupakan validasi, dilakukan penelaahan terhadap catatan-catatan yang menyertainya agar temuan dan penafsiran peneliti sesuai dengan fakta dan melakukan diskusi atau bertukar pikiran dengan rekan sejawat untuk mengembangkan wawasan intersubjektif. membuat dan mengkonfirmasi kesepakatan dengan subjek tes.

BABIV

HASIL PENELITHN DAN PEMBAHASAN

Faktor Penghembat

Kurangnya fasilitas untuk memperluas lapangan usaha dan bangunan pesantren, karena masyarakat tidak mau menjual tanah yang berada di sekitar pesantren, sehingga lokasi usaha yang ada sangat jauh dari lokasi pesantren, dan lokasi usaha yang ada sangat jauh dari lokasi pesantren. kurangnya dana yang dimiliki pondok pesantren untuk dapat mengelola baik dari segi bisnis maupun lapangan. Kami merasa kompetitif dengan penggilingan dari banyak guru haji ke banyak kedah sidin mendorong lebih banyak wadah waOat atau ne Guestarah pang zidin, jadi ini pekerjaan saya. Di Pesanfien Sabilal Muhtadin, ada masyarakat yang merasa kompetitif dengan salah satu strategi yang dilakukan KH Zainuri HB. . tentang Rafiudin dan Manan Abdul Djalil, Priasif do, Strategi Dah4oh, Budlrngl Pustaka Setia, 1997, hal.52.

Nangkaya gak pang di pesantren, tapi kalau musim kemarau banyak yang garing, banyunya pang kada cocok kalau garringan haran nyari sipir, santri terpaksa minum obat kalau sakit dan susah dapatnya dokter karena dokter tersebut tinggalnya jauh dari lokasi pesantren). Dengan demikian kondisi santri pada musim kemarau akan mempunyai permasalahan berupa nyeri yang dapat dengan cepat menyerang santri, guru dan masyarakat, serta untuk mengobati nyeri tersebut Para santri atau pengurus pondok pesantren harus pergi ke tempat yang jauh dari lokasi pondok pesantren untuk berobat karena di desa ini, dokter yang bertugas di puskesmas tersebut berdomisili di ibu kota kecamatan. kecamatan KH ZAINURI HB. memasuki kancah politik di tingkat kabupaten, mengikuti pemilihan calon legislatif tahun 2004 dan terpilih menjadi anggota DPR.

Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) didirikan untuk santri dan masyarakat untuk meminjam modal usaha yang dibutuhkan masyarakat. Dengan modal dari koperasi asrama islam, saya bisa mengembangkan usaha peternakan ayam dan waserda di sekitar asrama islami ini, dimana usaha kami sebelumnya sempat tersendat karena keterbatasan modal*. Koperasi Asrama Islam ini bergerak dalam bidang simpan pinjam dan penjualan alat tulis (alat tulis kantor) yang dapat menyesuaikan dengan harga yang berlaku di masyarakat dan Asrama Islam.

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim, didirikanlah PUSKESTREN (Pusat Kesehatan Pondok Pesantren) yang mampu menarik 2 orang dokter dari kecamatan yang melibatkan para santri untuk bersiaga membantu pelayanan kesehatan bagi santri, guru atau masyarakat. masyarakat sekitar Pondok Pesantren, untuk itu akan lebih memudahkan para santri. guru dan masyarakat sekitar pesantren mendapat pelayanan kesehatan. Puskesren ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan puskesmas untuk menjaga kesehatan pelajar dan masyarakat. KH Zainuri HB memimpin karena selama ini dokter yang bertugas di puskesmas hanya seminggu dua kali, dan dibutuhkan oleh santri dalam seminggu dan sekali selama 24 jam. d) Melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi untuk dapat melakukan pengawasan terhadap mahasiswa yang dikirim STAIN agar mengetahui perkembangan ilmu yang dimiliki mahasiswa tersebut.

BAB V PEIIUTUP

Bagi para santri pondok p€santren Sabilal Muhtadin yang sedang

DAFTARPUSTAKA

Subjek Penelitian

  • Apakah di dalam strategi tersebut terdapat kekuatan yang dapat mengembangkan PP Sabilal Muhtadin?
  • Peluang apa yang dapat dimanfaatkan dengan adanya strategi dakwah tersebut?
  • Berapa jumlah us,ha yang dimiliki
  • Rancak 2. Ku

Siapapun yang diutus oleh PP Sabilal Muhtadin untuk berdakwah dan menuntut ilmu ke bidang lain.

Gambar  Ruang Bangunan  MI  Sabilal  Muhtadin
Gambar Ruang Bangunan MI Sabilal Muhtadin

PANITIA SEMINAR PROPOSAL SKRIPST MAHASISWA SEKOLAII TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI

STAIN PALANGKA RAYA

MUJTAHIDIN

DAKWA}YKPI

STRATEGI DAKWAH KH ZAINURI HB DALAM

MENGEMBANGKAN PONDOK PESANTREN SABILAL MUHIADIN DESA JAYA KARET KECAMATAN MENTAYA

PANITIA PATIiTII\ SEMIN

YAYASAN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN SABILAL MUHTADIN"

JAYA KARET _ KEC. MENTAYA HILIR SELATAN

SURAT KETERANGAN SELESAI PENELITIAN

JAYA KARET KECAMATAN MENTAYA HILIR SELATAN KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR", sesuai dengan yang diinginkan

CURRICULUM VITAE

DEPAITEMEN 46A,1/14

SEKOLAH TIN66I AOAMA ISLAM NEGERI

SABILAL IUUHTADIN DESA JAYA KARET KECAMATAN h,IENTAYA HILIR SELATAN

Gambar

TABEL  I.  KEADAAN  RUANGAN  BANCUNAN  PONDOK PEANTREN  SABILAL  MUHTADIN.....
Tabel  3 Susunln  Pengurus
Gambar  Ruang Bangunan  MI  Sabilal  Muhtadin

Referensi

Dokumen terkait

Levine , "SMEs Growth, and Poverty: Cross- Country Evidence", World Bank, Working Paper.. Broersma Lourens; Gautier Pieter , "Job Creation and Job Destruction by Small Firms: An