STRATEGI REKAYASA TERMAL
PROGRAM STUDI ARSITEKTUR FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA FISIKA BANGUNAN
MINGGU 6
DEFINISI
• ASHRAE (1989) mendefinisikan kenyamanan thermal sebagai suatu pemikiran dimana
kepuasan didapat dari kondisi termal.
DEFINISI
• Kondisi termal pada suatu bangunan terkait dengan apa yang dirasakan secara fisik oleh pengguna bangunan tersebut.
IKLIM
• Iklim sangat dipengaruhi oleh perputaran bumi pada sumbunya yang selalu berubah – ubah dalam perjalanannya mengelilingi
matahari.
• Maka masing – masing lintang pada bumi menerima panas matahari yang banyaknya berbeda – beda.
Jumlah panas yang diterima oleh suatu tempat / daerah di permukaan bumi ini tergantung pada :
• Lamanya tempat / daerah tersebut terkena sinar matahari,
• Sudut datang dari sinar matahari yang mengenai bumi.
FAKTOR - FAKTOR
Beberapa faktor yang dapat menkondisikan kenyamanan thermal antara lain :
• Orientasi Bangunan
– orientasi thd matahari
Orientasi bangunan terhadap matahari akan menentukan besarnya radiasi matahari yang diterima bangunan. Semakin luas bidang yang menerima radiasi matahari secara langsung, semakin besar juga panas yang diterima
bangunan.
• Daerah dingin
• Daerah Temperatur Sedang
• Daerah Panas-kering
• Daerah Panas-lembab
Matahari Pasif Adalah penggunaan energi matahari untuk memanaskan ruang interior bangunan tanpa mengandalkan peralatan mekanikal yang memerlukan energi
tambahan.
terdapat tiga cara untuk memperoleh pemanasan matahari pasif.
• 1. Perolehan panas langsung
• 2. Perolehan panas tidak langsung
• 3. Perolehan panas isolasi.
Perolehan panas langsung
Perolehan panas tidak langsung
Teras kaca
Kolam atap
Perolehan panas isolasi
• Penghawaan Alami (Kekuatan Angin)
– Orientasi terhadap angin
– Kecepatan angin di daerah iklim tropis panas lembab umumnya rendah. Angin dibutuhkan untuk keperluan ventilasi (untuk kesehatan dan kenyamanan penghuni di dalam bangunan).
• Penghawaan Buatan
• Elemen Arsitektur
– Pelindung Matahari
– Apabila posisi bangunan pada arah Timur dan Barat tidak dapat dihindari, maka pandangan
bebas melalui jendela pada sisi ini harus dihindari karena radiasi panas yang langsung masuk ke
dalam bangunan (melalui bukaan/kaca) akan memanaskan ruang dan menaikkan
suhu/temperatur udara dalam ruang.
• Elemen Lansekap
Di samping elemen arsitektur, elemen
lansekap seperti pohon dan vegetasi juga
dapat digunakan sebagai pelindung terhadap radiasi matahari.
• Material / Bahan Bangunan
Panas masuk ke dalam bangunan melalui
proses konduksi (lewat dinding, atap, jendela kaca) dan radiasi matahari yang ditransmisikan melalui jendela/kaca.
Buatlah gambar skematik konsep penghawaan buatan pada bangunan stupa kalian,
Tunjukkan konsep dengan gambar (denah, potongan, maupun potongan axonometri 3d)
TUGAS KELAS (individu)
TUGAS Rumah (individu)
Jelaskan apa itu solar access analysis? Data apa yang bisa didapatkan dari solar access analysis?
Kemudian jelaskan pengaruh solar access analysis terhadap desain kulit bangunan