LARANGAN MEROKOK
No. Dokumen 01 / MFK / RS-DHS
No. Revisi 00
Halaman 1/2
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
( SPO )
Tanggal Terbit
02 Januari 2022
Ditetapkan,
Direktur RSUD Daha Sejahtera
dr. Masliani
NIP. 19851207 201412 2 002 Pengertian 1. Larangan Merokok adalah suatu ketentuan yang
memaksa warga masyarakat untuk tidak menghisap rokok di tempat-tempat umum.
2. Perokok adalah orang yang melakukan tindakan merokok.
3. Merokok adalah kegiatan membakar rokok salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnyaPerokok pasif adalah orang yang tidak melakukan tindakan merokok tetapi terkena dampak dari merokok dengan menghisap asap rokok yang dihembuskan oleh perokok yang merokok.
Tujuan 1. Menurunkan jumlah angka perokok terutama perokok di lingkungan Rumah Sakit.
2. Meningkatkan kesehatan masyarakat dengan terciptanya kualitas udara yang bersih dan sehat serta bebas asap rokok.
3. Menurunkan jumlah penyakit dan kematian yang timbul akibat merokok.
LARANGAN MEROKOK
No. Dokumen 01 / MFK / RS-DHS
No. Revisi 00
Halaman 2/2
Kebijakan Surat Keputusan Direktur RSUD Daha Sejahtera tentang Kebijakan Larangan Merokok di RSUD Daha Sejahtera
Prosedur 1. Membuat Informasi atau surat edaran kepada seluruh petugas di Rumah Sakit untuk tidak merokok di lingkungan Rumah Sakit.
2. Menginstruksikan kepada semua petugas Rumah Sakit Untuk melarang/menegur bila mengetahui baik petugas, keluarga pasien, pengungjung atau pasien untuk tidak merokok di Rumah Sakit
3. Memasang tanda/tulisan larangan merokok dilingkungan Rumah Sakit.
4. Memasang gambar/pamflet tentang bahaya merokok di lingkungan Rumah Sakit.
5. Memberikan teguran atau sanksi kepada karyawan Rumah Sakit bila diketahui merokok di lingkungan Rumah Sakit.
Unit Terkait Seluruh Unit di Rumah Sakit.