DE F INI S
I Strategi
Pembelajaran
cara-cara yang akan dipilih dan digunakan oleh seorang pendidik selama proses pembelajaran yang akan memudahkan peserta didik dalam menerima dan
pembelajaran sehingga tujuan
memahami materi pembelajaran dapat tercapai.
JENIS-JENIS
STRATEGI PEMBELAJARAN
strategi pengelolaan (management strategy) strategi pengorganisasian
(organizational strategy)
strategi penyampaian
(delivery strategy)
Strategi Pengorganisasian (Organizational Strategy)
Definisi
cara untuk membuat urutan (sequencing) dan mensintetis (synthesizing) fakta, konsep, prosedur, dan prinsip yang berkaitan dengan suatu isi pembelajaran.
Macam-macam
Mikro
mengacu kepada metode untuk pengorganisasian isi pembelajaran yang berkisar pada satu konsep, atau prosedur atau prinsip
Makro
metode untuk mengorganisasi isi pembelajaran yang melibatkan lebih dari satu konsep atau prosedur atau prinsip
Strategi Penyampaian (Delivery Strategy)
Definisi
cara-cara yang dipakai untuk menyampaikan pembelajaran kepada siswa dan sekaligus untuk menerima serta merespon masukan-masukan dari siswa
Macam-macam
Media Pembelajaran Interaksi Siswa
dengan Media
Bentuk atau struktur belajar mengajar
Strategi Pengelolaan (Management Strategy)
Definisi
cara untuk menata interaksi antara siswa dan pengambilan keputusan tentang strategi pengorganisasian dan strategi penyampaian mana yang digunakan selama proses pembelajaran
Macam-macam
Penjadwalan penggunaan strategi Pembelajaran Pembuatan catatan kemajuan belajar siswa
Pengelolaan motivasional Kontrol Belajar
Kegiatan pembelajaran pendahuluan
Penyampaian informasi
Partisipasi siswa
Te s
Kegiatan lanjutan
KOMPONEN
STRATEGI PEMBELAJARAN
Menyusun Strategi Pemlelajaran
Kriteria Pemilihan Strategi Pembelajaran
Orientasi strategi pada tugas pembelajaran
Relevan dengan isi/materi pembelajaran
metode dan teknik yang digunakan difokuskan pada tujuan yang ingin dicapai
media pembelajaran yang digunakan
dapat merangsang indra peserta didik
secara simultan.
Menetapkan spesifikasi dan kualifikasi tujuan pembelajaran terkait perubahan tingkah laku kepribadian peserta didik yang diharapkan.
Memilih cara pendekatan belajar mengajar yang dianggap paling tepat dan efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran
Memilih dan menetapkan prosedur, metode dan teknik pembelajaran yang dianggap paling tepat dan efektif untuk mencapai sasaran.
Menetapkan norma-norma dan batas minimal keberhasilan atau kriteria dan standar keberhasilan.
Menyusun Strategi Pembelajaran
Langkah langkah:
PEMBELAJARAN AKTIF
(ACTIVE LEARNING)
Pendekatan yang pertama disebut juga Tipe Otokratis sedangkan pendekatan yang kedua disebut tipe
Demokratis
1. Pendekatan yang berorientasi pada guru :
TEACHER CENTERED
2. Pendekatan yang berorientasi pada siswa:
STUDENT CENTERED
(Richard Anderson, 1959)
Pendekatan Pembelajaran Paradigma
Konvensional (Teacher Oriented)
Pembelajaran Konvensional:
Behavioristik
Pembelajaran berpusat pada guru (Tranmisi)
Peserta pasif
Peserta dianggap botol kosong
Guru sebagai sumber belajar satu satunya
Peserta merespon apabila diberikan stimulus dari luar
Belajar hanya sampai tingkat Lower Order Thinking Skill (LOTS) – memahami,
mengingat, menghafal
Pengetahuan dipandang
sebagai sesuatu yang sudah jadi, tinggal dipindahkan
(ditransfer) dari guru ke siswa.
Belajar adalah menerima pengetahuan
Stimulus – Respon
Tokoh-Tokoh :
Pavlov; Thondike, Skinner (Stimulus- penguatan)
PARADIGMA
KONVENSIONAL
GURU
SUMBER BELAJAR
SEBAGAI
FASILITATOR DAN MOTIVATOR
INTERAKSI
MENITIK
BERATKAN PADA METHOD OF INQUIRY and
DISCOVERY SISWA
MENUNJUKKAN KINERJA KREATIF
(KOGNITIF
PSIKOMOTOR AFEKTIF) MULTI
DEMENSI
Pembelajaran Paradigma Baru (Kur 2013)
Pembelajaran Kurikulum 2013
Pendekatan Konstruksivistik
Peserta Didik Telah Memiliki Potensi Akal;
Rasa Dan Gerak
Berkembang Potensi Dipengaruhi Lingkungan Belajar
Belajar Dari Berbagai Sumber Belajar
Jawaban Dapat Dari Berbagai Sisi Pandang ( Jawaban Tidak Satu)
Interaksi Berbagai Arah
Belajar Sambil Melakukan (Learning By Doing)
Hasil Belajar Sampai Tingkat Higher Order Thinking Skill (Hot’s/Analisis, Evaluasi Dan Kreasi)
Peran Guru Sebagai Pembimbing Belajar
(Fasilitator; Motivator; tutorial dan Evaluator)
• Orang yang belajar tidak hanya meniru atau
mencerminkan apa yang diajarkan atau yang ia baca
• melainkan pengetahuan dibentuk secara aktif bukan pasif.
Pengetahuan yang diperoleh merupakan hasil konstruksi
Tokoh-Tokoh
Piaget: skema, asimilasi,
akomodasi