• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "SKRIPSI"

Copied!
97
0
0

Teks penuh

Studi banding minat mahasiswa IV. pembelajaran IPA di MIN 4 Ponorogo diantaranya yang menggunakan strategi pembelajaran outdoor dan indoor tahun ajaran 2022/2023. Pertama, menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Mutmainnatul Qulub, pengaruh metode outdoor learning mempengaruhi minat belajar siswa.

Identifikasi Masalah

Pembatasan Masalah

Rumusan Masalah

Bagaimana minat siswa terhadap pembelajaran menggunakan strategi outdoor learning pada mata pelajaran IPA kelas IV MIN 4 Ponorogo. Bagaimana minat siswa terhadap pembelajaran menggunakan strategi indoor learning pada mata pelajaran IPA kelas IV MIN 4 Ponorogo.

Tujuan Penelitian

Apa perbedaan minat belajar siswa yang menggunakan strategi pembelajaran eksternal dan internal pada mata pelajaran IPA kelas IV di MIN 4 Ponorogo.

Manfaat Penelitian

Sebagai bahan acuan bagi lembaga untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA, serta sebagai bahan pertimbangan bagi lembaga untuk mempertimbangkan guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran IPA. Penerapan strategi pembelajaran outdoor study diharapkan dapat membantu siswa meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA.

Sistematika Pembahasan

Selain itu, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan sumbangan informasi dan pengetahuan yang dapat dijadikan sumber referensi bagi peneliti selanjutnya. Dengan melakukan penelitian mengenai strategi pembelajaran outdoor, diharapkan peneliti dapat menambah pengetahuan dan pengalaman baru mengenai penerapan metode pembelajaran yang tepat serta dapat mengembangkan hasil belajar yang baik.

KAJIAN PUSTAKA KAJIAN PUSTAKA

Kajian Teori

  • Pengertian Pembelajaran IPA
  • Tujuan Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
  • Ruang Lingkup Bahan Kajian Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
  • Landasan Konsteptual Pembelajaran IPA a. Landasan psikologis

Ruang lingkup ilmu pengetahuan tidak hanya mencakup alam semesta saja, namun juga mencakup segala sesuatu yang ada di alam semesta. Selain itu ruang lingkupnya meliputi kajian yang mencakup berbagai aspek kehidupan yang memberi identitas pada suatu objek11.

Strategi Pembelajaran

Kompetensi yang dimaksud adalah kompetensi mengajar yang dapat menerapkan strategi pembelajaran yang efektif dan efisien. Oleh karena itu, guru harus memilih dan menggunakan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa dan materi yang akan disampaikan.

Strategi Pembelajaran Outdoor Learning 1. Pengertian Strategi Outdoor Learning

  • Konsep Kegiatan Outdoor Learning
  • Tujuan Utama Strategi Pembelajaran Outdoor Learning
  • Manfaat Strategi Pembelajaran Outdoor Learning
  • Kekurangan Pembelajaran Outdoor Learning

Guru memerintahkan siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar di luar ruangan dengan mengamati lingkungan/lokasi yang telah ditentukan. Menurut Sudjana dan Rival, beberapa kelemahan dan kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran outdoor antara lain berkisar pada manajemen waktu dan kegiatan pembelajaran.

Pengertian Strategi Indoor Learning

Artinya guru lebih berperan dalam kegiatan pembelajaran dengan instruksi lisan, sedangkan siswa lebih banyak mendengarkan dan mencatat. Guru menginstruksikan siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran di dalam ruangan dengan mengamati lingkungan/lokasi yang telah ditentukan. Siswa dalam kelompok menurut anggotanya dibagi ke beberapa lokasi untuk melakukan observasi dan menyelesaikan tugas masing-masing sesuai petunjuk guru.

Guru kemudian memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk menyampaikan kendala dan kesulitan yang dihadapinya selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Tahap terakhir adalah guru dan siswa secara bersama-sama menarik kesimpulan dan melakukan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan.

Perbedaan Outdoor dan Indoor Learning

Tinjauan Tentang Minat Belajar 1. Pengertian Minat Belajar

  • Unsur-Unsur Minat Belajar
  • Indikator Minat Belajar
  • Cara Meningkatkan Minat Belajar Siswa
  • Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Belajar Siswa
  • Cara Mengukur Minat Belajar
  • Minat Belajar Yang Menggunakan Strategi Outdoor Learning

Menurut Sumardi Suryabrata, ada beberapa faktor yang menentukan minat belajar siswa seperti berikut ini yaitu: 29 “Penerapan Metode Outdoor Study untuk Meningkatkan Minat Belajar dan Pemahaman Konsep IPS di Kelas VII D SMP Negeri 3 Pajangan Metode ini dapat meningkatkan minat belajar siswa karena dalam penelitian ini metode menarik yang digunakan adalah outdoor education.30.

Penerapan strategi pembelajaran interaktif merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat belajar siswa. 34 Utami “Penerapan Metode Outdoor Study untuk Meningkatkan Minat Belajar dan Pemahaman Konsep IPS Kelas VII D SMP Negeri 3 Pajangan” n.d., 37–38.

Telaah Penelitian Terdahulu

Penelitian perbandingan ini sama-sama membahas tentang pengaruh penggunaan metode outdoor learning namun Riza Faraziah menggunakan variabel Y. Penelitian perbandingan ini sama-sama membahas tentang penerapan outdoor learning namun Isti Utami juga menggunakan variabel Y minat belajar sedangkan variabel Y pada penelitian ini juga menggunakan minat pada file. Persamaannya pada penelitian ini sama-sama membahas tentang penerapan metode outdoor learning, namun Nisye Frisca Andini menggunakan variabel Y untuk hasil belajar, sedangkan variabel Y pada penelitian ini adalah minat belajar.

Persamaan pada penelitian ini sama-sama berkaitan dengan strategi pembelajaran outdoor, namun Saski Harum Astari menggunakan variabel Y untuk hasil belajar, sedangkan variabel Y pada penelitian ini adalah minat belajar. Penelitian ini dilakukan oleh Saski Harum Astari di SDN 3 Margadadi Jati Agung Lampung Selatan dengan mata pelajaran Kelas IV, sedangkan penelitian ini dilakukan di MIN 4 Ponorogo dengan mata pelajaran Kelas IV.

Kerangka Berfikir

Hipotesis Penelitan

Ha : Terdapat perbedaan minat belajar IPA siswa kelas IV MIN 4 Ponorogo antara yang menggunakan strategi pembelajaran outdoor dan indoor. H0 : Tidak terdapat perbedaan minat belajar IPA siswa kelas IV MIN 4 Ponorogo antara yang menggunakan strategi pembelajaran outdoor dan indoor. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan minat belajar IPA siswa kelas IV MIN 4 Ponorogo antara yang menggunakan strategi outdoor education dan indoor learning.

Dan di akhir pembelajaran untuk mengukur kedua kelompok, untuk mengukur minat belajar siswa, diberikan post-test. Pembelajaran IPA yang dilakukan oleh guru IPA di kelas IV MIN 4 Ponorogo menggunakan pembelajaran indoor.

Lokasi dan Waktu Penelitian

  • Sampel

Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas IV yang kurang berminat belajar karena model pembelajaran yang monoton.

Operasional Variabel Penelitian

Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data 1. Teknik pengumpulan data

  • Instrumen Penelitian

Metode dokumentasi merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan cara mencari informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan penelitian.Yang dimaksud dengan dokumentasi dalam penelitian ini adalah peneliti memperoleh bahan tambahan dari dokumen-dokumen dan arsip sekolah yang telah diteliti. Dokumen-dokumen yang dimaksud dalam penelitian ini adalah dokumen-dokumen yang diperoleh dari MIN 4 Ponorogo, seperti profil sekolah, guru, tenaga prasarana, dan lain-lain. Dokumentasi di atas hanya untuk memenuhi persyaratan penelitian IAIN Ponorogo tanpa melakukan analisis. 49 Hawing Cahya Pm, “Pengaruh Perhatian dan Minat Belajar Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sma N 1 Tegalombo Tahun Ajaran Ponorogo Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.

Soal posttest (tes akhir) merupakan tes yang diberikan kepada siswa setelah kegiatan pembelajaran untuk mengetahui minat belajar yang diperoleh siswa setelah diterapkan antara yang menggunakan strategi pembelajaran indoor dan metode pembelajaran outdoor. Responden dapat menjawab 5 alternatif jawaban tersebut dengan memberi tanda centang (√) sesuai kisi-kisi angket minat siswa pada tabel 3.3 penelitian ini.

Tabel 3.2. Skor Pengukuruan Angket
Tabel 3.2. Skor Pengukuruan Angket

Validitas dan Reliabilitas 1. Uji Validitas Instrumen

  • Uji Reabilitas Instrumen

Instrumen soal berjumlah 15 soal yang diujikan kepada 18 siswa kelas IV SDN 3 Krebet. Instrumen angket berjumlah 20 soal yang diujikan kepada 18 siswa kelas IV SDN 3 Krebet. Reliabilitas suatu instrumen digunakan untuk menunjukkan bahwa instrumen yang akan digunakan untuk mengukur suatu variabel dapat diandalkan.

Berdasarkan hasil diatas menunjukkan bahwa hasil uji reliabilitas soal lebih dari 0,6 menunjukkan bahwa instrumen ini reliabel dan layak digunakan. Berdasarkan hasil diatas menunjukkan bahwa hasil uji reliabilitas angket minat belajar siswa lebih dari 0,6 menunjukkan bahwa instrumen ini reliabel dan layak digunakan.

Teknik Analisis Data

  • Uji Prasyarat
  • Uji Hipotesis
  • Sejarah Berdirinya MIN 4 Ponorogo

Tes ini digunakan untuk menjawab rumusan masalah apakah terdapat studi perbandingan minat belajar IPA pada siswa IV. kelas di Min. 4 Jumlah yang sama dari mereka yang menggunakan strategi pembelajaran di luar ruangan dan di dalam ruangan untuk belajar. Tes ini dihubungkan dengan data minat belajar siswa dan nilai post-test serta angket untuk kelas eksperimen dan kontrol. Berikut data jumlah siswa IV. kelas di MIN 4 Ponorogo, menggunakan strategi pembelajaran outdoor dan indoor.

Berdasarkan penjelasan pada tabel di atas, terdapat 19 siswa kelas IV A yang menggunakan strategi pembelajaran outdoor, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Berdasarkan penjelasan pada tabel di atas, terdapat 21 siswa kelas IV A yang menggunakan strategi pembelajaran outdoor, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan.

Deskripsi Data

  • Perbedaan minat belajar IPA menggunakan strategi outdoor learning dan indoor learning

Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti MIN 4 Ponorogo, peneliti mengamati beberapa hal yang menjadi subjek penelitian ini yaitu mengenai pelaksanaan pembelajaran menggunakan strategi outdoor learning dan strategi indoor learning serta pengaruh minat belajar IPA siswa kelas IV pada MIN 4 Ponorogo. Setelah pembelajaran berlangsung, angket atau angket diberikan baik pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol untuk mengetahui minat belajar siswa. Hal ini digunakan untuk mengetahui seberapa tertarik siswa dalam pembelajaran menggunakan strategi outdoor learning pada Kelas IV IPA PT Min 4 Ponorogo. Setelah pembelajaran berlangsung, angket atau angket diberikan baik kepada kelas eksperimen maupun kelas kontrol untuk mengetahui minat belajar siswa. Hal ini digunakan untuk mengetahui seberapa tertarik siswa dalam pembelajaran menggunakan strategi indoor learning pada IPA kelas IV. mata pelajaran di Min 4 Ponorogo.

Berikut tabel perbedaan minat belajar IPA menggunakan strategi pembelajaran outdoor dan indoor. Berdasarkan tabel di atas nilai signifikansi Sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan minat belajar siswa yang menggunakan strategi pembelajaran outdoor dan indoor.

Gambar 4.1 Skema alam sebagai sumber belajar
Gambar 4.1 Skema alam sebagai sumber belajar

Statistik Inferensial 1. Uji Asumsi

Berdasarkan hasil uji homogenitas variabel minat belajar di atas terlihat nilai signifikansinya sebesar 0,623 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa datanya homogen. Setelah dilakukan proses pengumpulan data untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh terhadap minat belajar IPA siswa antara yang menggunakan strategi pembelajaran outdoor (kelas eksperimen) dan yang menggunakan strategi pembelajaran indoor (kelas kontrol), langkah selanjutnya adalah melakukan tes mandiri. pola T, yaitu sebagai berikut. Ho : Tidak terdapat perbedaan minat belajar siswa terhadap pembelajaran IPA antara yang menggunakan strategi pembelajaran outdoor (kelas eksperimen) dan strategi pembelajaran indoor (kelas kontrol).

Ha : Terdapat perbedaan minat belajar IPA antara siswa yang menggunakan strategi pembelajaran outdoor (kelas eksperimen) dan strategi pembelajaran indoor (kelas kontrol). Faktor pendukung dan penghambat yang menjadikan strategi pembelajaran outdoor lebih baik dibandingkan pembelajaran indoor pada mata pelajaran IPA kelas IV MIN 4 Ponorogo.

Pembahasan

Untuk memperoleh minat belajar IPA yang maksimal, diperlukan inovasi pembelajaran IPA yang relevan dan menarik. Dari data tabel keluaran uji homogenitas terlihat bahwa hasil uji homogenitas pada variabel minat belajar mempunyai nilai signifikansi sebesar 0,623>. 0,05 maka dapat disimpulkan data tersebut homogen. Selain itu, terdapat berbagai jenis penelitian terdahulu yang relevan mengenai pengaruh strategi outdoor learning terhadap minat belajar sehingga dapat dijadikan contoh referensi, sekaligus menambah wawasan strategi outdoor learning terhadap minat belajar siswa.

Berjudul “Pengaruh Metode Outdoor Study Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas IV Mata Pelajaran IPS di SDN NO.09 Allu Tarowang Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto.” Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode outdoor study terhadap minat belajar siswa kelas IV IPS di SDN No.09 Allu Tarowang Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto.

Kesimpulan

Saran

“Pengaruh Metode Pembelajaran Outdoor Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas IV di Sdn 3 Margadadi Jati Agung Lampung Selatan,” n.d. “Pengaruh Metode Pembelajaran Outdoor Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Mts Negeri 4 Bulukumba.” Pendidikan Media 11, no. “Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Outdoor Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Mts Negeri 4 Bulukumba,” N.D.

Mar'atul Afidah, “Pengaruh Model Pembelajaran Community Science Technology (Stm) Dikombinasikan Inside-Outside Circle (IOC) Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Fotosintesis Di Kelas VIII Smpn 19 Pekanbaru T.A Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5 , None Milta Dwi Pisaba, “Pengaruh Metode Pemecahan Masalah Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Keterampilan Berpikir Kreatif SMA Bandar Lampung.”

Referensi

Dokumen terkait