Dang Feri Buldani dan seluruh anggota Ruqyah Syar'iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB) Kota Bengkulu yang telah membantu kelancaran skripsi ini. Komunitas Ruqyah Syar'iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB) merupakan wadah bersama untuk melakukan berbagai kegiatan ruqyah agar ruqyah dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Ruqyah Syar'iyyah adalah metode pengobatan dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an yang memiliki fungsi sebagai pencegahan dan penyembuhan serta.
Komunitas Ruqyah Syar’iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB) memasukkan unsur dakwah yaitu nilai-nilai pendidikan Islam dalam menjalankan aktivitasnya. Berdasarkan uraian di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Strategi Pengembangan Dakwah Pada Komunitas Ruqyah Syar’iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB) Kota Bengkulu”. Agar penelitian ini lebih terarah maka penelitian ini dibatasi pada implementasi terapi ruqyah syar'iyyah dan implementasi pengembangan dakwah Ruqyah Syar'iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB).
Bagaimana praktek dakwah melalui terapi rukyah syar'iyyah di Rukyah Syar'iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB). Untuk mengetahui implementasi dakwah melalui terapi rukyah syar'iyyah yang dilakukan di Rukyah Syar'iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB). Mengetahui strategi pengembangan dakwah dalam kegiatan Rukyah Ruqyah Syar'iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB).
Diharapkan penelitian ini dapat memperluas khazanah keilmuan Islam untuk meningkatkan kemajuan dan menyumbangkan pemikiran bagi Ruqyah Syar'iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB).
PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Batasan Masalah
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Penelitian Terdahulu
Sistematika Penulisan
KAJIAN TEORI
Dakwah
Manakala bentuk kata kerja (fi'il) bermaksud memanggil, memanggil atau mengajak (Da'a, Yad'u, Da'watan). Orang yang berdakwah biasanya dipanggil Da'i dan orang yang menerima dakwah atau orang yang didakwah dipanggil Mad'u. Toha Yahya Umar yang menyatakan bahawa dakwah Islamiah adalah satu usaha untuk bijak mengajak manusia ke jalan yang benar sesuai dengan perintah Allah untuk kemaslahatan dunia dan akhirat.
Syeikh Ali Makhfudz, dalam kitabnya Hidayatul Mursyidin memberikan definisi dakwah seperti berikut: Dakwah Islamiah iaitu;. Syaikh Muhammad Abduh mengatakan bahawa dakwah adalah menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran merupakan kewajipan yang wajib bagi setiap muslim. Sedangkan menurut Hamza Yakubi, beliau mengatakan bahwa dakwah adalah mengajak manusia dengan hikmah untuk mengikuti petunjuk Allah dan Rasul-Nya.
Dari definisi-definisi tersebut, meskipun terdapat perbedaan rumusan, dapat disimpulkan secara perbandingan satu sama lain bahwa dakwah menjadikan perilaku umat Islam dalam pengamalan Islam sebagai iman rahmatan lil alamin, yang wajib didakwahkan kepada seluruh umat, yang mana dalam prosesnya meliputi unsur-unsur: da'i (subjek), maaddah (materi), thoriqoh (metode), washilah (media) dan mad'u (objek) dalam mencapai maqashid (tujuan) dakwah yang melekat dalam Islam tujuan mencapai kebahagiaan dalam kehidupan di dunia ini dan di akhirat. Unsur dakwah meliputi: Da'i (pelaku/subjek dakwah), Mad'u (mitra/subjek dakwah), Maddah (materi dakwah), Wasilah. Da'i adalah orang yang melakukan dakwah secara lisan, tertulis dan melalui perbuatan baik yang dilakukan.
Objek dakwah adalah setiap orang atau sekelompok orang yang dituju atau menjadi sasaran suatu kegiatan dakwah. Berdasarkan pemahaman tersebut, setiap manusia, tanpa memandang jenis kelamin, usia, profesi, pendidikan, warna kulit dan sebagainya, merupakan obyek undangan. Materi dakwah adalah isi pesan atau topik kajian yang disampaikan oleh seorang da'i kepada mad'u.
27Said bin Ali Wahanif Al-Qathani, Dakwah Islam Dakwah Bijaksana, (Jakarta: PT. Gema Insani Press, 1994), hal. Metode adalah cara yang terorganisasi dan disengaja untuk mencapai suatu tujuan.29 Sedangkan metode dakwah adalah cara menyampaikan pesan kepada objek dakwah, baik kepada individu, kelompok maupun masyarakat, sehingga pesan-pesan tersebut sederhana. terima, yakini dan amalkan.. .30 Ketika membahas metode dakwah, selalu mengacu pada ayat 125 surat An-Nahl yang berbunyi. Misalnya, materi yang disajikan tidak membebani orang yang dituju (cinta) dan tidak membebani jiwa yang ingin menerimanya.
Strategi Pengembangan Dakwah
Strategi sentimental (al-manhaj al-„athifi) adalah dakwah yang menitikberatkan pada aspek hati dan menggerakkan perasaan serta pikiran mitra dakwah. Memberikan nasihat yang mengesankan kepada mitra dakwah, menyeru dengan kelembutan atau memberikan pelayanan yang memuaskan adalah beberapa metode yang dikembangkan dari strategi ini. Strategi rasional (al-manhaj al-„aqli) adalah dakwah dengan berbagai metode yang menitikberatkan pada aspek akal.
Dimaknai sebagai sistem dakwah atau kumpulan metode dakwah yang berorientasi pada panca indera dan berpegang pada hasil penelitian dan eksperimen. Menurut Amin (2009), untuk mencapai keberhasilan dakwah yang maksimal diperlukan berbagai faktor pendukung, diantaranya adalah strategi dakwah yang tepat agar dakwah tepat sasaran. Prinsip ini membahas masalah yang berkaitan erat dengan tujuan yang ingin dicapai dalam proses atau kegiatan dakwah.
Prinsip Kemampuan dan Keahlian Da’i (Prestasi dan Profesionalisme) Prinsip ini berkaitan dengan pembahasan kemampuan dan profesionalitas da’i sebagai subyek dakwah. Misalnya politik pemerintah daerah, mayoritas agama di suatu daerah, sasaran filosofis dakwah, sasaran sosial budaya dakwah dan sebagainya. Seorang da'i adalah orang, sekaligus sasaran dakwahnya yang memiliki karakteristik unik dan berbeda satu sama lain.
Maksud dari prinsip ini adalah dalam kegiatan dakwah harus diupayakan keseimbangan antara biaya, waktu dan tenaga yang dikeluarkan dalam mencapai hasil.
Ruqyah Syar’iyyah
METODE PENELITIAN
Tempat dan Waktu Penelitian
Informan Penelitian
Definisi Istilah
Sumber Data
Teknik Pengumpulan Data
Rencana Pengujian Keabsahan Data
Teknik Analisa Data
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
Implementasi dakwah melalui terapi ruqyah syar'iyyah dipraktikkan di Ruqyah Syar'iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB). 71 Ummu Abdillah Hanien az-Zarqaa', Terapi Pengobatan dengan Ruqyah Syar'iyyah, (Jakarta: el-Posowy, 2005), hlm. Dalam pengobatan alternatif melalui ruqyah syar'iyyah melalui tahapan yaitu tahapan sebelum pengobatan, dengan syarat harus menyiapkan akidah yang benar.
Keberadaan Ruqyah Syar’iyyah AlHaq Bengkulu (RSAB) tidak terlepas dari kepedulian pondok pesantren untuk melakukan kegiatan sosial. Ruqyah Syar'iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB) selalu berupaya memberikan nilai tambah dalam setiap aspek usahanya dengan menjaga keseimbangan antara kepentingan pesantren dan masyarakat umum. Dengan demikian, dalam melaksanakan Ruqyah Syar'iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB) dengan berpegang pada prinsip bahwa ruqyah adalah bagian dari fardhu kifayah dan kebutuhan umat, tidak boleh dijadikan sarana.
Ruqyah Syar'iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB) word een keer per maand op Vrydag in die vierde week gehou. 72Ummu Abdillah Hanien az-Zarqaa', Behandelingsterapie met Ruqyah Syar'iyyah, (Jakarta: el-Posowy, 2005), p. 73Ummu Abdillah Hanien az-Zarqaa', Behandelingsterapie met Ruqyah Syar'iyyah, (Jakarta: el-Posowy, 2005), p.
74 Ummu Abdillah Hanien az-Zarka', Terapi Pengobatan dengan Rukyah Syar'iyyah, (Jakarta: al-Posowy, 2005), hal. 75 Ummu Abdillah Hanien az-Zarkaa', Terapi Pengobatan Rukyah Syar'iyyah, (Jakarta: al-Posowy, 2005), hal. 76 Ummu Abdillah Hanien az-Zarka', Terapi Pengobatan dengan Rukyah Syar'iyyah, (Jakarta: al-Posowy, 2005), hal.
77Ummu Abdillah Hanien az-Zarqaa', Behandelingstherapie met Ruqyah Syar'iyyah, (Jakarta: el-Posowy, 2005), p. 78Ummu Abdillah Hanien az-Zarqaa', Behandelingstherapie met Ruqyah Syar'iyyah, (Jakarta: el-Posowy, 2005), p. De activiteit Ruqyah Syar'iyyah Al-Haq Bengkulu (RSAB) komt met een da'wah-missie met meer oefening.
Strategi pengobatan alternatif melalui ruqyah syar'iyyah melalui ruqyah syar'iyyah melalui tahapan pengobatan melalui diruqyah. Kamil, “Efektivitas Terapi Ruqyah Syar’iyyah Untuk Mengatasi Gangguan Jiwa (Studi Pada Pasien di Klinik Ibnu Sina Palembang)”, Skripsi, (UIN Raden Fatah Palembang 2016), hlm.