• Tidak ada hasil yang ditemukan

strategi pengelolaan kelas dan implikasinya

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "strategi pengelolaan kelas dan implikasinya"

Copied!
95
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Konteks Penelitian

1 M. Anur Rofiq, Modul Pengelolaan Kelas (Malang: Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Pusat Pengembangan dan Penguatan Tenaga Kependidikan dan Kewarganegaraan Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2009), hal.19. Pengelolaan kelas merupakan hal penting yang dilakukan oleh seorang guru dalam melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar.

Fokus kajian

Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan “Strategi Pengelolaan Kelas dan Implikasinya Terhadap Perilaku Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika Kelas VIII SMPN 4 Batukliang Utara Tahun Pelajaran 2016”.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya dan menambah pengetahuan khususnya bagi guru dan calon guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar yang berkaitan dengan pengelolaan kelas.

Ruang Lingkup dan Setting Penelitian

Strategi pengelolaan kelas dan implikasinya terhadap perilaku belajar matematika siswa Kelas VIII SMPN 4 Batukliang Utara Tahun Pelajaran 2016, yang akan membahas sebaran masalah dalam kerangka teori sebagai berikut: Strategi, Pengelolaan Kelas, Implikasi, Perilaku Belajar Siswa. Pelajaran matematika. Selain itu, peneliti juga ingin mengetahui strategi pengelolaan kelas dan implikasinya terhadap perilaku belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 4 Batukliang Utara di Aik Berik Batukliang Utara.

Telaah Pustaka

  • Hakekat Pengelolaan Kelas
  • Hakekat Perilaku Belajar Matematika Siswa
  • Pengelolaan Kelas Terhadap Perilaku Belajar Siswa

Dalam hal ini persamaannya ada pada topik penelitian yaitu sama-sama meneliti pengelolaan kelas. Disertasi Nurhayati berjudul: Strategi Pengelolaan Kelas Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa VII. pelajaran tentang persegi panjang di SMPN 7 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian eksperimen sejati dengan temuan data sebagai berikut: Strategi pengelolaan kelas dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.

Tujuan pengelolaan kelas adalah agar setiap anak di kelas dapat bekerja dengan tertib sehingga tujuan pengajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien. Pengelolaan kelas yang efektif terjadi bila guru mampu membagi perhatiannya di antara beberapa kegiatan yang berlangsung dalam waktu yang bersamaan. Untuk meminimalisir masalah gangguan dalam pengelolaan kelas, prinsip pengelolaan kelas menjadi penting, sehingga penting bagi guru untuk mengetahui dan menguasai prinsip pengelolaan kelas.

Pada umumnya kesalahan guru dalam mengelola kelas adalah guru kurang memahami siswanya. Hal ini menimbulkan reaksi penolakan dari siswa baik melalui ucapan maupun tingkah laku yang menyebabkan kegiatan pembelajaran tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kelebihan dan kekurangan tersebut menggambarkan bahwa tidak semua hal yang dilakukan guru dalam menerapkan strategi pengelolaan kelas akan mudah dilakukan.

Kerangka Fikir/ Teoritik

Pengaruh buruk dapat dibatasi oleh upaya guru untuk membimbing mereka di dalam kelas ketika mereka belajar. Berhasil atau tidaknya seorang guru dalam pengelolaan kelas ditunjukkan dengan perasaan nyaman dan puas peserta terhadap materi yang disampaikan oleh seorang guru, namun untuk mencapai hal tersebut hati harus profesional. Jadi, jika seseorang sudah profesional dalam pekerjaannya, maka hasilnya pasti akan maksimal, begitu juga dengan seorang guru, tujuan pembelajaran akan tercapai.

Siswa kelas VIII SMPN 4 Batukliang Utara mengalami beberapa kendala selama proses pembelajaran, antara lain masalah disiplin kelas dan kurangnya motivasi belajar. Peneliti ingin menerapkan manajemen kelas karena siswa aktif dalam proses pembelajaran dan siswa dapat berperilaku baik yaitu dapat menghargai waktu, menghargai guru, menghargai sesama teman dan menghargai ilmu yang diperoleh. Saat memimpin kelas, guru hendaknya mengembangkan masyarakat belajar dan menghargai semua siswa sehingga siswa saling menghargai dan termotivasi untuk bekerja sama. Guru harus mampu mengembangkan sikap peduli antara guru dengan siswa, siswa dengan guru, siswa dengan siswa, siswa dengan lingkungan.

Pengelolaan kelas merupakan program pembelajaran yang harus direncanakan dan dilaksanakan oleh guru dengan memperhatikan berbagai pertimbangan, antara lain: kemampuan siswa, kemampuan belajar, bahan pembelajaran, waktu dan tujuan pembelajaran, proses dan capaian pembelajaran serta evaluasinya. Dengan demikian akan terbentuk perilaku siswa terhadap pelajaran matematika dan siswa akan suka belajar matematika dan berpikir tentang pelajaran matematika.

Metode Penelitian

  • Pendekatan Penelitian
  • Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data
  • Validitas Data
  • Sistematika Penulisan

Menangkap dan mengumpulkan data yang berkaitan dengan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar matematika. Sumber data adalah subjek dari mana data dapat diperoleh. Jika peneliti menggunakan orang yang menjawab atau menjawab pertanyaan penelitian, baik tertulis maupun lisan, maka dalam penelitian kualitatif sumber data yang disajikan masih bersifat sementara. Namun peneliti harus menyebutkan siapa saja yang dapat dijadikan sebagai sumber data. 31. Analisis data adalah proses mencari dan mengumpulkan secara sistematis data yang diperoleh dari observasi, wawancara, dokumentasi, ke dalam satuan-satuan, mensintesakan, mengorganisasikan ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, serta menarik kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri dan orang lain.

Dengan demikian, data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya dan menanyakannya jika diperlukan. Jadi analisis data adalah proses menyusun dan mengorganisasikan data menjadi unit-unit deskriptif dasar sehingga dapat ditemukan tema dan dirumuskan sesuai dengan data yang dihasilkan dalam penelitian. Validasi data merupakan langkah yang dilakukan peneliti dalam mencocokkan laporan data yang diperoleh dengan apa yang sebenarnya terjadi pada objek yang diteliti.

Peneliti memperpanjang waktu penelitian untuk mendapatkan data yang valid Peneliti memperpanjang waktu penelitian jika data yang diperoleh tidak valid. Jadi, triangulasi yang dilakukan dalam mempelajari data ini adalah dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Peneliti membandingkan data yang terkumpul di lapangan mengenai strategi pengelolaan kelas dan implikasinya terhadap perilaku belajar siswa kelas VIII Matematika SMPN 4 Batukliang Utara.

Jadwal Kegiatan Penelitian

PAPARAN DATA DAN TEMUAN

Gambaran Umum SMPN 4 Batukliang Utara

Peserta didik merupakan salah satu unsur terpenting dalam suatu pendidikan, yang akan menjadi tolak ukur keberhasilan proses belajar mengajar. Data siswa yang akan disajikan pada tabel 1.2 merupakan data siswa kelas VIII B SMPN 4 Batukliang Utara yang dijadikan objek penelitian oleh peneliti. Sarana dan prasarana merupakan komponen penting yang harus ada dalam suatu lembaga pendidikan, oleh karena itu dalam melaksanakan proses belajar mengajar SMPN 4 Batukliang Utara memiliki sarana dan prasarana yang cukup.

Tabel 2.2  Data Siswa kelas VIII B SMPN 4 Batukliang Utara.
Tabel 2.2 Data Siswa kelas VIII B SMPN 4 Batukliang Utara.

Paparan Data dan Temuan

Berdasarkan hasil wawancara, pengertian strategi pengelolaan kelas adalah upaya pemanfaatan potensi kelas secara optimal untuk menunjang dan mencapai tujuan pembelajaran. Guru harus benar-benar menggunakan strategi pengelolaan kelas dalam proses pembelajaran karena melalui pengelolaan kelas guru dapat mencapai tujuan pembelajaran. Ketika strategi pengelolaan kelas diterapkan, siswa akan aktif karena siswa akan ditugaskan untuk bekerja dalam kelompok untuk mendiskusikan materi yang diberikan oleh guru.

Dalam strategi pengelolaan kelas, guru harus berperan aktif karena siswa memiliki tingkat pemahaman yang sangat berbeda. Ketika strategi pengelolaan kelas diterapkan dalam proses pembelajaran matematika akan berdampak pada siswa yaitu siswa akan lebih cepat mengerti karena siswa bertanggung jawab atas kerja kelompoknya, sehingga siswa harus lebih aktif dan mampu memecahkan masalah belajarnya. Ketika strategi pengelolaan kelas diterapkan, siswa diharapkan aktif menyelesaikan tugas selama proses pembelajaran.

Ketika strategi pengelolaan kelas diterapkan di sekolah, maka implikasi (dampak) terhadap perilaku belajar siswa adalah: Menurut saya, dampaknya adalah siswa belajar tepat waktu, lebih bertanggung jawab. Kelebihan dan kekurangan strategi pengelolaan kelas bila diterapkan dalam proses pembelajaran adalah strategi ini memiliki prioritas, waktu pembelajaran terkoordinasi, guru tidak terlalu lelah dan siswa lebih aktif.

PEMBAHASAN

Strategi Pengelolaan Kelas dan Implikasnya Bagi Perilaku

  • Pengertian Strategi Pengelolaan Kelas
  • Tujuan Strategi pengelolaan kelas
  • Bentuk-Bentuk Perilaku Belajar Siswa
  • Perwujudan perilaku Belajar
  • Implikasi Strategi Pengelolaan Kelas Bagi Perilaku Belajar

Strategi pengelolaan kelas ini dapat digunakan dalam proses pembelajaran langsung seperti pembelajaran di luar ruangan, hal ini dikarenakan strategi pengelolaan kelas memberdayakan potensi kelas secara optimal. Strategi pengelolaan kelas merupakan upaya mengoptimalkan potensi kelas untuk mendukung proses interaksi edukatif guna mencapai tujuan pembelajaran. Upaya pemberdayaan kelas dapat diwujudkan dengan langkah-langkah strategi pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru dalam proses pembelajaran.

Menerapkan strategi pengelolaan kelas, selain membutuhkan langkah-langkah tersebut, guru juga harus menggunakan pendekatan-pendekatan dalam proses pengelolaan kelas saat pembelajaran. Tujuan dari strategi pengelolaan kelas adalah untuk menciptakan situasi yang kondusif agar proses pembelajaran berjalan dengan lancar. Tujuan dari strategi pengelolaan kelas adalah untuk menuntut dan mendorong siswa untuk berpartisipasi lebih aktif dalam proses pembelajaran.

Implikasi strategi pengelolaan kelas terhadap perilaku belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 4 Batukliang Utara pada matematika kelas VIII SMPN 4 Batukliang Utara Tahun 2016. Strategi pengelolaan kelas merupakan upaya guru untuk melaksanakan langkah-langkah dalam pengelolaan kelas, serta potensi guru untuk menciptakan proses pembelajaran aktif yang siap memanfaatkan kelas secara optimal. Implikasi dari strategi pengelolaan kelas ini adalah dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dan kreatif dengan mengikuti proses pembelajaran.

10 Bagaimana contoh perilaku belajar yang diharapkan ibu berdasarkan implikasi strategi pengelolaan kelas.

PENUTUP

SIMPULAN

SARAN

Ketika strategi pengelolaan kelas diterapkan di sekolah, konsekuensi (dampak) terhadap perilaku belajar siswa adalah: Menurut saya, dampaknya adalah siswa belajar tepat waktu, mereka bertanggung jawab, mereka lebih. aktif dan lebih mudah memahami materi yang disampaikan. ketika manajemen kelas digunakan, banyak hal yang dapat mempengaruhi perilaku belajar siswa, menurut saya ada beberapa hal diantaranya: ruang kelas, ruang kelas yang bersih, juga metode yang digunakan. Adapun faktor-faktor yang mendukung penerapan strategi pengelolaan kelas tersebut adalah pertama Faktor dalam diri siswa yaitu kesadaran dan keinginan siswa untuk memahami pelajaran Kondisi siswa seperti kesiapan fisik dan mental siswa. Kelemahannya adalah ada siswa yang tidak mengerjakan tugas karena mengharapkan teman lain mengerjakan tugas, dan perbedaan tingkat pemahaman siswa.Guru dalam mengelola kelas adalah penguasaan dan pendekatan pengajaran.

Perwujudan perilaku belajar siswa adalah kebiasaan, keterampilan, pengamatan, ingatan, berpikir rasional dan kritis, evaluasi dan perilaku efektif. Dari pendekatan ancaman atau intimidasi ini, pengelolaan kelas juga merupakan proses pengendalian perilaku siswa. Dalam hal ini, guru adalah kunci untuk pengembangan hubungan ini.

Strategi pengelolaan kelas juga dapat diterapkan di luar ruangan, artinya guru dapat menggunakan langkah-langkah dalam menerapkan strategi pengelolaan kelas meskipun pembelajaran berlangsung di luar kelas. Diharapkan guru matematika di SMPN 4 Batukliang Utara lebih kreatif dalam menerapkan metode pembelajaran sehingga pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru menciptakan proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan dan sesuai dengan yang diharapkan. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam dan lebih luas terkait pembahasan penelitian ini dan bidang lainnya, sehingga penelitian yang telah dilakukan lebih sempurna dan dapat menyajikan implikasi strategi pengelolaan kelas terhadap perilaku belajar siswa.

Administrator, “Tujuan Pengelolaan Kelas”, dalam http://loko.000space.com/berita-146-juang-pengelolaan-class.html, diakses tanggal 19 Januari 2016 pukul 10.22 WITA.

Tabel 2.1 Daftar Nama-nama Guru SMPN 4 Batukliang  No  Nama Tenaga Pendidik  L/P  Mata Pelajaran  1  H
Tabel 2.1 Daftar Nama-nama Guru SMPN 4 Batukliang No Nama Tenaga Pendidik L/P Mata Pelajaran 1 H

Gambar

Tabel 2.1 Daftar nama-nama guru SMPN 4 Batukliang 38  Tabel 2.2Data Siswa kelas VIII B SMPN 4 Batukliang Utara
Gambar 1.1 Kerangka Berpikir
Tabel 2.1 Daftar Nama-nama Guru SMPN 4 Batukliang  No  Nama Tenaga Pendidik  L/P  Mata Pelajaran  1  H
Tabel 2.2  Data Siswa kelas VIII B SMPN 4 Batukliang Utara.
+2

Referensi

Dokumen terkait

Kurangnya efisiensi waktu transaksi, rawan akan kecurangan ( petugas parkir ) dan