DALAM PERSPEKTIF ANTARA USAHA TOKO KECIL. Studi kasus di Desa Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah). Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan tentang Pengaruh Toko Eceran Alfamart di Kalangan Usaha Kecil Toko Dalam Perspektif Etika Bisnis Islam Studi Kasus di Desa Karang Endah Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah. Maka dari itu, dalam Perspektif Etika Bisnis Islam, Supermarket Alfamart di antara toko-toko usaha kecil di Desa Karang Endah, Kec.
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Karena daya belinya yang besar, rantai menerima persyaratan perdagangan yang lebih menguntungkan daripada toko independen kecil. Namun saat ini usaha toko kecil terpinggirkan oleh toko modern yang lebih besar seperti Alfamart, Indomart, Putra Baru (PB). Salah satu dampak nyata hadirnya supermarket Alfamart (ritel modern) di tengah-tengah ritel tradisional di desa Karang Endah, Lampung Tengah adalah tentangan masyarakat khususnya para pemilik toko kecil, dan penurunan omzet toko-toko tersebut. pedagang.
Pertanyaan Penelitian
Penelitian Relevan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persaingan antara bisnis tradisional dan bisnis retail di Kauman Kota Gajah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keberadaan Giant Ekspres terhadap persaingan bisnis dengan PB Supermarket Metro. 11 Nur Handayani, Pengaruh Keberadaan Giant Express Terhadap Persaingan Usaha Dengan PB Supermarket Metro, (Skripsi IAIN Metro: 2016), hal.
Bisnis Ritel
- Pengertian Bisnis Ritel
- Bisnis Ritel Modern
- Bisnis Ritel Tradisional
Penyediaan tempat parkir dapat dilakukan atas dasar kerjasama antara pengelola pusat perbelanjaan dan/atau toko modern dengan pihak lain. Merupakan toko bertipe modern yang memiliki luas area penjualan lebih dari 5000 m2 sehingga lebih luas dari supermarket. Pasar tradisional antara lain diatur dengan Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2007 tentang Pengaturan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern (Perpres 112 Tahun 2007) dan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2008 tentang Pedoman Pengaturan dan Pengembangan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern (Permendag 53/2008).
Etika Bisnis
- Pengertian Etika Bisnis
- Prinsip-Prinsip Etika Bisnis
- Pengertian Persaingan Bisnis
- Jenis-Jenis Persaingan Bisnis
- Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persaingan Bisnis
- Ketentuan Peraturan Persaingan Bisnis a. UU No 5 Tahun 1999
Setiap pedagang harus bertanggung jawab atas usaha dan pekerjaan atau jabatan sebagai pedagang yang dipilihnya. Berdagang, berdagang dan atau jual beli juga merupakan profesi yang mulia karena tugasnya antara lain memenuhi kebutuhan seluruh anggota masyarakat akan barang dan atau jasa untuk kepentingan hidup dan keberadaannya. Dengan demikian, kewajiban dan tanggung jawab pedagang antara lain: menyediakan barang dan atau jasa yang dibutuhkan masyarakat dengan harga yang wajar, dalam jumlah yang cukup dan dengan kegunaan dan manfaat yang cukup.
Misalnya, janji yang harus ditepati pedagang kepada pembeli; pengiriman tepat waktu, mensuplai barang yang kualitas, warna, ukuran dan atau spesifikasinya sesuai dengan perjanjian awal, bergaransi dan sebagainya. Persaingan usaha tidak sehat adalah persaingan antar pelaku usaha dalam melakukan kegiatan produksi dan/atau pemasaran barang dan/atau jasa yang tidak sehat, melawan hukum dan menghambat persaingan usaha. Department store menjual barang-barang konsumen secara eceran, terutama pakaian dan asesoris, di mana barang-barang tersebut dikategorikan berdasarkan jenis kelamin dan/atau tingkat usia konsumen;
Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 53/M-Dag/Per/12/2008 Tahun 2008 tentang Pedoman Penataan dan Promosi Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. Untuk melaksanakan ketentuan Pasal 14 Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 112 Tahun 2007 tentang pengaturan dan pengembangan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern perlu diatur pedomannya. Ayat (10) berisi tentang pendirian Minimarket mulai dari ayat 9, diprioritaskan kepada badan usaha yang berkantor pusat sesuai dengan lokasi Minimarket.
Pengembangan pasar tradisional, mall dan toko modern, meliputi persyaratan pendirian, izin usaha kemitraan, pembatasan luas lantai penjualan toko modern, dan lain-lain.
Jenis Dan Sifat Penelitian 1. Jenis penelitian
Sumber Data
Sumber data sekunder merupakan sumber data yang sudah tersedia sehingga peneliti hanya perlu mencari dan mengumpulkannya, data sekunder dapat diperoleh dengan lebih mudah dan cepat karena sudah tersedia.41 Sumber data sekunder merupakan sumber pendukung. Sumber data sekunder adalah data yang meliputi dokumen, buku, hasil penelitian, berupa laporan, catatan harian, majalah, surat kabar, surat kabar, internet dan lain-lain.
Teknik Pengumpulan Data
Masalah akan memandu dan mempengaruhi metode pengumpulan data.43 Pengumpulan data adalah informasi yang diperoleh melalui pengukuran tertentu yang digunakan sebagai dasar untuk mengumpulkan argumen logis menjadi fakta. Sedangkan fakta hanyalah fakta yang telah teruji secara empiris.44 Pengumpulan data dilakukan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan penelitian. Wawancara (interview), yaitu teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti untuk menemukan masalah guna mengkaji dan mempelajari sesuatu dari responden yang lebih mendalam dengan jumlah responden yang sedikit.45.
Pengamatan melakukan pengamatan langsung di lapangan yaitu pada kegiatan usaha Alfamart dan toko kecil di Desa Karang Endah Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah. Berdasarkan penelitian ini, peneliti menggunakan model wawancara semi terstruktur, artinya dalam wawancara peneliti hanya menyiapkan sejumlah pertanyaan yang sesuai dengan informasi yang ingin diperolehnya, namun pertanyaan tersebut dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. situasi. saat wawancara dilakukan. Kemudian penulis melakukan wawancara dengan masyarakat untuk mengetahui bagaimana pemahaman masyarakat terhadap keberadaan Alfamaret di tengah usaha toko kecil.
Yang menjadi sasaran wawancara ini adalah warga Desa Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah.
Teknis Analisis Data
Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan dan berakhir di lapangan.49 Kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif yaitu sumber tertulis atau ungkapan dan perilaku orang yang diamati. Bila menggunakan data kualitatif, khususnya dalam penelitian yang digunakan untuk meminta informasi penjelas berupa deskripsi, data tersebut tidak dapat diwujudkan dalam bentuk angka, melainkan dalam bentuk pernyataan yang menggambarkan kondisi, proses, peristiwa tertentu, meskipun pernyataan ini sendiri terkadang juga berbentuk angka yang merupakan rangkaian pernyataan.50. Adapun cara berpikir induktif adalah cara berpikir yang berangkat dari fakta-fakta yang spesifik dan konkrit, kemudian ditarik dari fakta atau peristiwa yang spesifik dan konkrit tersebut menjadi generalisasi yang bersifat umum.51 Pendekatan induktif dimaksudkan untuk membantu dalam memahami makna. dalam data yang kompleks melalui pengembangan tema yang diringkas dari data mentah.
Berdasarkan keterangan di atas, dalam menganalisis data, penulis menggunakan data yang diperoleh berupa uraian, kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan cara berpikir induktif yaitu berdasarkan informasi tentang konsep khususnya orang tentang keberadaan alfa maret di tengah bisnis ritel kecil-kecilan.
Hasil Penelitian
- Gambaran Umum Tentang Lokasi Penelitian
- Sejarah Alfamart
- Promosi
- Visi, Misi, Budaya dan Moto Alfamart 1 Visi
- Struktur Organisasi Alfamart
Jika melihat struktur organisasi Alfamart di Desa Karang Endah, Kecamatan Banggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, struktur organisasinya adalah garis. Diagram Struktur Alfamart di Desa Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah 56. Eceran Alfamart di tengah sebuah toko kecil di Desa Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah.
Kemudian menurut informasi yang penulis peroleh dari wawancara dengan masyarakat Desa Karang Endah, Lampung-Tengah, antara lain pernyataan Alfamart dan pemilik toko kecil. Hal ini dibenarkan oleh Ibu Ti salah seorang pemilik toko kecil di Desa Karang Endah dimana jarak toko Ibu Ti dengan Alfamart hanya 5 meter mengatakan bahwa pada saat Alfamart berada di Desa Karang Endah pendapatan per bulan telah menurun, sedangkan sebelum Alfamart pendapatan yang diperoleh sekitar dua ratus ribu sampai empat ratus setiap hari. Menurut Ibu Nasuha, salah seorang pemilik toko kecil di Desa Karang Endah,60 kondisi perdagangan eceran tradisional secara fisik sangat terbelakang.
Menurut Bpk. Wagimin, salah seorang pemilik warung kecil di Desa Karang Endah, jarak antara retail tradisional dan Alfamart berdekatan. Artinya meskipun ada Alfamart di Desa Karang Endah, Pak. Immun tidak ada penurunan pendapatan dalam satu bulan, hal ini dikarenakan jarak antara mr. Toko Imun dan Alfamart berjarak ± 1,5 Km. Bahkan, menurut salah satu warga Desa Karang Endah, pertumbuhan retail atau toko kecil tradisional terus berlanjut.
Analisis Persaingan Toko Kecil Alfamart Dalam Perspektif Etika Bisnis Islam Di Desa Karang Endah Lampung Tengah.
Analisis Persaingan Alfamart dengan Toko Kecil dalam Persepektif Etika Bisnis Islam di Desa Karang Endah Lampung Tengah
Tempat atau lokasi merupakan faktor penting dalam suatu usaha karena tempat atau lokasi juga mempengaruhi perilaku belanja konsumen, konsumen terkadang akan sering berbelanja atau berbelanja di suatu tempat atau toko retail modern dengan alasan tempat tersebut lebih bersih dan nyaman. Jenis barang dagangan adalah jenis barang yang dijual di Alfamart dan toko kecil yang hampir sama, namun barang yang dijual di toko kecil relatif lebih sedikit dibandingkan dengan Alfamart yang menawarkan pilihan barang yang lebih banyak. Sehingga masyarakat akan lebih memilih untuk berbelanja di Alfamart karena memiliki semua barang yang dibutuhkan, tidak perlu berpindah tempat untuk mencari barang yang dibutuhkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pendapat pemilik toko kecil tentang keberadaan Alfamart di Desa Karang Endah, pemilik usaha toko kecil menyatakan keberatan dengan keberadaan Alfamart dan sejak adanya Alfamart, pendapatannya semakin berkurang setiap harinya, hal ini karena kebanyakan pelanggan berbelanja di alfamart dengan alasan lebih nyaman karena bisa memilih barang yang akan dibeli. Dalam hal ini diketahui adanya Alfamart di tengah-tengah toko-toko kecil di Desa Karang Endah terjadi permasalahan sosial, artinya dengan adanya Alfamart di Desa Karang Endah, para pemilik usaha toko kecil mengatakan pendapatannya menurun. Pada akhirnya secara umum pengaruh ritel modern terhadap ritel kecil/tradisional masih berlanjut tanpa ada upaya perbaikan yang nyata untuk menciptakan keseimbangan daya saing peritel kecil/tradisional (toko-toko kecil).
Selain itu perlu diperhatikan bahwa telah terjadi perubahan budaya belanja di masyarakat yang justru mengutamakan proses berbelanja di tempat-tempat dengan suasana yang memperhatikan kenyamanan, keamanan, kebersihan dan sebagainya.
PENUTUP
Kesimpulan
Saran
Enang Hidayat, Fiqh of Buying and Selling, Bandung:PT Juvenile Rosdakarya, 2015 Francis Tantri, Introduction to Business, Jakarta: PT Rajagrafimdo Persada, 2009. Irham Fahmi, Business Ethics Theory, Cases and Solutions, Bandung:Alfabeta, 2013 Joko Subagyo, Onderzoeksmethoden in theorie en praktijk, Jakarta: Rineka. Masri Singarimbun, Sofian Efendi, Survey Research Methods, Jakarta: Lp3es Moehar Daniel, Socio-economische onderzoeksmethoden, Jakarta: Bumi Aksara, 2002 Moh.
Muhamad Amin Suma, Menggali akar penguraian serat-serat ekonomi dan keuangan Islam, Jakarta: Katalog dalam KDT Terbitan, 2008.
Riwayat Hidup