• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sosialisasi Irigasi Tetes dan Penerapannya

N/A
N/A
Ahmat Renzen Hardowo

Academic year: 2024

Membagikan "Sosialisasi Irigasi Tetes dan Penerapannya"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

SOSIALISASI IRIGASI TETES

DAN PENERAPANNYA

(2)

PENGENALAN IRIGASI TETES

Irigasi tetes adalah sistem irigasi yang meberikan airbpada tanaman secara

langsung, baik pada areal perakaran tanaman maupun pada permukaan tanah melalui

serangkaian pipa, selang, dan emitor

(tetesan) yang ditempatkan di sepanjang

barisan tanaman. Sistem ini dirancang untuk memberikan air secara efisien dan tepat

sasaran, mengurangi pemborosan air yang terjadi melalui penguapan atau aliran

permukaan.

(3)

MACAM-MACAM

METODE IRIGASI TETES Irigasi Pancaran

Metode ini menggunakan alat yang menghasilkan semprotan air kecil yang menyebar di

sekitar tanaman.

Irigasi Tetes Otomatis

Metode ini menggunakan sistem kontrol otomatis yang dilengkapi dengan sensor kelembaban

tanah dan timer untuk mengatur jadwal penyiraman.

Irigasi Tetes Permukaan

Pemasangan pipa dan emitor di atas permukaan tanah dan air diberikan langsung ke zona akar tanaman

Irigasi Tetes Bawah Permukaan Pemasangan pipa dan emitor

ditempatkan di bawah

permukaan tanah, biasanya pada kedalaman beberapa inci di

bawah zona akar tanaman.

(4)

KOMPONEN

UTAMA SISTEM IRIGASI TETES

Pompa

Filter Pipa

Emitor/Tetesan Regulator Tekanan

(5)

Emitor Tetes

JENIS-JENIS EMITOR

Emitor Linier

Emitor Mikro

(6)

KEUNTUNGAN IRIGASI TETES

Efisiensi Air

Pengurangan Gulma Pengurangan

Penyakit Tanaman

Efisiensi Nutrisi

(7)

LANGKAH-LANGKAH PEMASANGAN IRIGASI TETES

Perencanaan Persiapan Lahan Pemasangan

Pipa

Pemasangan

Emitor Sambungan ke Sumber Air

Pengujian Sistem

(8)

PEMELIHARAAN SISTEM IRIGASI TETES

Pemeriksaan Rutin Penggantian Filter

Pengawasan Tekanan

(9)

Contoh Penerapan Irigasi Tetes Di Berbagai Skala

Pada skala kecil, seperti kebun rumah atau petani kecil, irigasi tetes dapat diterapkan dengan sistem sederhana yang

menggunakan tangki air dan gravitasi untuk distribusi air.

Pertanian Kecil

1

Untuk pertanian menengah,

penggunaan pompa dan filter lebih kompleks mungkin

diperlukan. Sistem ini dapat

mencakup beberapa zona irigasi yang dikendalikan oleh timer

otomatis untuk efisiensi.

Pertanian Menengah

2

(10)

Contoh Penerapan Irigasi Tetes Di Berbagai Skala

Pada skala besar, seperti perkebunan atau lahan pertanian komersial, sistem irigasi tetes yang

lebih canggih dengan kontrol otomatis dan

pemantauan berbasis sensor dapat digunakan.

Ini memungkinkan pengelolaan air yang lebih presisi dan efisien.

Pertanian Besar atau Komersial

3

(11)
(12)

Referensi

Dokumen terkait

Penerapan sistem irigasi tetes untuk tanaman bernilai ekonomis tinggi dapat menjadi alternatif dalam peningkatan efisiensi penggunaan air irigasi, hal ini

Hasil pengukuran debit emiter irigasi tetes pada pertanaman pisan Cavendish di PT Nusantara Tropical Farm pada saat pemberian air irigasi dengan metode penyiraman silang

Efisiensi penyebaran irigasi tetes menggambarkan sampai dimana air didistribusikan secara merata.. Perhitungan kebutuhan air tanaman teoriti. Kebutuhan air tanaman adalah jumlah

Penyiraman langsung dengan jumlah air banyak dan penyiraman sistem tetes dengan menggunakan Botes-AHW memberikan pengaruh tidak nyata pada pertumbuhan

Pemberian air pada irigasi tetes dilakukan dengan menggunakan alat aplikasi ( applicator, emission device ) yang dapat memberikan air dengan debit yang rendah dan frekuensi

Pemberian air pada irigasi tetes dilakukan dengan menggunakan alat aplikasi (applicator, emission device) yang dapat memberikan air dengan debit yang rendah dan frekuensi yang

Teknik budidaya melon secara hidroponik dengan sistem irigasi tetes memiliki keunggulan dalam efesiensi pemakaian air dan pemeliharaan

Analisis efektivitas penerapan irigasi tetes pada tanaman cabai di lahan kering untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dan hasil