• Tidak ada hasil yang ditemukan

Slide Kuliah KE-1: PERUNGDANG-UNDANGAN SOSIAL

Rachmawan Izwardi

Academic year: 2023

Membagikan "Slide Kuliah KE-1: PERUNGDANG-UNDANGAN SOSIAL"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

Dr. Dra. Muria Herlina, M.Kes KS - FISIP - UNIB

Kuliah KE - 1

(2)
(3)

Kata Kesejahteraan Memiliki Banyak Makna

1. Sebagai sebuah keadaan (wellbeing)

2. Pelayanan Sosial (Social Service) 3. Tunjangan sosial (Social

Assistance)

Exmp : Social Aids)

4. Proses atau Rencana

(4)

Kesejahteraan Sebagai Suatu Keadaan (Wellbeing)

Terpenuhinya Kebutuhan dasar :

Seperti pangan, sandang, tempat tinggal, kesehatan dan tempat tinggal secara simbang dan bermartabat.

Undang-Undang No 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial

sebagai suatu kondisi, Pasal 1 Ayat 1 “Kesejahteraan Sosial adalah

Kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual dan sosial warga

negara agar dapat mengembangkan diri”

(5)

Kesejahteraan Sosial Sebagai Pelayanan Sosial

• Biasa dipergunakan di Inggris, Australia dan selandia baru dalam menggambarkan pelayanan sosial yang berkaitan dengan:

1. Jaminan Sosial (Sosial Security)

2. Pelayanan Kesehatan, Pendidikan dan Perumahan

3. Pelayanan Sosial Personal (Personal Social Service)

(6)

Kesejahteraan Sosial Sebagai Suatu Proses atau Usaha Terencana

• Merupakan kegiatan yang mencakup peningkatan kualitas kehidupan, pemberian layanan sosial dan tunjangan sosial.

Fredlender: “Kesejahteraan Sosial adalah sistem terorganisir dari usaha2 dan lembaga2 untuk membantu individu atau kelompok dalam mencapai standar hidup dan kesehatan yang memuaskan”

KONSEP-KONSEP DASAR NEGARA KESEJAHTERAAN

(7)

Kesejahteraan Sosial (Social Welfare)

Kesejahteraan Sosial menurut (UU No. 11, 2009).

adalah kondisi

terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan

mampu mengembangkan diri, sehingga dapat

melaksanakan fungsi sosialnya.

Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial :

adalah upaya yang terarah,

terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam

bentuk pelayanan sosial guna

memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara, yang meliputi

rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan

perlindungan sosial.

(8)

Sistem kesejahteraan Sosial memiliki 4 bagian yang saling terkait :

Sistem

Kesejahteraan

SOSIAL

TUJUAN KEBIJAKAN

UNDANG- UNDANG &

PERATURAN

PROGRAM KESEJAHTERAA

N SOSIAL

ISU SOSIAL

(9)

Apakah Indonesia menganut model Negara Kesejahteraan?

KONSEP-KONSEP DASAR NEGARA KESEJAHTERAAN

(10)

• Pada pembukaan undang-undang dasar 1945 “memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa yang didasarkan pada prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam batang tubuh UUD 1945

Pasal 27 ayat (2) menentukan bahwa tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi

kemanusiaan

Pasal 31 menentukan bahwa tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran

Jawaban:

KONSEP-KONSEP DASAR NEGARA KESEJAHTERAAN

(11)

KONSEP-KONSEP DASAR NEGARA KESEJAHTERAAN 11

Pasal 32 menentukan mengenai tugas pemerintah untuk memajukan kebudayaan nasional .

Pasal 33 mengatur masalah ekonomi ,yang

menganut sistem kekeluargaan dan menentukan bahwa cabang produksi yang penting bagi rakyat

bumi dan air, dan kekayaan alam yang ada diatasnya dikuasai oleh negara.

Pasal 34 menentukan bahwa fakir miskin dan anak

terlantar dipelihara oleh Negara.

(12)

12

Melihat pada ketidak berdayaan pemerintah ini, memberi sinyal

bahwa negara dalam menjawab dan

mengejawantahkan konsep negara

kesejahteraan (wefare state) walaupun dengan model yang minimal sekalipun, belumlah begitu siap

.

Ketidak siapan negara justru

pada sumber daya manusianya yang bermental korup dan masih

mengunakan kebijakan-

kebijakan jaminan sosial untuk

kepentingan politik semata.

Negara

Indonesia sebagai negara yang berkembang dengan sistem welfare state dengan model

minimalis tetap memberikan tunjangan yang

sangat menimal juga bagi warga

negaranya

.

JURNAL HUKUM POLITIK DAN KEKUASAAN | Vol. 1 | No. 1 | Agustus 2020 V. Hadiyono, 2020 ( 33)

(13)

13

PELAYANAN SOSIAL REHABILITASI

SOSIAL

JAMINAN SOSIAL

PEMBERDAYAAN SOSIAL

PERLINDUNGAN SOSIAL

JAMINAN

SOSIAL

(14)

Undang-Undangn Sistem jaminan sosial Nasional (UU SJSN, 2004)

1. Kecelaka Jaminan kesehatan 2. Jaminanan kerja

3. Jaminan hari tua 4. Jaminan pensiun 5. Jaminan kematian

KONSEP-KONSEP DASAR NEGARA KESEJAHTERAAN

BAB VI PROGRAM Bagian Kesatu Jenis Program Jaminan Sosial

Pasal 18

(15)

• Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan

Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya

15

Balai

Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Narkotika,

Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya "Galih Pakuan" Bogor

Balai

Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Narkotika,

Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya "Bambu Apus" Jakarta

Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Narkotika,

Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya

"Satria" Baturraden

Loka Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Narkotika,

Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya

"Pangurangi"

Takalar

(16)

Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas

Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas

"Inten

Soeweno"

Cibinong

Balai Besar Rehabilitasi Sosial

Penyandang Disabilitas Intelektual

"Kartini"

Temanggung

Balai Besar Rehabilitasi Sosial

Penyandang Disabilitas

Fisik "Prof. Dr.

Soeharso"

Surakarta

Balai Literasi Braille

Indonesia

"Abiyoso"

Cimahi

Balai

Rehabilitasi Sosial

Penyandang Disabilitas Fisik "Budi Perkasa"

Palembang

Balai

Rehabilitasi Sosial

Penyandang Disabilitas Fisik

"Wirajaya"

Makassar

16

(17)

Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Dan Korban Perdagangan Orang :

Balai

Rehabilitasi Sosial Eks

Gelandangan dan

Pengemis

"Pangudi Luhur"

Bekasi

Balai

Rehabilitasi Sosial Eks Wanita Tuna Susila "Mulya Jaya" Jakarta

Balai

Rehabilitasi Sosial Orang dengan HIV

"Bahagia"

Medan

Balai

Rehabilitasi Sosial Orang dengan HIV

"Wasana Bahagia"

Ternate

Loka

Rehabilitasi Sosial Orang dengan HIV

"Kahuripan"

Sukabumi

Loka

Rehabilitasi Sosial Orang dengan HIV

"Pangurangi"

Takalar

17

(18)

Balai

Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus

"Handayani"

Jakarta

Balai

Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus

"Alyatama"

Jambi

Balai

Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus

"Naibonat"

Kupang

Balai

Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus

"Antasena"

Magelang

Balai

Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus

"Paramita"

Mataram

18

Rehabilitasi Sosial Anak:

(19)

Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia

19

Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut

Usia "Budhi

Dharma" Bekasi

Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut

Usia "Gau

Mabaji" Gowa

Loka Rehabilitasi Sosial Lanjut

Usia "Minaula"

Kendari

(20)

20

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil normal dengan bantuan, didasari konsep-konsep, sikap dan keterampilan

Selain pemahaman dan komitmen penyelenggara negara terhadap pembangunan kesejahteraan sosial masih belum solid, faham neo-liberalisme yang mengedepankan kekuatan

dalam pembangunan nasional nasional pembangunan nasional nasional resume Ё Membuat makalah 7 Menjelaskan tentang Negara hukum kesejahteraan dalam perspektif hukum

Mahasiswa mampu memahami konsep hubungan Negara, Hukum dan Kebijakan Publik secara utuh dan holistic, serta mampu mengaplikasikan kedalam konsep Pelayanan Publik

Mahasiswa dapat membuat konsep desain berdasarkan trend perkembangan desain kedepan dan menghasilkan mockup atau prototype produk fungsional yang menerapkan teknologi terkini

Hipotesa dalam penelitian ini adalah suatu konsep variabel ekonomi makro yang dapat mengukur kesejahteraan penduduk suatu negara dapat dibuat dengan memadukan konsep ilmu fisika

Konsep negara kesejahteraan dianggap sebagai jalan tengah, untuk mengatasi persoalan kemunusiaan, ketika Depresi Besar terjadi pada abad 19 yang menunjukkan tidak

Memproses informasi tentang orang lain dengan memberikan makna yang koheren pada perilaku mereka Mengorganisasikan atau mengelompokkan stimulus yang diterima berdasarkan kelompok yang