Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan metode pengendalian persediaan yang memberikan biaya persediaan yang ekonomis. Tahap penelitian yang dilakukan adalah membandingkan kebijakan perusahaan selama ini dengan menggunakan metode economic order quantity (EOQ). Furnitur merupakan salah satu kebutuhan masyarakat untuk memenuhi kandungan ketangguhannya, seperti halnya kasur dan bantal yang sangat penting untuk ditempatkan di dalam ruangan untuk beristirahat.
Tahapan Penelitian yang dilakukan adalah membandingkan kebijakan perusahaan selama ini dengan menggunakan metode economic order quantity (EOQ). Dari analisa data diketahui total biaya yang sangat ekonomis untuk produk pemodelan dengan menggunakan metode EOQ. Laporan kerja praktek ini disampaikan untuk melengkapi mata kuliah Kerja Praktek pada program studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Mercubuana.
Selama kerja praktek dan proses penyusunan laporan, penulis mendapat bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Orang tua mereka yang selalu mendoakan mereka, kakak dan adik, sahabat dan rekan kerja selalu mendampingi mereka sebagai dukungan, dorongan dan kerjasama dalam kerja praktek mereka.
Latar Belakang
Peningkatan pesanan ini merupakan hal yang patut diantisipasi karena jika tidak diantisipasi, selain pengiriman yang tidak terkendali, biaya pemesanan kepada distributor/perusahaan yang memproduksi bantal dan kasur akan meningkat akibat pasokan produk harus sesuai dengan permintaan. Kondisi saat ini proses pemesanan masih menggunakan metode pemesanan bantal dan kasur jenis apa saja. Dengan menggunakan metode ini, sering terjadi overstocking atau stockout untuk tipe tertentu.
Salah satu cara untuk merencanakan dan memasok bahan baku dengan baik adalah dengan menggunakan sistem kuantitas pesanan ekonomis (EOQ). Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah Perencanaan Produk dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) pada PT.
Tujuan
Artinya biaya persediaan terdiri dari biaya-biaya yang berubah secara langsung dengan jumlah persediaan. Singkatnya, pengendalian persediaan adalah upaya mengamankan bahan-bahan yang diperlukan untuk proses produksi agar dapat berjalan lancar tanpa kekurangan bahan dan mencapai biaya persediaan serendah mungkin. Agus Ahyadi, Kuantitas pesanan ekonomis merupakan kuantitas pembelian bahan baku yang dapat menjamin biaya persediaan minimum.
Dari kedua definisi di atas dapat disimpulkan bahwa EOQ merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengoptimalkan pembelian bahan baku, sehingga dapat menurunkan biaya persediaan, sehingga perusahaan dapat mencapai efisiensi persediaan bahan yang baik. Jumlah pembelian produk Bantal Guling yang menguntungkan menurut metode EOQ adalah 26 buah. Jumlah pembelian produk Bantal Boneka menurut metode EOQ yang menguntungkan adalah sebanyak 44 buah.
Jadi, banyaknya pembelian ekonomis produk kasur busa ukuran 5x100x200 dengan metode EOQ adalah sebanyak 20 buah. Jadi, banyaknya pembelian ekonomis produk kasur busa ukuran 10x150x200 dengan metode EOQ adalah sebanyak 23 buah. Jadi, banyaknya pembelian ekonomis produk kasur busa ukuran 15x200x200 dengan metode EOQ adalah sebanyak 17 buah.
Dari hasil data diatas dapat disimpulkan bahwa total biaya persediaan produk bantal dan kasur yang akan digunakan perusahaan dalam satu tahun adalah sebesar Rp. Sementara itu, saran yang dapat diberikan kepada perusahaan adalah sebagai berikut: Perusahaan sebaiknya menggunakan metode EOQ yang terbukti menghasilkan biaya persediaan yang lebih efisien. Sehingga perusahaan dapat menghemat biaya penyimpanan dan perusahaan mempunyai tempat penyimpanan produk yang cukup luas.
PENERAPAN PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN TERHADAP PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DAN PENGARUHNYA TERHADAP MEMINIMALKAN BIAYA PERSEDIAAN. ANALISIS PENYEDIAAN BAHAN BAKU KERTAS MENGGUNAKAN METODE EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY) PADA HARIAN TRIBUN MAKASSAR TIMUR.
Metode Kerja Praktik
Jadwal Pelaksanaan Lokasi
Sistematika Penulisan
Pengantar Perusahaan
Sejarah Perusahaan
- Visi Perusahaan
- Nilai Lebih Perusahaan
- Kapitalis Produksi
- Flow Chart Proses Produksi
Saat ini perusahaan kami sedang berusaha meningkatkan pemasaran produk dan selalu berkomitmen memberikan pelayanan yang baik dan bertujuan untuk menjadi salah satu perusahaan ternama di Indonesia. Apalagi yang terpenting saat ini adalah menjaga kepercayaan pelanggan dengan terus memesan produk ke PT.
Struktur Organisasi
Persediaan
- Pengertian Persediaan
- Fungsi Persediaan
- Jenis-jenis Persediaan
- Biaya-biaya Persediaan
- Pengendalian Persediaan
- Tujuan Pengendalian Persediaan
- Fungsi Pengendalian Persediaan
Persediaan barang adalah suatu aktiva lancar yang meliputi barang-barang milik perusahaan dengan maksud untuk dijual dalam jangka waktu yang dimiliki oleh perusahaan dengan maksud untuk dijual dalam masa usaha normal atau persediaan barang-barang yang masih dalam proses produksi. atau stok bahan mentah yang juga menunggu digunakan dalam suatu proses produksi. Penyimpanan persediaan dalam jumlah besar dengan memperhatikan diskon pembelian bahan, diskon kualitas untuk digunakan dalam proses konversi, dan didukung dengan kapasitas gudang yang memadai. Merupakan tempat penyimpanan persediaan bahan yang fungsinya untuk menyimpan jika terjadi keterlambatan datangnya pesanan dari supplier.
Artinya persediaan barang-barang material, seperti besi, kayu dan komponen lain yang digunakan dalam proses produksi. Artinya persediaan barang terdiri dari komponen-komponen yang diperoleh dari perusahaan lain, yang dapat langsung dirakit menjadi suatu produk. Artinya persediaan barang-barang yang diperlukan dalam proses produksi, tetapi bukan merupakan bagian atau komponen barang jadi.
Artinya suatu persediaan barang yang merupakan hasil dari setiap bagian proses produksi atau yang sudah diolah menjadi bentuk namun perlu diolah lebih lanjut menjadi produk jadi. Artinya persediaan barang yang sudah diproses atau diproses di pabrik dan siap untuk dijual atau dikirim ke pelanggan. Menurut Handoko, biaya variabel berikut harus dipertimbangkan ketika mengambil keputusan apa pun yang akan mempengaruhi ukuran (kuantitas) persediaan.
Merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan kegiatan pemesanan bahan/barang, mulai dari pemesanan sampai barang tersedia di gudang. Biaya-biaya yang termasuk dalam biaya kekurangan bahan adalah sebagai berikut: (A) Kehilangan pelanggan. B) Biaya pesanan khusus (C) Penjualan hilang. Pengendalian persediaan merupakan upaya yang dilakukan suatu perusahaan, termasuk keputusan-keputusan yang diambil, agar kebutuhan bahan baku untuk proses produksi dapat dipenuhi secara optimal dengan risiko yang seminimal mungkin.
Begitu pula sebaliknya, kekurangan persediaan (Out of Stock) dapat mengganggu kelancaran proses produksi sehingga ketepatan waktu pengiriman yang ditentukan pelanggan tidak terpenuhi sehingga mengakibatkan pelanggan lari ke perusahaan lain. Pada hakikatnya pengendalian persediaan bertujuan untuk membantu kelancaran proses produksi dengan melayani kebutuhan perusahaan akan bahan baku atau barang jadi dari waktu ke waktu. Fungsi utama dari pengendalian persediaan adalah “Penyimpanan” untuk melayani kebutuhan perusahaan akan bahan baku atau produk jadi dari waktu ke waktu.
Metode Pengendalian Persediaan
- Economic Order Quantity (EOQ)
- Definisi EOQ (Economic Order Quantity)
- Model EOQ
- Asumsi Model EOQ
Pengumpulan data
Data Pengadaan Material
Perhitungan Total Biaya Persediaan Kebijakan Perusahaan dan Metode EOQ
- Biaya Pemesanan (S)
- Biaya Simpan
- Perhitungan Biaya Pesan Dan Biaya Simpan
- Total Biaya Persediaan Dengan Kebijakan Perusahaan
- Total Biaya Persediaan Dengan Metode EOQ
Perbandingan Kebijakan Perusahaan Dengan Metode EOQ
Kesimpulan
Saran
PENGGUNAAN ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DALAM PENGELOLAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TEPUNG PADA PERUSAHAAN PIA ARIAWAN DI DESA BANYUNING.