• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI - Repository UNP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "SKRIPSI - Repository UNP"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Inside Outer Circle (IOC) di Kelas V UPT SDN 47 Koto Lamo Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan di lapangan yang menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih berpusat pada guru dan siswa masih kurang aktif dalam pembelajaran. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran kolaboratif tipe Inside Outside Circle untuk meningkatkan hasil pembelajaran tematik terpadu pada kelas V sekolah dasar.

Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V semester Januari-Juni tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 14 orang. Sumber data penelitian adalah RPP dan hasil belajar siswa tematik terpadu menggunakan model Cooperative Learning tipe Inside Outside Circle di Kelas V UPT SDN 47 Koto Lamo Kabupaten Pesisir Selatan dengan teknik yang digunakan berupa analisis dokumen, observasi, tes dan non- tes. Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I, proporsi 88,54% dengan kualifikasi baik meningkat menjadi 97,91% pada siklus II.

Hasil pembelajaran tematik terpadu penelitian ini pada siklus I mencapai skor rata-rata 88,45 kemudian meningkat pada siklus II menjadi 97,06. Dengan demikian berdasarkan data penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Inside Outside Circle dapat meningkatkan hasil belajar tematik terpadu Tema 6 di Kelas V UPT SDN 47 Koto Lamo Kabupaten Pesisir Selatan. Alhamdulillah, Alhamdulillah, peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada peneliti berupa kesehatan dan kesempatan bagi peneliti untuk melakukan penelitian dan menyelesaikan skripsi ini.

Tesis berjudul “Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Inside Outside Circle (IOC) di Kelas V UPT SDN 47 Koto Lamo Kabupaten Pesisir Selatan” diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan pada Program Sarjana. program gelar jurusan Keguruan Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP). Penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak baik moril maupun materiil. Reinita, M.Pd selaku sekretaris UPP III bandar atas izinnya kepada peneliti untuk menyelesaikan skripsi ini.

Elfia Sukma, M.Pd, Ph.D selaku dosen pembimbing yang telah meluangkan waktunya untuk memberikan bimbingan, arahan, nasehat dan dukungan yang sangat berharga kepada peneliti dalam penyusunan skripsi ini. Desyandri, MPD selaku dosen penguji kedua yang telah banyak memberikan saran, kritik dan petunjuk dalam menyempurnakan skripsi ini. Direktur SDN 47 Koto Lamo bersama wakil direktur guru kelas 5 Ny. memberikan izin, informasi dan fasilitasi selama pengumpulan data dalam melakukan penelitian ini.

Khususnya kepada kedua orang tuanya, Papa Yurnalisman (ayah) dan Mama Oslimawarni (ibu), yang sangat peneliti sayangi dan sayangi, yang telah memberikan doa, semangat, semangat dan nasehat serta memenuhi segala kebutuhannya, baik moril maupun perlengkapannya. Tak lupa pula sahabat Kos Kelok Penthouse (Ayunda Bestarina Eljas, Jezka Salsabila Aufa, Khairatil Isra, S.Pd, Olivia Wandana Putri, S.Pd dan Warisatul Hasna) yang telah memberikan waktu, tenaga serta memberikan semangat dan dukungannya dalam menjalani prosesi ini. menyelesaikan disertasi ini. Dalam penelitian wisuda ini peneliti tidak luput dari tantangan dan hambatan, namun berkat dorongan dan bimbingan dari semua pihak diatas, peneliti dapat berhasil menyelesaikan tugas wisuda ini.

Peneliti berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, khususnya bagi peneliti swasta, sebagai pedoman untuk menambah wawasan keilmuan dan memperluas wawasan berpikir.

Latar Belakang Masalah

Dengan demikian, dapat dikatakan pembelajaran tematik terpadu dinilai mampu memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna kepada siswa, sehingga dapat membantu siswa mencapai hasil belajar yang optimal. Menurut Nana Sudjana (dalam Dwijayani, 2019), hasil belajar adalah kompetensi atau keterampilan yang diperoleh siswa setelah menyelesaikan kegiatan pembelajaran yang dirancang dan dilaksanakan oleh guru di sekolah dan kelas tertentu. Hasil belajar merupakan bagian terpenting dalam pembelajaran karena tercapai atau tidaknya tujuan pembelajaran dapat diukur dari hasil belajar yang dicapai siswa setelah menyelesaikan kegiatan pembelajaran.

Sehubungan dengan itu, menurut Safitri dan Sukma (2020), hasil belajar dapat dijadikan ukuran dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Ketiga bidang inilah yang akan menjadi parameter untuk mengukur keberhasilan siswa dalam belajar atau tidak. (1) siswa kurang aktif dan kreatif dalam belajar, 2) siswa tidak mendapatkan pengalaman belajar yang menarik karena siswa hanya duduk dan mendengarkan penjelasan guru, dan 3) siswa kurang mahir dalam mengkomunikasikan idenya saat berdiskusi.

Hal ini terlihat dari hasil Penilaian Tengah Semester siswa Kelas V UPT SDN 47 Koto Lamo Kabupaten Pesisir Selatan dapat dilihat pada Tabel 1.1 di bawah ini. Penyebab permasalahan pada ketiga ranah di atas timbul bukan hanya dari aspek siswa saja, namun juga dari aspek guru itu sendiri, seperti: Berdasarkan permasalahan diatas maka untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu dilakukan suatu model. yang lebih kreatif dan inovatif serta menarik perhatian siswa dan dapat menjadi alternatif dalam pemecahan masalah.

Hal ini mendorong peneliti untuk menyajikan proposal penelitian tindakan kelas sebagai solusi dalam upaya perbaikan metode mengajar guru dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di UPT SDN 47 Koto Lamo Kabupaten Pesisir Selatan. Menurut Lie, (dalam Alifatul Alfiana, 2021), model pembelajaran inside-out Circle (IOC) merupakan model pembelajaran yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbagi informasi sekaligus. Model ini mempunyai langkah-langkah yang jelas dalam setiap langkah kegiatannya serta dapat meningkatkan kerja sama dan gotong royong antar siswa dalam pertukaran informasi.

Penggunaan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) dapat membantu dalam kegiatan pembelajaran yang dapat mempertajam kemampuan komunikasi, kemampuan berpikir dan kemampuan berkolaborasi serta membangkitkan minat belajar, sehingga suasana belajar lebih efektif dan hasil belajar siswa meningkat. Menurut Rustika (dalam Yulia, 2018), ia berpendapat bahwa keuntungan menggunakan model Inside Outside Circle adalah akan memudahkan siswa. Dengan menggunakan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC), guru dapat meningkatkan hasil belajar siswa karena model ini memungkinkan siswa untuk saling berbagi informasi dan memerlukan pertukaran pikiran dan informasi antar siswa.

Selain itu, siswa dapat melatih kemampuan komunikasi dan mempunyai banyak kesempatan dalam mengolah informasi, sehingga dapat meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa selama proses pembelajaran, yang diikuti dengan peningkatan minat belajar sehingga dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Berdasarkan permasalahan di atas dan didukung oleh penelitian terdahulu, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tindakan kelas di kelas yang berjudul “Peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan model kerjasama intra lingkaran (IOC) di kelas V UPT SDN 47 Koto Lamo Kabupaten Pesisir Selatan".

Rumusan Masalah

Berdasarkan keunggulan model kolaboratif Inner Outer Circle (IOC), banyak masyarakat yang tertarik untuk melakukan penelitian dengan model kolaboratif Inner Outer Circle (IOC) dalam dunia pendidikan. Dari penelitian yang direview oleh Posma Tamba, Janson Silaban, Anton Sitepu, diperoleh hasil rata-rata nilai 43,75 pada saat pretest. Pembelajaran kooperatif dalam lingkaran luar (IOC) menulis di Kelas V UPT SDN 47 Koto Lamo Kabupaten Pesisir Selatan.

Bagaimana Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan model Cooperative Learning Inside Outside Circle (IOC) di kelas V UPT SDN 47 Koto Lamo Kabupaten Pesisir Selatan. Bagaimana hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan model Cooperative Learning Inside Outside Circle (IOC) di kelas V UPT SDN 47 Koto Lamo Kabupaten Pesisir Selatan.

Tujuan Penelitian

Penerapan pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan model Cooperative dalam pembelajaran tematik terpadu menggunakan model Cooperative Learning Tipe Inside Outside Circle (IOC) di Kelas V UPT SDN 47 Koto Lamo Kabupaten Pesisir Selatan. Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Inside Outside Circle (IOC) di Kelas V UPT SDN 47 Koto Lamo Kabupaten Pesisir Selatan.

Manfaat Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan di atas serta upaya dalam mengatasi kasus tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tindakan kelas dengan mengangkat judul: