Manfaat dari penelitian ini adalah implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Sinar Bambu Kencana sebagai upaya memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar. Berdasarkan latar belakang di atas, penulis mengajukan pertanyaan penelitian yaitu bagaimana pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan respon masyarakat setempat dalam perspektif etika bisnis Islam yang dilakukan oleh PT Sinar Bambu Kencana. Manfaat Corporate Social Responsibility (CSR) Bagi Perusahaan Pada prinsipnya, banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR).
Selain itu, dengan adanya Corporate Social Responsibility (CSR), masyarakat cukup merespon program-program yang ditawarkan oleh PT Sinar Bambu Kencana. Implementasi Corporate Social Responsibility dan Respon Masyarakat Perspektif Etika Bisnis Islam Perspektif Etika Bisnis Islam. Berdasarkan data yang diperoleh dari pengelola PT Sinar Bambu Kencana, peneliti dapat menganalisis bahwa program Corporate Social Responsibility (CSR) diberikan kepada: anak yatim piatu,.
Berdasarkan implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dilakukan oleh PT Sinar Bambu Kencana Gunung Sugih, peneliti melakukan wawancara dengan beberapa komunitas untuk mengetahui respon masyarakat terhadap program Corporate Social Responsibility (CSR). Reaksi positif dan negatif telah disampaikan kepada masyarakat terkait program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan oleh PT Sinar Bambu Kencana Gunung Sugih. Pelaksanaan Corporate Social Responsibility dan respon masyarakat sekitar PT Sinar Bambu Kencana terhadap ketiga komponen tersebut sesuai dengan prinsip etika bisnis yaitu prinsip keadilan, prinsip kehendak bebas, prinsip tanggung jawab.
Masyarakat mendapat respon positif terhadap program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan oleh PT Sinar Bambu Kencana Gunung Sugih.
PENDAHULUAN
Pertanyaan Penelitian
Tujuan dan Manfaat Penelitian
- Tujuan Penelitian
- Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan memberikan gagasan untuk pengembangan pengetahuan terkait pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan respon masyarakat lokal dalam perspektif etika bisnis Islam. Dalam prakteknya, penelitian ini bermanfaat sebagai masukan bagi perseroan terbatas (PT) mengenai pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan respon masyarakat setempat dalam perspektif etika bisnis Islam (studi kasus oleh PT Sinar Bambu Kencana di Gunung Sugih).
Penelitian Relevan
Hasil dari penelitian ini terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki yaitu dari segi realisasi Corporate Social Responsibility oleh PT. Hal ini menegaskan bahwa penelitian yang berjudul “Implementasi Corporate Social Responsibility dan Respons Masyarakat Sekitar Studi Kasus di PT Sinar Bambu Kencana” belum pernah diteliti sebelumnya di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro Lampung.
LANDASAN TEORI
- Pengertian Corporate Social Responsibility
- Manfaat Corporate Social Responsibility bagi perusahaan
- Ruang Lingkup Corporate Social Responsibility
- Indikator Keberhasilan Corporate Social Responsibility
- Respons Masyarakat
- Pengertian Respons Masyarakat
- Macam-Macam Respons
- Faktor Terbentuknya Respons
- Prinsip-Prinsip Etika Bisnis Islam
Etika bisnis dalam Islam adalah sejumlah perilaku bisnis yang beretika (akhlaq al Islamiyah) yang dibungkus dengan nilai-nilai syariah yang mengutamakan halal dan haram. 37 Fitri Amalia, Etika Bisnis Islam: Konsep dan Implementasi Pelaku Usaha Kecil, Jurnal Al-Iqtishad, Vol. 39 Dani Hidayat, Meraih Maslahah Melalui Etika Bisnis Islam Studi Kasus Rumah Makan Mie Akhirat, JESTT Journal, Vol.
Harus ada beberapa etika bisnis yang tertuang dalam hukum positif berupa peraturan dan perundang-undangan. Etika bisnis Islam bertujuan menyelamatkan nyawa manusia untuk mencapai kesejahteraan, keharmonisan sosial ekonomi dalam kehidupan individu dan kelompok. 44Muslich, Etika Bisnis Islam, Landasan Filosofis, Substansi Teoritis, dan Implementatif, (Yogyakarta: Ekonosia Fakultas Ekonomi UIII, 2004), h.
METODE PENELITIAN
Sumber Data
Sumber data dalam penelitian ini ada dua bentuk yang akan penulis gunakan sebagai pusat informasi yang mendukung data yang dibutuhkan dalam penelitian. Sumber data primer Nasution adalah sumber yang datanya dapat diperoleh langsung dari lapangan termasuk laboratorium. 52. Sumber data primer adalah orang-orang yang terlibat langsung dalam suatu peristiwa, kegiatan, atau kehidupan seseorang.
Sumber data primer dalam penelitian dapat berarti tokoh masyarakat, tokoh agama, pejabat pemerintah atau masyarakat yang berkaitan atau berhubungan langsung dengan penelitian lapangan. Data primer yang diperoleh peneliti dari sumber data primer dikumpulkan kemudian digunakan untuk menjawab masalah penelitian tertentu. Sumber data primer dalam penelitian ini diperoleh langsung dari ketua pelaksana, pengelola PT Sinar Bambu Kencana dan masyarakat sekitar Desa Buyut Udik.
Teknik Pengumpul Data
Sumber data sekunder adalah sumber data yang sudah tersedia sehingga kita tinggal mencari dan mengumpulkannya, data sekunder dapat diperoleh dengan lebih mudah dan cepat karena sudah tersedia 54 Sumber sekunder merupakan sumber pendukung. Sumber data sekunder adalah data yang meliputi dokumen, buku, hasil penelitian berupa laporan, catatan harian, majalah, surat kabar, surat kabar, internet dll. 55 Sumber data sekunder diambil dari buku-buku yang berkaitan dengan penelitian, antara lain pada buku Studi Kelayakan Usaha Jumingan, Pengantar Bisnis oleh Tantri Francis, Memulai Bisnis Islami oleh Muhammad Ismail Yusanto dan Muhammad Karabet Widjajakusuma serta tesis yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Agar peneliti dapat mengetahui hasil observasi yang telah dilakukannya dan lebih memahami situasi dan kondisi yang akan diamati, maka dapat mempermudah peneliti dalam menjelaskan hasil pengumpulan data.
Wawancara ini dilakukan guna memperoleh data yang berkaitan dengan penelitian ini, peneliti menggunakan bentuk wawancara bebas terbimbing yaitu wawancara yang tidak berdasarkan suatu sistem atau daftar pertanyaan yang telah ditentukan sebelumnya.58 Dalam wawancara ini diharapkan informasi akan terkait dengan semua kegiatan yang berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan dan respon masyarakat di sekitar PT Sinar Bambu Kencana di Gunung Sugih, dari Bpk. Sonny Darmali selaku CEO PT Sinar Bambu Kencana, Bapak Tohir selaku manager, Ibu Susi selaku karyawan PT Sinar Bambu Kencana, Ibu Maryati, Ibu Siti Umami dan Bapak Afendi selaku warga desa Buyut Udik. Dalam pelaksanaan metode dokumentasi, peneliti meneliti benda-benda tertulis seperti buku, dokumen, peraturan, risalah rapat, catatan harian, dll. 59 Dokumen yang akan penulis teliti adalah arsip data perkembangan perusahaan.
Teknik Analisis Data
PT Sinar Bambu Kencana merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi kertas untuk kemasan makanan. PT Sinar Bambu Kencana terletak di Desa Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah. Menurut informasi yang diperoleh dari Bpk. Tohir selaku pimpinan PT Sinar Bambu Kencana merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dilaksanakan perusahaan, sebagai komitmen kegiatan perusahaan dalam membangun hubungan baik dengan masyarakat dan karyawan.
Menurut Ibu Susi yang bekerja di PT Sinar Bambu Kencana ini telah bekerja sejak tahun 2014, dan sejak bekerja di PT Sinar Bambu Kencana secara bertahap telah memperkenalkan program tanggung jawab sosial (CSR). Dengan demikian, PT Sinar Bambu Kencana Gunung Sugih telah membuktikan komitmennya untuk membangun perusahaan dengan menjaga hubungan baik dengan masyarakat dan karyawan. Siti Umami sebagai warga pun mengaku sangat mendukung program-program yang dilakukan PT Sinar Bambu Kencana untuk masyarakat.
Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa masyarakat di desa Buyut Udik, peneliti menyarankan terkait program Corporate Social Responsibility (CSR) agar pihak perusahaan dapat mempertahankan dan mempertahankannya agar PT tetap berdiri dan beroperasi. Sinar Bambu Kencana. Selain respon positif dari masyarakat, mereka juga memberikan masukan terkait program Corporate Social Responsibility (CSR) Saran dari masyarakat harus tetap dipertahankan dan dipertahankan agar PT Sinar Bambu Kencana dapat berdiri dan diapresiasi.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Program Corporate Social Responsibility PT Sinar Bambu
67 Jadi jika dihitung, keuntungan yang diperoleh PT Sinar Bambu Kencana dalam setahun adalah sekitar Rp. Kemudian dana yang dianggarkan untuk program Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar 10% dari keuntungan yang diperoleh. Menurut Bpk. Tohir selaku pengelola PT Sinar Bambu Kencana, program Corporate Social Responsibility (CSR) ditawarkan kepada masyarakat dengan tujuan serikat pekerja, tujuan serikat pekerja sendiri adalah agar interaksi antara perusahaan dengan masyarakat terjalin dengan baik. dipegang.
Masyarakat juga merespon dengan cukup baik keberadaan perusahaan yang telah memberikan program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat70. Menurut Ibu Susi, program Corporate Social Responsibility (CSR) juga memberikan dampak positif bagi perusahaan yaitu menciptakan citra yang baik bagi nama perusahaan di mata masyarakat, sedangkan dampak negatifnya adalah banyaknya permintaan dari Komunitas. Sebaiknya dengan melihat dampak positif yang telah diperoleh perusahaan, sebaiknya program Corporate Social Responsibility (CSR) tetap dipertahankan.
Penerapan Corporate Social Responsibility dan Respons
Setelah mendapat persetujuan dari pimpinan untuk melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR), tahapan selanjutnya adalah tahapan prioritas. Selain itu, saya juga berharap perusahaan memberikan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa dana bantuan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu. Selain respon positif dari masyarakat, mereka juga memberikan saran terkait program corporate social responsibility (CSR) Saran dari masyarakat harus bisa.
Selain itu, peneliti juga menyarankan agar perusahaan memberikan program corporate social responsibility (CSR) berupa dana bantuan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Berdasarkan pemaparan di atas bahwa pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan tanggapan masyarakat sekitar perspektif etika bisnis Islam memenuhi prinsip-prinsip etika bisnis Islam karena dengan berbisnis prinsip-prinsip etika bisnis Islam terpenuhi. oleh PT Sinar Bambu Kencana Gunung Sugih agar usahanya mendapat berkah dari Allah SWT. Pelaksanaan Corporate Social Responsibility dan respon masyarakat sekitar PT Sinar Bambu Kencana ditinjau dari etika bisnis Islam dilihat dari program santunan anak yatim, bantuan pembangunan mesjid dan kegiatan sosial (bantuan pengajian) merupakan ketiga komponen tersebut dilakukan oleh PT Sinar Bambu Kencana.
PENUTUP
Saran
Bentuk Corporate Social Responsibility yang dilakukan oleh PT Sinar Bambu Kencana sudah cukup baik, namun dari berbagai program yang telah dilaksanakan, masih ada satu program yang belum dilaksanakan oleh PT. PT Sinar Bambu Kencana hendaknya lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat sekitar dan mencari program-program CSR baru agar masyarakat dan lingkungan sekitar perusahaan dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Berapa rata-rata keuntungan yang diperoleh PT Sinar Bambu Kencana setiap bulannya di Gunung Sugih.
Apakah PT Sinar Bambu Kencana telah melaksanakan program Corporate Social Responsibility, jika sudah, program apa saja yang sudah ditawarkan kepada masyarakat. Bagaimana respon masyarakat sekitar terhadap program CSR yang ditawarkan PT Sinar Bambu Kencana di Gunung Sugih. Tahukah anda tentang tanggung jawab sosial atau yang biasa disebut Corporate Social Responsibility terhadap masyarakat.
Menurut Anda, apakah kegiatan CSR yang dilakukan PT Sinar Bambu Kencana memberikan manfaat bagi masyarakat yang kurang mampu? Apa dampak positif dan negatif dari program CSR yang diberikan oleh PT Sinar Bambu Kencana kepada PT.