• Tidak ada hasil yang ditemukan

Struktur dan Isi Proposal Skripsi Mahasiswa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Struktur dan Isi Proposal Skripsi Mahasiswa"

Copied!
121
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Pembatasan Masalah

Perumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

  • Kontribusi Teoritis
  • Kontribusi Praktis

Sistematika Penulisan

TINJAUAN PUSTAKA

  • Peran Selebriti
  • Kredibilitas
  • Daya Tarik
  • Kecocokan antara Selebriti dan Produk
  • Merek
  • Citra merek (Brand Image)
  • Penelitian Terdahulu
  • Perumusan Hipotesis

Hal ini ditunjukkan dengan adanya hubungan antara kredibilitas dan endorser yang menciptakan citra merek terhadap produk. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa celebrity endorser yang menarik secara fisik akan meningkatkan citra merek dan produk itu sendiri. Citra merek secara umum diartikan sebagai segala sesuatu yang berkaitan dengan merek yang ada di benak konsumen.

Ketiga indikator citra merek, berdasarkan analisis faktor dari serangkaian atribut citra merek, diuji. Keller (2009): Citra merek didefinisikan sebagai persepsi atau kesan tentang suatu merek yang tercermin dari sekumpulan asosiasi yang menghubungkan seseorang dengan merek tersebut dalam ingatannya. Hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan adalah bagaimana mempertahankan dan meningkatkan citra merek yang positif.

Keller (2009), citra merek diartikan sebagai persepsi atau kesan terhadap suatu merek yang tercermin dari sekumpulan asosiasi yang menghubungkan seseorang dengan merek tersebut dalam ingatannya.

METODOLOGI PENELITIAN

  • Populasi dan Sampel
    • Sampel Unit
    • Metode Pengambilan Sampel
  • Definisi Operasional
  • Jenis dan Sumber Data
  • Teknik Pengolahan Data
    • Uji Validitas
    • Uji Reliabilitas
    • Uji Asumsi Klasik
  • Teknik Pengujian Hipotesis
    • Teknik Regresi Linear Berganda
    • Uji Parsial (Uji t)
  • Hipotesis Penelitian

Pada brand image responden menjawab minimal 3 dan maksimal 7 dengan mean yang diperoleh sebesar 4,36 sehingga dapat disimpulkan bahwa responden setuju dengan pernyataan tentang brand image mengenai kredibilitas, daya tarik dan kesesuaian selebritis. Jadi, semakin meningkat satu poin pada setiap nilai variabel independen yang terdiri dari kredibilitas, daya tarik, dan kesesuaian selebriti, maka citra merek akan meningkat. Hipotesis (Ha) yang menyatakan terdapat pengaruh signifikan variabel daya tarik terhadap variabel citra merek diterima, karena nilai thitung = 3,429 >.

Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa untuk variabel citra merek, indikator kekuatan merek dan keunikan merek memerlukan perhatian khusus dari perusahaan karena rata-rata indikatornya lebih rendah dibandingkan rata-rata variabelnya. Berdasarkan hasil penelitian menganalisis pengaruh celebrity endorsement (Agnes Monica) terhadap brand image Telkomsel Simpati, dapat diketahui bahwa variabel celebrity endorsement berpengaruh signifikan terhadap brand image Telkomsel Simpati. Menyelidiki dampak dukungan selebriti terhadap citra merek”, Jurnal Penelitian Ilmiah Eropa, vol.58 No.1 (2011), hal.

Penulis panjatkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT karena atas rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengaruh Endossement Selebritis (Agnes Monica) Terhadap Brand Image Produk Simpati Telkomsel di Jakarta”.

ANALISA DAN PEMBAHASAN

Sejarah Telkomsel

Yahoo Big Idea Chair Regional Award 2011 untuk kampanye TELKOMSELSiaga sebagai kombinasi terbaik antara tampilan dan pencarian ROI. Mobile Operator Brand Champion, Indonesia Brand Champion Award 2011 untuk simPATI oleh Marketeers & Markplus. Brand Champion Mobile Internet Provider, Indonesia Brand Champion Award 2011 untuk Telkomsel Flash oleh Marketeers & Markplus.

WOMM Award 2011 untuk kartuHALO sebagai kartu GSM Pascabayar paling direkomendasikan dari SWA & onbee Marketing Research. WOMM Award 2011 untuk Telkomsel sebagai layanan internet BlackBerry paling direkomendasikan dari SWA & onbee Marketing Research. Golden Ring Award 2011 untuk LangitMusik Telkomsel sebagai Layanan Bernilai Tambah Terbaik Jurnalis Telekomunikasi Indonesia.

Penghargaan Kepuasan Pelanggan Indonesia (ICSA) 2011 untuk kartuHALO, kategori SIM prabayar oleh SWA & Frontier. Penghargaan Kepuasan Pelanggan Indonesia (ICSA) 2011 untuk kategori SIM Prabayar simPATI dari SWA & Frontier. Penghargaan Kepuasan Pelanggan Indonesia (ICSA) 2011 untuk TELKOMSELFlash, Kategori Layanan Internet Seluler oleh SWA & Frontier.

IBBA Award 2011 untuk simPATI, merek paling berharga untuk kategori produk kartu SIM GSM dari SWA & MARS. Techlife Innovation Award 2011 untuk Telkomsel sebagai operator inovatif terbaik tahun ini oleh majalah Techlife. Techlife Innovation Award 2011 untuk BlackBerry Internet Service (BIS) Telkomsel sebagai layanan BlackBerry inovatif terbaik oleh majalah Techlife.

Indonesia CSR Award 2011 untuk Program TIK untuk Guru dan TIK untuk Siswa dan Sekolah dari Corporate Forum for Community Development. Indonesia CSR Award 2011 untuk Program Teknisi Ponsel untuk Anak Jalanan, Penyandang Disabilitas dan Rehabilitasi Narkotika. Peserta Forum Bisnis Pengembangan Masyarakat.

Data Penelitian dan Analisa Data

  • Data Penelitian
  • Deskripsi Profil Responden
  • Analisa Deskriptif

Berdasarkan gambar pie chart di atas, mengenai usia responden, rincian datanya adalah sebagai berikut: mayoritas responden berusia 20 – 30 tahun berjumlah 44%, kemudian responden berusia di atas 30 tahun sebanyak 35%, dan responden berusia kurang dari 30 tahun berjumlah 44%. 20 tahun berjumlah 21%. Berdasarkan gambar pie chart di atas mengenai gender, rincian datanya adalah sebagai berikut: 54% responden berjenis kelamin laki-laki dan 46% berjenis kelamin perempuan. Berdasarkan gambar pie chart di atas mengenai pekerjaan diperoleh rincian data sebagai berikut: responden yang berstatus profesional sebanyak 37%, kemudian pelajar sebanyak 28%, kemudian responden teknisi/operator sebanyak 13%, yang berstatus wiraswasta adalah 4%, dan seterusnya - lainnya dengan 13%.

Berdasarkan gambar pie chart di atas mengenai rata-rata pengeluaran pribadi untuk kebutuhan responden setiap bulannya, rincian datanya adalah sebagai berikut: Sebagian besar responden mengeluarkan uang sebesar Rp. Berdasarkan diagram lingkaran di atas terlihat bahwa responden 100% mengenal Agnes Monica sebagai endorser produk Telkomsel. Berdasarkan gambar pie chart diatas terlihat 40% pelanggan melihat iklan Telkomsel di TV, 25% pelanggan melihat iklan Telkomsel dari internet, 20%.

Mengenai kredibilitas, responden menjawab minimal 1 dan maksimal 7 dengan rata-rata yang diperoleh sebesar 4,54, sehingga dapat disimpulkan bahwa responden setuju dengan pernyataan tentang kredibilitas penggunaan selebriti. Dalam hal kesesuaian selebriti, responden menjawab minimal 3 dan maksimal 7 dengan mean yang diperoleh sebesar 5,30, sehingga dapat disimpulkan bahwa responden setuju dengan pernyataan kesesuaian selebriti menggunakan selebriti sebagai endorsement. Terlihat dari rata-rata indikator dibandingkan dengan rata-rata variabel, terdapat beberapa indikator yang mempunyai rata-rata lebih rendah.

Tabel 4.2 menjelaskan secara rinci besarnya rata – rata tiap variabel indikator.
Tabel 4.2 menjelaskan secara rinci besarnya rata – rata tiap variabel indikator.

Analisa Data

  • Uji Kualitas Data
  • Uji Asumsi Klasik
    • Uji Multikolinearitas
    • Uji Heteroskedastisitas
  • Pengujian Hipotesis
    • Analisis Regresi Linier Berganda
    • Analisis Koefisien Determinasi
    • Uji Parsial (Uji t)
  • Uji ANOVA (Uji F)

Berdasarkan hasil uji validitas menggunakan rumus Pearson product moment terlihat seluruh item kuesioner dinyatakan valid karena hasil nilai signifikansi r hitung (0,000) < atau 0,01 (1%). Berdasarkan hasil uji reliabilitas terlihat jelas bahwa sebenarnya nilai Cronbach’s Alpha hitung > tabel Cronbach’s Alpha dapat dikatakan seluruh item kuesioner yang berkaitan dengan Credibility, Attractiveness, Celebrity Suitability dan Brand Image dapat dikatakan reliabel. . Hasil uji normalitas data penelitian dapat dilihat dari tampilan gambar Normal P-P Plot atau Regression Standardized Residual.

Secara umum, jika VIF lebih besar dari 5 m maka variabel tersebut mempunyai masalah multikolinearitas (terdapat korelasi yang besar antara variabel independen) dengan variabel independen lainnya. Pada penelitian ini nilai VIF kurang dari 5 sehingga tidak terjadi multikolinearitas antar variabel independen. Model regresi yang baik adalah yang tidak mencegah terjadinya heteroskedastisitas karena data cross-sectional mempunyai data yang mewakili ukuran yang berbeda-beda.

Berdasarkan hasil scatter plot di atas terlihat jelas bahwa sebaran titik data penelitian tersebar di sekitar angka nol (0 pada sumbu Y) dan tidak membentuk pola atau garis tren tertentu, menurut Tabachnick dan Fidell (2007) yang menyatakan bahwa data Outlier dapat diketahui dari hasil sebaran datanya boleh melebihi 3,3 namun harus lebih kecil dari –3,3, sehingga dapat dikatakan data penelitian tersebut tidak terjadi heteroskedastisitas yang artinya model regresi memenuhi persyaratan untuk prediksi citra merek. Dari persamaan rumus regresi linier berganda dapat dianalisis sebagai berikut: Citra merek (Ŷ) akan mengalami peningkatan yang tinggi apabila terdapat penambahan satu poin pada setiap variabel kredibilitas, daya tarik dan kesesuaian selebriti. Besar kecilnya nilai pengaruh variabel kredibilitas, daya tarik dan kesesuaian selebriti terhadap citra merek dilihat dari nilai r = 0,692. Berdasarkan pedoman, interval korelasi berada pada jarak termasuk kategori pengaruh kuat.

Kemudian nilai koefisien determinasi (adjusted r square) digunakan untuk mengetahui persentase citra merek yang dipengaruhi oleh variabel kredibilitas, daya tarik dan kesesuaian selebriti yaitu sebesar 0,462 atau dalam bentuk persentase sebesar 0,462. x lalu sisanya. Uji parsial (uji t) digunakan untuk melihat apakah terdapat pengaruh signifikan variabel independen secara parsial terhadap variabel dependen. Setelah dilakukan uji parsial masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, ternyata hasil penelitian menunjukkan hal tersebut.

Hipotesis (Ha) yang menyatakan terdapat pengaruh signifikan variabel kredibilitas terhadap variabel citra merek diterima, karena nilai t hitung = 5,202 > t kritis (dengan sig dan Sig. Hipotesis (Ha) yang menyatakan bahwa ada adalah Variabel kecocokan selebriti diasumsikan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel citra merek, karena nilai t hitung = 4,527 > t kritis (dengan sight dan Sig.

Tabel 4.4     Hasil Uji Reliabilitas
Tabel 4.4 Hasil Uji Reliabilitas

Implikasi Manajerial

Artinya kemunculan endorser dalam iklan tersebut sesuai dengan citra merek yang diiklankan, karena endorser tampil ekspresif dalam penampilan iklan tersebut guna menunjang citra merek tersebut. Sedangkan dari segi gaya hidup, suporter harus menyesuaikan gaya hidupnya dengan slogan Simpati Telkomsel “My Simpati, My Style”. Sedangkan perilaku endorser diharapkan dapat mencerminkan brand image SimpatiTelkomsel dengan cara meningkatkan citra diri endorser, misalnya dalam melakukan aktivitas sosial.

Semakin tinggi kecocokan antara selebriti dengan produk yang ditawarkan maka semakin tinggi pula brand image Simpati Telkomsel (Till dan Busler, 1998). Melalui artikel ini, para peneliti selanjutnya dapat menjadikan artikel ini sebagai bahan latihan dan pertimbangan kedepannya, apakah hanya terfokus pada aspek celebrity endorsement atau brand image. Sedangkan integritas endorser harus lebih ditingkatkan lagi agar dapat memperoleh kepercayaan yang baik di masyarakat sehingga dapat meningkatkan brand image.

Artinya kemunculan endorser dalam iklan tersebut sesuai dengan citra merek yang diiklankan, karena endorser tampil ekspresif dalam penampilan iklan tersebut guna menunjang citra merek tersebut. Sedangkan dari segi gaya hidup, suporter harus menyesuaikan gaya hidupnya dengan slogan Simpati Telkomsel “My Simpati, My Style”. Sedangkan untuk menyetujui perilaku. Diharapkan dapat mencerminkan brand image Simpati Telkomsel dengan meningkatkan citra diri endorser seperti melakukan kegiatan sosial. d) Untuk variabel citra merek, indikator kekuatan merek dan keunikan merek memerlukan perhatian khusus dari perusahaan karena rata-rata indikatornya lebih rendah dibandingkan rata-rata variabelnya.

Celebrity endorsement has emerged as one of the most popular brand image tools in recent times. The purpose of this article is to examine the relationship between celebrity endorsements and brand image. This study aims to demonstrate the influence of celebrity endorsement (Agnes Monica) on Telkomsel's brand image sympathy products.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel penugasan kredibilitas, daya tarik dan kesesuaian produk mempunyai hubungan positif terhadap citra merek. Kepribadian Agnes Monica yang cerdas, semangat yang besar, dan kerja keras selaras dengan produk Simpati Telkomsel.

Tabel 4.10  Daya Tarik
Tabel 4.10 Daya Tarik

KESIMPULAN DAN SARAN

Saran

Penulisan skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen di STIE Indonesia Banking School. Seluruh dosen STIE Indonesia Banking School khususnya Departemen Manajemen telah mengajar, membimbing dan memberikan ilmu yang sangat bermanfaat selama perkuliahan. Saya seorang mahasiswa Sekolah Perbankan Indonesia yang sedang melakukan penelitian untuk tugas akhir (tesis) saya.

Tabel 1.1    Perkembangan jumlah telepon seluler.................................................................3  Tabel 3.1  Operasionalisasi Konsep ....................................................................................
Tabel 1.1 Perkembangan jumlah telepon seluler.................................................................3 Tabel 3.1 Operasionalisasi Konsep ....................................................................................

Gambar

Tabel 4.2 menjelaskan secara rinci besarnya rata – rata tiap variabel indikator.
Tabel 4.3       Hasil Uji Validitas
Tabel 4.4     Hasil Uji Reliabilitas
Tabel 4.5  Uji Multikolinearitas
+7

Referensi

Dokumen terkait

Bagaimana faktor celebrity endorser yang terdiri dari kredibilitas, daya tarik , kecocokan antara citra dan nilai-nilai, dukungan tulus, dan keistimewaan mempengaruhi pembelian

H5: Kredibilitas, daya tarik, kecocokan antara citra dan nilai-nilai, dukungan tulus, dan keistimewaan celebrity endorser berpengaruh pada nilai produk pembelian impulsif... Gambar

Variabel celebrity endorser yang terdiri dari kredibilitas, daya tarik, kecocokan antara citra dan nilai-nilai, dukungan tulus, dan keistimewaan berpengaruh secara simultan

Oleh sebab itu, penulis tertarik melakukan penelitian guna mengetahui seberapa signifikan pengaruh atas daya tarik iklan, kualitas pesan iklan, serta selebriti endorser yang

Dengan menggunakan celebrity endorser sebagai bintang iklan suatu produk, maka daya tarik yang dimiliki oleh selebriti tersebut menjadi dimensi penting terhadap image produk

Dari skor yang diperoleh, terlihat bahwa responden pada kelompok penelitian 1 (iklan selebriti) mempunyai respon yang lebih positif terhadap daya tarik endorser yang ditampilkan

Apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas produk, citra merek, intensitas terpaan iklan dan daya tarik endorser Anggun Cipta Sasmi secara bersama- sama

celebrity endorser dan Daya Tarik Iklan maka akan semakin tinggi brand awareness suatu produk Honda Vario.. Keywords : kredibilitas celebrity endorser, daya tarik