• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRUKTURALISME PPT

N/A
N/A
alpianto utina

Academic year: 2024

Membagikan " STRUKTURALISME PPT "

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

STRUKTURALISME

Kelompok 1 1. Alpianto Utina – 291423001

2. Mohammad Ramdan Ibrahim - 291423137 3. Neyza Rahmadita Nadjamuddin – 291423103 4. Fatmawati H. Tinelo - 291423007

Kelas E

Mata kuliah Pengantar Ilmu Psikologi Jurusan Ilmu Komunikasi

(2)

01

02 04

03 Pencetus Aliran

Strukturalisme

Teori

Strukturalisme Tokoh-tokoh

terkenal dalam aliran

strukturalisme

STRUKTURALISME

Contoh teori

Strukturalisme

dalam kehidupan

sehari-hari

(3)

Apa itu

Strukturalisme? Strukturalisme adalah pendekatan dalam ilmu sosial dan humaniora yang menekankan pentingnya struktur dan pola-pola dalam masyarakat, budaya, dan bahasa. Pendekatan ini menekankan bahwa struktur sosial dan budaya memiliki pengaruh yang kuat terhadap perilaku individu dan masyarakat secara keseluruhan.

Strukturalisme juga mencoba untuk

mengidentifikasi pola-pola umum yang terdapat di

dalam berbagai sistem sosial dan budaya.

(4)

PENCETUS ALIRAN STRUKTURALISME

01

(5)

Pencetus aliran strukturalisme

1. Wilhelm Wundt: Seorang psikolog Jerman yang mendirikan laboratorium psikologi pertama di dunia di Universitas Leipzig pada tahun 1879. Wundt dikenal sebagai bapak psikologi eksperimental dan salah satu pendiri aliran strukturalisme.

2. Edward B. Titchener: Seorang murid dari Wilhelm Wundt yang membawa konsep strukturalisme ke Amerika Serikat. Titchener mengembangkan pendekatan strukturalisme dengan fokus pada analisis elemen-elemen pikiran dan pengalaman manusia.

3. William Wundt: Meskipun tidak secara langsung terlibat dalam aliran

strukturalisme, William James, seorang psikolog Amerika, memberikan kontribusi

penting dalam perkembangan psikologi dengan aliran fungsionalisme yang

menjadi alternatif terhadap strukturalisme.

(6)

TOKOH-TOKOH TERKENAL DALAM ALIRAN

STRUKTURALISME

02

(7)

1. Ferdinand de Saussure: Seorang ahli bahasa asal Swiss yang dianggap sebagai bapak linguistik modern. Ia memperkenalkan konsep-konsep penting dalam strukturalisme, seperti signifier (penanda) dan signified (penandaan).

2. Claude Lévi-Strauss: Seorang antropolog Prancis yang dikenal sebagai salah satu tokoh utama dalam strukturalisme antropologi. Karyanya yang terkenal adalah "The Structural Study of Myth" di mana ia menerapkan metode strukturalis dalam menganalisis mitos.

3. Roland Barthes: Seorang kritikus sastra dan teoretikus budaya Prancis yang memainkan peran penting dalam pengembangan strukturalisme sastra. Karyanya yang terkenal adalah

"Mythologies" di mana ia menganalisis mitos-mitos modern dalam budaya populer.

4. Jacques Lacan: Seorang psikoanalis Prancis yang menggabungkan teori Freudian dengan strukturalisme untuk menciptakan psikoanalisis struktural. Ia terkenal dengan konsep-konsep seperti "the mirror stage" dan "the symbolic order".

5. Michel Foucault: Seorang filsuf Prancis yang memadukan strukturalisme dengan analisis sejarah dan kekuasaan. Karyanya yang terkenal termasuk "Discipline and Punish" dan "The History of Sexuality".

Tokoh – tokoh terkenal dalam aliran strukturalisme

(8)

TEORI

STRUKTURALISME

03

(9)

Teori Strukturalisme

strukturalisme adalah teori umum mengenai budaya dan metodologi

yang menyiratkan bahwa unsur-unsur budaya manusia harus dipahami

melalui hubungannya dengan sistem yang lebih luas. Ia bekerja untuk

mengungkap struktur yang mendasari semua hal yang manusia lakukan,

pikirkan, rasakan, dan merasa. Atau, seperti yang dirangkum oleh filsuf

Simon Blackburn, strukturalisme adalah "keyakinan bahwa fenomena

kehidupan manusia yang tidak dimengerti kecuali melalui keterkaitan

mereka. Hubungan ini merupakan struktur, dan belakang variasi lokal

dalam fenomena yang muncul di permukaan ada hukum konstan dari

budaya abstrak.Teori strukturalisme adalah sebuah pendekatan yang

digunakan dalam berbagai bidang ilmu, seperti sosiologi, antropologi,

arkeologi, sejarah, filsafat, dan linguistik.

(10)

CONTOH TEORI

STRUKTURALISME DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

04

(11)

ketika seseorang diminta untuk (introspeksi) menceritakan kembali pengalamannya, mampu menangkap emosi, merasakan sensasi, dan kelima panca indra bisa mempersepsikan masalah tersebut. Dengan dia mampu menceritakan masalahnya secara rinci, maka Strukturalisme mampu membantunya dalam menyelesaikan masalah secara merinci dan lebih detail.

Contoh teori Strukturalisme dalam

kehidupan sehari-hari

(12)

Sekian presentasi dari kami, terima kasih yang sudah mendengarkan, jika ada yang

ingin bertanya, kami menyediakan jawaban bukan memberi harapan

THANK YOU

Referensi

Dokumen terkait