DAFTAR PUSTAKA
ADA (American Diabetes Association). (2014). Executive summary: Standards of Medical Care in diabetes-2014, Diabetes Care 2014, 37;1, S5-13
ADA (American Diabetes Association). (2016). Standards of Medical Care in Diabetes 2016. Diabetes Care,39;1.
Adejoh, S. O. (2014). Diabetes knowledge, health belief, and diabetes management among the igala, nigeria. SAGE Open. 4(2):1-8
Alzaman, N. & Ali, A. (2016). Obesity and diabetes mellitus in the arab world. Journal of tabiah University Medical Science.
Arifin, F. F. (2016). Hubungan anatara persepsi penyakit dengan kepatuhan minum obat hipoglikemia oral di puskesmas srondol kota semarang. Semarang:
(skripsi). Undip
Ariani, Y., Sitorus, R., & Gayatri, D. (2012). Motivasi dan Efikasi Diri Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Keperawatan Indonesia, 15(1), 2938.
Amalia, W.C., Sutikno, E. &Nugraheni, R., 2016. Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Tentang Diabetes Mellitus dan Gaya Hidup dengan Tipe Diabetes Mellitus Di Puskesmas Wonodadi Kabupaten Blitar. Preventia, 1(Dm), pp.14–
19
Anggreni, Y. (2019). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dan Tradisi Magibung Masyarakat Karangasem dengan Self Management diet penderita diabetes melitus.
Jurnal Kesehatan.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Clevo. M. (2012). Asuhan Keperawatan Medikal Bedah dan Penyakit Dalam. Yogyakarta:
Nuha Medika
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2013). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Bai, Y. Chiou, C.& Chang. (2013). Self Care Behaviour and Related factors in older people with type 2 Diabetes. Journal of Clinical Nursing, 18(23), pp. 3308-3315.
doi: 10.1111/j.1365-2702.2013.02992.x.
Bertalina., Purnama. (2016). Hubungan lama sakit, pengetahuan, motivasi pasien dan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien Diabetes Mellitus. Jurnal Kesehatan, Volume VII, Nomer 2, 329-340
Beverly, E.A.(2013). Do Older Adults Aged 60-75 Years Benefit From Diabetes Behavioral Interventions. Diabetes Care 36(6):1501-1506.
Bistara, D. N., & Ainiyah, N. (2018). Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Diet Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Posyandu Lansia Cempaka Kelurahan Tembok Dukuh Kecamatan Bubutan Surabaya. Journal Of Health Sciences, 11(1).
Black, J. M. & Hawks, J. H. (2010). Medical Surgical Nursing. St.louis: Elsevier.
CDC (Centers For Disease Control and Prevention). (2014). Prevention of Diabetes Mellitus. Journal Atlanta: Centers for Disease Control and Preventio.
Coffman. (2010). Effect of tangible social support and depression on diabetes self efficacy. Journal of Gerontological Nursing.
Damayanti. (2015). Diabetes Mellitus & Penatalaksanaan Keperawatan. Yogyakarta:Nuha Medika
Dahlan, S. M. (2016). Besar sampel dan cara pengambilan sampel dalam penelitian kedokteran dan kesehatan. Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.
Dharma, K . (2011), Metodologi Penelitian Keperawatan : Panduan Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian. Jakarta, Trans InfoMedia.
Dasopang, E. S. (2018). Karakteristik Pengetahuan Dan Kepatuhan Manajemen Diet Pada Penderita Diabetes Mellitus DiPuskesmas Pekan Labuhan Medan. In Talenta Conference Series: Tropical Medicine (TM) (Vol. 1, No. 3, pp. 038-045).
Depkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI.
Diabetes UK. (2010). Diabetes in the UK: Key Statistics on Diabetes.
Dinas Kesehatan Kota Bandung. (2018). Situasi derajat kesehatan. Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2018. hal. 31-33.
Dyson, Robert G. Nair. (2007). “Strategic development and SWOT Analysis at The University of Warwick”. European Journal of Operational Research 152:
Djawa, O. (2019). Analisis Faktor-Faktor Ekstrinsik Yang Mempengaruhi Perawatan Diri Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Depok Iii Sleman Yogyakarta (Doctoral dissertation, Universitas' Aisyiyah Yogyakarta).
Ekayasa, S. (2016). Pengaruh Diabetes Self Management Education terhadap klien Diabetes Melitus berbasis keluarga terhadap self care klien DM tipe 2 di Puskesmas Jember.
(Skripsi). Universitas Jember.
Ernawati. (2013). Penatalaksanaan Keperawatan Diabetes Melitus .Terpadu. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Fatimah. (2016). Hubungan Faktor personal dan dukungan keluarga dengan manajemen diri penderita DM di Posbindu wilayah kerja puskesmas Pisangan Kota Tangerang Selatan. (Skripsi). Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Ferawati, L. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya ulkus diabetikum pada pasien DM tipe 2 di RSUD prof. DR. Margono Soekajo Purwokerto. (Skripsi).
Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Firdaus, A (2013). Hubungan Lama Menderita DM tipe 2 Terhadap Tingkat Depresi pada Pasien Poli Penyakit Dalam RSD Dr. Soebandi Jember. Jurnal Kedokteran.
No. 3 Vol. 3. Jember: Fakultas Kedokteran Universitas Jember.
Fitriyani. (2012). Faktor risiko diabetes melitus tipe 2 di puskesmas kecamatan Citangkin dan puskesmas kecamatan Pulo merak kota Cilegon. Jakarta. (Skripsi).
Universitas Indonesia.
Friedman, M. (2010). Buku Ajar Keperawatan Keluarga: Riset, Teori, dan Praktik, Akih Bahasa.Jakarta.2010
Gamara. (2013). Hubungan Antara Pengetahuan Perawatan dengan kemampuan Manajemen Diri pada Pasien Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Umum Daerah Kuningan.
Garber, J., & Dodge, K. A. (2005). The development of emotion regulation and dysregulation. New York : Cambridge University Press.
Garcıa, P., Alvarez, M., Dilla, T. (2013). Adherence to Therapies in Patients with Type 2. Diabetes Ther 4:175–194. Diakses tanggal 24 Agustus 2016.
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3889324/pdf/13300_2013_
Article_34.pdf
Garcia , A. (2001). The Starr County Diabetes Education Study. Diabetes Care. 24(1):16- 21.
Gharaibeh, B., & Tawalbeh, L.I. (2018). Diabetes self-care management practices among insulin-taking patients. Journal of Research in Nursing, 23 (7), 553–565.
https:// doi.org/10.1177/1744987118782311.
Green, H. J. (2008). Fisiologi Kedokteran. Bina Aksara Rupa
Gultom, T. Y. (2012). Tingkat Pengetahuan Penderita Diabetes Mellitus Tentang Manajemen Diabetes Mellitus Di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Jakarta Pusat. Diakses pada 26 Desember 2015.
http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20314370-S43834- Tingkat%20pengetahuan. FKUI
Guyton, A. C. (2014). Fisiologi Kedokteran. Edisi 12. Jakarta : Saunders Elsevier.
Hakim, D. L., Purwanti, O. S., & KMB, S. (2018). Hubungan Tingkat Sosial Ekonomi:
Pendidikan, Penghasilan, Dan Fasilitas Dengan Pencegahan Komplikasi Kronis Pada Penyandang Diabetes Melitus Tipe 2 Di Surakarta (Doctoral dissertation, universitas Muhammadiyah Surakarta).
Hannan, M.(2013). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Bluto Sumenep, Jurnal Kesehatan Wiraraja Medika, 2, 47–55.
Harris, P.,Mann, L.,Phillips,P.,& Webster, C. (2012). Diabetes management in general practice: Guidelines for type 2 diabetes. (8thed.). Sydney: Diabetes Australia.
Hasanat. (2015). Perlunya Manajemen Diri Bagi Penyandang Diabetes. Universitas Gajah Mada. https://ugm.ac.id/id/berita/9664-perlu-manajemen-diri-bagi- penyandang-diabetes
Heriani, P. (2014). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Penyakit DM Terhadap Mekanisme Koping Pasien DM tipe2. Jurnal Keperawatan. Vol. 9 No. 1 Maret 2014.
Hidayah, A & Aziz,A.(2011). Metode Penelititan Keperawatan dan Teknik Analisis Data.
Jakarta: Salemba Medika
Hidayati, L. (2017). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Management pada Penderita Diabetes Melitus tipe 2. (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Huang, M., Zhao, R., Li, S., & Jiang, X. (2014). Self-management behavior in patients with type 2 diabetes: a cross-sectional survey in western urban China. PloS one, 9(4), e95138.
Inonu, V. F., Wardani, D. W. S. R., & Rodiani, R. (2018). Hubungan Penerimaan Diri Dengan Self-Management Diabetes Mellitus Pada Peserta Prolanis di Puskesmas Kedaton Bandarlampung. Jurnal Majority, 7(3), 90-94.
International Diabetes Federation. 2013.Diabetes atlas sixth edition, international diabetes federation. Diakses dari http://www.idf.org/e-library/epidemiology- research/diabetes-atlas/19-atlas-6th-edition.html pada tanggal 22 Maret 2017.
International Diabetes Federation.(2015). Diabetes Atlas Seventh Edition. IDF
Irawan, D. (2010). Prevalensi dan faktor risiko kejadian diabetes melitus tipe 2 didaerah urban Indonesia (Analisa data sekunder Riskesdas 2007). Tesis. Depok:
FKMUI.
Ishak, N.H., Yusoff, S.S.M., Rahman, R.A. & Kadir, A.A. (2017). Diabetes Self Care and Its Associated Factors Among Elderly Diabetes in Primary Care. J Taibah U MedSci 12(6):504-511.
Ismonah. (2008). Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Self Care Management Pasien Diabetes Melitus Dalam Konteks Asuhan Keperawatan di RS Panti Wilasa Citarum Semarang. Jurnal kesehatan. Universitas Sumetera Utara Kalda, R. (2011). Predictors of Quality of Life of Patients with Type 2 Diabetes. Journal
Article: 2, 21-26.
Kementrian Kesehatan RI. (2013). Wapada diabetes, eat well, life well. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI.
Khasanah, U. (2016). Hubungan Faktor Personal Dan Dukungan Keluarga Dengan Manajemen Diri Penderita Diabetes Mellitus Di Posbindu Wilayah Kerja Puskesmas Pisangan Kota Tangerang Selatan. Jurnal Kesehatan. Univeristas Indoensia.
Kurniawan, I. (2010). Diabetes melitus tipe 2 pada lanjut usia. Public Health: 576-84 Kusnanto, K., Sundari, P. M., Asmoro, C. P., & Arifin, H. (2019). Hubungan Tingkat
Pengetahuan Dan Diabetes Self-Management Dengan Tingkat Stres Pasien Diabetes Melitus Yang Menjalani Diet. Jurnal Keperawatan Indonesia, 22(1), 31-42.
Kusniawati. (2013). Analisis faktor yang berkontribusi terhadap self-care diabetes pada klien dM tipe 2 di Rumah Sakit Umum Tangerang. (Tesis). Universitas Indonesia, Depok.
Kusrini. (2006). Sistem Pakar “Teori dan Aplikasinya. Penerbit Andi.Yogyakarta.
Kozier. & Barbara. (2009). Buku ajar praktik keperawatan klinis kozier. Jakarta: ECG.
Lanywati. (2011). Diabetes Melitus Penyakit Kencing Manis.Yogyakarta: Kanisius
Lemone, P, & Burke.(2008). Medical surgical nursing : Critical thinking in client care.(
4thed). Pearson Prentice Hall : New Jersey
Mahmud, (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Mansjoer, A.. (2005). Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta: Media Aesculapius
Mayberry, L. S. & Osborn, C. Y. (2014). Family involvement is helpful and harmful to patients’ self-care and glycemic control.. Patient Education and Counseling, 97, 418 – 425
Medical Dictionary. 2017. Self management approach. Diakses dari http://medical- 59dictionary.thefreedictionary.com/self-management+approachpada 20 Maret 2017.
Misnadiarly. (2006). Diabetes Mellitus : Gangren, Ulcer, Infeksi, Mengenal Gejala, Menanggulangi dan Mencegah Komplikasi. Jakarta : Pustaka Populer Obor.
Mulyani, N. S. (2016). Hubungan Self Management Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Dengan Kadar Gula Darah di Rumah Sakit Kota Banda Aceh. Sel Jurnal Penelitian Kesehatan, 3(2), 56-63.
Mustipah, O. (2019). Analisis Faktor-Faktot Intrinsik yang Mempengaruhi Management Self Care pada Pasien DM tipe 2 di Puskesmas Depok III Sleman Yogyakarta.
(Skripsi). Universitas Aisyiyah.
Mutoharoh. (2017). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan tentang Penyakit Diabetes Mellitus pada Penderits DM Tipe 2 di desa Ngadiwarno Sukorejo Kendal. (Skripsi). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayahtullah.
Nazir, M. (2014). Metodologi Penelitian.Jakarta: Chalia Indonesia.
NIDDK (National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease). (2016).
Prediabetes and Insulin Resistance.
https://www.niddk.nih.gov/healthinformation/diabetes/types/prediabetes- insulin-resistance18 September 2016
Notoatmodjo, S. (2011). Kesehatan Masyarakat. Jakarta: PT. Rineka Cipta Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Nursalam. (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan.
Jakarta : Salemba Medika Penelitian Kesehatan. Pramono D, Penerjemah.Yogyakarta : Gadjah
Oktarinda, R. L. D., & Surjaningrum, E. R. (2014). Hubungan antara persepsi penyakit dengan manajemen diri pada penderita diabetes yang memiliki riwayat keturunan. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 3(1), 25.
PERKENI. (2011). Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan DM tipe II di Indonesia. Jakarta:
PB PERKENI.
PERKENI. (2015). Konsensus pengelolaan dan pencegahan DM tipe II di Indonesia. Jakarta:
PB PERKENI.
Pertiwi, N. (2013). Hubungan Lama Menderita Diabetes Melitus dengan Kualitas Hidup Pasien DM tipe 2 di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Panembahan Senopati Bantul (Doctoral dissertation, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta).
Prasetyani, D., Apriani, E. (2017). Pengaruh Diabetes Self Management (DSME) Grup ditambah afirmasi positif terhadap kemampuan self-care pasien DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Cilacap Tengah 1 dan 2. Proceeding Annual Scientific Forum Master of Nursing Program Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Prasetyani, D., Apriani, E., & Rahayu, Y. S. E. (2018). Hubungan Karakteristik pasien dengan Kemampuan Manajemen diri padapasien DM tipe 2 di Puskesmas Cilacap Tengah 1 dan 2. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad, 40-49.
Priandi, I.M., (2016). Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat Tahun 2016. Jurnal keperawatan
.
Price, S. A. & Wilson, L. M. (2006). Patofisiologi : konsep klinis proses-proses penyakit. Edisi 6. Jakarta: EGC.
Purnamasari D. (2014). Ilmu penyakit dalam. Edisi 6. Jakarta: Interna Publishing Rahmawati, Siti. (2016). Cara Ampuh Tumpas Diabetes.. Yogyakarta: Medika
Rantung, J.(2015). Hubungan Manajemen Diri Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus (DM) di Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Cimahi. Jurnal Skolastik Keperawatan Vol.1, No.1 Januari–Juni 2015
Riley, M. .L., Gerson., L.,Deninison, D. (2009). Depression as a Comorbidity to Diabetes: Implications for Management. Journal for Nursing Practitioner.
Riskesda. (2013). Badan Penelitian dan pengembangan kesehatan kementrian RI tahun 2013. Jakarta: RIskesdas.
Riyadi, S. & Sukarmin. (2008). Asuhan Keperawatan pada pasien dengan gangguan Endokrin.
Yogyakarta: Graha Ilmu.
Riddle, M. C; Bakris, G. ; Blonde. & Boulton. (2018). Introducttion Standars of Medical Care. Diabetes care.
Rondhianto. (2011). Pengaruh Diabetes Self Management Education dalam Discharge Planning terhadap Self Efficacy dan Self Care Behaviour Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. [tesis]. Surabaya: Program Studi Magister Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga
Sanjaya, I. N. (2009). Pola konsumsi makanan tradisional Bali sebagai faktor risiko diabetes melitus tipe 2 di Tabanan. Jurnal Skala Husada, 6 (1), 75-81.
Sarafino, E.P. (2010). Health psychology: Biopsychosocial interactions. Canada: John Wiley & Sons.
Sari, N. H. (2017). Hubungan Karakteristik Demografi dengan Self Care Management Diabetes Mellitus pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUP H. Adam Malik Medan.
(Skripsi). Universitas Sumatera Utara.
Sastroasmoro, S. dan Ismail, S. 2008. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis Edisi III.
Jakarta: CV Agung Seto
Senuk, A. (2013). Hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan menjalani diet diabetes mellitus di poliklinik RSUD kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara. Jurnal Keperawatan. Vol 1, No 1. 1-7.
Smeltzer, S.C; Bare, B. (2010). Brunner & Suddart’s. Textbook of Medical Surgical Nursing : Volume 1.10th Editi by S. C. O. Smeltzer et al. Lippincott Williams & Wilkins.
Sharoni, S. K. A., & Wu, S.-F. V.(2013).Self-efficacy and self-care behavior of Malaysian patients with type 2 diabetes:a cross sectional survey. Nursing &
Health Sciences, 14(1).
Subekti, I. (2009). Buku Ajar Penyakit Dalam:Neuropati Diabetik. Jilid III, Edisi 4, Jakarta:
FK UIpp. 1948
Sudoyo, A., et al. (2006). Buku ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & d. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
Afabeta
Sugondo S. (2011).Ilmu penyakit dalam. Edisi 6. Jakarta: Interna Publishing.
Svartholm, S & Nylander, E. (2010). Self Care Activities Of Patients with Diabetes Mellitus Type 2 in Ho Chi Minh City. Department of Public Health and Caring Sciences. UPPSALA Universitet
Tamara. (2014). Hubungan antara Dukunga Keuarga dan Kualitas Hidup pasien DM tipe di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.
Tandra, H. (2014). Segala sesuatu yang harus anda ketahui tentang diabetes. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Taylor, S. E. (2011). Health Psychology (5th edition). New York: McGraw-Hill Higher Education
Toobert DJ, Hampson SE, and Glasgow RE. 2000. The summary of diabetes self-care.
Diabetes Care Journal. 23(7): 943–50.
Xu, Y. Pan, & Liu, H. Self Management practice of Chinese. Americans with diabetes.
Nursing and Health Sciences.
Wahyuningsih, R. (2013). Penatalaksanaan Diet pada Pasien Diabetes. Graha Ilmu, Yogyakarta.
Wardani. (2014). Hubungan Dukungan Keluarga dan Pengendalian Kadar Gula Darah dengan Gejala Komplikasi Mikrovaskuler. Jurnal keperawatan.
Wardani, N. K. (2015). Hubungan antara Tingkat Kepatuhan manajemen diet dengan Kadar Glukosa dan Kolestrol Darah pada Penderita DM tipe 2 di RSUP Sanglah Denpasar. Jurnal Ilmu Keperawatan.
World Health Organization. (2016). Global Report on Diabetes. WHO Journal: 978-8 Yanto, A., & Setyawati, D. (2017, October). Dukungan Keluarga Pada Pasien Diabetes
Mellitus Tipe 2 Di Kota Semarang. In Prosiding Seminar Nasional & Internasional (Vol. 1, No. 1).
Yoo, H., Kim, C. J., Jang, Y., & You, M-A.(2011). Self-efficacy associated with self- management behaviours and health status of South Koreans with chronic diseases. International Journal of Nursing Practice, 17, 599–606. doi:10.1111/j.1440- 172X.2011.01970.x
Yuanita, A. (2013). Pengaruh Diabetes Self Management Education tehadap Resiko Ulkus Diabetik pada pasien rawat jalan dengan Diabetes Melitus tipe 2 di RSUD dr.
Soeband. (Skripsi). Jember.
Yusra, A. (2011). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta. Program Magister Fakultas Ilmu Keperawatan. UI:
Tesis tidak dipublikasikan.