• Tidak ada hasil yang ditemukan

STATEGI PENGAJARAN JILID 1

N/A
N/A
Dyo Senpai

Academic year: 2023

Membagikan "STATEGI PENGAJARAN JILID 1"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Hanifa Darul Hidayah | JILID 1 i

JILID 1

A. Ruang Lingkup Materi Jilid 1

1. Mengenal huruf hijaiyyah dan huruf sambung.

2. Mengenal harokat.

3. Mengenal huruf sambung.

B. Tujuan Pembelajaran Jilid 1

1. Santri mengenali nama huruf Hijaiyyah.

2. Santri mampu membaca huruf Hijaiyyah berharokat fathah, kasroh, dan dhommah.

3. Santri mampu mengenali, membedakan, dan membaca huruf Hijaiyyah sambung yang berharokat fathah, kasroh, dan dhommah.

(3)

Hanifa Darul Hidayah | PELAJARAN 1 1

PELAJARAN 1

NAMA HURUF HIJAIYYAH

A. Fokus Pembelajaran

Pengenalan lafadz yang dibaca waqof dengan memperhatikan hal – hal berikut : 1. Pastikan santri bisa mengenal nama huruf hijaiyyah.

2. Pastikan santri mengucapkan dengan suara lantang.

B. Pengenalan Konsep

1. Kenalkan intisari sari materi dengan bersama- sama melantunkan nadzom yang terdapat pada buku halaman 3

Teknik mengajarkan halaman 4 - 5

1. Jelaskan kepada santri bahwa pada halaman 4-5 kita akan berlatih mengenal dan mengucapkan huruf hijaiyyah.

2. Jelaskan kepada santri bahwa ada beberapa huruf arab yang mempunyai kesamaan dengan huruf latin dan ada pula yang tidak mempunyai kesamaan 3. Guru dan santri cukup membaca huruf arabnya saja sedangkan

perbandingannya dengan huruf latin tidak perlu di didetailkan penjelasannya.

4. Santri tidak dibebani untuk membedakan huruf-huruf yang mempunyai kesamaan dan yang tidak mempunyai kesamaan.

5. Semua contoh dibaca dengan suara yang jelas dan lantang.

(4)

Hanifa Darul Hidayah | PELAJARAN 2 2

PELAJARAN 2

HURUF BERHAROKAT FATHAH

A. Fokus Pembelajaran

Pengenalan lafadz yang dibaca waqof dengan memperhatikan hal – hal berikut : 1. Pastikan santri bisa membaca huruf hijaiyyah berharokat fahah dengan

benar.

2. Pastikan santri mengucapkan dengan suara lantang.

B. Pengenalan Konsep

1. Kenalkan intisari sari materi dengan membaca halaman 6 – 7

Teknik mengajarkan halaman 4 - 5

1. Jelaskan kepada santri bahwa pada halaman 4-5 kita akan berlatih mengenal dan mengucapkan huruf hijaiyyah.

2. Jelaskan kepada santri bahwa ada beberapa huruf arab yang mempunyai kesamaan dengan huruf latin dan ada pula yang tidak mempunyai kesamaan

3. Guru dan santri cukup membaca huruf arabnya saja sedangkan perbandingannya dengan huruf latin tidak perlu di didetailkan penjelasannya.

4. Santri tidak dibebani untuk membedakan huruf-huruf yang mempunyai kesamaan dan yang tidak mempunyai kesamaan.

5. Semua contoh dibaca dengan suara yang jelas dan lantang.

Teknik mengajarkan halaman 8-35

Halaman 8 -35 : Latihan mengucapkan setiap huruf hijaiyyah berharokat fathah dengan tepat. Contohkan dan jelaskan kepada santri setiap hurufnya dengan cara berikut:

Cara menjelaskan halaman 12 ( huruf Hamzah )

1. Tulisan Hamzah pada Pojok kanan atas merupakan nama huruf yang sedang dibahas.

2. Huruf arab yang ada di tengah ( َأ ) merupakan materi inti pada halaman َ tersebut yaitu Hamzah fathah.

3. Tulisan A pada Pojok kiri atas merupakan cara membaca huruf Hamzah berharokat Fathah

4. Kalimat yang ada di bawah pokok bahasan adalah cara mengucapkan huruf pertama (makhroj) huruf tersebut (huruf J).

(5)

Hanifa Darul Hidayah | 3 5. Huruf-huruf di bawahnya adalah contoh hamzah fathah yang dipadukan

dengan huruf-huruf lain yang sudah diajarkan.

6. Setiap contoh dibaca dengan kecepatan sedang tidak telalalu lambat dan tidak terlalu cepat dan tidak boleh dipanjang panjangkan.

7. Setiap contoh dibaca per kolom dan antar kolom diberi jeda saat membacanya

8. Teori sebagai pedoman bagi guru dalam memberikan contoh dan bahan pengetahuan bagi murid sehinggga tidak perlu didetailkan.

9. Hal terpenting adalah guru mencontohkan dengan benar.

(6)

Hanifa Darul Hidayah | 4 PELAJARAN 3

HAROKAT FATHAH, KASROH, DAN DHOMMAH

A. Fokus Pembelajaran

Pengenalan harokat dan cara pengucapannya dengan benar dengan memperhatikan hal hal berikut:

3. Pastikan santri bisa mengucapkan huruf berharokat dengan tepat sesuai dengan penjelsan dan gambar pada buku

4. Pastikan suara keluar melalui rongga mulut

5. Setiap huruf diucapkan dengan suara normal dengan menghindari hal hal berikut :

✓ Keluar lewat hidung,

✓ Seperti orang mengunyah makanan

✓ Seperti orang ketakutan ataupun marah

✓ Seperti orang kedinginan

✓ Seperti orang sedang kesakitan.

✓ Suara tidak di tipiskan ataupun di tebalkan.

B. Pengenalan konsep

1. Kenalkan intisari sari materi dengan bersama- sama melantunkan nadzom yang terdapat pada buku halaman 36

2. Jelaskan kepada santri bahwa bahwa pada bab ini kita akan belajar tentang harokat. Apabila pada bab sebelumnya kita telah belajar tentang harokat fathah yang ditandai dengan coret miring di atas huruf yang dibaca dengan menambahkan huruf A/O, maka pada bab ini kita akan mengenal harokat kasroh dengan menambahkan huruf I dan harokat dhommah dengan menambahkan huruf U.

C. Strategi Pengajaran

Teknik Menjelaskan Konsep Halaman 37

Bacakan keterangan yang ada pada buku dan Jelaskan contohnya dengan cara berikut :

a. Huruf Ba sama dengan huruf B.

1) Ba fathah ditambahkan huruf A menjadi (B+A) dibaca Ba.

2) Ba kasroh ditambahkan huruf I menjadi (B+I) dibaca Bi.

3) Ba dhommah ditambahkan huruf U menjadi (B+U) dibaca Bu.

b. Huruf Za sama dengan huruf Z.

1) Za fathah ditambahkan huruf A menjadi (Z +A) dibaca Za.

2) Za kasroh ditambahkan huruf I menjadi (Z +I) dibaca Zi.

3) Za dhommah ditambahkan huruf U menjadi (Z +U) dibaca Zu.

c. Huruf Shod sama dengan huruf Sh.

1) Shod berharokat fathah ditambahkan huruf A menjadi (Sh +O) dibaca Sho.

(7)

Hanifa Darul Hidayah | 5 2) Jika berharokat kasroh ditambahkan huruf I menjadi (Sh +I) dibaca

Shi.

3) Jika berharokat dhommah ditambahkan huruf U menjadi (Q +U) dibaca Shu.

Teknik mengajarkan halaman 38

1. Jelaskan posisi bibir dan lidah serta pergerakan suara pada saat pengucapan harokat fathah kasroh dan dhommah yang diperjelas dengan gambar.

2. Bacakan dan contohkan sebagimana keterangan yang ada dalam buku yaitu:

a. Harokat fathah

Harokat fathah diucapkan dengan cara membuka mulut secara wajar (tidak kurang dan tidak berlebihan).

b. Harokat kasroh

Harokat kasroh diucapkan dengan menurunkan rahang bawah serta mengangkat lidah bagian tengah pada langit-langit (I).

c. Harokat Dhommah

Harokat dhommah diucapkan dengan mecucu dengan sempurna (U).

3. Pada saat mengucapkan A, O, I ataupun U suara keluar melalui rongga mulut. Pastikan dengan cara memenjangkan bunyi A, I, U sambil menutup hidung. Kalau tidak terjadi perubahan suara berarti sudah tepat.

Teknik mengajarkan halaman 39 - 40

Halaman 39 – 40 latihan huruf hijaiyyah yang berharokat. Jelaskaan kepada santri dengan cara berikut :

1. Ba fathah bunyinya ba, ba Kasroh bunyinya bi, ba dhommah bunyinya bu, Jika digabung bunyinya ba bi bu.

2. Ta fathah bunyinya ta, ta kasroh bunyinya ti, ta dhommah bunyinya tu, Jika digabung bunyinya ta ti tu.

3. Tsa fathah bunyinya tsa, tsa kasroh bunyinya tsi, tsa dhommah bunyinya tsu, Jika digabung bunyinya tsa tsi tsu.

Keterangan : Cara ini diterapkan sampai halaman 41.

Teknik mengajarkan halaman 42 -52

Halaman 43 – 46 merupakan latihan pengucapan huruf yang berharokat fathah, kasroh, dan dhommah. Ajarkan dengan cara berikut :

1. Contohkan beberapa lafadz dengan baik dan benar

2. Tekankan kepada santri supaya memperhatikan kesempurnaan pengucapan harokatnya.

3. Setiap contoh dibaca dengan kecepatan sedang tidak telalalu lambat dan tidak terlalu cepat dan tidak boleh dipanjang panjangkan.

(8)

Hanifa Darul Hidayah | 6 4. Setiap contoh dibaca per kolom dan antar kolom diberi jeda saat

membacanya.

PELAJARAN 4 HURUF SAMBUNG

A. Fokus pembelajaran

Pengenalan huruf hijaiyyah sambung yang dikenali dengan membedakan harokat dan cara pengucapannya dengan benar dengan memperhatikan hal hal berikut:

1. Pastikan santri mampu membedakan setiap huruf hijaiyyah yang telah disambung

2. Tekankan untuk selalu memperhatikan jumlah dan letak titiknya serta bentuk kepala dari masing maing huruf.

B. Pengenalan Konsep

1. Kenalkan intisari materi dengan bersama- sama melantunkan nadzom yang terdapat pada buku halaman 53

2. Jelaskan kepada santri bahwa pada bab ini kita akan belajar tentang huruf sambung.

Teknik mengajarkan halaman 54

1. Bacakan keterangan yang ada pada buku hal 54

2. Jelaskan contoh – contohnya dengan menjelaskan kepada santri bahwa huruf Jim, Kha, Kho َ)َخَحَجََ(َbentuknya sama dan dibedakan dengan letak titiknya.

a. Huruf Jim (titik satu di bawah)

✓ Perhatikan ! Jika berada di awal bentuk kepalanya tetap dan terdapat titik dibawahnya.

✓ Jika berada di tengah bentuk kepala tetap dan terdapat titik satu di bawah nya.

✓ jika berada di akhir mirip bentuk aslinya b. Huruf Kha (tidak ada titiknya)

✓ Perhatikan ! jika berada di awal bentuk kepalanya tetap.

✓ Jika berada di tengah bentuk kepala tetap dan tidak ada titiknya.

✓ Jika berada di akhir mirip bentuk aslinya.

c. Huruf Kho (titik satu di atas).

✓ Perhatikan ! Jika berada di awal bentuk kepalanya tetap dan terdapat titik satu di atasnya.

✓ Jika berada di tengah bentuk kepala dan letak titiknya tetap.

✓ Jika berada di akhir mirip bentuk aslinya.

Teknik mengajarkan halaman 55- 56

(9)

Hanifa Darul Hidayah | 7 1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 55 dan 56 adalah latihan

membaca ba dan nun yang disambung.

2. Jelaskan bahwa huruf ba dikenali dengan titik satu dibawah huruf dan nun dikenali dengan titik satu di atas huruf.

3. Contohkan cara membaca halaman 55 dengan cara : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Ba di depan contohnya ba, ba di tengah contohnya bi , ba di akhir contohnya bu.

Nun di depan contohnya na, nun ditengah contohnya ni nun di akhir contohnya nun.

b. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom ba – na – na sama dengan ba na na.

4. Contohkan cara membaca halaman 56 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Ba – bi – bu sama dengan ba bi bu

Na – ni – nu sama dengan na ni nu

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

Teknik mengajarkan halaman 57 -58

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 57 dan 58 adalah latihan membaca ta dan tsa yang disambung.

2. Jelaskan bahwa huruf ta dikenali dengan titik dua di atas huruf dan tsa dikenali dengan titik tiga di atas huruf.

3. Contohkan cara membaca halaman 57 dengan cara : b. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Ta di depan contohnya ta, ta di tengah contohnya ti , ta di akhir contohnya tu.

Tsa di depan contohnya tsa, tsa ditengah contohnya tsi, tsa di akhir contohnya tsu.

c. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom ta – na –na sama dengan ta na na.

4. Contohkan cara membaca halaman 58 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Ta – ti - tu sama dengan ta ti tu

Tsa – tsi – tsu sama dengan tsa tsi tsu.

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

(10)

Hanifa Darul Hidayah | 8

Teknik mengajarkan halaman 59 - 60

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 59-60 adalah latihan membaca ya yang disambung.

2. Jelaskan bahwa huruf ya dikenali dengan dua titik di bawah huruf.

3. Contohkan cara membaca halaman 59 dengan cara : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Ya di depan contohnya ya, ya di tengah contohnya yi , ya di akhir contohnya yu.

b. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom ya – na –ba sama dengan ya na ba.

4. Contohkan cara membaca halaman 58 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Ya – yi - yu sama dengan ya yi yu

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

d. Tekankan untuk mengucapkan harokat dengan sempurna.

Teknik mengajarkan halaman 61 - 62

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 61 - 62 adalah latihan membaca jim dan ha yang disambung.

2. Jelaskan kepada santri bahwa huruf jim, kha, kho ) َخ َح َج َ َ(ََbentuknya sama dan dibedakan dengan letak titiknya. Huruf jim titik satu di bawah, huruf ha tidak ada titiknya dan huruf kho titik satu di atas. Pada saat disambung bentuk kepala dan posisi titiknya tetap, ekornya dibuang.

3. Contohkan cara membaca halaman 61 dengan cara : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Jim di depan contohnya ja, jim di tengah contohnya ji , jim di akhir contohnya ju.

Ha di depan contohnya ha, ha di tengah contohnya hi , ha di akhir contohnya hu.

b. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom ja – tsa – tsa sama dengan ja tsa tsa.

4. Contohkan cara membaca halaman 58 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

a. Ja – ji - ju sama dengan ja ji ju.

b. Ha – hi - hu sama dengan ha hi hu

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

(11)

Hanifa Darul Hidayah | 9 d. Tekankan untuk mengucapkan harokat dengan sempurna.

Teknik mengajarkan halaman 63-64

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 63- 64 adalah latihan membaca kho yang disambung.

2. Jelaskan kepada santri bahwa huruf kho ََbentuknya sama dengan huruf jim dan ha hanya dibedakan letak titiknya. Huruf jim titik satu di bawah, huruf ha tidak ada titiknya dan huruf kho titik satu di atas. Pada saat disambung bentuk kepala dan posisi titiknya tetap, ekornya dibuang.

3. Contohkan cara membaca halaman 63 dengan cara : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Kho di depan contohnya kho, kho di tengah contohnya khi , kho di akhir contohnya khu.

b. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom kho – ta – ba sama dengan kho ta ba.

4. Contohkan cara membaca halaman 64 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Kho – khi - khu sama dengan kho khi khu.

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

Teknik mengajarkan halaman 65 - 66

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 65-66 adalah latihan membaca dal dan dzal yang disambung.

2. Jelaskan kepada santri bahwa huruf dal dan dzal bentuknya sama hanya dibbedakan titiknya. Huruf dal tidak mempunyai titik, huruf dzal titik satu di atas. Huruf dal dan dzal termasuk huruf yang tidak bisa di sambung dengan huruf setelahnya.

3. Contohkan cara membaca halaman 65 dengan cara : c. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Dal di depan contohnya da, dal di tengah contohnya di , dal di akhir contohnya du.

Dzal di depan contohnya dza, dzal di tengah contohnya dzi , dzal di akhir contohnya dzu.

d. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom da – ha – ba sama dengan da ha ba.

4. Contohkan cara membaca halaman 66 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Da – di - du sama dengan da di du.

dza – dzi - dzu sama dengan dza dzi dzu

(12)

Hanifa Darul Hidayah | 10 b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu

cepat dan tidak terlalu lambat dengan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

d. Tekankan untuk mengucapkan harokat dengan sempurna.

Teknik mengajarkan halaman 67 - 68

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 67- 68 adalah latihan membaca ro dan za yang disambung.

2. Jelaskan kepada santri bahwa huruf ro dan za bentuknya sama hanya dibedakan titiknya. Huruf ro tidak mempunyai titik, huruf za titik satu di atas. Huruf ro dan za termasuk huruf yang tidak bisa disambung dengan huruf setelahnya.

3. Contohkan cara membaca halaman 67 dengan cara : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Ro di depan contohnya ro, ro di tengah contohnya ri, ro di akhir contohnya ru.

Za di depan contohnya za, za di tengah contohnya zi , za di akhir contohnya zu.

b. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom ro – ja – ba sama dengan ro ja ba.

4. Contohkan cara membaca halaman 68 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Ro - ri - ru sama dengan ro ri ru.

Za –zi - zu sama dengan za zi zu

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dengan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

d. Tekankan untuk mengucapkan harokat dengan sempurna.

Teknik mengajarkan halaman 69 - 70

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 69-70 adalah latihan membaca wawu dan hamzah yang disambung.

2. Jelaskan kepada santri bahwa huruf wawu dan hamzah termasuk huruf yang tidak bisa disambung dengan huruf setelahnya.

3. Contohkan cara membaca halaman 69 dengan cara : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Wawu di depan contohnya wa, wawu di tengah contohnya wi, wawu di akhir contohnya ru.

Hamzah di depan contohnya a, hamzah di tengah contohnya i , za di akhir contohnya u.

(13)

Hanifa Darul Hidayah | 11 b. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri

dibaca per kolom wa – ja – ba sama dengan ro ja ba.

4. Contohkan cara membaca halaman 68 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

wa - wi - wu sama dengan wa wi wu.

a –i - u sama dengan a i u

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dengan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

d. Tekankan untuk mengucapkan harokat dengan sempurna.

Teknik mengajarkan halaman 71 - 72

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 69-70 adalah latihan membaca sin dan syin yang disambung.

2. Jelaskan kepada santri bahwa huruf sin dan syin bentuknya sama bedanya pada huruf syin terdapat titik tiga di atas huruf. Huruf ini dikenali dengan gigi yang terdapat pada kepala huruf tersebut. Pada saat disambung bentuk kepalanya tetap dan ekornya dibuang, sedangkan saat terletak di akhir bentuknya sama seperti huruf aslinya.

3. Contohkan cara membaca halaman 71 dengan cara : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Sin di depan contohnya sa, sin di tengah contohnya si, sin di akhir contohnya su.

Syin di depan contohnya a, syin di tengah contohnya syi , syin di akhir contohnya syu.

b. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom sa – ba – ha sama dengan sa ba ha.

4. Contohkan cara membaca halaman 72 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Sa - si - su sama dengan sa si su.

Sya –syi - syu sama dengan sya syi syu

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dengan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

d. Tekankan untuk mengucapkan harokat dengan sempurna.

Teknik mengajarkan halaman 73 - 74

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 73 - 74 adalah latihan membaca shod dan dhod yang disambung.

(14)

Hanifa Darul Hidayah | 12 2. Jelaskan kepada santri bahwa huruf shod bentuknya sama dengan huruf

dhod bedanya pada huruf dhod terdapat satu titik di atas huruf. Huruf ini dikenali dengan bentuk kepalanya yang membentuk lingkaran ekornya kebawah. Pada saat disambung bentuk kepalanya tetap sedangkan ekornya dibuang sedangkan saat terletak di akhir bentuknya tidak berubah.

3. Contohkan cara membaca halaman 73 dengan cara : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Shod di depan contohnya sho, shod di tengah contohnya shi, shod di akhir contohnya shu.

Dhod di depan contohnya dho, dhod di tengah contohnya dhi , dhod di akhir contohnya dhu.

b. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom sho – ha –ba sama dengan sho ha ba.

4. Contohkan cara membaca halaman 74 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Dho - shi - shu sama dengan sho shi shu.

Dho –dhi – dhu sama dengan dho dhi dhu

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dengan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

d. Tekankan untuk mengucapkan harokat dengan sempurna.

Teknik mengajarkan halaman 75 - 76

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 75 - 76 adalah latihan membaca tho dan zho yang disambung.

2. Jelaskan kepada santri bahwa huruf tho bentuknya sama dengan huruf zho bedanya pada huruf zho terdapat satu titik di atas huruf. Huruf ini dikenali dengan bentuk kepalanya yang membentuk lingkaran dan garis lurus ke atas. Pada saat disambung bentuk kepalanya tetap.

3. Contohkan cara membaca halaman 75 dengan cara : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Tho di depan contohnya tho, tho di tengah contohnya thi, tho di akhir contohnya thu.

Zho di depan contohnya zho, zho di tengah contohnya zhi, zho di akhir contohnya zhu.

b. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom tho – ba – kho sama dengan tho ba kho.

4. Contohkan cara membaca halaman 76 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

a. Tho - thi - thu sama dengan tho thi thu.

b. Zho –zhi – zhu sama dengan zho zhi zhu

(15)

Hanifa Darul Hidayah | 13 b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu

cepat dan tidak terlalu lambat dengan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

d. Tekankan untuk mengucapkan harokat dengan sempurna.

Teknik mengajarkan halaman 79 - 80

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 79 - 80 adalah latihan membaca

‘ain dan ghoin yang disambung.

2. Jelaskan kepada santri bahwa huruf ‘ain bentuknya sama dengan huruf ghoin bedanya pada huruf ghoin terdapat satu titik di atas huruf. Huruf ini dikenali dengan bentuk kepalanya yang membentuk setengah lingkaran ekornya ke bawah. Pada saat disambung bentuk kepalanya tetap sedangkan ekornya dibuang dan saat terletak di akhir bentuknya tidak berubah.

3. Contohkan cara membaca halaman 77 dengan cara : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

‘Ain di depan contohnya ‘a, ‘ain di tengah contohnya ‘i, ‘ain di akhir contohnya ‘u.

Ghoin di depan contohnya gho, ghoin di tengah contohnya ghi, ghoin di akhir contohnya ghu.

b. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom ‘a – ja – ba sama dengan ‘a ja ba.

4. Contohkan cara membaca halaman 78 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

‘a – ‘i – ‘u sama dengan ‘a ‘i ‘u.

gho –ghi – ghu sama dengan gho ghi ghu

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dengan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

d. Tekankan untuk mengucapkan harokat dengan sempurna.

Teknik mengajarkan halaman 79 - 80

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 79 – 80 adalah latihan membaca fa dan qof yang disambung.

2. Jelaskan bahwa huruf fa bentuknya sama dengan huruf qof bedanya pada huruf fa terdapat satu titik di atas huruf dan huruf qof terdapat dua titik.

Huruf ini dikenali dengan bentuk kepalanya yang membentuk lingkaran kecil ekornya berbentuk seperti mangkok. Pada saat disambung bentuk kepalanya tetap sedangkan ekornya dibuang dan saat terletak di akhir bentuknya tidak berubah.

3. Contohkan cara membaca halaman 79 dengan cara :

(16)

Hanifa Darul Hidayah | 14 c. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Fa di depan contohnya fa, fa di tengah contohnya fi, fa di akhir contohnya fu.

Qof di depan contohnya Qo, qof di tengah contohnya qi, qof di akhir contohnya qu.

d. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom fa – sho – ha sama dengan fa sho ha.

4. Contohkan cara membaca halaman 80 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

fa – fi – fu sama dengan fa fi fu.

qo –qi – qu sama dengan qo qi qu.

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dengan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

d. Tekankan untuk mengucapkan harokat dengan sempurna.

Teknik mengajarkan halaman 79 - 80

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 79 – 80 adalah latihan membaca fa dan qof yang disambung.

2. Jelaskan bahwa huruf fa bentuknya sama dengan huruf qof bedanya pada huruf fa terdapat satu titik di atas huruf dan huruf qof terdapat dua titik.

Huruf ini dikenali dengan bentuk kepalanya yang membentuk lingkaran kecil ekornya berbentuk seperti mangkok. Pada saat disambung bentuk kepalanya tetap sedangkan ekornya dibuang dan saat terletak di akhir bentuknya tidak berubah.

3. Contohkan cara membaca halaman 79 dengan cara : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Fa di depan contohnya fa, fa di tengah contohnya fi, fa di akhir contohnya fu.

Qof di depan contohnya Qo, qof di tengah contohnya qi, qof di akhir contohnya qu.

b. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom fa – sho – ha sama dengan fa sho ha.

4. Contohkan cara membaca halaman 80 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

fa – fi – fu sama dengan fa fi fu.

qo –qi – qu sama dengan qo qi qu.

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dengan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

(17)

Hanifa Darul Hidayah | 15 d. Tekankan untuk mengucapkan harokat dengan sempurna.

Teknik mengajarkan halaman 81 - 82

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 81 – 82 adalah latihan membaca kaf dan lam yang disambung.

2. Huruf kaf bentuknya hampir sama dengan huruf lam bedanya pada huruf kaf terdapat hamzah kecil. Huruf kaf dikenali dengan bentuknya yang menyerupai kursi sedangkan lam menyerupai kail (pancing). Huruf kaf pada saat disambung bentuknya berubah-ubah sedangkan huruf lam saat disambung berubah menjadi garis lurus ke atas dan saat terletak di akhir bentuknya sama seperti huruf yang tidak disambung.

3. Contohkan cara membaca halaman 81 dengan cara : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Kaf di depan contohnya ka, kaf di tengah contohnya ki, kaf di akhir contohnya ku.

Lam di depan contohnya la, lam di tengah contohnya li, lam di akhir contohnya lu.

b. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom ka – ta – ba sama dengan ka ta ba.

4. Contohkan cara membaca halaman 82 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

ka – ki – ku sama dengan ka ki ku.

la –li – lu sama dengan la li lu.

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dengan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

d. Tekankan untuk mengucapkan harokat dengan sempurna.

Teknik mengajarkan halaman 83 - 84

1. Jelaskan kepada santri bahwa halaman 83 – 84 adalah latihan membaca mim dan ha yang disambung.

2. Huruf mim dan ma bentuknya hampir sama. Huruf mim dikenali dengan bentuk kepala yang membentuk lingkaran sedangkan ekornya ke bawah sedangkan huruf ha bentuknya lingkaran atau lingkaran yang ada garis tengahnya. Huruf mim apabila terletak di awal dikenali dengan bentuk kepalanya (lingkaran kecil) apabila di tengah juga membentuk lingkaran kecil sedangkan jika di akhir bentuknya sama dengan mim yang tidak disambung. Huruf ha apabila di awal lingkaran yang ada garis tengahnya apabila di tengah juga membentuk dua buah lingkaran apabila di akhir membentuk lingkaran tetapi tidak ada garis tengahnya.

3. Contohkan cara membaca halaman 83 dengan cara : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

(18)

Hanifa Darul Hidayah | 16

Mim di depan contohnya ka, kaf di tengah contohnya ki, kaf di akhir contohnya ku.

Ha di depan contohnya ha, ha di tengah contohnya hi, ha di akhir contohnya hu.

b. Kolom kanan masing masing huruf dibaca terpisah dan kolom kiri dibaca per kolom ma – ka – na sama dengan ma ka na.

4. Contohkan cara membaca halaman 82 dengan cara berikut : a. Kolom konsep dibaca sebagai berikut :

Ma – mi – mu sama dengan ma mi mu.

Ha –hi – hu sama dengan ha hi hu.

b. Kolom latihan dibaca per kolom dengan tempo sedang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dengan suara lantang.

c. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya, jumlah dan letak titiknya.

d. Tekankan untuk mengucapkan harokat dengan sempurna.

Teknik mengajarkan halaman 85 – 90

1. Jelaskan kepada santri bahwa hal 85–90 merupakan latihan akhir membaca huruf sambung yang telah diajarkan.

2. Tekankan untuk memperhatikan bentuk kepalanya , jumlah dan letak titiknya.

3. Pastikan santri bisa membaca dengan benar dengan tempo sedang dan suara yang lantang.

4. Pastikan harokatnya diucapkan dengan sempurna.

Referensi

Dokumen terkait