PENDAHULUAN
Latar Belakang Penelitian
Sertifikasi dosen merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas guru yang dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan guru. Banyaknya guru yang telah tersertifikasi belum signifikan dalam meningkatkan profesionalisme guru di FISIP Universitas Malikussaleh, dalam meningkatkan kemampuan lulusan atau kualitas mahasiswa dalam melaksanakan proses belajar mengajar.
Fokus Penelitian
Selain itu, masih terdapat sebagian dosen yang melaksanakan tugas mengajar hanya sebatas kebutuhan jam mengajar, tidak dijiwai dengan nilai keterhubungan dan mahasiswa sebagai dosen ikut serta dalam mengajar di kelas, sehingga tidak dapat menciptakan situasi yang harmonis. antara mahasiswa dan dosen di dalam ruangan. Hal inilah yang terjadi saat ini khususnya di FISIP Universitas Malikussaleh, bagi sebagian dosen yang belum mencapai profesionalisme maksimal khususnya dalam proses belajar mengajar (Tri Dharma Perguruan Tinggi), sehingga penulis tertarik untuk meneliti dalam suatu karya ilmiah ( disertasi) berjudul: Evaluasi Kebijakan Sertifikasi Terkait Kinerja Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
KERANGKA TEORITIS
Tinjauan Teoritis
- Kebijakan Publik
- Tahap-tahap Kebijakan
- Sertifikasi Dosen
20 Sufi Untuk memahami posisi dan peran strategis pemerintah sebagai aktor publik terkait dengan kebijakan publik, perlu dipahami bahwa perwujudannya memerlukan kebijakan yang berorientasi pada kepentingan rakyat. Selain itu, kebijakan publik menjadi produk kebijakan publik setelah dianalisis secara mendalam dan dirancang dengan baik. Sedangkan menurut Said Zainal Abidin, alumni University of Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat (Said Zainal Abidin, 2004: 23), kebijakan publik biasanya tidak bersifat spesifik dan sempit, melainkan luas dan pada tataran strategis.
Oleh karena itu, kebijakan publik berperan sebagai pedoman umum bagi kebijakan dan keputusan tertentu sesuai dengan kebijakan publik yang dibuat pemerintah bertujuan untuk mengatur kehidupan bersama guna mencapai visi dan misi yang disepakati.
Model Konseptual
Pertanyaan Penelitian
METODE PENELITIAN
- Pendekatan Penelitian
- Informan Penelitian
- Teknik dan Instrumental Pengumpulan Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Observasi Langsung
- Wanwancara Secara Mendalam (In Depth
- Kajian Dokumentasi
- Teknik Verifikasi data
- Prosedur Pengelolaan dan Analisis Data
Kebijakan Sertifikasi Dosen dapat berdampak pada peningkatan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh. Dampak sertifikasi dosen yang dirasakan di FISIP Universitas Malikussaleh saat ini mengarah pada perbaikan kondisi. Diakui masih ada sebagian dosen yang kurang tertarik dengan berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Sebab yang terjadi selama ini di FISIP Unimal adalah sangat sedikitnya dosen yang terlibat dalam berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, sebaiknya dosen FISIP Universitas Malikussaleh membentuk kelompok kecil atau kelompok stimulasi bagi dosen yang kurang berminat melakukan penelitian atau terlibat dalam pengabdian masyarakat. Oleh karena itu, hal ini secara langsung akan memotivasi sebagian dosen yang jarang melakukan penelitian untuk melakukan penelitian, karena banyaknya dana penelitian yang dapat digunakan oleh dosen di FISIP Universitas Malikussaleh.
Selain itu, bagi sebagian dosen yang ingin melengkapi atau melengkapi seluruh persyaratan sertifikasi dosen, dapat melengkapi atau melengkapi seluruh persyaratan sertifikasi dosen di kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh. Selain itu, sebagian dosen ingin melakukan atau melengkapi segala sesuatunya dengan adanya fasilitas Internet di kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh. Kurangnya minat terhadap penelitian dan manfaat sosial pada sebagian Dosen FISIP Universitas Malikussaleh, dalam hal penelitian masih ada beberapa dosen yang tidak tertarik pada penelitian atau penelitian.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Lokus Penelitian
Menyadari keadaan daerah yang terus menerus dilanda konflik, perubahan paradigma pemerintahan daerah, permasalahan pembangunan sosial dan politik, maka terinspirasi untuk membuka Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Malikussaleh. Sehingga pada tahun 2001 terjadi peralihan dari Sekretariat Perdagangan dan PDPK/D3 ke Fakultas Sosial Politik Universitas Malikussaleh. Seiring dengan berubahnya status Universitas Malikussaleh dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Fakultas Ilmu Sosial dan Kepolisian melakukan pembenahan dan pengembangan diri.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Selanjutnya pada tahun 2001, Dekan mengusulkan pengalihan Jurusan Perdagangan dan PDPK ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Diharapkan dengan berkembangnya program studi baru ini dapat memberikan kontribusi positif bagi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Struktur organisasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik terdiri dari Dekan, Wakil Dekan, Bagian Tata Usaha, Jurusan, Kelompok Tutorial, Laboratorium dan Perpustakaan.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, sembari meningkatkan sumber daya manusia bagi guru yang masih bergelar magister, didorong untuk melanjutkan studi S3, sedangkan guru yang melanjutkan studi S3 berjumlah 13 orang. Sejauh ini Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mempunyai tenaga administrasi sebanyak 24 orang, dimana 17 orang berstatus PNS dan 7 orang masih honorer. Berdasarkan data tahun 2012/2013, jumlah mahasiswa aktif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik berjumlah 1692 orang.
Hasil Penelitian
Selain itu, di FISIP Universitas Malikussaleh, jumlah mahasiswanya terus bertambah. Yang pada akhirnya menjadi kendala pelaksanaan sertifikasi yang dirasakan oleh para dosen di FISIP khususnya Universitas Malikussaleh (wawancara, 20 Agustus 2013)”. Selain itu, berdasarkan studi dokumentasi peneliti FISIP Universitas Malikussaleh, terdapat kemajuan yang cukup besar dalam hal pengajaran.
Hal inilah yang menyebabkan dosen tidak mempunyai keinginan untuk melakukan penelitian khususnya di FISIP Universitas Malikussaleh (wawancara 26 Agustus 2013)”. Dengan begitu, para dosen di FISIP harus berkoordinasi langsung dengan LPPM Universitas untuk mencari berbagai informasi terkait pengabdian masyarakat. Keterlibatan dosen dalam berbagai bentuk penelitian khususnya di FISIP Universitas Malikussaleh saat ini masih sangat rendah.
Dari penjelasan di atas terlihat bahwa kesadaran sebagian dosen FISIP Universitas Malikussaleh masih rendah dalam penyampaian perkuliahan, seperti ketidakkonsistenan dosen dalam mengajar, terkait dengan kedisiplinan waktu dosen dalam proses belajar mengajar. . Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi saat ini khususnya di FISIP Universitas Malikussaleh berjalan dengan baik namun belum maksimal. Upaya mengatasi permasalahan pencapaian Tridharma Perguruan Tinggi khususnya di FISIP Universitas Malikussaleh memang sangat kompleks.
Pembahasan
Penulis melihat rendahnya tingkat kedisiplinan sebagian dosen di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Malikussaleh, dalam hal ini diperlukan suatu bentuk kontrol terhadap dosen yang sedang mengajar. Selain itu, peran dan pengawasan pimpinan universitas dan pimpinan fakultas juga diperlukan untuk mengawasi dosen-dosen yang kurang berminat terhadap penelitian, seperti yang terjadi selama ini di FISIP Universitas Malikussaleh. Untuk itu perlu adanya sanksi yang tegas dari pimpinan fakultas, dalam hal ini Dekan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh, bagi dosen yang tidak hadir karena tugas mengajar.
Sebab penulis melihat saat ini di FISIP Universitas Malikussaleh, dosen yang tidak mengajar atau tidak mempunyai rencana mengajar seringkali tidak datang ke kampus. Namun penulis melihat selama ini di FISIP Universitas Malikussaleh sebagian besar dosennya tidak hadir di kampus, sehingga hanya dosen yang mempunyai jabatan struktural di jurusan atau fakultas saja yang hadir. Menurut penulis, kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan oleh pihak manajemen, pimpinan fakultas harus mengambil tindakan tegas terhadap beberapa dosen yang kinerjanya sangat buruk di FISIP Universitas Malikussaleh.
Untuk itu menurut penulis sebaiknya dilakukan pemberitahuan kepada setiap guru yang wajib menyerahkan SAP ke jurusan pada awal semester, sebagai bukti kesediaan guru untuk melaksanakan proses belajar mengajar di jurusan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh. Sementara itu, harus ada bentuk pembelajaran atau pelatihan bagi para guru, khususnya bagi sebagian guru FISIP Universitas Malikussaleh yang belum paham dengan guru yang ingin mendaftar atau memenuhi persyaratan terkait sertifikasi guru. Untuk itu masih ada beberapa guru yang ingin mendaftar atau memenuhi persyaratan melalui bagian sumber daya manusia Universitas Malikussaleh.
Dimana dari sudut pandang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, masih terdapat beberapa dosen yang kurang tertarik atau terlibat langsung dalam berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Ada sebagian dosen yang hanya mengajar, sehingga tidak tertarik pada berbagai hal yang bermanfaat bagi masyarakat dan tidak mempedulikannya.
PENUTUP
Kesimpulan
Kebijakan sertifikasi guru di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh tidak terlalu memberikan dampak positif terhadap kinerja guru, hal ini terlihat dari aspek pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sehingga masih ada guru yang menganggap melakukan penelitian atau mengikuti pengabdian kepada masyarakat hanya sekedar rutinitas, kewajiban atau syarat kenaikan pangkat atau syarat sertifikasi. Hambatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi FISIP Unimal yaitu rendahnya kesadaran guru dalam mengajar karena masih terdapat guru FISIP Unimal yang tidak konsisten atau tidak disiplin dalam melaksanakan tugas mengajar, seperti dalam bidang pengajaran yang ada. yang mengajar di awal semester tidak dibekali SAP.
Upaya mengatasi hambatan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pimpinan Fakultas dan Perguruan Tinggi tidak bertekad untuk menindak dosen-dosen yang tidak disiplin mengajar dan tidak melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan baik seperti dalam bentuk pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan pelaksanaan Tri Dharam Perguruan Tinggi FISIP Universitas Malikussaleh.
Saran
Selain itu pimpinan fakultas juga harus memastikan tersedianya sarana dan prasarana pendidikan di FISIP agar pelaksanaan tri dhrama dapat berjalan dengan baik. Perlu adanya koordinasi yang baik antara dosen FISIP dengan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Universitas Malikussaleh agar segala informasi yang berkaitan dengan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat terlaksana secara efektif dan efisien, khususnya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di FISIP Universitas Malikussaleh. SEDOS yang sudah berjalan menawarkan perubahan ke arah yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas dosen FISIP Unimal.
Terdapat beberapa dosen lain di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang belum menjabat sebagai Serdos dan berapa banyak dosen yang sudah mengabdi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Melihat Kebijakan SEDOS yang telah berjalan selama beberapa tahun, bagaimana dampak yang dirasakan dalam peningkatan keterampilan mahasiswa khususnya di FISIP Unimal. Kendala apa saja yang selama ini ditemui dosen FISIP Unimal dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa, jika dikaitkan dengan penerapan Kebijakan Serdos.
Apakah ada perubahan khususnya pada kemampuan dan pemahaman mahasiswa setelah diberlakukannya kebijakan serdos ini khususnya di FISIP Unimal? Apakah ada perbedaan antara mahasiswa dengan dosen yang sudah tersertifikasi dan dosen yang belum tersertifikasi dalam hal tanggung jawab dan kemampuannya dalam mengajar di FISIP Unimal. Upaya mengatasi kendala tiga dharma Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik selama ini mendapat respon positif dari para dosen FISIP Universitas Malikussaleh.