• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI - Repository IAIN Bengkulu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "SKRIPSI - Repository IAIN Bengkulu"

Copied!
121
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Identifikasi Masalah

Adanya siswa yang tidak memperhatikan penjelasan guru karena merasa bosan dengan suasana pembelajaran sehingga membuat konsentrasinya tidak fokus lagi karena merasa mengantuk.

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Sebagai masukan bagi sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran dengan menerapkan metode pembelajaran study club online dalam pembelajaran IPS di masa pandemi Covid-19.

LANDASAN TEORI

Metode Belajar Study Club

Seorang guru tidak akan mampu melaksanakan tugasnya apabila tidak menguasai salah satu metode pembelajaran yang dirumuskan dan disampaikan oleh para psikolog dan ahli pendidikan. Klub belajar (kelompok belajar) merupakan kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu tergantung kebutuhan siswa. Study Club merupakan kelompok belajar yang mengajar di luar jam sekolah dengan bimbingan berbagai tenaga pengajar.

23Hasma Dewi, Pengaruh kegiatan study club di sekolah terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru, Skripsi, (Riau: Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, 2012), hal. 7.

Metode Belajar Online

Dan juga pada proses selanjutnya, siswa dapat memutar ulang video atau rekaman tersebut secara berulang-ulang sebagai bahan pembelajaran jika ada materi yang sulit untuk dipahami. Namun apabila siswa masih belum memahami materi pembelajaran yang dipelajarinya, maka diberikan kesempatan untuk mengulangi materi pembelajaran tersebut. Materi pembelajaran dapat diakses kapan saja dan kemudian disimpan di komputer, sehingga materi pembelajaran dapat dengan mudah diperbarui sesuai dengan perkembangan informasi dan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang.

Siswa mungkin merasa telah kehilangan seluruh materi pembelajaran dan mencapai tujuan pembelajaran, namun sebaliknya menurut guru siswa masih belum menguasai materi tersebut.

Mata Pelajaran IPS

Tujuan utama Ilmu Pengetahuan Sosial adalah mengembangkan potensi peserta didik agar peka terhadap permasalahan sosial yang timbul di masyarakat, mempunyai sikap mental positif dalam memperbaiki setiap kesenjangan yang timbul, dan terampil dalam menghadapi setiap permasalahan yang timbul setiap hari, baik yang bersifat sosial maupun yang bersifat sosial. yang terjadi pada diri mereka sendiri dan orang lain serta berdampak pada masyarakat. Secara khusus, mata pelajaran IPS di SD/MI fokus untuk memastikan bahwa siswa memiliki keterampilan berikut. Pengajaran IPS di sekolah dasar dimaksudkan agar peserta didik dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan dan keteladanan sikap sebagai sarana untuk menghadapi kehidupan dan segala tantangannya.

Selain itu melalui IPS diharapkan siswa mampu mengembangkan kemampuan berpikir logis dan kritis dalam memecahkan permasalahan yang terjadi di masyarakat.

Pandemi Covid-19

Pandemi ini berdampak pada guru dalam proses pembelajaran daring, karena guru tidak leluasa memantau perkembangan anak secara menyeluruh, serta anak-anak yang jarang dibimbing oleh orang tuanya dan juga kurang memahami perkembangan tersebut. 37 Wahyu Aji Fatma Dewi, Dampak Covid-19.., hal. 56. . anak, sehingga sebagian besar proses pembelajaran tidak terlaksana secara maksimal. Guru juga dibatasi dalam metode pengajaran yang akan mereka terapkan saat memberikan materi, sesuai dengan jumlah kuota yang dimiliki orang tua dan guru, sehingga pembelajaran pada aplikasi dilakukan secara berkelompok.

Namun meskipun demikian, tidak ada perubahan pada bagian pekerjaan guru dalam mempersiapkan proses pembelajaran yang terbaik bagi siswa. 38Arifah Prima Satrianingrum, Persepsi Guru: Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pelaksanaan Pembelajaran Daring di PAUD, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, volume 5 nomor 1 tahun 2020, hal.637. . penting untuk mewadahi pelaksanaan pembelajaran bagi siswa. Seringkali jaringan internet tiba-tiba lemot saat melakukan proses pembelajaran online, atau kuota internet habis di tengah proses pembelajaran.39.

Salah satu faktornya adalah pembelajaran tidak dilakukan secara tatap muka, sehingga proses pembelajaran lebih terfokus dalam bentuk pemberian tugas kepada siswa. 39Arifah Prima Satrianingrum, Persepsi Guru: Dampak Pandemi Covid-19.., hal. 636. . bagi siswa misalnya semangat siswa yang muncul di dalam kelas, namun akan berbeda dengan homeschooling. Jika kita memperhatikan fakta yang ada di masyarakat saat ini, sebagian orang tua siswa belum memiliki perangkat mobile (Android) maupun komputer untuk menunjang pembelajaran daring, khususnya bagi siswa itu sendiri.

40Asmuni, Tantangan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 dan Solusinya, Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, Vol. Hal ini juga menjadi permasalahan yang sering terjadi pada siswa yang mengikuti pembelajaran daring sehingga pelaksanaannya menjadi kurang efektif.

Kajian Hasil Penelitian Terdahulu

Data yang dimaksud adalah hasil UTS dan UAS siswa kelas V.A dan V.B MIN 2 Kota Bengkulu pada mata pelajaran IPS semester II tahun pelajaran 2020-2021. Dokumentasi dapat berupa tulisan, gambar atau berupa karya monumental. MIN 2 Kota Bengkulu pada mata pelajaran IPS Semester II tahun ajaran 2020-2021. Kemudian skor siswa kelas V.A di atas dimasukkan ke dalam tabel frekuensi, untuk mencari meannya.

Di bawah ini adalah data Hasil UTS IPS Kelas V.A MIN 2 Kota Bengkulu Semester II Tahun Pelajaran 2020-2021 yang menerapkan metode pembelajaran study club yaitu pembelajaran tatap muka pada masa pandemi Covid-19. Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 siswa hasil UTS siswa kelas V.A pada mata pelajaran IPS. Di bawah ini data hasil UAS IPS Kelas V.A MIN 2 Kota Bengkulu Semester II tahun ajaran 2020-2021 yang menerapkan metode pembelajaran study club yaitu pembelajaran tatap muka pada masa pandemi Covid-19.

Kemudian hasil hasil siswa kelas V.B di atas dimasukkan ke dalam tabel frekuensi untuk mencari rata-rata meannya. Di bawah ini adalah data hasil UTS IPS kelas V.B MIN 2 Kota Bengkulu semester genap tahun pelajaran 2020-2021 yang melaksanakan pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19. Dari hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa hasil UTS siswa kelas V.B IPS berjumlah 5 siswa.

Di bawah ini adalah data hasil UAS kelas V.B MIN 2 IPS di Bengkulu semester genap tahun pelajaran 2020-2021 yang melaksanakan pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19. Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa pada hasil UAS siswa kelas V.B mata pelajaran IPS terdapat 5 orang siswa.

Gambar 2.1  Kerangka Berpikir
Gambar 2.1 Kerangka Berpikir

Kerangka Berfikir

METODE PENELITIAN

  • Tempat dan Waktu Penelitian
  • Populasi dan Sampel
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Suatu metode dikatakan acak jika peneliti tidak memilih individu yang akan dijadikan sampel penelitian.55 Dengan demikian, sampel penelitian ini terdiri dari 24 siswa kelas V.A sebagai kelas eksperimen dan 24 siswa kelas V.B sebagai kelas eksperimen. kelas kontrol. Ha : Terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada masa pandemi Covid-19 antara yang menggunakan metode belajar club dan metode pembelajaran daring pada mata pelajaran IPS di Kelas V MIN 2 Kota Bengkulu. H0 : Tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada masa pandemi Covid-19 antara yang menggunakan metode belajar club dan pembelajaran daring pada mata pelajaran IPS di Kelas V MIN 2 Kota Bengkulu.

Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa frekuensi hasil UAS siswa kelas V.A pada pelajaran IPS terdapat 3 siswa pada kelompok tinggi/tinggi, siswa pada kelompok sedang/sedang (75%) , dan 3 siswa pada kelompok rendah/rendah (12,50). %). Artinya hipotesis kerja (Ha) dalam penelitian ini diterima, sedangkan hipotesis nol (H0) ditolak, dengan kata lain terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada masa pandemi Covid-19 antara yang menggunakan klub belajar dengan daring. sedang belajar. metode dalam mata pelajaran IPS kelas V MIN 2 Kota Bengkulu. Dengan kata lain terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada masa pandemi Covid-19 antara yang menggunakan metode belajar club dan pembelajaran daring pada mata pelajaran IPS di kelas V MIN 2 Kota Bengkulu.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Deskripsi Data Penelitian Kelas Kontrol

Hasil perhitungan pada tabel diatas kemudian dimasukkan ke dalam tabel frekuensi, dengan rata-rata sebesar 67,58. Langkah selanjutnya adalah menentukan kelompok atas, tengah dan bawah dengan memasukkannya ke dalam rumus berikut. Hasil perhitungan pada tabel diatas kemudian dimasukkan ke dalam tabel frekuensi, dengan rata-rata sebesar 72,48.

Analisis Data Penelitian

Dari tabel tersebut diketahui nilai Chi-Square hitung sebesar 9,333 dan nilai Chi-Square tabel sebesar 14,067 dengan p-value (Asymp.Sig.) sebesar 0,230. Karena nilai Chi-kuadrat hitung lebih kecil dari nilai Chi-kuadrat tabel (9,333 < 14,067) atau p-value > 0,05 maka data kelas eksperimen dikatakan berdistribusi normal. Dari tabel tersebut diketahui nilai Chi-Square hitung sebesar 8,667 dan nilai Chi-Square tabel sebesar 14,067 dengan p-value (Asymp.Sig.) sebesar 0,277.

Karena nilai Chi-square hitung lebih kecil dari nilai Chi-square tabel (8,667 < 14,067) atau p-value > 0,05 maka data kelas kontrol dikatakan berdistribusi normal. Karena F-hitung lebih kecil dari F-tabel (1,218 < 4,05) atau p-value > 0,05 maka data hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol dikatakan sama atau homogen. Uji independen sampel t-test digunakan karena data hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal.

Dari tabel diatas diketahui nilai uji t sampel independen (t-hitung) sebesar 2,258 dan nilai t-tabel sebesar 2,013 dengan nilai p sebesar 0,029. Karena nilai thitung lebih besar dari ttabel (2,258 > 2,013) atau p-value < 0,05 maka dapat dikatakan terdapat perbedaan mean antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Tabel di atas menggambarkan hasil uji normalitas data kelas  eksperimen  dengan  menggunakan  Uji  Chi-Square
Tabel di atas menggambarkan hasil uji normalitas data kelas eksperimen dengan menggunakan Uji Chi-Square

Pembahasan

Guru-guru di MIN 2 Kota Bengkulu MIN 2 Kota Bengkulu saat ini menerapkan pembelajaran daring karena masyarakat sedang menghadapi pandemi Covid-19, hal ini menyebabkan pemerintah membuat peraturan mengenai pembelajaran tatap muka di sekolahnya untuk digantikan dengan on line. pelajaran yang dilaksanakan di rumah masing-masing. Begitu pula dengan MIN 2 Kota Bengkulu yang saat ini juga sedang melaksanakan pembelajaran daring pada pembelajaran IPS di kelas V. Berdasarkan hal tersebut diatas maka penulis melakukan penelitian terhadap pelaksanaan pembelajaran IPS dengan menerapkan metode pembelajaran online study club, untuk mencari perbedaannya. hasil belajar. Siswa pada masa pandemi Covid-19 inilah yang menggunakan metode pembelajaran daring kelompok belajar pada mata pelajaran IPS di Kelas V MIN 2 Kota Bengkulu.

Penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya seperti penelitian yang berjudul: “Peningkatan Hasil Belajar IPS dengan Model Pembelajaran Advokasi pada Siswa SD Negeri 24 Nanti Agung Kabupaten Bengkulu Selatan. Penelitian ini mengkaji kedua mata pelajaran IPS tersebut, namun terdapat perbedaan, penelitian ini mengkaji tentang model pembelajaran advokasi untuk meningkatkan hasil belajar IPS, sedangkan penelitian ini mengkaji perubahan hasil belajar IPS siswa di kalangan yang menggunakan metode club of study dan online pada masa pandemi Covid-19 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dijelaskan pada sebelumnya bab kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada masa pandemi Covid-19 antara yang menggunakan metode pembelajaran study club dan online pada mata pelajaran IPS di kelas V MIN 2 Kota Bengkulu.

Dengan demikian, penggunaan metode pembelajaran study club lebih meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V dibandingkan menggunakan pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19. Guru hendaknya menggunakan strategi pembelajaran yang melibatkan siswa secara lebih aktif, salah satunya adalah dengan menggunakan metode pembelajaran study club untuk meningkatkan hasil belajar siswa, dan siswa tidak mudah melupakan materi yang disampaikan agar memperoleh hasil belajar yang maksimal. Pengaruh kegiatan school study club terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di Madresah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru.

Perbedaan Hasil Belajar Matematika antara Pembelajaran Menggunakan Strategi Think-Talk-Write dan Strategi Konvensional pada Kelas V MIN 2 Kota Bengkulu. Peningkatan Hasil Belajar IPS dengan Model Pembelajaran Advokasi pada Siswa SD Negeri 74 Nanti Agung Kabupaten Bengkulu Selatan.

PENUTUP

Saran-saran

Sekolah hendaknya selalu mendukung dan memfasilitasi guru dalam memberikan pengajaran yang lebih kreatif dan inovatif.

Referensi

Dokumen terkait