• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN OBJEK WISATA KAWAH NIRWANA

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN OBJEK WISATA KAWAH NIRWANA "

Copied!
123
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Sehingga diperlukan strategi yang tepat dalam memanfaatkan tempat wisata alam di nirwana agar mampu bersaing dalam menarik wisatawan. Sebuah objek wisata dapat dikatakan berhasil jika data pengunjungnya terus meningkat dan keberadaannya terus berkembang.7 Maka diperlukan strategi yang tepat sebagai bentuk upaya untuk menciptakan dan melestarikan kawasan wisata alam nirwana ini. Berdasarkan uraian diatas maka penulis sangat tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul : “Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Objek Wisata Kawah Nirwana Dalam Kajian Manajemen Bisnis Islam Di Desa Gunung Ratu Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat”.

Pertanyaan Penelitian

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Nirwana. 2) Melaksanakan strategi pemanfaatan yang diidentifikasi dan dilakukan oleh ketua dan anggota Badan Pemanfaatan Kawah Nirwana Kabupaten Lampung Barat untuk dapat mengembangkan potensi objek wisata Alam Nirwana.

Penelitian Relevan

Penelitian tersebut membahas baik strategi pemanfaatan maupun pengembangan suatu objek wisata, namun pada beberapa penelitian di atas strategi yang digunakan untuk fasilitas wisata masih bersifat umum dan tidak memiliki resiko yang tinggi. Sedangkan penulis telah melakukan penelitian terhadap objek wisata yang memiliki resiko tinggi, karena objek wisata yang diteliti penulis merupakan kawah panas, sehingga diperlukan strategi yang tepat. 12 Ireyne Olivia Eman, Strategi Pengembangan Sarana Wisata Danau Linouw Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tomohon, Sosio Ekonomi Agri Unsrat, Vol 14, No 01, Januari: 371-388.

LANDASAN TEORI

Strategi

  • Pengertian Strategi
  • Jenis-jenis Strategi

3 Meiwani, Strategi Pengembangan Obyek Wisata dan Upaya Peningkatan Kunjungan Belajar ke Obyek Wisata Pantai di Kabupaten TTS, Jurnal Manajemen Vol IV 2018. Selain pembersihan kawasan wisata alam Kawah Nirwana, juga mengurus perizinan dari pemerintah yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk Pemanfaatan Alam 6. Dari uraian di atas, ketua organisasi Bapak. Cucun Sunarya menemukan bahwa pariwisata berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi desa, dan objek wisata alam nirwana merupakan salah satu objek wisata yang memiliki potensi besar dalam pertumbuhan pendapatan daerah.

Pariwisata

  • Wisata
  • Objek Wisata
  • Wisata Alam

G Pitana menyatakan dampak pertumbuhan ekonomi yang akan dicapai melalui keberadaan objek wisata adalah sebagai berikut. 17 Berkembangnya suatu objek wisata alam di suatu daerah dapat dilihat dari banyaknya wisatawan yang datang mengunjungi daerah atau objek wisata tersebut. Wisata Alam Kawah Nirwana merupakan salah satu obyek wisata alam yang banyak diminati wisatawan baik untuk berkreasi, penelitian, berkemah atau sekedar untuk menghilangkan penat.

Pemberdayaan Masyarakat

  • Definisi Pemberdayaan Masyarakat
  • Tahapan Pemberdayaan Masyarakat
  • Tujuan Pemberdayaan Masyarakat

Menurut Suharto, kelompok masyarakat yang rentan dan lemah menjadi sasaran utama dalam pemberdayaan masyarakat agar mereka memiliki Pemberdayaan masyarakat juga ditujukan untuk membangun masyarakat yang lebih manusiawi dan tidak terasing dari lingkungan sosialnya. Pemberdayaan masyarakat akan membantu semakin banyak orang untuk mengatasi kemiskinan dan ketidakadilan dalam kehidupan sebagaimana tertuang dalam Pancasila yaitu terwujudnya keadilan bagi rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Manajemen Bisnis Islam

  • Pengertian Manajemen Bisnis Islam
  • Bisnis Dalam Perspektif Islam

Dalam bahasa arab kata supervisi disebut ﺔاباقللا yang artinya pengamatan dan penelitian terhadap jalannya perencanaan. Rasulullah SAW sebagai contoh nyata Al-Qur'an adalah sosok manajer yang handal, menerapkan nilai-nilai manajemen modern jauh di depan para ahli bisnis modern. Prinsip manajemen Rasulullah SAW sangat baik digunakan dalam pengelolaan proses dan transportasi dalam hubungan bisnis dengan seluruh elemen bisnis dan pihak terkait.

Rasulullah SAW juga dikenal sangat teguh memegang teguh keyakinannya (amanah) dan tidak pernah mengkhianati keyakinan tersebut. Rasulullah SAW diketahui pernah melakukan kegiatan bisnis di luar negeri hingga 6 kali, termasuk negara Syiria (Syria).Teori dan konsep manajemen yang digunakan saat ini sebenarnya bukan hal baru dalam perspektif Islam. Manajemen bisnis yang baik yang dipraktekkan oleh Baginda Rosulullah SAW sudah ada sebelum dunia barat.

Keberhasilan Rasulullah SAW dalam memimpin manajemen bisnis banyak dibahas dan diulas oleh banyak sejarawan Islam dan Barat. Tata kelola bisnis yang dilakukan Rasulullah SAW hingga saat ini dan di masa mendatang akan selalu relevan diterapkan dalam bisnis modern. Sifat-sifat yang dimiliki Rasulullah SAW menjadi faktor keberkahan dan kesuksesan usahanya, beliau merupakan panutan yang dapat diikuti oleh para pebisnis agar usaha yang digelutinya tidak menyimpang dari syariat Islam.

Shiddiq merupakan salah satu sifat yang dimiliki oleh Rasulullah SAW yang artinya benar dan jujur.

METODOLOGI PENELITIAN

  • Jenis dan sifat penelitian
    • Jenis penelitian
    • Sifat penelitian
  • Sumber data
    • Sumber data Primer
    • Sumber data sekunder
  • Metode pengumpulan data
    • Metode Observasi
    • Metode wawancara
    • Metode dokumentasi
  • Teknik Analisis Data

Ketua organisasi yaitu Bpk. Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dengan Pemanfaatan Obyek Wisata Kawah Nirwana Dalam Pengelolaan Bisnis Islami Di Desa Gunung Ratu Kawah Nirwana Dalam Pengelolaan Bisnis Islami Di Desa Gunung Ratu Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat Untuk Meningkatkan Jumlah Wisatawan Di Gunung Ratu. Tekad yang kuat dan niat yang tulus membuat para anggota organisasi Pokdarwis Jagat Endah Lestari tidak pernah menyerah untuk menjaga kelestarian Hutan Nasional.

Setelah destinasi wisata Kawah Nirwana dikenal bahkan sampai mancanegara, dinas pariwisata mulai melirik dan berusaha. Destinasi wisata Kawah Nirwana lambat laun terkenal hingga mancanegara, namun masih banyak kendala yang dialami oleh ketua dan anggota Pokdarwis, diantaranya yaitu. Faktor internal adalah kekompakan masyarakat dalam pembangunan destinasi wisata alam Kawah Nirvana, dimana masyarakat bergotong royong membantu mewujudkan alam yang indah.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa strategi Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Obyek Wisata Kawah Nirwana telah dilaksanakan dengan baik. Selama ini destinasi wisata yang dikelola cukup terkenal bahkan sampai mancanegara yaitu Wisata Alam Kawah Nirwana. Diharapkan masyarakat selalu bergotong royong membangun wisata yang indah dan mengedepankan ide kreatifnya untuk menambah keindahan Wisata Alam Kawah Nirwana.

Wibowo Rahmat, Pemetaan Zonasi Risiko Partisipatif Melalui Pemberdayaan Masyarakat i Kawasan Obyek Wisata Keramik Kawah Nirwana i Desa Sukarga Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat, Jurnal Pengabdian Masyarakat, jilid 4, nr. 2 Juli 2020.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Wisata Kawah Nirwana di Desa Gunung Ratu 40

  • Visi dan Misi Wisata Kawah Nirwana
  • Kondisi Sosial, Budaya dan Ekonomi Daerah Wisata
  • Struktur Organisasi Wisata Kawah Nirwana

Suoh Kabupaten Lampung Barat Kecamatan Suoh sendiri berada di dataran rendah (lembah dan pegunungan) dengan ketinggian 170 - 350. Kecamatan Suoh yang pernah memiliki 12 kecamatan/kelurahan pada tahun 2007, setelah pemekaran, pada akhirnya terbentuk 7 kecamatan/kelurahan. Dahulu, kecamatan Suoh merupakan desa yang sangat makmur, meski letaknya di pelosok dan jauh dari kota.

Padang savana dan persawahan yang luas, perkebunan kopi, coklat dan lada membuat kecamatan Suoh dikenal sebagai pemilik emas hijau. Jejak pemukiman yang terkubur serta hamparan air hangat dan danau tidak menyurutkan minat masyarakat untuk tetap tinggal di kecamatan Suoh. Penduduk kecamatan Suoh setiap tahunnya semakin bertambah seiring dengan perkembangan zaman dan semakin banyak sanak saudara warga kecamatan Suoh yang tinggal di luar kabupaten memilih untuk merantau dan kemudian menetap di kecamatan Suoh.

Sebagian besar masyarakat di kecamatan Suoh adalah petani dan pedagang, karena letak universitas yang jauh, maka banyak lulusan SMA yang memilih berhenti sekolah karena banyak biaya yang harus dikeluarkan jika melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. di luar kecamatan. Selain jauh dari universitas, kecamatan Suoh juga jauh dari pertokoan, pasar, minimarket, warung makan dan bank. Sedangkan beberapa suku lainnya seperti Banten, Lampung, namun kebanyakan adalah suku Jawa, sehingga budaya yang masih banyak dijumpai di Kabupaten Suoh adalah seni kuda kuda, reog ponorogo, wayang golek.

Selain warga sekitar, mahasiswa di kecamatan Suoh juga turut membantu dalam organisasi Pokdarwis dengan menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk mewujudkan visi dan misi Pokdarwis Jagat Endah Lestari.

Karakteristik Wisatawan yang Berkunjung ke Objek Wisata

Pengelolaan dan pemanfaatan wisata Alam Kawah Nirwana cukup tertata dan terstruktur dengan baik, hal ini terlihat dari struktur organisasi yang sudah terbentuk. Wisatawan Indonesia (WNI) Wisatawan Indonesia biasanya datang untuk sekedar bersenang-senang, seperti mahasiswa yang membuat camp atau mahasiswa yang ingin mencari data untuk penelitian, masyarakat umum yang biasanya lebih suka mandi di kolam air panas di sebelah Nirwana - sungai kawah. Dari perbedaan karakteristik pengunjung yang datang, harga tiket masuknya pun beragam. Berikut daftar tiket masuk sesuai karakteristik wisatawan.

Strategi pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan objek wisata kawah Nirwana dalam pengelolaan bisnis syariah di Desa Gunung Ratu.

Strategi Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Objek Wisata

Meski tidak seluruh masyarakat ikut serta dalam pembangunan ini, namun semakin banyak masyarakat di sekitar wisata Kawah Nirwana yang mulai dikenal oleh banyak orang bahkan meninggalkan kawasan tersebut, menyadarkan masyarakat sekitar bahwa kekayaan alam kita harus dilestarikan dan dimanfaatkan untuk kebaikan. , banyak wanita kemudian bergabung dengan organisasi tersebut. 34;Saya tahu destinasi wisata seindah ini, mulai dari upload foto teman saya, sebelumnya belum ada kawasan wisata kawah Nirvana, masih ada wisata laut asam dan sempit serta beberapa danau yang masih gratis semua orang bisa masuk dan keluar, karena belum ada kepemimpinan. Pihak dinas pariwisata sebenarnya sudah sedikit membantu secara finansial, namun masih belum mencukupi anggaran yang dikeluarkan untuk memberikan kontribusi keindahan tempat wisata Kawah Nirwana.

Terdapat dua faktor yang mempengaruhi perkembangan wisata alam Kawah Nirwana yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Hasil wawancara dengan Ketua Pokdarwis Bpk. Cucun Sunarya mengatakan, ide pemanfaatan Kawah Nirwana awalnya dirancang dan dirumuskan bersama masyarakat yang memang memiliki tekad yang sama. Hal ini dilakukan agar kejujuran selalu menjadi motivasi bagi setiap anggota Pokdarwis Jagat Endah Lestari untuk tetap memanfaatkan Kawah Nirwana sebagai obyek wisata dan selalu menjaga hutan negara.

Hasil wawancara yang dilakukan peneliti mendapatkan informasi tentang para pedagang di sekitar kawasan wisata Kawah Nirwana bahwa harga jajanan di sana memang lebih mahal dari harga makanan di luar daerah, karena biaya perjalanan menuju kawasan wisata sangat tinggi. sulit dan berbahaya. Kepada ketua organisasi Pokdarwis, mohon terus semangat pengawasan dan penertiban pengelolaan yang sudah berjalan, agar kondisi destinasi wisata kawah Nirwana terus lestari dan dapat mengangkat desa atau bahkan daerah. ekonomi. Dwiputra Roby, Preferensi Wisatawan terhadap Fasilitas Wisata di Kawasan Wisata Alam Erupsi Merapi, Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, Vol.24, No. 1 April 2013, hal. 35-48.

Markayasa Kadek, Pemanfaatan Kawasan Bukit Payang Sebagai Daya Tarik Wisata Alam di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli, Jurnal Destinasi Wisata, Vol.3, No. Nartania Fentri Devola, Persepsi Pengunjung Terhadap Daya Tarik Taman Wisata Alam Hutan Rimbo di Desa Wisata Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar Riau, JOM FISIP, Vol.4, No. 2 Oktober 2017. Roslila Eva Frensiska Roslila dan Bagus Suryawan Ida, Strategi Pengelolaan Kabupaten Samosir Sebagai Daya Tarik Wisata Alam di Provinsi Sumatera Utara, Jurnal Destinasi Wisata, Vol.4, No. 1, 2016.

Referensi

Dokumen terkait

a. For the XA class, the average from the pretest was 33, 60. For the XB class, the average from the pretest was 36, 90. The students’ reading skill achievement after the