TRADISI NYANDUNG WATANG DALAM PERNIKAHAN PERSPEKTIF MAQASHID Al- SYARI’AH
(Studi Kasus di Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik)
SKRIPSI
Diajukan Guna Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Hukum (S.H)
Oleh:
MIFA DWI INDRI UTAMI 9311.066.18
PROGRAM STUDI HUKUM KELUARGA ISLAM FAKULTAS SYARIAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) KEDIRI 2022
ii
iii
:
iv
v
vi MOTTO
ْمُكَّلَعَل ِنْيَجْوَز اَنْقَلَخ ٍءْيَش ِّلُك ْنِمَو َنْوُرَّكَذَت
“Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran allah”1
1 QS Al-Dhariyat Ayat 49
vii
HALAMAN PERSEMBAHAN
Dengan penuh rasa syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, atas segala limpahan rahmat serta taufiq dan hidayah-Nya. Sehingga karya yang sederhana ini saya persembahkan sebagai tanda hormat dan terima kasih saya kepada:
1. Kedua orang tua saya tercinta Bapak Kurdiman dan Ibu Marsuni yang telah memberikan dukungan penuh, semangat yang tiada henti, serta doa-doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT.
2. Saudara-saudara dirumah yang senantiasa memberikan doa, dukungan, dan semangat sehingga dapat terselesaikan skripsi ini dengan baik.
3. Dosen Pembimbing skripsi (Bapak Dr. Muhammad Solikhudin, M.H.I dan Bapak Moch Choirul Rizal, M.H) yang telah sabar membimbing dan meluangkan tenaga, pikiran, serta waktunya dalam memberikan bimbingan dan pengarahan selama pengerjaan skripsi ini.
4. Civitas akademik yang telah membantu dalam menimbah ilmu dan pengalaman sebagai bekal di kehidupan nantinya.
5. Orang baik yang selalu memberikan doa, selalu mengingatkan, memberi semangat, dorongan motivasi, serta menemani dalam pengerjaan skripsi hingga terselesaikan skripsi ini.
6. Sahabat dan teman-temanku yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang selalu mendukung dan memberikan semangat serta arahan dalam pengerjaan skripsi ini
7. Teman-teman Hukum Keluarga Islam, terkhusus angkatan 2018 yang telah menemani masa perjuangan dalam menempuh pendidikan S1.
viii ABSTRAK
MIFA DWI INDRI UTAMI, Dosen Pembimbing Dr. Muhammad Solikhudin, M.H.I. dan Moch Choirul Rizal, M.H. Tradisi Nyandung Watang dalam Pernikahan Perspektif Maqashid Al-Syari’ah (Studi Kasus di Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik). SYARIAH, IAIN KEDIRI 2022.
Kata Kunci : Tradisi Nyandung Watang, Pernikahan, Maqashid Al-Syariah.
Pernikahan dimaksudkan untuk melakukan dan melaksanakan perintah Allah SWT berdasarkan hukum Islam, yaitu dengan ketentuan yang telah ditetapkan Allah SWT. secara lengkap dengan syarat sah dan rukun dalam pernikahan serta tidak ada halangan yang menghalangi keabsahannya. Namun, di Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, terdapat tradisi dalam pernikahan yang harus dilakukan dan menjadi syarat dalam pernikahan. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk menelitinya agar pandangan masyarakat menjadi lebih luas terhadap tradisi nyandung watang. Adapun tujuan masalah yang diteliti ialah: (1) untuk mengetahui praktik tradisi nyandung watang dalam pernikahan di Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, (2) untuk mengetahui tradisi nyandung watang dalam pernikahan perspektif maqashid al-syari’ah.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif yakni penelitian yang hakikatnya mengkaji hukum yang dikonsepkan sebagai kaidah atau norma yang berlaku dari masyarakat. Penelitian ini didasarkan pada sumber-sumber kepustakaan yang mengacu pada konsep hukum yang menggunakan berbagai data sekunder seperti buku, jurnal, makalah, artikel. Pendekatan ini menggunakan pendekatan konseptual yakni pendekatan yang beranjak dari pandangan-pandangan dan doktrin-doktrin yang berkembang dalam ilmu hukum, sehingga melahirkan pengertian hukum yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, masyarakat setempat, dan pelaku tradisi nyandung watang, Untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan metode analisis deduktif- kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) praktik tradisi Nyandung Watang ialah tradisi yang dilakukan ketika akan melangsungkan pernikahan, tetapi bertepatan dengan keluarga atau tetangga yang meninggal dunia, maka calon pengantin tersebut beserta keluarganya melakukan tradisi nyandung watang dengan cara menendang bambu atau kayu serta memberikan makanan pokok kepada keluarga yang meninggal dunia untuk mencegah bala atau musibah yang terjadi di kemudian hari. (2) Dari segi maqashid al-syari’ah masuk dalam tingkatan dharuriyah (primer) atau kebutuhan yang paling utama. Pada tingkatan ini, masuk dalam pembagian hifz al- din, hif al-nasl dan hifz al-mal.
ix
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Mifa Dwi Indri Utami
NIM : 931106618
Program Studi : Hukum Keluarga Islam
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini benar- benar tulisan saya dan bukan merupakan plagiasi baik sebagian maupun seluruhnya.
Apabila dikemudian hari terbukti atau dapat dibuktikan bahwa skripsi hasil dari plagiasi baik sebagian maupun seluruhnya, maka saya bersedia menerima saksi atas perbuatan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kediri, 7 September 2022
Penulis
Mifa Dwi Indri Utami
x
PEDOMAN TRANSLITERASI
1. Huruf Transliterasi
ARAB INDONESIA ARAB INDONESIA
ء
’ض
Ḍب
Bط
Ṭت
Tظ
Ẓث
Thع
‘ج
Jغ
Ghح
Ḥف
Fخ
Khق
Qد
Dك
Kذ
Dhل
Lر
Rم
Mز
Zن
Nس
Sو
Wش
Shه
Hص
Ṣي
Yxi 2. Konsonan Rangkap
Konsonan rangkap (Shaddah), yang bersumber dari ya’ nisbah (ya’
yang ditulis sebagai penunjuk sifat) ditulis coretan diatasnya.
ةّيدمحأ
: ditulis AḥmadῑyahKonsonan rangkap yang berasal dari bukan ya’ nisbah ditulis dobel hurufnya.
َّ لَد
: ditulis dalla 3. Ta’ Marbuṭah.a. Bila dimatikan ditulis “ah”,
ةعامج
: ditulis jamā’ahb. Bila dihidupkan karena berangkai dengan kata lain (sebagai Muḍaf), ditulis “at”.
اللهَّةمعن
: ditulis ni’mat Allahرطفلاَّةاكز
: ditulis zakāt al-fiṭr 4. Vocal PendekFathah ditulis a, kasrah ditulis i, dan dammah ditulis u, masing-masing dengan huruf tunggal.
5. Vocal Panjang (madd)
a panjang ditulis ā, i panjang ditulis ῑ dan u panjang ditulis ū, masing- masing dengan coretan di atas huruf a, i, dan u.
6. Bunyi Hidup Dobel
xii
Bunyi hidup dobel (dipthong) Arab ditransliterasikan dengan menggabung dua huruf “ay” dan “aw” masing-masing untuk (
يأ
) dan (وأ
)xiii 7. Kata sandang Alif + Lam
Jika terdapat huruf alif + lam yang diikuti huruf qamariyah maupun diikuti huruf shamsiyah, huruf al ditulis al-
ةعماجلا
: ditulis al-Jāmi’ahةعيشلا
: ditulis al-Shῑ’ah 8. Huruf BesarPenulisan huruf besar disesuaikan dengan EYD 9. Kata dalam Rangkaian Frase dan Kalimat.
Tetap konsisten dengan rumusan di atas, kata dalam rangkaian frase dan kalimat ditulis kata per kata
ملاسلإاَّخيش
: ditulis Shaykh al-Islām 10. Lain-lain.Kata-kata yang sudah dibakukan dalam kamus Besar Bahasa Indonesia (seperti kata ijmak, nash, al-Qur’an, Hadits, dll), tidak mengikuti pedoman transliterasi ini dan ditulis sebagaimana dalam kamus tersebut.
xiv
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, segala puji bagi Allah yang telah memberikan rahmat, taufik serta hidayahnya.
Shalawat dan juga salam teruntuk rasul-Nya yakni baginda Nabi Muhammad Saw.
Puji Syukur bagi Allah Swt, yang telah memberikan karunia-Nya sehingga menulis dapat menyelesaikan tugas akhir yaitu penulisan skripsi sebagai syarat agar memperoleh gelar Sarjana Hukum Jurusan Hukum Keluarga Islam IAIN Kediri dengan judul “TRADISI NYANDUNG WATANG DALAM PERNIKAHAN PERSPEKTIF MAQASHID SHARI’AH (STUDI KASUS DI DESA MULUNG, KECAMATAN DRIYOREJO, KABUPATEN GRESIK ”
Meskipun penulis merasa bahwa skripsi ini masih jauh dari kata sempurna, namun berkat rahmat dari Allah Swt, dan juga atas bantuan dari berbagai pihak, akhirnya skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik, oleh karena itu, dengan seutas doa dan uraian rasa syukur, penulis ingin menyampaikan banyak terimkasih kepada :
1. Dr. H. Wahidul Anam, M.Ag. selaku Rektor Institut Agama Islam (IAIN) Kediri.
2. Dekan Fakultas Syari’ah Dr. Khamim, M.Ag. beserta staf karyawan atas segala kebijaksanaanya.
3. Dr. H. Abdullah Taufik, SH.,MH selaku Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam
xv
4. Dr. Muhammad Solikhudin, M.H.I dan Moch Choirul Rizal M.H. selaku dosen pembimbing I dan II yang telah memberikan waktu, tenaganya untuk memberikan bimbingan, arahan serta motivasi dalam penyelesaian skripsi.
5. Seluruh tenaga Civitas Fakultas Syariah atas kebijaksanaan dan sebagai wadah menimba ilmu selama perkuliahan di IAIN Kediri.
6. Kepada orang tua penulis yakni Bapak Kurdiman dan Ibu Marsuni yang telah memberikan kasih sayang, perhatian, dukungan dan juga doa-doa yang selalu diuntaikan untuk kesuksesan dalam mencapai satu persatu cita-cita penulis.
7. Kepala Desa Mulung beserta staf dan masyarakat Desa Mulung yang telah membantu terlaksannya penelitian hingga skripsi.
8. Teman-teman seangkatan tahun 2018, khususnya teman-teman Hukum Keluarga Islam dan berbagai pihak yang tidak dapat disebut satu persatu, yang telah memberikan motivasi dan dukungan moril sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
Semoga amal kebaikan dari berbagai pihak tersebut mendapat pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Dan semoga skripsi ini bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya khususnya bagi penulis, dan pembaca pada umumnya. Amin.
Kediri, 26 September 2022
Mifa Dwi Indri Utami
xvi DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PERSETUJUAN ... ii
NOTA DINAS ... iii
NOTA PEMBIMBING ... iv
HALAMAN PENGESAHAN ... v
MOTTO ... vi
HALAMAN PERSEMBAHAN ... vii
ABSTRAK ... viii
PEDOMAN TRANSLITERASI ... ix
KATA PENGANTAR ... xiv
DAFTAR ISI ... xvi
DAFTAR TABEL ... xix
DAFTAR LAMPIRAN ... xx BAB I PENDAHULUAN ... Error! Bookmark not defined.
A. Latar Belakang ... Error! Bookmark not defined.
B. Rumusan Masalah ... Error! Bookmark not defined.
C. Tujuan Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
D. Kegunaan Penelitian... Error! Bookmark not defined.
E. Telaah Pustaka ... Error! Bookmark not defined.
BAB II LANDASAN TEORI ... Error! Bookmark not defined.
A. Pernikahan ... Error! Bookmark not defined.
1. Pengertian Pernikahan ... Error! Bookmark not defined.
2. Dasar Hukum Pernikahan ... Error! Bookmark not defined.
3. Tujuan Pernikahan ... Error! Bookmark not defined.
4. Syarat Nikah dan Rukun Nikah ... Error! Bookmark not defined.
5. Larangan Pernikahan dalam Islam ... Error! Bookmark not defined.
B. Tradisi ... Error! Bookmark not defined.
1. Pengertian Tradisi ... Error! Bookmark not defined.
2. Hukum Melanggar Tradisi di MasyarakatError! Bookmark not defined.
3. Macam-Macam Tradisi ... Error! Bookmark not defined.
xvii
4. Fungsi Tradisi ... Error! Bookmark not defined.
5. Asal Usul Tradisi Nyandung Watang ... Error! Bookmark not defined.
C. Maqashid Shari’ah ... Error! Bookmark not defined.
1. Pengertian Maqashid Shari’ah ... Error! Bookmark not defined.
2. Prinsip-Prinsip Maqashid Shari’ah ... Error! Bookmark not defined.
3. Tujuan Hukum Islam Dalam Pendekatan Maqashid Shari’ah ... Error!
Bookmark not defined.
BAB III METODE PENELITIAN ... Error! Bookmark not defined.
A. Jenis dan Pendekatan... Error! Bookmark not defined.
B. Kehadiran Peneliti ... Error! Bookmark not defined.
C. Lokasi Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
D. Data dan Sumber Data ... Error! Bookmark not defined.
E. Metode Pengumpulan Data ... Error! Bookmark not defined.
F. Analisis Data ... Error! Bookmark not defined.
G. Pengecekan Keabsahan Data... Error! Bookmark not defined.
H. Tahap-Tahap Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
I. Sistematika Pembahasan ... Error! Bookmark not defined.
BAB IV PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIANError! Bookmark not defined.
A. Gambaran Umum Objek Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
1. Profil Desa Mulung ... Error! Bookmark not defined.
2. Jumlah Penduduk ... Error! Bookmark not defined.
3. Kondisi Sosial Keagamaan dan Kebudayaan di Desa Mulung ... Error!
Bookmark not defined.
4. Keadaan Ekonomi ... Error! Bookmark not defined.
B. Temuan Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
1. Praktik Tradisi Nyandung Watang di Desa Mulung Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik. ... Error! Bookmark not defined.
2. Cara Pandang Pelaku Tradisi Nyandung Watang, Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan Masyarakat Setempat Mengenai Tradisi Nyandung Watang.
... Error! Bookmark not defined.
xviii
3. Harmonisasi Hukum Adat dan Hukum Islam.Error! Bookmark not defined.
BAB V PEMBAHASAN ... Error! Bookmark not defined.
A. Praktik Tradisi Nyandung Watang dalam pernikahan di Desa Mulung Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik .... Error! Bookmark not defined.
B. Tradisi Nyandung Watang Dalam Pernikahan Perspektif Maqashid Shari’ah ... Error! Bookmark not defined.
BAB VI PENUTUP ... Error! Bookmark not defined.
A. Kesimpulan ... Error! Bookmark not defined.
B. Saran ... Error! Bookmark not defined.
DAFTAR PUSTAKA ... Error! Bookmark not defined.
LAMPIRAN-LAMPIRAN ... Error! Bookmark not defined.
xix
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 Letak Geografis ... 44 Tabel 4.2 Data Penduduk ... 45 Tabel 4.3 Keadaan Ekonomi ... 46
xx
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1: Dokumentasi
Lampiran 2: Surat Izin penelitian dari IAIN Kediri Lampiran 3: Surat Keterangan Penelitian
Lampiran 4 : Daftar Konsultasi Pembimbing I Lampiran 5: Daftar Konsultasi Pembimbing II DAFTAR RIWAYAT HIDUP