• Tidak ada hasil yang ditemukan

Statistik Daerah Kabupaten Takalar 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Statistik Daerah Kabupaten Takalar 2016"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

Publikasi Statistik Daerah Kabupaten Takalar Tahun 2016 merupakan publikasi tahunan yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Takalar yang memuat berbagai data dan informasi pilihan tentang Takalar yang dianalisis secara terbatas untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan dan potensi yang ada di Takalar. Publikasi Statistik Daerah Kabupaten Takalar Tahun 2016 diterbitkan untuk melengkapi publikasi statistik yang diterbitkan secara berkala. Materi yang disajikan dalam Statistik Daerah Kabupaten Takalar Tahun 2016 memuat berbagai informasi/indikator pilihan terkait pembangunan di berbagai sektor di Takalar dan diharapkan dapat menjadi acuan/bahan kajian dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan.

Luas wilayah Kabupaten Takalar tercatat 566,51 km persegi yang terdiri dari 9 kecamatan dan 100 desa/kelurahan. Kecamatan Polombangkeng Utara merupakan kecamatan terluas dengan luas 212,25 km persegi atau luas kecamatannya 37,47 persen dari total luas wilayah Kabupaten Takalar. Pendapatan anggaran terbesar diperoleh dari dana perimbangan yang bersumber dari dana alokasi umum dan dana alokasi khusus, yang pada tahun 2015 mencapai kurang lebih 73,43 persen dari total pendapatan daerah.

Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan penduduk Takalar melambat dari 1,22 persen pada tahun 2013 menjadi 1,13 persen pada tahun 2014, kemudian menjadi 1,11 persen pada tahun 2015 dengan rasio jenis kelamin sebesar 92,6 persen, artinya terdapat 92 laki-laki dari 100 perempuan. Kepadatan penduduk Kabupaten Takalar pada kurun waktu 2014 hingga 2015 meningkat dari 500 jiwa pada tahun 2014 menjadi 506 jiwa per kilometer persegi pada tahun 2015. Jika dilihat dari bidang pekerjaan utama, hampir separuh pekerja di Takalar bekerja di sektor pertanian.

Di Kabupaten Takalar, pada tahun 2015, jumlah pekerja berpendidikan dasar yang tidak tamat SD dan tidak pernah bersekolah sebanyak 53,2 orang.

Pendidikan

Salah satu komponen pembangunan manusia adalah perbaikan di bidang pendidikan, karena pendidikan merupakan sarana untuk meningkatkan kecerdasan dan keterampilan manusia. Kemajuan pendidikan salah satunya melalui penyediaan sarana dan prasarana, yaitu bertambahnya jumlah sekolah dan jumlah guru. Statistik Daerah Kabupaten Takalar 2016 7 Tingkat pendidikan yang diselesaikan merupakan salah satu tolak ukur kualitas sumber daya manusia.

Sehingga potensi sumber daya manusia di suatu wilayah dapat dilihat dari jenjang pendidikan yang lengkap. Pada 2015, peratusan penduduk berumur 10 tahun ke atas yang tidak memiliki diploma atau tidak menamatkan sekolah rendah adalah sekitar 39.19 peratus. Literasi dikira berdasarkan populasi berumur 10 tahun ke atas yang boleh membaca dan menulis huruf Latin dan/atau huruf lain.

Penduduk usia 10 tahun ke atas 10,96 persen tidak bisa membaca dan menulis, laki-laki 6,91 persen, dan perempuan 14,61 persen. Luas wilayah tersebut 1,24 persen dari total wilayah Sulawesi Selatan dengan rata-rata hari hujan tahunan sebanyak 114 hari.

Kesehatan

Jenis penyakit yang banyak dikeluhkan masyarakat di Takalar adalah influenza dengan jumlah 31.484 kasus. Begitu pula dengan jumlah balita yang mendapat ASI 12-17 bulan pada tahun 2015 mengalami penurunan menjadi 24,94 persen. Dan indikator lainnya juga memberikan gambaran serupa, namun dilihat dari tersedianya tenaga kesehatan yang cukup bagi masyarakat maka dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat itu sendiri.

Secara keseluruhan, kondisi perumahan warga Kabupaten Takalar mengalami perbaikan dalam tiga tahun terakhir. Hal ini terlihat dari berbagai indikator yang digunakan untuk mencerminkan kondisi rumah atau tingkat kesejahteraan rumah tangga, antara lain jenis atap, jenis lantai, dan jenis dinding. Secara umum jenis atap di wilayah ini, dari 66.292 KK, sekitar 96,56 persen menggunakan atap seng, sedangkan atap jerami sekitar 1,09 persen.

Dalam hal kepemilikan rumah atau status kependudukan, di Kabupaten Takalar pada tahun 2015, 98,84 persen rumah tangga menggunakan rumah milik sendiri, sekitar 0,8 persen rumah tangga tidak terlayani/sewa, dan jumlah rumah tangga yang masih tinggal di rumah kontrakan sekitar 0,8 persen. persen. persen 0,11 persen. Semakin luas lahan tempat tinggal dan kualitas bahan bangunan yang digunakan, maka semakin baik pula kesejahteraan penghuninya. Pada tahun 2015, sekitar 52,11 persen rumah tangga di Kabupaten Takalar tinggal di rumah dengan luas lantai 50–99 meter persegi.

PERUMAHAN

Indeks Pembangunan Manusia (HDI) adalah angka yang menggambarkan keadaan tingkat pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan umum penduduk.

Pembangunan Manusia

Hal serupa juga terjadi pada tanaman pangan lainnya seperti kedelai sebesar 1,64 ton per ha pada tahun 2014 turun menjadi 0,87 ton per Ha. Begitu pula dengan hasil panen jagung yang turun dari 7,26 ton per Ha pada tahun 2014 menjadi 4,59 ton per Hah. Salah satu penopang sektor pertanian di daerah ini adalah subsektor perikanan, karena nilai produksi subsektor ini selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Begitu pula pada subsektor perkebunan, tiga tanaman utama dengan nilai produksi tertinggi di daerah ini adalah tebu, kelapa, dan jambu mete. Produksi tanaman tebu dan jambu mete pada tahun 2015 tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun 2014, masing-masing sebesar 1500 dan 425 persen.

PERTANIAN

Perusahaan Daerah Air Minum di Takalar mengalami peningkatan jumlah konsumen sebesar 12,59 persen dibandingkan tahun lalu. Jika dilihat dari jumlah penggunaan air terbesar selama tahun 2015, konsumen rumah tangga menggunakan air lebih banyak dengan persentase sebesar 93 persen atau sekitar 184.029 m3. Namun konsumen sosial rata-rata menggunakan lebih banyak air dalam setahun, yaitu sekitar 69,29 m3 per konsumen.

ENERGI

Industri Pengolahan

Hasil pemutakhiran perusahaan konstruksi (usaha kecil dan menengah) tahun 2015 sebanyak 384 unit, didominasi oleh perusahaan dengan kualifikasi kerja tertinggi Rp 500 juta sebesar 55,70 persen, disusul perusahaan dengan kualifikasi kerja tertinggi Rp 1 miliar sebesar 27,06 persen. .

KONSTRUKSI

Dibandingkan tahun 2014, jumlah tamu yang bermalam sebanyak 4.921 orang, dimana jumlah kamar yang terisi sekitar 2.503 orang berarti terjadi peningkatan tamu yang bermalam sekitar 3,31 persen. Sektor pariwisata di Kabupaten Takalar memang belum begitu menonjol dibandingkan kabupaten lain di Sulawesi Selatan. Namun nyatanya potensi wisata yang dimiliki daerah ini tidak kalah menariknya dengan potensi wisata daerah lain, baik wisata pantai, wisata pegunungan, dan wisata pulau.

Dari sekian banyak tempat wisata yang ada, terdapat 7 tempat wisata pantai yaitu Pantai Lamangkia, Pantai Galumbaya, Pantai Puntondon, Pantai Paria Laut, Pantai Punaga, Pantai Boe dan Pantai Gusunga.

Hotel & Pariwisata

Berdasarkan jenis jalan, 89,47 persen jalan sudah beraspal, 10,47 persen belum beraspal, dan sisanya 0,06 persen merupakan jalan lainnya. Dari total kendaraan tersebut, sekitar 96,62 persen merupakan sepeda motor dan sisanya 3,38 persen merupakan kendaraan roda empat atau lebih. Kantor Pos PT di Kabupaten bertambah 1 unit, yang tadinya hanya di Kecamatan Pattallassang kini juga di Kecamatan Galesong.

Pengadaan barang, asuransi, KUD dan non-KUD di Kabupaten Takalar diharapkan dapat menggairahkan usaha di berbagai sektor, terutama perannya sebagai pemberi modal usaha. Dari total dana tersebut, yakni sekitar Rp9,129 miliar, pada tahun 2015, sekitar 38,93 persen masuk ke rekening giro, 51,31 persen ke tabungan, dan sekitar 9,76 persen ke deposito.

Lembaga Keuangan

Stabilitas harga-harga barang, terutama yang dibutuhkan sebagian besar masyarakat, akan sangat mempengaruhi tingkat stabilitas perekonomian suatu daerah. Harga barang-barang yang dibutuhkan masyarakat selama ini adalah harga beberapa barang seperti beras, ikan asin, minyak goreng dan lain-lain. Berdasarkan data, harga sembilan barang kebutuhan pokok sepanjang periode 2013-2015 menunjukkan tren kenaikan.

Harga - Harga

PENGELUARAN

PERDAGANGAN

PDRB Kabupaten Takalar berdasarkan perhitungan seri tahun 2010 terus meningkat setiap tahunnya, sedangkan pada tahun 2015 nilai PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.809,9 miliar. Ciri-ciri perekonomian Takalar dapat ditunjukkan dengan kontribusi masing-masing sektor terhadap total PDRB sebagai gambaran struktur perekonomian di Takalar. Sektor yang memberikan kontribusi sangat besar terhadap perekonomian Takalar masih sektor pertanian yaitu sebesar 49,94 persen.

Pendapatan Regional

2014 2015 Rata-rata

Pertumbuhan Riil Setiap Sektor Ekonomi Kabupaten Takalar

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO

Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk terbanyak masing-masing adalah Kota Makassar sebanyak 1.449.401 jiwa, Kabupaten Bone sebanyak 742.912 jiwa, Kabupaten Gowa sebanyak 722.702 jiwa. Sedangkan Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk terkecil adalah Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 130.199 jiwa, disusul Kota Pare-Pare dengan jumlah penduduk sekitar 138.699 jiwa. Jika melihat nilai PDRB berdasarkan harga berlaku, perbandingan beberapa kabupaten/kota yang relatif dekat dengan Kabupaten Takalar nampaknya sangat bervariasi, seperti Kabupaten Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Gowa, dan Makassar.

Kabupaten Takalar dalam perekonomian Sulsel hanya menyumbang sekitar 1,99 persen dari total PDRB Sulsel yakni Rp miliar. Dari berbagai kabupaten/kota di atas, Kota Makassar di Sulsel menyumbang perekonomian sekitar 33,41 persen, Kabupaten Luwu Timur sekitar 6,15 persen, disusul Kabupaten Gowa sekitar 4,02 persen. Jika dibandingkan dengan berbagai kabupaten yang berbatasan dengan Kabupaten Takalar, Kota Makassar nampaknya memiliki PDRB per kapita terbesar yang mencapai Rp78,77 juta, disusul Kabupaten Bantaeng yang mencapai sekitar Rp30,56 juta, dan kemudian Kabupaten Bulukumba yang mencapai sekitar Rp23,10 juta, Kabupaten Jeneponto. mencapai kurang lebih Rp.

19,73 juta sedangkan Kabupaten Gowa mencapai 19 juta masih lebih rendah dibandingkan kinerja Kabupaten Takalar yang saat ini mencapai sekitar Rp 23,74 juta.

Perbandingan Regional

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN TAKALAR

Gambar

Tabel 1. Jumlah Penduduk Menurut Kecamatan, Luas Wilayah dan Kepadatan  Di Kabupaten Takalar Tahun 2015
Tabel 3. Realisasi Penerimaan Pemerintah Daerah   Kabupaten Takalar Tahun 2015
Tabel 5.  Jumlah Penduduk 15 Tahun Keatas Yang Bekerja Menurut Lapangan   Pekerjaan Utama Dan Jenis Kelamin Di Kabupaten Takalar Tahun 2015 (jiwa)

Referensi

Dokumen terkait

First of all, the writer would like to express the gratitude to Allah SWT for the blessing to finish this final report with the title “Designing E-Booklet of Kriya Sriwijaya as