• Tidak ada hasil yang ditemukan

sofyan sori.pdf - Digilib IAIN Palangkaraya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "sofyan sori.pdf - Digilib IAIN Palangkaraya"

Copied!
195
0
0

Teks penuh

Buku edisi ke-3 ini tetap diberi judul “Kesalehan Anak yang Dididik Menurut Al-Qur’an dan Hadist” dengan maksud untuk mengingatkan kita semua khususnya umat Islam agar tidak salah memahami kewajiban orang tua terhadap anaknya tanpa batas waktu. dan batasan usia. Orang tua mempunyai hak untuk menaati anaknya jika kebutuhan fisik dan psikisnya tidak dapat terpenuhi.

Mengapa Al-Quran dan Hadis tidak memberi panduan kepada umat Islam dalam isu tersebut. Ini berdasarkan firman Allah dalam al-Quran [maksudnya]: “Kita lupa sesuatu pada zaman kita.

BAB I

BAB II

ORANGTI]A

PERILAKU ANAK TERDIDIK DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN ORANGTUA

BAE| I

PEMBENTUKAN

PANDANGAN ISLAM

Pengertian Anak Terdidik

34; anak terpelajar adalah manusia yang kepribadian pokoknya dibentuk menurut standar Islam, yaitu kepribadian yang mempunyai nilai-nilai Islam yang dapat diperolehnya. Di sisi lain, anak yang terdidik dapat diartikan sebagai orang yang telah terdidik, sehingga mampu bertindak.

Fadhil al;]amaly mengatakan bahwa, menurut konsep Islam anak terdidik memiliki empat kemarnpauan

  • itlam konferensi internasionill pertam:r tentarlg pendidikan Islarn, telah dapat dirumuskal bahu,a, rnanusia

Abu Bakar Jabir Eljazair berpendapat bahawa apabila Jiwa ini dilatih untuk mengutamakan kebajikan, kehormatan dan kebenaran, mencintai kebaikan, mencintai kebaikan. Maka dengan mudahnya perbuatan baik itu datang darinya, sehingga tidaklah sulit baginya untuk melakukan apa yang disebut akhlak mulia. pemurah, lemah lembut, sabar, bertanggungjawab, pemurah, berani dan segala tindakan yang mencerminkan kemuliaan akhlaknya. I". 34; Dan semoga ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru (mengerjakan) kebaikan dan menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan yang munkar, supaya mereka menipu yang ma'ruf." (QS.

Melalui lingkungan pendidikan keluarga

  • Kewajiban Orang Tua Menanamkan Nilai Iman Kepada Anak Seiak Dini
  • Kewajiban Orang Tua Menanamkan Akhlak Baik Pada Anak
  • Suka mencuri
  • Tanggung Jawab Pendidikan Fisik Anak Dari Muslim, Nabi Shallall;ehu 'alaihi wa sallam
  • Kewajiban Orang Tua Terhadap Pendidikan Akal
  • Pendldikan Psikis (Kejiwaan)
  • Pembentukan Perilaku Sosial Anak
  • Pembentukan Perilaku Seksual Anak
  • Keadaan Guru
  • Keadaan Anak Didik
  • Melalui Lingkungan Pendidikan Masyarakat

Dari analisa Al-Qur'an dan sabda Ras d Shallallehu 'alaihi wa sallan dt di atas, terlihat jelas bahwa kedua orang tuanya. Kecerobohan orang tua dalam memperlakukan anaknya dapat menimbulkan akibat negatif yang merugikan kedua belah pihak. Pembentukan tingkah laku anak sejak anak dilahirkan hingga menjadi dewasa sempurna dan mampu berperilaku benar sesuai petunjuk Al-Quran dan Hadits berdasarkan ayat di atas jelas merupakan tugas kedua orang tua.

Ibu bapa wajib mengajar kalirnat ]e ilaha illa Allah sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Pembentukan tingkah laku anak yang terdidik amat bergantung kepada kejayaan ibu bapa dalam keluarga membiasakan anak-anak mereka dengan tingkah laku tersebut. Terdapat enam (6) jenis hak orang lain yang perlu diajar oleh ibu bapa kepada anak-anak mereka.

Yang lebih penting lagi diajarkan kepada anak dalam membentuk perilaku anak sejak dini kepada orang tua oleh ‘Ulwan mengatakan bahwa anak hendaknya dituntut untuk dilatih agar terbiasa. Orang tua yang bijaksana selalu memperhatikan dengan siapa anaknya berteman, karena teman itulah yang bisa memberikan pengaruh besar dalam perkembangannya. Mencium target orang yang lebih tua bertujuan untuk menanamkan sikap rendah hati, hormat kepada orang tua dan mampu menempatkan orang pada tempat yang tepat.

Usai salat Zuhur, orang tua atau orang dewasa dalam keluarga biasanya melepas pakaian untuk istirahat makan malam.

Pengertian Orang Tua

  • Dalam surat Marvam ayat 8 diartikal dengan arn ur

Yang dimaksud dengan orang-orang yang disebutkan dalam buku ini adalah orang tua yang sudah tua ketika anaknya sudah besar dan bertanggung jawab untuk mengasuhnya. Dalam Al-Qur'an, istilah lanjut usia terdapat dalam tiga bentuk, yatal :. Dalam surat al-Baqarah ayat 2t) 6 diartikan sebagai usia setelah melewati masa kanak-kanak, remaja dan kedewasaan.

Kata “srar*} *ab#’ terdapat pada dua tempat yang tepat, yaitu: pada surat Yusuf ayat 78 yang berarti orang tua yang lanjut usia dan pada ayat 23 surat Al-Qasas yang berarti “orang tua. Sedangkan penggunaan kata arsal al-'Umr terdapat pada surat al-Nahl ayat ke-70 yang berarti "usia termuda". Secara umum, tiga bentuk penggunaan kata yang terdapat pada Al-Qur'an di atas dapat dimaknai sama yaitu orang tua yang sudah memasuki usia lanjut.

Keberadaan orang tua tersebut kembali muncul dalam gambaran balita yang sangat bergantung pada bantuan orang dewasa muda. Dalam keadaan seperti itu, cerminan kebutuhan orang tua, baik fisik maupun psikis, adalah mutlak.

Kondisi Fisik dan Psikis Orang Tua

  • Kondisi Fisik
  • Kondisi Psikis

Pada awalnya orang tua yang lanjut usia digambarkan sebagai usia yang tidak menyenangkan, apalagi jika yang bersangkutan adalah seorang perempuan maka akan terlihat semakin pemarah dan jelek. Kedua orang tua lanjut usia seringkali dikarakterisasi dan ditampilkan sebagai sosok yang kurang baik oleh berbagai media. Pendengaran lelaki tua itu mengalami penurunan pemahaman, sehingga ia harus mendengarkan lebih penuh perhatian dibandingkan orangtua muda sebelumnya.

Beberapa fakta menunjukkan adanya penurunan dari segi psikologis yang terjadi pada orang tua lanjut usia. Orang tua lanjut usia umumnya cenderung kurang mampu mengingat hal-hal yang baru dipelajari, begitu pula sebaliknya terhadap hal-hal yang sudah lama dipelajari. Pendapat lain mengatakan bahwa orang tua lebih mudah mengingat peristiwa yang terjadi di masa lalu dibandingkan yang terjadi pagi ini.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa orang tua lanjut usia lebih sulit mengingat hal-hal kompleks dibandingkan orang tua yang lebih muda. Bahkan tidak jarang orang tua lanjut usia tidak lagi mengenali sesuatu yang telah dipelajarinya (lansia), apalagi mempelajari hal-hal baru kekinian yang belum pernah terjadi pada masa mudanya.

Emosi Orang Tua

Begitu pula dengan orang tua lanjut usia yang umumnya dihadapkan pada emosi jenis kedua karena tidak tahan dan tidak mau menerima perbaikan dan kemunduran. Bagi orang tua lanjut usia yang tidak mau menerima kondisi fisik yang semakin menurun akan berdampak langsung pada psikologinya. Menurut Klise, emosi orang tua lanjut usia karena merasa bersalah setelah menganggur karena pensiun adalah enam b enf.*.

Orang tua Islam yang lebih tua, yang mempunyai iman dan taqwa yang teguh, cukup bertuah kerana dapat mengelakkan pelbagai bentuk negatif yang dialami oleh orang bukan Islam yang lebih tua di negara Barat. Shubhanahu wa ta'Alim mengatakan bahawa orang yang beriman membinasakan dirinya (QS. al-Baqarah 2:195) tetapi tetap tabah dan sabar dalam menghadapi segala macam ujian. Orang tua yang kuat keimanan kepada Allah ah Shubhdnahu wa ta'614 menghadapi ujian fizikal dan psikologi dan menjadi lemah, anda tidak akan terlalu sedih dan gelisah kerana.

Zakiah Darajat mengatakan, lansia yang taat beribadah akan memiliki pola pikir yang kuat dan positif, terhindar dari penyakit jiwa dan mampu beradaptasi. dirinya, mampu menghadapi permasalahan dan guncangan biasa, merasa berharga, berguna.. serta mengetahui bagaimana memanfaatkan potensi yang ada dalam dirinya seoptimal mungkin. Seorang lanjut usia yang mempunyai keimanan yang kuat dapat menghadapi resiko masa tua dengan perasaan tenang, meyakini bahwa penuaan adalah pengaturan Tuhan yang harus diterima dengan lapang dada, meski harus berakhir dengan kematian.

Penyesuaian Diri Dengan Keluarga

Karena pandangan Islam tentang pernikahan dalam keluarga yang sempurna secara agama, maka kedudukan orang tua menempati kedudukan yang terhormat dan mulia, maka Elisabeth menyoroti lima poin yang dianggap penting mengingat banyaknya penyesuaian seputar hubungan dalam keluarga antara orang tua lanjut usia dengan pasangannya. dan anak serta cucu mereka. Ketika anak beranjak dewasa, ketika kedua orang tuanya mulai memasuki masa lanjut usia, maka penyesuaian diri antara anak dengan orang tuanya mulai berubah karena adanya perbedaan kepentingan dari kedua belah pihak.

Sedangkan bagi para orang tua di Amerika, orang tua saat ini kurang memperhatikan anak-anak mereka yang sudah dewasa sebagai teman yang dapat mereka bantu, sama seperti yang mereka lakukan ketika mereka masih kecil. Hubungan orang tua dengan anak-anaknya yang sudah dewasa sangatlah buruk dan tidak harmonis, bahkan sejak orang tua paruh baya mulai menunjukkan tanda-tanda hubungan tersebut. '.

Maka dari pola itu lambat laun akan terbalik yaitu. orang tua bergantung pada anaknya yang sudah mandiri (dewasa). Meskipun seluruh kebutuhan orang tua ditanggung oleh anaknya, namun mereka belum mampu mengubah dan melepaskan peran otoriternya kepada anaknya.

BAE| III

MEMENUHI KEBUTUHAN

ORANGTUA

Pemenuhan Kebutuhan Fisik Orang Tua

  • Kebutuhan Makanan
  • Kebutuhan Pakaian
  • KebutuhanTempatTinggal
  • Kebutuhan Obat-obatan

Dalam keadaan fisik orang tua semakin lemah, pemenuhan kebutuhannya sama seperti anak kecil, sangat bergantung pada orang lain (QS. Yasinp 6:68). Lansia yang berada dalam kondisi fisik atau psikis yang sangat lemah akan sangat berbahaya jika terkena serangan panas langsung dan udara yang sangat dingin, jika tidak diberikan pakaian yang dapat melindunginya dari udara panas atau dingin yang berlebihan. Unhrli memenuhi kebutuhan orang tua dalam segala keadaan; itu tetap menjadi tugas anak-anaknya yang telah dewasa dan terdidik sesuai dengan kapasitasnya masing-masing (QS.2:286).

Setelah ibu bapa memberikan hak kepada anak-anak mereka sebagai kewajiban mereka sendiri kepada Allah Shubhanahu wa ta'i16". 34; Sebagaimana ibu bapa telah menunaikan kewajipan memberikan haknya, kamu juga berkewajipan memberi nafkah kepada ibu bapa kamu ( atas diri sendiri) (H.R. Ilukhari).Lalu /J.lah Shubhenahu wa ta'6.1i berkali-kali memerintahkan anak itu menunaikan kewajipan berbuat baik kepada kedua orang tuanya (QS. al. berhmpah, melupakan tanggungjawabnya. dan menjaga umatnya. di tempat.

Ketika orang tua Secaksa tiba-tiba terkena serangan jantung, anak-anak yang santun itu merawat mereka dengan sangat hati-hati. Dengan demikian perilaku anak terpelajar yang berada pada puncak kemampuan fisik dan psikisnya terikat pada penyediaan makanan, pakaian, istirahat, dan obat-obatan yang cukup sebagai kebutuhan dasar orang tua yang berada pada tahap penurunan disabilitas total.

Pemenuhan Kebutuhan Psikis Orang Tua

  • Hormat Kepada Orang Tua
  • Berbicara Yang Menyenangkan Hati Orang Tua
  • Mendahulukan Kepentingan Orang Tua Dari YangLain
  • Menyayangi Orang Tua Bagaikan Menyayangi Anak Kecil

Al-Qur'an memberikan gambaran yang jelas tentang tingginya kedudukan orang tua dengan menjelaskan cara yang tepat untuk memenuhi kebutuhan psikologisnya. Ketiga, sampaikan kata-kata yang baik dan menyenangkan, sehingga orang tua merasa terhibur dengan kata-kata tersebut. Begitu hebatnya kedudukan orang tua di mata Allah, yang menduduki kedudukan kedua setelah Allah dan Nabi.

Kelima, pemenuhan kebutuhan orang tua sama dengan orang yang seharusnya memenuhi kebutuhan anaknya ketika masih kecil. Rasulullah Sila1la ih u 'alaihi wa sallam telah menyamakan nilai perilaku anak yang terpelajar dengan berjihad di medan perang, mengabdi kepada orang tua yang sudah lanjut usia. Kesalehan Anak yang Terdidik Menurut al Qyr'on daa Lladis E. meskipun orang tua ingin terbebas dari rasa khawatir dan. kecemasan 2a.

Anak yang terdidik akan segera meminta maaf kepada orang tuanya jika ia mengetahui bahwa dirinya secara tidak sengaja telah membuat orang tuanya merasa tidak nyaman. Artinya, orang tua akan kelaparan jika anaknya tidak menyediakan pakaian bersih dan tempat istirahat.

Referensi

Dokumen terkait

ScienceON, an integrated science & technology S&T knowledge infrastructure service developed and operated by the Korea Institute of S&T Information KISTI, supports open collaboration by