• Tidak ada hasil yang ditemukan

Standar dan Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Industri

N/A
N/A
Devian Lisna Salsabila

Academic year: 2024

Membagikan "Standar dan Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Industri"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

STANDAR & PERSYARATAN KESEHATAN LINGKUNGAN KERJA INDUSTRI

PMK NO. 70/2016

DR.BUDI YULIANTO

(2)

TUJUAN PENGATURAN STANDAR & PERSYARATAN KESLING INDUSTRI

1.

Mewujudkan kualitas lingkungan kerja industry yg sehat, agar pekerja sehat

& produktif

2.

Mencegah timbulnya gangguan Kesehatan, PAK, kecelakaan kerja

3.

Mencegah timbulnya pencemaran lingkungan akibat kegiatan industri
(3)

BAGI SIAPA KEBIJAKAN INI DIBERLAKUKAN?

1.

Industri dengan Usaha Besar

2.

Industri dengan Usaha Mengah

3.

Industri Dengan Usaha Kecil

4.

Industri Dengan Usaha Mikro
(4)

STANDAR KESLING INDUSTRI MELIPUTI APA SAJA?

1.

Nilai Ambang Batas Faktor Fisik dan Kimia

2.

Indikator Pajanan Biologi

3.

Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
(5)

PERSYARATAN KESLING INDUSTRI MELIPUTI ?

1.

PERSYARATAN FAKTOR FISIK

2.

PERSYARTAN FAKTOR BIOLOGI

3.

PERSYARATAN PENANGNAN BEBAN MANUSL

4.

PERSYARATAN KESEHATAN PADA MEDIA LINGKUNGAN
(6)

BAGAIMANA PEMENUHAN STANDAR &

PERSYARATAN KESLING INDUSTRI

PEMANTAUAN

(Hasil dilakukan Evaluasi)

DILAKUKAN SECARA BERKALA ( 1 TAHUN SEKALI ) atau setiap ada perubahan proses kegiatan industry—kadar bahaya lingkungan dan/atau sesuai per-uu )

DENGAN PIHAK LAIN YG MEMILIKI KOMPETENSI

(Hygiene Industri, Kesehatan Kerja dan/atau Kesehatan Lingkungan)

(7)

CARA & PETUGAS PEMANTAUAN

1.

Pengamatan, Pengukuran , Surveilans factor fisik, kimia, biologi, dan

penanganan beban manual, serta indicator pajanan biologi seseuai potensi bahaya di lingkungan kerja oleh naker yg telah memperoleh Pendidikan dan /atau pelatihan Kesehatan kerja / hygiene industry atau naker

Pendidikan dan/atau pelatihan indicator pajanan biologi (biomarker)

2.

Pemeriksaan, pengamatan, pengukuran, surveilans dan analisis resiko pada media Lingkungan , oleh : Nakes Kesling. (pasal 5 ayat 3 huruf b)
(8)

BAGAIMANA PEMANTAUAN DILAKUKAN?

Proses dilakukan meliputi : [pengambilan sampel, jumlah sampel, analisis laboratorium, interpretasi hasil pengukuran

Pengukuran dilakukan sesuai ddengan standar

Analisis laboratorium dilakukan oleh Laboratorium terakreditasi
(9)

BAGAIMANA PEMANTAUAN BAGI IDUSTRI USAHA MIKRO & INDUSTRI DGN USAHA KECIL???

Dilakukan Pembinaan dalam rangka pemenhan standar dan persyaratan kesling kerja industry

Pembinaan berupa: penyuluhan dan/ atau pengenalan dan pengendalian bahaya lingkungan kerja, dan dsain pengendalian tepat guna

Pembinaan dilakukan oleh Dinkes Kabupaten/Kota atau Puskesmas
(10)

KEWAJIBAN INDUSTRI APA

Harus melakukan upaya pengendalian bahaya, upaya Kesehatan lingkungan, dan /atau Surveilans Kesehatan kerja apabila tidak memenuhi standar dan persyaratan kesling kerja industry berdasarkan hasl pemantauan dan

surveilans

(11)

UPAYA PENGENDALIAN BAHAYA

1.

Eliminasi

2.

Substitusi

3.

Pengendalian teknis

4.

Pengendalian administrati, dan atau

5.

Pemakaian alat pelindung diri, sesuai kebutuhan
(12)

UPAYA KESEHATANLINGKUNGAN

PENYEHATAN

PENGAMAN SESUAI PER-UUAN

PENDENDALIAN
(13)

SURVEILANS

PENGUMPULAN DAATA

PENGOLAHAN DATA

ANALISIS DATA

DESIMINASI

SEMUA DILAKUKAN DALAM SATU KESATUAN untuk menghasilkan info yg Obyektif, Terukur, dapat diperbandingkan antar waktu, antar wilayah, kelompok masyarakat sbg BAHAN UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN
(14)

PEMBINAAN & PENGAWASAN

Menteri

Pimpinan Instansi terkait,

Kadinkes Provinsi

Kadinkes Kabupaen/ kota
(15)

PEMBINAAN & PENGAWASAN MELALUI ?

1.

Advokasi dan sosialisasi

2.

Bimbingan Teknis; dan/atau

3.

Pelatihan

Referensi

Dokumen terkait

Sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor: 38 tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Kesehatan Di Lingkungan Badan Pengembangan Dan Pemberdayaa

Buku Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Industri dan manufaktur akan memberikan pengetahuan secara umum kepada mahasiswa tentang: gangguan lingkungan

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan Kementerian Kesehatan (Berita

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, seluruh pejabat di lingkungan UPK Kementerian Kesehatan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 032 Tahun 2012 tentang

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 67

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan Dan Persyaratan Kesehatan Air Untuk

Pada tanggal 22 Agustus 2014 ditetapkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 59 Tahun 2014 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan dan

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek, 2016.. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 889 Tahun